[SEQUEL] Set Me Free – Part 1

295ea51484124cd14b832364a69e90c7

Desclaimer :

“Aku hanya meminta kebebasan, karena aku bukan peliharaanmu!” – Kim Hyesun

“Kau milikku! Kalau aku bisa membunuh semua pria di dunia ini, pasti akan kulakukan!” – Cho Kyuhyun

Author : Jhyosun13

Tittle : Set Me Free! [Part 1/6]

Tag : Cho Kyuhyun, Kim Hyesun (OC)

Genre : Romance, School Life, Angst-Sad

Rating: PG-15

Length : Series

 

Previous : [FICLET] Set Me Free!

 

 

 

-Happy Reading-

 

 

 

Hyesun POV

“A..a.. aku” aku tidak bisa mengatakan apa-apa. Kenapa ini? Suaraku seperti hilang dalam sekejap. Dan juga, aku tidak bisa berfikir.

“Bagaimana bisa kau pindah ke sekolah ini? Siapa yang jadi walimu? Kau mulai membangkang dengan calon suami mu ini?” kata kyuhyun dingin. Oke, ini membuatku sangat gugup. Kyuhyun bertanya dengan tatapan seolah-olah ingin menelenjangiku saat ini juga.

“I.. it.. itu”

“Apa?”

“A.. aku meminta dengan jessie. Sebenarnya dia tidak mau, tetapi aku memaksanya untuk memindahkanku ke sekolah sama dengan mu.” Kata ku mencoba menjelaskan kebenarannya. Aku melihat kyuhyun mengernyitkan dahinya dan menghembuskan nafasnya kasar. Dia tidak suka hyesun. Kau dalam masalah.

“Cho, aku hanya ingin sekolah seperti murid-murid pada umumnya. Dan juga, aku pindah ke sekolah yang sama dengan mu bahkan satu kelas dengan mu. Bukan kah lebih baik? Kau bisa lebih mengawasi ku kan? Eo?” kataku manja. Menarik-narik blazer nya. Tetap. Waspada. Aku menekankan kata-kata itu dalam hatiku. Siapapun juga kan mengatakan kata-kata itu jika mereka ada di posisiku saat ini.

“TETAP SAJA! AKU TIDAK SUKA MELIHAT PRIA SEKOLAH INI MENATAP MU! KAU TIDAK SADAR HAH?!” bentak kyuhyun dengan sorot mata yang mengartikan dia sangat kesal. Kim hyesun kau sudah membangunkan induk singa. Bagus. Sekali.

“A.. aa.. Aku tidak perduli! Yang terpenting kau tau kalau aku hanya mencintaimu! Kau juga tahu hal itu bukan? Ayolah cho! Kali ini saja! Aku butuh kebebasan!” kataku sangat bosan. Well, aku sudah sering mengatakan hal ini kepadanya. Dan selama itu juga, tidak berhasil. Apakah kali ini berhasil? Kulihat dia memejamkan matanya. Mengusap kasar wajahnya.

“Sekarang masuk kelas! Tunggu aku di parkiran saat bel pulang sekolah!” katanya lalu pergi. Aku mengernyitkan dahiku tak mengerti. Kurasa ada yang aneh dengan dia. Lupakan. Aku bersyukur karena aku terbebas dari amukan induk singaku sendiri!. Untuk hari ini. Huh, menyedihkan! Apalagi. Menunggu? Salah satu omong kosong kyuhyun. Dia. Tidak. Akan. Menjemputku.

 

 *****

 

Oh gawat! Aku terlambat masuk ke kelas. Bagus sekali kim hyesun. Kau murid baru dan sudah telat masuk ke kelas. Ini semua karena tunanganmu sendiri. Menderita sekali hidupmu.

 

Tok tok

 

“Emm. Maaf saem, saya terlambat!” kataku gugup. Tidak. Lebih gugup lagi jika dihadapanku saat ini cho kyuhyun.

“Oh, kim hyesun? Kau sudah sehat?” tanya saem. Huh? Sehat? Ada yang tidak beres. Aku melihat nana, hweji, dan yoshin menganggukan kepalanya. Aku mengerti.

“sedikit saem, tetapi saya masih bisa mengikuti pelajaran ini” kataku. Kulihat song saem? Yep, song eunji aku melihat name tag guru ini. Oh gawat, dia guru matematika! Lebih baik aku benar-benar masuk ke ruang kesehatan saja!

