You Are My Fate – Chapter 3

you are my fate poster

Author : Vankyu

Main Cast:

  • Cho Kyuhyun
  • Park Yeon Min (OC)

Other Cast:

  • Lee Hyukjae
  • Im hyejin

Genre : Romance, Comedy

Author note:

Halo semua!  Selamat menikmati dan ikut jatuh cinta bersama Kyuhyun dan Yeon Min dalam cerita ini.  Jangan sungkan untuk berkunjung ke Kyutiramisu. Enjoy!

Once again, Cho Kyuhyun belong to God, but this story is belong to me 🙂

Chapter : I II

********************

PREVIOUS CHAPTER

“Memang kenapa kalau aku masih di sini? Lagipula…” sengaja Kyuhyun memberi jeda dalam ucapannya, dia ingin melihat reaksi wajah gadis itu, “… Aku merindukanmu.”

            Yeon Min membelalakkan matanya. Cukup dua kata dari bibir namja itu bisa membuat kerja otaknya rusak. Puas memandangi wajah kaget gadis di hadapannya, Kyuhyun memundurkan tubuhnya dan melayangkan usapan di puncak kepala Yeon Min, lalu berjalan santai ke luar kantin.

            Hening. Tidak ada satu orang pun di dalam kantin itu yang melanjutkan aktifitasnya. Semua berusaha mencerna apa yang baru saja terjadi di hadapan bola mata mereka. Yeon Min merosot di kursinya sambil kedua tangannya berada di depan dada, mengecek apakah jantungnya masih bisa bekerja dengan normal.

************************

*Yeon Min POV*

“YEON MIN!” Aku tersentak kaget mendengar teriakan dari arah pintu kamarku. Kulirik eomma dengan kedua mataku yang baru setengah terbuka.

“Ada apa eomma? Kenapa berteriak seperti itu?” ucapku sambil kembali meletakkan kembali kepalaku di atas bantal.

“Yeon Min, cepat bangun! Ada seseorang yang mencarimu,” eomma mengguncang-guncangkan tubuhku ganas.

“Aku masih mengantuk eomma, lagipula sekarang kan hari sabtu. Biarkan aku tidur sebentar lagi yaaa,” ucapku malas.

Eomma menarik selimut yang menutupi tubuhku dan menarik badanku supaya duduk. “Ayo cepat bangun! Astaga kau harus melihat siapa orang yang mencarimu.” Aku menatap eomma curiga. Baru kali ini aku melihat matanya berbinar, seperti melihat harta karun saja.

“Memangnya siapa yang mencariku sepagi ini?” tanyaku.

Eomma memasang senyum lebarnya, “Seorang malaikat.”

********************

Aku menatap jalanan Seoul dengan mata setengah terpejam. Lantunan lagu dari cd mobil serta nyanyian kecil dari bibir namja yang duduk di sebelahku terdengar sepanjang perjalanan. “Bisakah kau matikan cd ini? Aku ingin tidur. Lagu ini sangat mengganggu,” ucapku pada sosok yang sedang asyik menyetir. Tangan namja itu terulur ke arah tombol volume. Namun bukannya semakin kecil, suara tersebut malah semakin kencang.

Sial! Namja ini benar-benar merusak hariku. Pagi tadi dia berhasil membuat eomma hampir pingsan. Baru hari ini aku tahu, bahwa eomma adalah fans berat namja setan ini, apa itu namanya? SparKyu? Terserahlah, pokoknya eomma benar-benar hampir gila karena munculnya namja ini di depan pintu rumahku.

Aku tidak bisa menyalahkan eomma sepenuhnya. Harus kuakui penampilan Cho Kyuhyun pagi ini mampu membuat wanita manapun lupa untuk bernafas.

temptation

Baju hitam yang dikenakannya terlihat kontras dengan kulit putih yang membuatnya terlihat lebih bersinar. Belum lagi rambut hitam berantakan berpadu serasi dengan wajah tampannya. Dia terlihat… menyilaukan sekaligus berbahaya.

