Secret Love

new

Title : Secret Love
Author : Cabbida
Cast : Naeun From Apink
Kai From EXO
Jinnie (OC)
Leght : Oneshot
Genre : Romace, School Life, Sad
Rated : PG-13
Words : 3.010
Note : FF ini sebelumnya udah pernah aku post di wp pribadi aku, pengerjaan FF ini cuma 4 jam loh hehehe dan ini FF pertama yang aku upload di sini hope u like this, Happy Reading!!

“ Apakah setiap orang berhak untuk mencintai?”

“ SON NAEUN !!!!” Teriak Kai sekuat tenaga (?)

“Diam Bodoh, 5 menit lagi” Balas gadis malas itu

“YA!! SEBENTAR LAGI KITA TELAT!, BANGUN DAN MANDI SEKARANG!” Teriak Kai lagi

“Andwae, 5 menit saja … ini masih pagi kim jong in” balas Naeun

“CEPAT MANDI ATAU AKU YANG MANDIKAN!” kata Kai

Tanpa ada teriakkan lagi Naeun langsung bangun dan lari ke kamar mandi
setelah 15 menit akhirnya ia keluar dengan berbalut handuk

“Yak! Apa yang kau lakukan? Apa kau sengaja mau menggodaku hah?” protes Kai setelah melihat Naeun hanya menggunakan Handuk

“Tadi aku tidak membawa pakaian dulu Bodoh, dasar yadong” jawab Naeun sambil mencari pakaiannya

Lalu Naeun pun segera mengganti pakaiannya, celana pandek dengan baju tanpa lengan bertuliskan “Wolf” berwarna pink

“Hei kenapa kau memakai pakaian seperti itu hah? Kau kira kita akan kemana?” protes kai lagi

“Dasar bawel sudahlah aku suka kebebasan, lalu bagaimana dengan mu ? bukankah sama saja_-“ Balas Naeun

NAEUN POV

Hai semua aku Naeun, dan dia Kim Jong In dan biasa dipanggil Kai.. Dia memang sangat bawel seperti yeoja tapi dia tetap sahabatku hahaha dan dia sangat peduli padaku, apapun yang terjadi dia selalu bersamaku itu alasanku menyukainya.

Oops aku keceplosan, pokoknya kalian semua memegang rahasia besarku, Ingat jangan pernah bocorkan ini pada siapapun termasuk tetanggamu(?)

“Naeun-ah kajja” kata Kai lagi dengan muka kesal
Ya aku tau dia benar2 kesal sekarang, haha kenapa tidak aku seorang yeoja yang bisa dibilang lambat dari segimanapun tapi tidak saat makan ahhah

“iya bawel” jawabku

Hari ini kami akan ke Pantai untuk jalan2 karena sedang liburan musim panas, ini rencana darinya setelah pertengkaran keributan berakhir mufakat.

Sepanjang perjalanan aku dapat melihat indahnya alam, dan anginnya sangat segar tidak seperti di kota yang begitu banyak polusi… aku suka disini

“Hei apa kau suka disini” Kata Kai memulai percakapan
Apa dia peramal? Bagaimana ia bisa membaca pikiranku

“Ani, disini biasa2 saja .. aku lebih suka di kota yang penuh fashion” jawabku berbohong

“Jangan berbohong dengan ekspresi seperti itu Bodoh, kelihatan sekali kau sedang berbohong hahaha” Balasnya dengan tertawa

“Sudahlah, perhatikan saja jalanan” Kataku mengalihkan pembicaraan dan menatap lagi kearah jendela karna aku tahu mukaku mulai memanas

Tidak terasa setelah 2 jam perjalanan kami telah sampai

KAI POV

“WOAH!! Akhirnya kita sampai!!” Sorak gadis pemalas itu

“ katanya tadi tidak suka disini” Balasku

“ Aku tidak bilang aku tidak suka aku bilang ‘aku lebih suka tempat fashion’ “ jawabnya lagi