“Masuklah!” katanya. Itu kata-kata yang tidak kuharapkan, aku lebih suka dia mengatakan “Keluarlah!” atau “Lebih baik kembali ke ruang kesehatan, kau masih terlihat pucat” dan kata-kata itu sekarang hanya mimpi! Akupun duduk di kursi ku, diantara hweji dan kyuhyun karena kelas ini sistem tempak duduknya seperti setengah lingkaran. Kyuhyun? Tentu saja, dia menyuruh nana pindah ke kursi nya di samping donghae. Nana langsung menyetujuinya tanpa alasan. Karena dia sangat menyukai donghae itu yang kudengar dari hweji.

“Kau dari mana saja? Kami menyusul mu ke toilet tetapi kau tidak ada. Kukira kau masuk ke ruang kesehatan tetapi kau juga tidak ada.” Tanya hweji pelan, dan matanya tetap fokus ke papan tulis yang berisikan angka-angka yang dipastikan tidak akan masuk ke kepalaku!

“Aku ke taman sekolah. Disana pemandangan nya sangat indah, tetapi aku malah ketiduran” kataku tak kalah pelannya. Tidak sepenuhnya bohong. Kulihat hweji mengangguk mengerti. Kulihat ke kursi kyuhyun, kosong. Kemana dia? Apakah dia pulang hanya karena bertengkar denganku? Oh, ayolah kim hyesun itu bukan gaya tunanganmu! Dia pasti akan menarikku juga jika dia kesal dengan ku! Focus. Kulihat changmin membuka buku nya dan menghadapkan kepadaku.

 

Kau lupa tunanganmu seorang CEO? Dia ke kantornya. Jika kau mencarinya.

 

Oh jadi dia ke kantornya. Well, aku tidak lupa kalau tunanganku adalah seorang CEO XINA Corporation. Bahkan sekolah ini milik dia. Dia itu jenius! Jadi jangan heran. Aku hanya memberi kode kepada changmin, untuk menurunkan bukunya itu. Apakah dia gila? Bagaimana kalau hweji dan yongshin yang duduk di sebelah ku membaca tulisan nya itu. Kulihat changmin menuliskan sesuatu lagi.

 

Satu lagi, tunanganmu sudah mengumumkan bahwa kau tunangan nya! Kau juga tidak lupa kan kalau tunanganmu itu sangat possesive?

 

“MWO?” kataku. Sontak semua mata memandangku.

“Ada apa nona kim?” kata song saem.

“Tidak ada apa-apa saem. maafkan aku” sesal ku. Changmin hanya tersenyum geli.

Cho Kyuhyun !

 

*****

 

Kurasa hidupku belum sepenuhnya bebas, liat saja sekarang. Semua orang menatapku dengan tatapan tidak percaya. Baik di kelas maupun di luar kelas. Tepatnya di lingkungan sekolah ini. Memang nya kenapa kalau aku bertunangan dengan kyuhyun? Apakah aku sangat buruk sehingga tidak pantas di samping nya? Aku akui bahwa aku ingin bebas dari kyuhyun dalam arti bukan aku ingin meninggalkan kyuhyun! Aku hanya ingin bebas dari penjagaan kyuhyun yang super ketat dan sikap ke possesivean kyuhyun terhadapku. Oh ayolah, bahkan kyuhyun cemburu kepada ayahku sendiri jika ayahku memelukku. Aneh bukan?

“Kalian kenapa menghindariku?” tanya ku kepada teman-teman laki-laki satu kelasku. Mereka sedari tadi berusaha menghindari komunikasi dengan ku bahkan melihat ku, hanya changmin saja yang dari tadi bersikap santai.

Kulihat mereka segera meningglkan kelas terburu-buru sambil membawa tas masing-masing. Apakah kyuhyun lagi?

“Yap benar sekali! Kyuhyun mu!” kata changmin tiba-tiba dan juga ikut meninggalkan kelas. Well, aku berfikir changmin dapat membaca pikiranku. Kulihat hanya tersisa aku, hweji, nana dan yoshin. Mereka menatap ku dengan tatapan yang sulit diartikan.

“Apa?” tanyaku. Sontak mereka bertiga tertawa halus.

“Kenapa?” geramku melihat mereka tertawa.

“Kau lucu!” kata yoshin. Lucu? Aku lucu? Heol!

“Kau sangat takut eo? Hubungan mu dengan kyuhyun? Kau tenang saja, tidak ada yang berani menganggu mu bahkan saudara lee yang dikenal dengan kejahilan nya dan sering menjahili kyuhyun saja tidak berani untuk bicara saja kepadamu. Kau menyadarinya bukan?” kata hweji panjang lebar. Well, itu ssangat benar. Siapa yang akan berani menentang kyuhyun? Bahkan appa nya sendiri kewalahan meladeni sikap kyuhyun. Aku menghela nafasku kasar.

“Kenapa? Sepertinya kau sangat frustasi?” tanya nana memegang kepalaku yang aku telungkupkan diatas meja.

