Protecting You – [Chapter 10]

Hai, ini bukan FF saya melainkan FF titipan. Setelah membacanya, dimohon memberikan apresiasi dalam bentuk komentar ya. Terima kasih.

Protecting You Part 10

Protecting You_GaemVi (1)

Author   : GaemVi

Main Cast        : Lee Donghae
Support Cast   : Choi Minho, Lee Hyukjae

Genre    : Action, Romance

Rating  : PG-15

Leght    : Chapter

Sorry for typo, kritik dan saran selalu ditunggu ^^

It also published on my blog superjuniorfanfic1315.wordpress.com

Part 1 : http://superjuniorff2010.wordpress.com/2013/07/12/protecting-you-1/

Part 2: http://superjuniorff2010.wordpress.com/2013/07/16/protecting-you-2/

Part 3: http://superjuniorff2010.wordpress.com/2013/07/18/protecting-you-3/

Part 4: http://superjuniorff2010.wordpress.com/2013/07/21/protecting-you-4/

Part 5: http://superjuniorff2010.wordpress.com/2013/07/24/protecting-you-5/

Part 6: http://superjuniorff2010.wordpress.com/2013/08/11/protecting-you-6/

Part 7: http://superjuniorff2010.wordpress.com/2013/08/11/protecting-you-7/

Part 8: http://superjuniorff2010.wordpress.com/2013/08/11/protecting-you-8/

Part 9: http://superjuniorff2010.wordpress.com/2013/08/11/protecting-you-9/

“ada apa lagi? Apa ada yang tertinggal?” Hyejin mengira orang yang memencet bel adalah Donghae namun saat dia membuka pintu bukan Donghae yang berada di baliknya. Melainkan seorang pria berkumis dan memakai kacamata.

“bolehkah aku masuk Nona Park?” Hyejin berniat menutup pintu namun orang itu mengucapkan sesuatu yang membuat Hyejin mengurungkan niatnya, “ini berhubungan dengan CEO Lee, Nona Park.”

“bicaralah langsung ke intinya, aku tidak suka basa-basi.” Ucap Hyejin sambil tetap menjaga jarak dengan orang itu, Hyejin teringat ucapan Donghae kalau dia harus berhati-hati kepada siapapun sekalipun orang itu wanita ataupun orang tua.

“baiklah, kedatanganku sebenarnya adalah ingin mengajak CEO Lee untuk bekerja sama.”

“CEO Lee? Mianhae sepertinya kau salah, aku sama sekali tidak mengenal CEO Lee.”

“jheongmal? Dari info yang ku ketahui CEO Lee tinggal di apartemen ini bersama dengan seorang wanita.”

“aku memang tinggal dengan seorang pria dan dia memang bermarga Lee tapi dia bukan CEO dari perusahaan manapun, dia seorang tentara.”

“ah tepat sekali, dia memang seorang tentara dan menjabat sebagai mayor. Dan namanya adalah Lee Donghae. “ ucapan orang itu sukses membuat Hyejin shock, jadi selama ini Donghae adalah pemilik dari suatu perusahaan. “jadi selama ini kau tidak mengetahui kalau Lee Donghae adalah pemilik dari perusahaan terbesar di Korea? Ah ne aku sampai lupa, Lee Donghae adalah CEO LD Group.”

Entah kenapa perkataan orang itu membuat Hyejin lemas seketika, dia sama sekali tidak menyangka jika CEO LD Group adalah Donghae. Kenapa dia begitu bodoh, tidak menyadari singkatan dari LD adalah Lee Donghae.

“ah Nona Park, aku tidak menyangka CEO Lee menyembunyikan semua ini dari orang yang dicintainya. Jangan katakan jika kau juga tidak mengetahui kalau CEO Lee yang selama ini berada di balik kehancuran Choi Network….sebenarnya aku tidak menyukai cara CEO Lee yang menghancurkan Choi Network hanya karena permasalahan pribadi.”

Otak Hyejin memanas mendengar kata demi kata yang diucapkan orang itu, “apa maksudmu?”

“baiklah ku ceritakan, sebenarnya alasan CEO Lee menghancurkan Choi Network adalah karena dia tidak membenci Choi Minho yang tidak lain adalah anak dari CEO Choi karena Choi Minho sudah merebutmu dari tangannya. Ya memang alasan klasik tapi itu keputusannya dan tidak ada yang bisa mengubahnya.”