“Berhentilah memandangku seperti itu. Kau ini seperti tidak pernah melihat pria tampan saja.” Sontak aku memalingkan wajahku. Sial, ternyata daritadi tanpa sadar aku memandanginya terus.

“Tampan? Cih! Hanya wanita seumuran eomma ku yang memujamu. Jadi jangan terlalu percaya diri,” elakku berusaha menutupi debaran jantungku yang menggila.

“Benarkah? Tapi tatapanmu tadi tidak terlihat seperti itu. Matamu seakan-akan mau keluar saat melihatku.” Aku ingin sekali memukul kepala namja ini. Mungkin jitakanku bisa mengembalikan kembali otaknya yang bergeser.

Tak lama kemudian mobil ini berhenti di depan gedung SM Entertainment. Aku mengikuti langkah namja ini masuk ke dalam sebuah ruangan. Di dalam terlihat Sutradara Kim bersama beberapa orang lainnya. “Nah mereka sudah tiba, ayo duduk.” Aku mengikuti perintah Sutradara Kim.

“Seperti yang kalian ketahui. Syuting video klip ini akan segera dilaksanakan, dimulai dari hari ini. Maaf kalau terkesan tiba-tiba karena jadwal comeback Super Junior dipercepat oleh pihak entertainment. Kita akan mengambil latar taman bermain, serta sebuah penginapan di daerah pegunugan. Semuanya sudah diatur oleh tim. Ini naskah kalian,” Sutradara Kim mengedarkan naskah kepada semua orang.

“Sekarang kalian sudah dapat naskahnya, kita bisa segera berangkat ke taman bermain sekarang, lalu nanti malam berangkat langsung ke villa. Maksimalkan waktu satu minggu ini sebaik-baiknya. Aku mengharapkan kerjasama kalian.” Aku terkejut mendengar perkataan Sutradara Kim. Syuting dimulai hari ini dan aku tidak diberi kabar sama sekali? Baru aku mau mengeluarkan suara, saat Kyuhyun berbisik di telingaku.

“Tenang saja, semuanya sudah diatur. Bahkan pakaianmu sudah ada di dalam mobilku. Kau tinggal lakukan yang terbaik,” Aku menatap mata Kyuhyun, entah sihir apa yang dipakai namja itu, saat melihat matanya seakan semua kegelisahan dalam diriku menghilang begitu saja.

“Omong-omong, aku yang meminta Sutradara Kim supaya dia tidak menghubungimu. Ternyata wajah kagetmu lucu sekali.” Namja itu mengerlingkan mata jahilnya membuatku ingin mencekik lehernya. Dasar namja setan!

****************

*Kyuhyun POV*

Waaaah!” Yeon Min berlari masuk ke dalam taman bermain. Aku menggelengkan kepalaku melihat tingkahnya.

“Ya! Berhentilah berlari dan berteriak seperti itu, kau terlihat sangat norak.” Gadis itu memalingkan wajahnya dan menggembungkan pipinya.

“Biar saja, namja setan sepertimu tahu apa tentang kebahagiaan?” Aku berjalan mendekat ke arahnya.

“Apa maksudmu?” tanyaku yang kini berdiri di sampingnya.

“Kyuhyun-ah!!!” Tiba-tiba sebuah suara cempreng terdengar ditelingaku. “Kenapa kau baru sampai? Aku sudah di sini daritadi. Eh? Siapa dia?” Eunhyuk hyung memiringkan kepalanya berusaha melihat gadis di belakangku.

“Oh, annyeonghaseyo. Perkenalkan namaku Park Yeon Min,” ucap gadis ini sok baik.

“Yeon Min? Oh! Kau yeoja yang waktu itu berakting bersama Kyuhyun! Jadi dia yeoja yang berhasil menarik perhatianmu? Seleramu tidak buruk juga,” ujar Eunhyuk hyung terang-terangan. Aku melayangkan tatapan membunuh ke arahnya.

“Diamlah! Kau ini berisik sekali. Dasar namja monyet.”