“Aku hanya ingin kebebasan” gumamku

“Apa? Kau mengatakan apa tadi? Kebebasan?” kata yoshin.

“Emm.”

“Hey, kau seperti tinggal di zaman joseon saja berkata seperti itu!” ejek nana

“Kalian tidak akan mengerti” kataku kesal

“Hey, hey sebenarnya ada apa? Ceritakan kepada kami. Bukankah sekarang kita berteman?” kata hweji. Aku melihat mereka bertiga satu persatu, mereka tersenyum sangat tulus kepadaku. Mereka anak yang baik-baik.

“Kalian tahu siapa aku?” tanyaku. Aku melihat mereka bertiga saling berpandangan.

“Kau?” kata hweji. Aku mengangguk.

“Aku tidak tahu apa tujuanmu bertanya seperti itu tapi aku akan memberitahumu apa yang ku ketahui tentang mu” kata hweji. Aku menatapnya datar. “Emm. Kim Hyesun lahir di Amsterdam tanggal 21 Juli, Ibumu meninggal pada saat kau berumur 10 tahun. Ayahmu sekarang menetap di Amsterdam karena bisnis nya berdiri di negeri kincir angin tersebut. Dan sekarang kau tinggal di keluarga cho, keluarga calon suami mu cho kyuhyun. Dan satu lagi IQ mu 150 yang di kategorikan jenius, pindahan dari London High School. Anak tunggal” kata hweji panjang lebar. Aku mengernyitkan dahiku. Bagaimana dia? Oh my god, dia seorang mata-mata!!.

“Waw, do hweji! Bagaimana kau tahu tentang nya sebanyak itu?” tanya nana dengan muka yang masih terkejut.

“Kau sudah mencarinya? Hebat sekali” kata yonghin.

“Hweji-ah dari mana kau tahu soal ini?” tanyaku ingin tahu

“Kalau biografi aku menyuruh orang-orang ku mencarinya” katanya sambil menunjuk ke luar pintu beberapa orang berstelan jas rapi, yang ku ketahui itu pengawal. Aku juga seperti itu bahkan jumlahnya pun sangat banyak. Aku seperti kriminal! “Dan…” kata nya menggatung.

“Dan?” kataku, nana, dan yoshin serentak.

“Soal pertunangan mu, cho kyuhyun yang memberitahuku” katanya sambil tersenyum bangga.

“Kyuhyun sendiri? Bagaimana cara dia memberitahu kalian? Ani, maksud seluruh sekolah ini? Dia mengumunkan lewat speaker?” tanyaku. Aku ingin tahu sekali. Hal gila apa lagi yang dilakukan kyuhyun. Memang banyak sekali hal gila yang dilakukan kyuhyun hanya untuk mengklaim diriku sebagai miliknya. Hey, aku memang milikmu!. Kau bodoh cho kyuhyun.

“Mading!” kata nana. Mading? Oh shit!. Aku pun segera berlari menuju mading yang terletak di lantai dasar gedung ini dan mading di sekolah ini seperti layar proyektor! Aku abaikan pandangan aneh dari murid yang aku lewati. Memang aneh, aku berlari dan diikuti oleh pengawal kyuhyun yang juga ikut berlari, kesannya aku sedang ingin kabur. Padahal tidak. Bodoh.

 

 

PENGUMUMAN

 

Siapa saja yang berani mendekati atau ingin mencelakakan tunangan ku Kim Hyesun, akan ku pastikan hidup kalian tidak akan lama di sekolah ini!

Aku tidak bermain-main dengan ucapanku!

Siapapun itu!

Bahkan kepala sekolah pun jika melanggar, akan aku bersihkan dari gedung ini!

 

 

 

CEO XINA Corp.

Cho Kyuhyun

 

GILA!

 

DIA SANGAT GILA!

 

DAN LEBIH GILA LAGI

 

PRIA GILA ITU, TUNANGANMU KIM HYESUN!

 

Akupun segera menelpon orang gila tersebut. Sebenarnya aku tidak terkejut dengan apa yang kyuhyun lakukan, tetapi dia tidak boleh semena-mena seperti. Kalau tahu seperti ini jadinya aku tidak akan pindah ke sini. Double. Shit.

 

“Honey?”

 

“Cho kyuhyun apa yang kau lakukan, huh?! Kau gila?” teriakku. Masa bodoh dengan orang yang akan mendengarnya.

 

“Apa yang aku lakukan huh?”

 

“Pengumuman sialanmu!!”

 

“Kau berteriak padaku nona?!”

 

“Aku akan meneriakimu, memakimu, membentakmu! Apapun yang akan kuinginkan untuk membuatmu sadar!! Kau GILA! Dengarkan aku cho, aku ini tunanganmu bukan seorang kriminal yang sedang kau jaga ketat. Dan kau bodoh tidak bisa membedakan itu! Aku benci padamu! Aku muak! Kita selesai!”