Nafas Hyejin memburu saat mendengar perkataan pria itu, dia sama sekali tidak menyangka jika Donghae bisa melakukan hal sepicik itu.

“oh ne Nona Park sesungguhnya aku kasihan denganmu karena CEO Lee hanya memanfaatkanmu demi mendapatkan kenaikan pangkat di kemiliteran. Sebenarnya dia mendekatimu hanya karena ingin mendapatkan pangkat ayahmu yang sebentar lagi akan mengajukan diri sebagai calon perdana menteri. Ah mianhae Nona Park, sepertinya aku harus pergi. Aku akan kembali lagi jika CEO Lee sedang berada disini.”

Orang itu berjalan keluar dari apartemen Hyejin lalu menutup pintunya, tepat saat orang itu menutup pintu, air mata Hyejin tumpah. Lalu Hyejin membuang apapun yang berada di depannya, otaknya saat ini hanya memikirkan jika Lee Donghae membohonginya dan memanfaatkannya bahkan dia sama sekali tidak menangkan kecurigaan dari orang tadi.

Pikiran Hyejin sangat kalut, dia menumpahkan semua yang berada di meja makan sehingga beberapa gelas pecah dan berserakan di lantai. Bahkan Hyejin sudah tidak perduli dengan keadaan apartemennya yang sekarang sudah tidak berbentuk, semua pecah dan berserakan di lantai dengan keadaan mengenaskan. Dan keadaan itu terus berlangsung hingga tentara yang ditugaskan Donghae datang, dia sama sekali tidak bisa masuk ke dalam apartemen sehingga dia memutuskan untuk menghubungi Donghae.

Departemen Pertahanan, Yongsan-gu, Korea Selatan.

Begitu sampai, Donghae langsung menuju ruang tahanan khusus Kang Min Jae dan bertemu dengan Hyukjae serta orang tua, istri serta anak Kang Min Jae. Dongha pun memberikan hormatnya kepada keluarga Kang Min Jae lalu memasuki ruang tahanan Kang Min Jae.

“kau menang mayor.” Ucap Kang Min Jae saat melihat Donghae memasuki ruangan.

“jadi bagaimana? kau memilih tetap bertahan atau menyerah dan mengungkapkan identitas orang itu dengan imbalan kebebasan dan keamananmu serta keluargamu.”

“orang itu, orang yang berada dibalik semua ini adalah Han Hyunsik. Dia melakukan semua karena dendam dengan Jenderal Young Woon yang sudah membuat seluruh keluarganya mati tertembak.”

Donghae pun tersenyum dan meninggalkan Kang Min Jae, saat berada di luar ruangan dia mempersilahkan keluarga Kang Min Jae untuk masuk.

Hyukjae menghampiri Donghae dengan wajah khawatir yang membuat Donghae sedikit bingung, “Hyejin-ah…”

“ada apa dengannya?”

“dia mengamuk, Baek Joon Woo yang ku perintahkan untuk menjaganya sama sekali tidak bisa masuk ke dalam.”

“kau urus perpindahan Kang Min Jae dan keluarganya ke tempat yang menurutmu sangat aman.” Ucap Donghae lalu berlari meninggalkan Hyukjae. Dan sekarang yang dipikirkannya hanya Hyejin, apa yang sebenarnya terjadi. Bukankah tadi Hyejin baik-baik saja?

Sekitar 45 menit Donghae sampai di depan apartemen Hyejin dan menyuruh Baek Joon Woo untuk kembali. Donghae membuka pintu apartemen Hyejin dengan kunci cadangan yang dia punya, Donghae pun terkejut saat melihat apartemen Hyejin yang sudah tidak berbentuk. Lalu pandangannya beralih kepada Hyejin yang sedang berdiri menghadap jendela.

“Hyejin-ah, apa yang terjadi? Gwechana?” tanya Donghae lalu berjalan menghampiri Hyejin dengan hati-hati.

“jangan mendekat.” Ucap Hyejin dengan nada sangat ketus dan dingin.

“ada apa denganmu Hyejin-ah?”