“Lihatlah Yeon Min-ah, namja setan ini jahat sekali. Dia mengatakan aku yang tampan ini namja monyet.” Cih! Hyungku yang satu ini benar-benar ingin mati. Kulirik gadis di belakangku.

“Kurasa apa yang dikatakan Kyuhyun benar. Kau memang mirip monyet, oppa. Hahaha,” ucap gadis ini tanpa ampun yang dibalas dengan tatapan melongo dari Eunhyuk hyung.

*Yeon Min POV*

Aku membaca naskah di tanganku dengan seksama. Sebenarnya cerita video klip ini sangat bagus. Aku berperan sebagai mantan kekasih Kyuhyun di masa lalu. Suatu saat aku sedang berada di taman bermain dengan Eunhyuk oppa yang berperan menjadi pacarku di masa sekarang. Tidak sengaja aku dan Kyuhyun bertemu kembali, dimana kami sudah mempunyai pasangan masing-masing. Hanya sedetik beradu pandang, namun semua kenangan di masa lalu kami teruntai kembali. Seperti itulah kira-kira garis besar video klip ini.

“Yeon Min, kau sudah siap? Syuting akan segera dimulai?” terdengar panggilan Sutradara Kim, aku pun melangkah keluar. Terlihat Eunhyuk oppa dan Kyuhyun sudah siap dengan kostum mereka. Dua makhluk tampan berada tepat di depan mataku, membuatku sedikit minder.

“Hey, tenang saja. Jangan tegang seperti itu. Aku akan membantumu,” ucap Eunhyuk oppa. Aku tersenyum ke arahnya.

“Kyuhyun oppa!!” Aku membulatkan mataku saat seorang gadis dengan tiba-tiba memeluk namja setan itu dari belakang.

“Im Hyejin? Ya! Lepaskan aku,” ucap Kyuhyun dingin sambil melepaskan pelukan gadis itu.

“Kenapa? Sikap dinginmu itu tidak berubah rupanya. Tapi tenang saja, selama satu minggu ini kau adalah kekasihku. Aku akan bersiap-siap dulu, annyeong oppa.” Gadis itu pergi meninggalkan kami bertiga.

“Dia Im Hyejin, aktris yang sedang naik daun. Sebelum mulai debut dia sudah mengejar cinta Kyuhyun. Tapi tenang saja, Kyuhyun-mu itu tidak suka yeoja cerewet dan manja seperti dirinya. Kau tidak perlu khawatir,” bisik Enhyuk oppa. Aku menganggukkan kepala, lagipula di jaman seperti ini siapa pula yang tidak tahu seorang Im Hyejin? Tapi, tunggu dulu!

“Ya! Apa maksudmu oppa? Dia bukan Kyuhyun-ku. Hubungan kami tidak seperti yang kau pikirkan,” ucapku sambil mengibaskan tangan di hadapannya.

“Sudahlah, aku ini ahli percintaan. Kalian itu terlalu mementingkan harga diri. Sebenarnya kalian saling menyukai kan? Akan kuberitahu satu rahasia. Aku sudah bersama namja setan itu lama sekali. Tidak pernah aku melihatnya memandang seorang wanita seperti dia memandangmu. Kau pasti sangat spesial untuknya,” ucap Eunhyuk oppa sambil mengeluarkan gummy smile miliknya. Aku mencerna kembali perkataan namja ini. Benarkah? Benarkah aku ini spesial? Kenapa hatiku berharap seperti ini? Aku pasti sudah gila.

Siang ini adalah jadwal pengambilan gambarku dengan Eunhyuk oppa. Aku bersyukur mempunyai lawan main seperti dirinya. Kami berjalan dan bermain sepanjang hari, bahkan aku tidak sadar kalau saat ini sedang syuting. Eunhyuk oppa benar-benar orang yang menyenangkan.

Aku teringat lagi bagaimana lucunya wajah Eunhyuk oppa yang ketakutan setengah mati saat menaiki wahana roller coaster. Sampai-sampai dia menggenggam tanganku dengan erat dari awal wahana itu berjalan sampai selesai. Setelah itu aku harus membopongnya sampai ke tenda. “Oppa, Apa kau baik-baik saja? Wajahmu pucat sekali. Aigoo, dasar namja lemah hahaha,” ejekku yang dibalas dengan tatapan membunuh dari namja monyet itu.