 

“JA..”

 

Tut.

 

Aku menangis untuk beribu kalinya. Aku tahu dia sangat mencintaiku. Tetapi tidak untuk membuatku merasa tertekan seperti ini.

 

Drrt Drrt

Cho’s calling

 

 

PRAAANGG

 

 

Handphone mahal kyuhyun. Aku pecahkan.

 

“Nona, tuan cho ingin berbicara padamu?” kata Jessie pengawal cantik milik kyuhyun sambil memberikah handphone nya kepadaku. Bahkan pengawal yang ditugaskan menjagaku tidak ada PRIA. Bahkan pelayan di rumah kyuhyun. Hanya pengawal dan orang-orang kyuhyun saja yang berjenis kelamin pria. Bahkan jika mereka menatapku lebih dari 5 detik, dipastikan pada saat itu juga pekerjaanya akan hilang. It’s cool? No from me. Hey! Dia pikir aku tidak tahu, sebagian pengawalku dan pelayan rumah diam-diam mengagumi tunangan ku? Sialan sekali bukan? Dan lebih sialan lagi, aku tidak bisa berbuat apa-apa akan hal itu. Menyedihkan.

“Bilang padanya, apakah dia tidak tahu dengan kata-kata selesai!” kataku kesal dan berjalan menuju mobil mahal kyuhyun yang setia menuggu ku pulang!!. Dan aku benci dengan nama itu!

 

*****

 

Setelah kejadian di sekolah aku mengurung diri di kamar. Tanpa makan. Aku tahu sedari tadi pelayan mengatakan “Nona, tuan cho ingin anda makan sekarang juga” dan jessie mengatakan “Nona, tolong buka pintu nya”   mereka memang orang-orang bodoh. Mereka mematuhi manusia bejat seperti kyuhyun.

Aku merutuki kebodohanku, mengapa aku tidak kabur saja pada saat pesta pertunangan tersebut. Kenapa aku tidak pura-pura pingsan saja. Dan kenapa aku tidak bunuh diri saja. Dan semua ini aku menyalahkan appa, dia menitipkan ku dengan orang seperti kyuhyun bahkan dia ingin menjadikan kyuhyun sebagai suamiku!

 

Ini Gila.

 

“Ambilkan kunci cadangannya di laci meja kerjaku!”

 

Oh tidak. Suara itu. Kyuhyun.

 

Hyesun POV END

 

 

 

 

Author POV

 

“Ambilkan kunci cadangannya di laci meja kerjaku” kata kyuhyun tanpa ekspresi. Tanpa banyak tanya jessie pengawal pribadi hyesun mengambilnya.

“Sudah berapa lama dia seperti ini?” tanya kyuhyun kepada Han Ahjumma kepala pelayan rumahnya.

“7 jam tuan. Semenjak nona hyesun pulang sekolah, jam 3 sore tadi” jawab han ahjumma. Kyuhyun mengeraskan rahang nya.

 

“Gadismu belum makan selama 7 jam kyuhyun. 7 JAM!” batin kyuhyun

 

“Ini tuan kuncinya” kyuhyun mengambil cepat kunci tersebut dan segera membuka pintu kamar hyesun.

 

Cklek

 

Kyuhyun membuka pintunya. Kyuhyun mengedarkan pandangan nya ke seluruh penjuru kamar bernuansa white green tersebut. Terlihat lah hyesun sedang menekuk lututnya dan membenamkan wajahnya di sudut kamar di samping lemari buku. Kyuhyun mengepalkan tangan.

“Keluar! Dan ahjumma letakkan makanan hyesun!” han ahjumma segera meletakkan nampan yang berisi makanan dan segera keluar. Kyuhyun menutup pintu kamar tersebut dengan keras dan menguncinya. Hening.

“Hye?” panggil kyuhyun lembut dam berjalan mendekati hyesun. Tidak ada respon. Kyuhyun pun berjongkok di hadapan hyesun.

“Hiks.. hikss. Kau jahat. Kau tidak mencintaiku. Mati saja kau!” kata hyesun tiba-tiba. Kyuhyun pun kaget, dan cepat-cepat mengubah ekspresi nya.

“Hey! Sayang? Honey? Aku melakukan itu demi kebaikkanmu. Ini semua demi kau!” kata kyuhyun menjelaskan. Kyuhyun ingin memeluk hyesun, hyesun menolaknya.

“Jangan menyentuhku!” kata hyesun menatap kyuhyun tajam. Kyuhyun pun juga melakukan hal yang sama.

“Kenapa?! Kau milikku!! Tidak ada yang bisa melarangku untuk menyetuhmu!” geram kyuhyun. Hyesun tercengang mendengar perkataan kyuhyun.