“ku bilang jangan mendekat, apa kau tuli CEO Lee?” Ucapan Hyejin membuat Donghae menghentikan langkahnya lalu melihat mata Hyejin yang membengkak dan menatapnya dengan tatapan menusuk. “jangan memasang wajah seolah-olah kau malaikat, cih bahkan kau saja tidak pantas untuk disebut sebagai seorang malaikat… oh ne apa sekarang kau sudah senang karena sudah berhasil menghancurkan Choi Network Donghae-ssi atau lebih tepatnya CEO Lee, pemilik perusahaan terbesar di Korea LD Group.”

Donghae tercekat mendengar perkataan Hyejin, jadi Hyejin sudah mengetahui semuanya? Tapi siapa yang sudah memberitahu Hyejin, rasanya tidak mungkin jika Hyejin mengetahuinya sendiri karena beberapa pegawai di LD Group saja tidak mengetahui kalau Donghae adalah pimpinan mereka.

Donghae berjalan menghampiri Hyejin dan memeluknya“Hyejin-ah aku bisa menjelaskan semuanya padamu.”

Pelukan Donghae, dibalas dorongan kasar oleh Hyejin yang membuat Donghae tersungkur ke lantai. Tapi Donghae sama sekali tidak menyerah bahkan tatapan Hyejin yang begitu menusuk sama sekali tidak membuatnya mundur.

“jangan lagi kau coba untuk mendekatiku Donghae-ssi, aku bukan gadis bodoh yang bisa kau manfaatkan sesuka hati.”

“Hyejin-ah sungguh, aku sama sekali tidak mengerti maksudmu?”

Hyejin berjalan menghampiri Donghae lalu menampar Donghae secara tiba-tiba, “itu karena kau sudah menghancurkan Choi Network.” Hyejin menampar Donghae untuk kedua kalinya, “dan itu….karena kau sudah berani memanfaatkanku. Aku membencimu Lee Donghae, aku sangat membencimu. Dan jangan pernah lagi menampakkan dirimu di hadapanku, ambil semua barang-barangmu dan pergi dari apartemenku.”

“aku tidak akan pergi dari apartemenmu, aku mempunyai tugas untuk menjagamu sampai semua pemberontak itu tertangkap.”

“kalau begitu aku yang akan pergi dari sini.” Ujar Hyejin lalu berjalan pergi meninggalkan Donghae, dan saat tangan Donghae mencekalnya dengan cepat Hyejin melepaskannya dan berlari meninggalkan Donghae. Namun Donghae tidak akan semudah itu untuk melepaskan Hyejin, saat pintu lift yang Hyejin masuki tertutup, Donghae langsung berlari menuruni tangga. Tidak perduli berapa lantai yang akan dilewatinya, yang terpenting saat ini adalah Hyejin tidak boleh menghilang dari pandangannya. Dan Donghae pun terlambat, Hyejin sudah tiba di lobby lebih dulu yang membuatnya mengerang frustasi.

Dan sekarang Hyejin tengah berjalan seorang diri tanpa tau arah, pikirannya kalut. Dia sama sekali tidak menyangka Donghae berbuat sepicik itu, dan dia juga tidak menyangka kalau rasanya bisa sampai sesakit ini. Padahal baru saja Hyejin ingin mengatakan kalau dia mencintai Donghae namun sepertinya dia salah mencintai orang.

“Hyejin-ah.” panggil seseorang yang ternyata Minho, saat melihat Hyejin sedang menangis seorang diri di bangku taman. Saat melihat Minho, Hyejin langsung berlari kearahnya dan memeluknya. Saat ini yang dibutuhkannya hanyalah bahu untuk menangis. “gwechanayo?” tanya Minho yang terlihat panic saat Hyejin menangis seperti itu karena ini pertama kalinya dia melihat Hyejin menangis. Minho pun mengajak Hyejin memasuki mobilnya, dan membiarkan dia menangis sepuasnya. Saat tangis Hyejin mereda, Minho akhirnya bertanya apa yang terjadi sebenarnya.

“Donghae-ya….dia adalah CEO LD Group.” Ujar Hyejin secara terbata, membuat Minho cukup kaget. “dan ternyata selama ini dia mendekatiku dan bersikap baik denganku hanya karena ingin mendapatkan pangkat jenderal dari appaku yang sebentar lagi akan mencalonkan dirinya sebagai perdana menteri. Dan dia….” Hyejin kembali terisak, lalu melanjutkan ucapannya. “dia juga sengaja menghancurkan perusahaanmu karena kau sudah merebutku darinya.” Hyejin pun kembali menangis membuat Minho menariknya kedalam pelukannya, entah kenapa rasanya sulit sekali Minho percaya pada ucapan Hyejin terutama ucapan jika Donghae hanya memanfaatkan Hyejin, karena Minho bisa melihat ketulusan di setiap tatapan dan ucapan yang Donghae berikan kepada Hyejin.