“Eunhyuk-ah, Yeon Min-ah. Kalian benar-benar hebat. Terlihat sangat natural seperti pasangan kekasih yang sebenarnya,” puji sutradara Kim yang tiba-tiba berdiri di antara kami. Aku membungkukkan badanku sedikit tanda terima kasih. Sesaat setelah sutradara Kim pergi, pandanganku kembali kepada makhluk di sampingku yang terlihat sekarat.

“Oppa, terima kasih! Kau membuat pengalaman syuting pertamaku menjadi sangat menyenangkan.” Eunhyuk oppa tersenyum dan menepuk puncak kepalaku.

“Sama-sama. Kau ini sudah kuanggap dongsaengku, jangan sungkan-sungkan denganku. Arasseo?” Aku mengangguk.

“Tapi sekali lagi kau memaksaku menaiki wahana terkutuk itu, akan kupastikan kau tidak akan hidup tenang,” ucap Eunhyuk sambil memegangi perutnya. Aku tertawa geli saat melihat namja di hadapanku ini sedang terkapar lemah akibat wahana roller coaster yang menurutku sama sekali tidak menyeramkan. Tak tega, aku pun memijit pelan tengkuknya.

“Dasar lemah! Begini saja sudah tewas,” ucapku tanpa ampun.

********************

*Kyuhyun POV*

Aku mendengus kesal. Seharian ini di hadapanku tersaji pemandangan gadis itu bermesraan dengan Eunhyuk hyung. Seperti ada bara api yang terpercik di dalam tubuhku. Apalagi saat namja itu menggenggam tangan Yeon Min tadi siang. Dan tadi kulihat gadis itu sedang memijit tengkuk Eunhyuk hyung! Sedangkan aku harus terjebak seharian bersama dengan yeoja cerewet dan menyebalkan seperti Im Hyejin. Lihat saja nanti, Sampai di dorm anjingmu itu tidak akan selamat!

Sekarang aku duduk di dalam bianglala, menanti Park Yeon Min itu datang. Dalam scene kali ini aku dan dia akan menjadi sepasang kekasih. “Hai!” Kulirik gadis yang kini duduk di sampingku. Di saat seperti ini dia masih bisa tersenyum, dasar gadis menyebalkan! “Kenapa kau melihatku seperti itu? Apa kau tahu tatapanmu itu menyeramkan sekali,” ucap Yeon Min.

Belum sempat aku membalas ucapannya, Sutradara Kim sudah datang dan memberikan instruksi kepada kami. Dapat kulihat yeoja di sampingku berjengit sedikit saat sutradara Kim berkata aku dan dia harus seromantis mungkin. Hahaha ini dia kesempatan untukku. Kau tidak bisa kabur lagi Park Yeon Min.

Bianglala pun mulai bergerak, di dalam wahana ini hanya ada aku, gadis bodoh itu, dan satu kamera yang sengaja dipasang untuk merekam adegan kami. Semakin tinggi wahana ini bergerak, semakin banyak pula angin yang berhembus, memainkan rambut ikal gadis di hadapanku ini. Aku menatap wajah Yeon Min yang sedang tersenyum sambil menutup matanya, menikmati semilir angin. Aku tercekat. Tidak kuduga, hanya dengan melihatnya sedekat ini mampu membuat jantungku meloncat gila.

Aku menarik tubuhnya mendekat. Yeon Min membuka kedua matanya, kaget dengan gerakanku barusan. “Kau mau apa?” tanyanya.

Aku merapikan anak-anak rambut yang menutupi keindahan keningnya, “Aku hanya ingin memandangmu lebih dekat.” Gadis tersebut memandangku bingung.

Sinar oranye matahari menerpa wajah putih gadis ini, membuatnya terlihat menyilaukan. Tanpa sadar aku menarik gadis itu ke dalam pelukanku. Biarlah gadis ini mendengar detak jantungku yang cepat, yang pasti aku hanya ingin menyalurkan semua rasa rinduku. Semua rasa yang aku pendam selama hampir sembilan tahun.