“Kau gila! Dengar kau cho! KAU GILA! PSYCHO! ARRGHHH!” kata hyesun dan merubuhkan, membanting, dan memecahkan apa yang dihadapannya. Kyuhyun mencoba menenangkan dirinya. Mencoba untuk tidak melukai hyesun

 

Tenangkan dirimu cho kyuhyun. Dia. Kim. Hyesun. Wanita. Yang. Kau. Cintai. Sampai. Gila. Nyaris. Mati.” Batin kyuhyun.

 

BRUKK

 

“SHIT!”

 

Gadisnya tak sadarkan diri! Kerja bagus!

 

 

Author POV

 

“Nyonya cho mengalami stress yang sangat berat. Saya harap tuan bisa menjaga nyonya dengan baik karena jika ini terus berlanjut, saya khawatir nyonya cho bisa mengalami gangguan mental” kata Inha. Dokter pribadi hyesun. Seorang wanita. Kyuhyun diam mendengarkan perkataan Inha, teman masa kecilnya.

“Apakah kalian ada masalah?” tanya inha.

“Kurasa ini bukan termasuk pekerjaan mu” jawab kyuhyun dingin. Inha mennghembuskan nafasnya kasar.

“Dia tunangan mu tuan cho. Lakukan lah apa yang semestinya dia dapatkan sebagai wanita yang ingin kau jadikan istrimu” kata inha sambil membereskan peralatannya.

“Aku tahu. Jangan mengajariku.” Kata kyuhyun duduk di pinggir ranjang miliknya.

“Aku pergi. Jaga dia. Dan jangan lupa beri dia makan, apakah seorang cho kyuhyun tidak mampu memberi sesuap nasi kepada tunangannya? Miris sekali” ejek inha. Kyuhyun menatap jengah inha.

“Pergilah sebelum aku menendangmu!” kata kyuhyun tanpa melihat inha.

“Baiklah. Baik. Aku pergi!”

 

Kyuhyun merasa bersalah dengan apa yang terjadi saat ini. Cho. Kyuhyun. Kau. Sudah. Hampir. Membuat. Tunanganmu. Nyaris. Gila. Dengan. Kelakuanmu. Kata-kata tersebut selalu terngiang-ngiang di kepalanya. Kyuhyun selalu melakukan hal yang tidak masuk akal hanya untuk memberitahu hyesun adalah miliknya.

Handphone hyesun yang hanya bisa menelepon dirinya. Hyesun dijauhkan dari keluarganya sendiri. Melarang hyesun melakukan aktifitas diluar. Memecat orang-orang nya sendiri yang hyesun ajak bicara. Dan nyaris saja, kyuhyun hampir membunuh pengawal terbaiknya karena pengawal tersebut memeluk hyesun padahal saat itu hyesun hampir saja tertabrak mobil jika saja pengawal tersebut tidak menyelamatkannya! Gila bukan?!

 

Flashback

 

            “Cho! Aku bosan. Ayo, kita jalan-jalan” seru hyesun. Saat ini hyesun dan kyuhyun sedang bersantai di taman dibelakang rumah mewah kyuhyun dengan hyesun yang berbaring di pangkuan kyuhyun dan kyuhyun sedang bermain psp. Always.

            “Tidak” jawab kyuhyun final. Hyesun menghembuskan nafasnya kasar.

            “Ayolah, cho. Kau tahu? Aku sangat bosan, sudah lama aku tidak bersenang-senang di luar. Aku kan mengejakmu, dan pasti kau juga akan mengajak para pengawalmu. Eo?” bujuk hyesung. Kyuhyun mempause permainan nya, dan meletakkan psp nya di meja bundar yang berada di sampingnya. Menatap hyesun tajam.

            “Sekali tidak. Tetap saja tidak nyonya cho!” kata kyuhyun mutlak. Hyesun yang mendengar nya mengangkat kepalanya, berdiri di hadapan kyuhyun dengan tangan kyuhyun bersemayam di pinggang nya.

            “Aku siapa kau cho?” tanya hyesun.

            “Tunanganku. Ah, ani. Kau milikku.”

            “Mengapa aku merasa seperti tahanan mu? Aku juga butuh kebebasan cho.” Kata hyesun lirih.

            “Apapun yang kau katakan. Tetap saja tidak!” kata kyuhyun. Mengeraskan pegangan nya di pinggang hyesun.

            “Sudahlah. Aku akan pergi sendiri saja!” kata hyesun. Melepaskan tangan kyuhyun dari pinggang nya dan jalan cepat menuju keluar rumah. Kyuhyun hanya menatap tajam punggung hyesun yang menjauhinya, kyuhyun memberi kode kepada salah satu pengawalnya untuk mencegah hyesun pergi.