“dari mana kau mengetahui semua ini?”

“ada seseorang yang memberitahuku….” Ucap Hyejin masih dalam pelukan Minho, entah kenapa Minho merasa jika sakit yang Hyejin rasakan saat ini teramat pedih jika dibandingkan saat mereka berpisah beberapa waktu lalu. Dan Minho juga bisa menyimpulkan kalau Hyejin mencintai Lee Donghae.

Dan malam ini, Hyejin memutuskan untuk menginap di apartemen Minho karena memang Minho tinggal sendiri tidak bersama orang tuanya. Ya walaupun Hyejin tau, dia tidak akan bisa tidur. Kejadian hari ini sungguh menyakitkan baginya, dan entah kenapa rasa sakitnya hampir sama saat dia melihat eommanya tertembak dihadapannya sendiri.

Sedangkan Donghae, mengeliling Seoul dengan perasaan campur aduk. Dia sama sekali tidak tahu dimana Hyejin berada, karena putus asa akhirnya Donghae memutuskan menemui Jenderal Young Woon yang sedang berada di Camp Militer. Sesampainya disana Donghae langsung menjelaskan semua yang terjadi pada atasannya itu dengan wajah penuh penyesalan.

“sepertinya ada yang mengadu domba kau dan Hyejin.” ucap Jendral Young Woon sambil berdiri membelakangi Donghae. Saat mereka sedang berbincang tiba-tiba saja Hyukjae masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, jika tidak dalam keadaan seperti ini pasti dia sudah menendang Hyukjae karena sudah memalukan dirinya sebagai atasan Hyukjae.

“mianhae Jenderal Young Woon, Donghae-ah. ada sesuatu yang harus kalian ketahui. Mianhae jika aku lancang dan melakukan ini tanpa melapor kepada Mayor Donghae, tadi aku dan Kang Minjae menyusun rencana agar dia bisa kembali menyusup ke markas pemberontak itu.” Ucap Hyukjae sambil menunduk.

Donghae terlihat kesal dengan Hyukjae karena sudah melakukan sesuatu tanpa meminta ijin dengannya. “yak apa yang kau lakukan hah?”

“sudahlah Donghae-ssi, Hyukjae-ssi kau bisa lanjutkan.”

“sepertinya Kang Min Jae yang lebih berwenang menceritakan hal yang terjadi.” Ujar Hyukjae lalu menyuruh Kang Min Jae untuk masuk ke ruangan Jenderal Young Woon. “kau bisa jelaskan semuanya sekarang.” Lanjutnya lagi.

“Han Hyunsik mengatakan kalau dia sudah berhasil mengadu domba Mayor Donghae dan Park Hyejin, sehingga Park Hyejin menjadi sangat membenci Mayor Donghae. Dia mengarang cerita kalau Mayor Donghae yang menghancurkan Choi Network karena Choi Minho sudah merebut Park Hyejin dari tangannya dan dia juga mengatakan kalau Mayor Donghae mendekati Park Hyejin hanya ingin mendapatkan pangkat Jenderal darimu yang sebentar lagi akan mencalonkan diri menjadi perdana menteri.” Penuturan Kang Min Jae membuat Donghae menarik rambutnya karena kesal, dia tidak menyangka Han Hyunsik bisa selicik ini.

“dan Han Hyunsik juga menyusun rencana untuk menculik Park Hyejin dalam waktu dekat karena dia tahu pasti jika setelah kejadian ini Mayor Lee sudah tidak lagi berada di dekatnya.” Lanjutnya lagi membuat Donghae langsung berjalan menuju pintu namun suara Jenderal Young Woon menghentikan langkahnya.