“Kyuhyun-ah…” ucap gadis itu pelan.

“Hm?” jawabku.

“Jantungmu.. Berdetak cepat sekali. Kau tidak sakit kan?” Aku melepaskan pelukanku dan menatap yeoja ini.

“HAHAHA!” tawaku pecah akibat pertanyaan bodoh yang tadi dia lontarkan.

“Ya! Kenapa kau tertawa? Memangnya ada yang lucu?” tanya Yeon Min sambil memukul pundakku.

“Kau ini bodoh atau polos?”

Gadis itu memundurkan badannya dan menatapku dengan tatapan cemberut “Ya! Apa maksudmu?”

Aku menyibakkan anak rambut yang mengganggu keindahan wajahnya. “Aku tidak sakit, hanya saja jika di dekatmu jantungku selalu bereaksi seperti ini. Jadi jangan pergi jauh dariku, karena jantungku tidak akan berdetak lagi jika tidak ada kau di sampingku.

Kulihat wajah Yeon Min memerah karena ucapanku. Aigoo, gadis ini mampu membuatku terpesona dengan wajah apapun yang dia tunjukkan.

Bianglala kini sudah sampai kembali di bawah, kulihat sutradara Kim berjalan menghampiri kami berdua. “Akting kalian benar-benar sempurna. Seperti sepasang kekasih yang saling mencintai! Aku tidak pernah melihat tatapan seorang Cho Kyuhyun seperti tadi,” ujar sutradara Kim dengan penuh semangat

Aku menyeringai sedangkan Yeon Min mengangguk sopan. Terlihat wajahnya masih merona.

“Oke semuanya! Syuting hari ini selesai! Kita lanjutkan syuting kita di pegunungan nanti. Semuanya bersiap-siap!” teriak sutradara Kim diikuti oleh para crew yang berjalan dan membereskan barang-barang mereka.

Aku menahan tangan Yeon Min saat hendak berjalan menjauh. “Kau ikut denganku. Setelah berganti pakaian, langsung ke mobilku. Jangan berpikir untuk kabur, arasseo?” ucapku sambil mengedipkan sebelah mataku.

Yeon Min menepis tanganku dan berlari menuju tenda pakaian. Tuk. Sebuah tangan menepuk pundakku dari belakang. Aku menoleh dan melihat Eunhyuk hyung sedang tersenyum lebar.

“Ada apa kau tersenyum seperti itu? Apa kau sudah gila?” tanyaku.

“Aish, respon macam apa kau? Dasar magnae kurang ajar. Aku hanya senang mengetahui kenyataan kalau seorang namja setan sepertimu bisa jatuh cinta juga,” ucap Eunhyuk hyung sambil memamerkan senyum gusinya.

“Kalau aku mencintai gadis itu memang kenapa? Dan jangan sekali pun kau berpikir untuk menggodanya, karena dia sudah ditakdirkan untukku. Kecuali kalau kau mau bernasib sama dengan anjingmu,” ancamku.

Eunhyuk hyung mengibaskan tangannya di depanku, “Woah, tenang! Aku tidak akan menggoda gadismu. Kecuali kalau dia memutuskan bahwa aku ini lebih baik darimu dan berlari meninggalkanmu. Siapa pun tidak akan bisa menolak pesona seorang Lee Hyukjae,” ucap namja monyet itu sambil mengibaskan poninya.

“Cih! Yang tidak menolak pesonamu hanya penjaga kebun binatang yang mengira satu monyet lepas dari kandang dan mulai mengejarmu.” Aku berjalan meninggalkan namja itu yang terbengong mendengar ucapanku.

“Ya! Kyuhyun-ah! Awas kau!”

**************

*Yeon Min POV*

Setelah berganti pakaian aku pun berjalan gontai ke mobil namja setan itu. Kulihat Kyuhyun sedang bersender di pintu mobil dan kedua tangannya terlipat di depan dadanya. Namja itu juga sudah berganti pakaian dan aku harus mengutuk kembali pakaiannya yang membuat dia terlihat semakin… *ehem* tampan.