            “Cih, dia pikir aku tidak bisa pergi kemana aku suka! Gila. Sudah berapa lama aku tidak melihat kota kelahiranku sendiri.” Gumam hyesun. Nyaris saja hyesun ingin menginjakkan kaki nya di teras rumah depan kyuhyun, sekitar 6 orang pengawal menghadang jalan nya. Kau memang seperti tahanan hyesun. Hyesun menghembuskan nafasnya kasar melihat apa yang dilakukan pengawal-pengawal tunangan nya sendiri.

            “Apa yang kalian lakukan?” tanya hyesun sarkatis

            “Nyonya dilarang keluar dari rumah untuk saat ini oleh tuan muda” jawab salah satu pengawal. Hyesun menatap tajam kepada pengawal yang menjawab pertanyaan nya. Seketika pengawal tersebut salah tingkah melihat tunangan dari majikan nya menatap dirinya seperti itu.

            “S.. saya hanya menjalankan perintah dari tuan, nyonya.” Bela pengawal tersebut. Tanpa menghiraukan perkataan pengawal tersebut, hyesun tetap melanjutkan jalan nya.

 

Bukk

 

Bukk

 

Bukk

 

            Hyesun memukul semua pengawal profesional kyuhyun dalam waktu kurang dari 1 menit. Oh jangan lupa, hyesun memegang sabuk hitam taekwondo dan wushu.

            “Oh ayolah. Aku hanya ingin berjalan-jalan.” Hyesun tersenyum menang melihat pengawal kyuhyun tidak sadarkan akibat ulahnya. Tanpa menunggu apapun lagi hyesun berlari segera keluar dari rumah ini.

            “SHIT!! BAGAIMANA BISA KALIAN?! ARRGHH! BAWA DIA KEMBALI!” teriak kyuhyun yang baru saja keluar dari rumah karena merasa janggal, karena hyesun tidak masuk ke dalam rumah sedari tadi. Sedangkan hyesun sudah nyaris memanjat pagar kalau tidak saja kyuhyun menarik tangan nya.

            “Apa yang kau lakukan, huh?! Sudah ku bilang kan, kau tidak boleh pergi.” Seru kyuhyun masih dengan ekspresi marah tapi terselip kekhawatiran di wajah tampan kyuhyun.

 

FLASHBACK END

 

“Eunghh..” hyesun mencoba membuka matanya. Seketika kyuhyun tersadar dari lamunannya.

“Gwenchana? Kau masih merasa sakit? Kau ingin makan? Ah, ani. Kau memang harus makan” kata kyuhyun. Hyesun yang masih belum sadar sepenuhnya menatap jengah terhadap kyuhyun.

“Kau masih khawatir dengan ku?” tanya hyesun. Kyuhyun mengerutkan dahi nya.

“Pertanyaan gila macam apa itu? Tentu saja aku khawatir dengan mu!” seru kyuhyun sambil mencoba untuk tidak mengeluarkan emosi yang sedari tadi dipendamnya.

“Kupikir aku hanya peliharaanmu, yang sewaktu-waktu jika kau bosan kau akan membuangku..” hyesun menatap datar kyuhyun “Bahkan membunuhku!” kyuhyun menghembuskan nafasnya kasar dan mengepalkan kedua tangan nya mendengarkan perkataan hyesu. Tunangannya. Sendiri. membuat kyuhyun ingin membentak hyesun bahkan menghukumnya seperti biasa.

“Sebaiknya kau makan terlebih dahulu. Lain waktu kita kan bicara lagi.” Kata kyuhyun berdiri dan meninggalkan kamar nya.

“Kurasa tidak perlu. Karena setelah ini aku akan memutuskan pertunangan kita, bahkan jika kau menolaknya aku akan bunuh diri!” kata hyesun. Seketika kyuhyun menghentikan langkahnya dan menatap tajam kearah hyesur. Mungkin hyesun sudah sangat terlatih dengan kelakuan mengerikan kyuhyun, hyesun hanya menatap datar kearah kyuhyun seolah-olah tidak terjadi apa-apa jika hyesun benar-benar melakukan itu bagi kyuhyun.

“Kau sendiri yang mengatakan kalau kau adalah peliharaanku. Jadi jika ingin kau pergi bahkan mati, kau harus mendapatkan izin dariku” kata kyuhyun sambil memejamkan matanya.

“Kita lihat saja, apa yang akan ku lakukan untuk bisa bebas dari mu!”