“jangan gegabah Donghae-ssi. Kang Min Jae-ssi, terima kasih atas laporanmu aku akan memerintahkan bawahanku untuk membawamu dan keluargamu ke tempat teraman. Dan Donghae-ssi kerahkan seluruh anak buahmu untuk mencari Hyejin di seluruh pelosok Seoul dan Hyukjae-ssi kau ikut aku dan lainnya menuju markas Han Hyunsik, kita bekuk dia hari ini juga sebelum dia melukai anakku.”

“seonsengnim, biar aku yang ikut denganmu. biar Hyukjae yang mengarahkan anak buahku” ucap Donghae dan dibalas anggukan oleh Park Young Woon.

==o==

Pagi-pagi sekali Hyejin terbangun dari tidurnya dan memutuskan untuk meninggalkan apartemen Minho, dia harus segera menemui appanya untuk menggantikan Donghae sebagai pengawalnya dengan orang lain. Dan saat Minho ingin mengantar, Hyejin menolak karena Hyejin tidak ingin membuat Minho terlambat datang ke kantornya.

Sedangkan Donghae sedang berusaha melacak dimana Han Hyunsik berada karena saat Donghae, Jenderal Young Woon dan anak buahnya tiba di sebuah gedung tua tempat Han Hyunsik bersembunyi, ternyata Han Hyunsik sudah tidak berada ditempat yang diberitahu Kang Min Jae. Dan Donghae langsung menendang sebuah tong yang beada di dekatnya saat melihat sebuah kertas yang tertempel di dinding ‘Kalian memang pintar karena membuat Kang Min Jae berpihak pada kalian tapi kami tidak sebodoh itu. Park Young Woon lebih baik kau siapkan pemakaman untuk anak perempuan tercintamu dan Lee Donghae kau terlalu bodoh karena melibatkan urusan cinta dalam pekerjaanmu.’ Begitu juga dengan Hyukjae dia sama sekali tidak bisa menemukan dimana Hyejin berada, karena semua teman-teman Hyejin tidak ada yang mengetahui kemana Hyejin berada. Dan saat Hyukjae mendatangi apartemen Minho untuk menanyakan tentang Hyejin, ternyata apartemen Minho kosong. Ya Hyukjae terlambat….

Saat Donghae menerima telepon dari Hyukjae bahwa Hyejin masih belum ditemukan, Donghae terlihat sangat gusar. Tapi tiba-tiba Donghae teringat dengan Minho, Donghae yakin pasti Hyejin berada bersama Minho. Donghae pun memutuskan untuk menghubungi Minho, tidak perduli respon apa yang akan diberikan Minho karena Donghae tau pasti Hyejin sudah memberitahu Minho kalau dia adalah CEO dari LD Group.

“yeoboseyo Minho-ya, apa Hyejin bersama denganmu?”

“tadi dia memang bersama denganku tapi sekarang tidak. Dia bilang dia ingin menemui appanya.”

Donghae mengerang saat mendengar Hyejin sudah tidak bersama dengan Minho yang membuat Minho yang berada di seberang sana penasaran. Donghae pun langsung memanggil anak buahnya yang tentu saja di dengar oleh Minho.

“hyung sebenarnya apa yang terjadi?”

“ceritanya panjang Minho-ya dan sekarang nyawa Hyejin sedang dalam bahaya.”

“hyung  aku akan membantumu mencari Hyejin.”

“ne baiklah, kita bertemu nanti di Departemen Pertahanan.”

Donghae menutup teleponnya dan langsung meminta ijin kepada Young Woon untuk mencari Hyejin karena sekarang Hyejin-lah yang terpenting daripada Han Hyunsik. Donghae mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, bahkan makian dari pengguna jalan lain sama sekali tidak digubrisnya.

“Minho-ya eotthokae?” tanya Donghae saat mereka bertemu di Departemen Pertahanan.

“aku tidak menemukannya hyung, kau juga tidak?” ucap Minho dan dibalas gelengan lemah oleh Minho. Minho hanya bisa mendecak kesal karena tidak bisa menemukan Hyejin, ya Hyejin berhasil membuat kedua namja tampan itu khawatir. Tiba-tiba ponsel Donghae berbunyi, dan pada saat Donghae mengangkatnya wajahnya berubah pucat dan tangannya mengepal dengan keras.

One response to “Protecting You – [Chapter 10]

  1. Ternyata Hyunsik berhasil mengadu domba Donghae dan Haejin, sehingga Haejin marah besar dan malah membenci Donghae, next lagi thor, keren banget ffnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s