Sepertinya Kyuhyun menyadari kehadiranku. Dia menyeringai dan seringaiannya tersebut mampu membuat jantungku berdetak gila.

“Kau sudah siap? Ayo berangkat,” ucapnya. Aku pun membuka pintu mobilnya sampai tiba-tiba ada sebuah suara yang berteriak.

“TUNGGU!!” Aku berbalik dan terlihat Eunhyuk oppa berlari ke arahku dan Kyuhyun. “Aku ikut ya!” ucap Eunhyuk oppa.

Aku mengangguk senang karna kehadiran Eunhyuk oppa akan menghilangkan suasana canggung di antara aku dan Kyuhyun.

“Shireo!” Aku menengok ke arah Kyuhyun. “Aku tidak akan membiarkanmu naik mobil ini,” ucap namja itu dengan suara dingin.

“Waeyo? Dasar aneh. Oppa, kau boleh ikut dengan kami,” ucapku sambil tersenyum. Eunhyuk oppa kembali mengeluarkan gummy smile miliknya.

“TUNGGU!” sebuah teriakan lagi-lagi terdengar. Kini bukan seorang namja melainkan seorang yeoja yang berlari ke arah mobil Kyuhyun.

Im Hyejin berhenti di sebelah Kyuhyun dan menggandeng lengan namja itu. “Oppa! Aku ikut denganmu ya?” ucapnya sok manis.

Kyuhyun memutar bola matanya. “Shireo! Aku tidak mengizinkanmu masuk ke dalam mobilku.” Hyejin kini mengerucutkan bibirnya.

“Kenapa tidak boleh? Eunhyuk oppa saja boleh ikut bersamamu. Ayolah, ya ya ya?” ucapnya sambil meloncat-loncat seperti anak kecil. Sungguh aku ingin muntah melihat pertunjukkan di depanku ini.

“Bisakah kalian selesaikan percakapan kalian supaya kita bisa cepat pergi dari sini?” ucapku tidak sabar. Kyuhyun menatapku dan menghela nafas.

“Baiklah. Kau boleh naik ke mobilku,” ucap Kyuhyun kepada Hyejin. Yeoja itu terlihat bergembira dan meloncat kegirangan. Tak lupa Hyejin mendaratkan ciuman di pipi Kyuhyun yang membuat darahku mendidih seketika.

“Gomawo oppa,” dia berlari memutar dan berhenti di sampingku. “Kenapa kau melihatku? Cepat pindah ke belakang. Aku tidak biasa duduk di belakang,” ucap Hyejin ketus.

Sekuat tenaga aku menahan tanganku supaya tidak melayang dan merusak wajah cantik gadis itu. Eunhyuk oppa yang melihat kondisiku segera menarik aku ke sampingnya.

“Jangan hiraukan nenek sihir itu, kau bisa duduk di belakang denganku.” Aku tersenyum kecil. Eunhyuk oppa mendorong tubuhku pelan supaya masuk ke dalam mobil. Aku menghela nafas diam-diam. Semoga perjalanan ini tidak menjadi neraka untukku.

– TBC –

Haaaaaai! Terima kasih sudah mau baca chapter 3 yang gak jelas ini hehe.

Sebelumnya…. SIAPA YANG UDAH LIAT TEASER SUPER JUNIOR “DEVIL”???

BEST TEASER EVER!

Ngakak gak berenti-berenti liatnya hahaha. Siapa yang ngira judulnya devil tapi teasernya konyol gitu, bahkan ada ayam lepas. Gak kerasa udah 10 tahun >.<

Can’t wait for this album!!

2 responses to “You Are My Fate – Chapter 3

  1. Ciee yeonmin mulai cemburu. Pasti kalo udah saling dekat ada aja yang ganggu-_,-
    Teaser devil emang bikin ngakak eon wkwk
    Eonni next chapnya ditunggu yaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s