 

*****

 

 

 

Author POV

 

Kebebasan. Hanya itu yang diinginkan seorang kim hyesun. Bebas kemana-mana, bisa seperti anak sekolahan pada umumnya. Memang dia akui semenjak 2 tahun menjadi tunangan cho kyuhyun, hidup nya berubah. Dalam aspek apapun. Dia hanya bisa menonton televisi, membaca buku di perpustakaan milik kyuhyun, berenang, dan bermalas-malasan. Memang apa yang harus dia lakukan terhadap rumah mewah kyuhyun selain itu untuk mengisi kebosanan nya?

Seperti saat ini setelah 3 hari kejadian hyesun pingsan dan mengatakan akan pergi dari kehidupan kyuhyun, hyesun hanya duduk diam di ranjang nya menghadap jendela dengan tatapan kosong. Dan sudah 3 hari ini juga hyesun tidak berinteraksi dengan siapapun termasuk kyuhyun bahkan ayah nya sendiri. Persis seperti seseorang yang kehilangan kewarasannya.

Hyesun mengerutkan dahinya melihat beberapa pelayan membersihkan jendela di seberang kamarnya. Hyesun berdiri dan berjalan menuju teras kamar nya secara perlahan. Hari masih menunjukkan jam 9 pagi. Kyuhyun pun sudah pergi ke sekolah bahkan hyesun sudah tidak tertarik lagi dengan namanya pendidikan. Dia berpikir untuk apa dia mendapatkan pendidikan yang setinggi-tinggi nya dan menjadi orang yang pintar jika dia saja hanya ingin mengunjugi taman yang berada di depan rumah ini saja tidak bisa? Toh, dia juga akan menjadi seorang istri dari CEO perusahaan terbesar di korea selatan.

 

Knock

 

Knock

 

“Hyesun-ah?” sontak hyesun menghadap ke pintu kamarnya. Terlihat seorang wanita yang sangat mirip dengan tunangan nya kyuhyun masuk ke kamarnya dengan membawa nampan yang berisi makanan yang ia pikir itu pasti sarapan untuknya dan diikuti jessie dan beberapa pelayan. Cho Ahra.

Ahra ingin meletakkan nampan di meja yang ada di kamar hyesun, tetapi masih ada nampan lain yang juga berisi makanan yang sudah sangat dingin. Makan malam hyesun. Ahra menghembuskan nafasnya. Ahra menyuruh pelayan untuk membawa makanan dingin itu keluar dan meletakkan sarapan hyesun.

“Ayo makan! Eonni membuat makanan kesukaanmu, sandwich tuna dengan jus jeruk pasti kau akan..”

 

 

Praangg

 

 

“Berhenti memberiku makan!” kata hyesun tajam. Sontak ahra terkejut dengan apa yang terjadi.

“Hye.. hye.. hyesun-ah”

“Aku tidak butuh makanan tersebut yang aku butuhkan bawa aku keluar dari tempat ini!” sambung hyesun. Ahra memandang sedih hyesun.

“Kenapa kau menjadi seperti ini? Kemana hyesun yang ceria?” tanya ahra pelan.

“Tanya kan dengan adik sialanmu itu!” Ahra melirik jessie, jessie hanya menggelengkan kepalanya saja. Ahra menghembuskan nafasnya melihat langsung bagaimana keadaan adik iparnya. Dia berpikir apa yang telah dilakukan adiknya kepada tunangan nya sendiri? Dan dia harus mencari tahu apa yang sudah terjadi.

“Eonni harap kau tidak menyiksa dirimu sendiri. Makanlah. Kalau kau makan eonni akan membawa keluar dari sini bersama eonni”

“Aku bukan anak kecil yang bisa kalian tipu. Dan aku juga bukan orang bodoh yang bisa kalian permainkan. Keluar” kata hyesun dingin. Hyesun memandang tajam ke arah ahra sontak membuat ahra tergelak atas tatapan dingin dari hyesun. Pertama kalinya ahra mendapatkan tatapan tajam itu dari hyesun.

“Dia bukan hyesun” batin ahra

 

*****

 

Ahra berjalan gontai menuju kursi yang ada di dekat nya saat ini. Dia terlalu syok apa yang baru saja yang ia alami. Jessie menundukkan kepalanya melihat kakak dari majikannya.

“Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa dia bisa menjadi seperti itu?” tanya ahra.

“Maafkan saya” jawab jessie. Ahra menatap bingung jessie. Bukan itu jawaban yang diinginkan oleh ahra.

“Kau tidak ingin memberitahuku? Kau tidak lihat bagaimana keadaan hyesun. Aku merasa janggal, aku yakin ini bukan karena penyakit. Terakhir kali aku bertemu dengan nya 2 bulan yang lalu dia baik-baik saja” kata ahra sambil berpikir. “Katakan apa yang sebenarnya terjadi?” tanya ahra. Jessie menatap ahra bingung. “Katakan!”

“Memang benar nyonya tidak menderita penyakit apapun..” jessie menghentikan perkataan nya, ahra mendelik tajam jessie.

“Eiishh, katakan apa yang sebenarnya yang terjadi!” kata ahra geram.

“Sebenarnya menurut dokter kim, nyonya cho secara fisik sehat tetapi tidak secara kejiwaan nona, nyonya cho mengalami stress berat sehingga terkadang nyonya tidak memikirkan apa akibat atas yang diperbuatnya”

“Lalu penyebabnya? Apa karena tingkah konyol adik ku?” tanya ahra sarkatis. Jessie mengagnggukkan kepalanya. Ahra menghela nafasnya.

“Dimana cho kyuhyun sekarang?”

“Tuan cho sekarang berada di XHS nona, mengurus surat percepatan kelulusan nya.” Bagaimana bisa kyuhyun malah mengurus surat-surat itu daripada mengurus tunangan nya yang sedang diambang batas kewajaran? Cho Kyuhyun benar-benar!

“Aku tidak akan melakukan apa-apa. Aku rasa adik ipar memiliki rencana sendiri untuk masalah ini” kata ahra. Ahra pun berdiri dan segera meninggalkan rumah mewah milik adiknya yang masih berumur 18 tahun! Siapapun yang tahu, pasti tidak akan mempercayainya. Di umur 18 tahun kyuhyun sudah mengambil ahli perusahaan keluarganya ya walaupun masih sedikit dibantu dengan kakak nya. Dikarenakan memang kyuhyun dan ahra tidak mempunyai siapa-siapa lagi di dunia ini. Maka dari itu kyuhyun memutuskan untuk mengambil ahli Xina Corp sedangkan kakak nya mengambil ahli CHO GROUP.

 

*****

 

“Sendiri?” tanya changmin. Saat ini changmin, kyuhyun, donghae, hyukjae, minho dan jonghyun sedang duduk di kantin sekolah mereka mengobrol seolah tidak ada gangguan apapun walaupun pada kenyataan nya banyak siswa perempuan sekolah itu berteriak tertahan dan memotret mereka. Benar-benar seperti seorang idol.

“Maksudmu?” tanya kyuhyun sambil memasukkan bulgogi ke mulutnya.

“Tunanganmu bungsu!!” teriak hyukjae dan donghae serentak. Well, mereka memang seperti saudara kembar. Kyuhyun menghentikan acara makan nya dan melihat temannya yang juga sedang melihatnya dengan tatapan ingin tahu.

“Memang nya kenapa? Biasanya juga aku sekolah sendiri disini tanpa nya bukan?” kata kyuhyun santai dan mulai melanjutkan acara makannya. Astaga cho kyuhyun memang seperti tidak ada beban dihidupnya padahal dia sudah membuat wanita yang dicintainya nyars gila.

“MY GODNESS! Kyuhyun! Kau tahu tunanganmu itu baru masuk sekolah selama satu hari dan sudah 3 hari ini dia tidak masuk tanpa keterangan! Hey, dia tidak apa-apa bukan? Atau kau melakukan sesuatu yang membuat dia sakit atau malah tidur di rumah sakit?” tanya jonghyun, dan diaminin oleh seluruh teman yang lain nya.

“Bisakah kalian bersikap biasa saja! Dia milikku! Aku tahu apa yang aku lakukan! Dan kalian tidak berhak untuk mengkhawatirkan nya karena kalian bukan siapa-siapa” kata kyuhyun dan langsung berdiri meninggalkan teman-temannya dengan tatapan tidak percaya.

“He is like…” kata minho

“Psychopat!” lanjut donghae.

 

 

*****

 

Kyuhyun tergesa-gesa menuju mobil ferrari merah nya yang berada di parkiran sekolah setelah membaca pesan dari jessie. Seharusnya saat ini di harus mengikuti ujian mata pelajaran terkahirnya untuk kelulusan nya, dan dengan kekuasaanya kyuhyun menundanya pada saat ujian sedang berjalan.

 

Tuan, nyonya menghilang!

 

Dipikiran kyuhyun sekarang, bagaima bisa hyesun kabur dari rumahnya? Padahal kyuhyun sudah memperketat penjagaan 5 kali dari biasanya. Well, sepertinya dia melupakan bahwa tunangannya tersebut pandai dalam bertarung.

 

“SHIT!!”

 

 

 

-tbc-

 

 

Setiap ff yg di post oleh jhyosun13 di setiap part end akan di proteksi yaa^^

Ntr di kasih tau gmna cara dpat password nyaa^^

 

SALAM

JHYOSUN13

70 responses to “[SEQUEL] Set Me Free – Part 1

  1. Pingback: [EXTRA STORY-SMF] Camping? – by jhyosun13 | FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s