Yeah dia adalah gadis yang pintar mencari alasan. Oh iya aku belum memperkenalkan diriku
Hai semua aku Kai atau Kim Jong In aku adalah sahabat gadis malas itu, Son Naeun dia sangat menyebalkan dan manja. Setiap hari aku membangunkannya, menemaninya kemanapun. Itu semua kulakukan karna aku sudah menganggapnya adik sendiri. Kami berdua adalah anak yang sendiri, Orangtua kami adalah teman dan kami sudah mengenal sejak kecil, karna kesibukkan orangtua kami setiap hari aku dan Naeun bermain bersama dan melupakan kesedihan kami. Bisa dikatakan Aku membutuhkan dia dan dia sangat membutuhkanku. Aku ingat sekali saat aku sakit tidak ada yang menemaninya hingga ia selalu menangis dan menyuruhku cepat sembuh

AUTHOR POV

Mereka berdua kemudian bermain air dan berjalan2 di tepi pantai

“Kai sini” panggil Naeun

“Apa?” kata Kai menghampiri Naeun

“Ayo kita mengambil gambar” kata Naeun sambil mengeluarkan Handphonenya

“Tidak, aku tidak suka” kata Kai

“Andwae !! sekali saja” kata Naeun sambil mengeluarkan poutnya

“Arraso arraso” balas kai kemudian

Mereka pun melakukan kesibukkannya sendiri, lalu karena bosan Kai pergi ke arah laut dan berjalan begitu jauh, Naeun yang tidak menyadarinya lalu mencari Kai dan sekarang Cuma kepala Kai yg tersisa

“YAK!!! KENAPA KAU KESANA KAI??” Teriak Naeun takut Kai tenggelam

Naeun pun terus berteriak tapi tidak ada sahutan sedangkan yang disana sudah tidak terlihat lagi kepalanya /? Karena Naeun adalah perenang yang bisa dibilang handal, Naeun pun berenang dan mencari Kai, setelah 10 menit akhirnya Naeun berhasil menemukan Kai dan membawanya ke tepi pantai

“YA!!! Pabo cepat bangun, jangan membuatku takut”
Tak ada jawaban, hanya terdengar suara angin pantai …

“KAII” kata Naeun lagi
Lalu Naeun pun menekan dada Kai dan melakukan pertolongan pertama dengan nafas buatan
Berkali-kali ia menyalurkan nafas dari mulutnya ke Kai tapi Kai tetap tidak sadar

NAEUN POV

Apa yang harus kulakukan, aku sudah berkali2 memberinya nafas tapi ia tidak sadar juga, aku sudah mengecek nadinya dan dia masih hidup, Kai tolong Jangan buat aku takut …
Baiklah ini yang terakhir setelah ini mungkin aku akan gila jika tidak mendapati mu membuka mata

“ satu dua tiga” hitungan memompa dan naeun pun menempelkan mulutnya dan menyalurkan nafasnya
Lama sekali hingga …..

“HAHAHAHA” terdengar suara tertawa khas seorang yang menyebalkan

“Kau harus lihat ekspresimu tadi” kata Kai lagi

Aku senang ia masih hidup

“Kau … Kau membohongiku?” kataku padanya

“Yak son naeun aku tidak akan mati, aku bisa berenang “ kata Kai
“Kau jahat” kata ku lagi dengan mata berkaca-kaca, sejujurnya aku sangat senang dia masih hidup

“Hahahah kau begitu lucu Naeun-ah, pasti yang tadi itu ciuman pertama mu haha” Katanya sambil tertawa lagi

“Sialan” umpat ku dalam hati

“Kau …” aku pun akhirnya menangis dan menundukkan kepalaku

Aku kira ia akan mati tadi, aku begitu takut kehilangan dia … dia orang yang selalu ada untukku hanya dia. Aku tidak mau dia pergi , mungkin jika ia mati tadi aku bisa saja menjadi gila sesaat dan menenggelamkan diriku di laut juga agar kami bisa bersama

“Yak Naeun-ah kenapa kau menangis aku hanya bercanda tadi” katanya sambil mengguncang tubuhku

“Kau bodoh aku kira kau akan mati tadi” Jawabku sambil menangis

“Tapi sekarang aku masih hidup bukan, ayolah jangan menangis” katanya lagi

“Sudahlah ayo pulang, Jangan pernah membawaku ke pantai lagi “ kataku berdiri dan berjalan ke arah mobil

KAI POV

Lihat dia, setakut itukah kehilanganku … oh Kai kau beruntung memiliki teman seperti dia
Aku pun segera mengejarnya dan memelukknya dari depan

“YA uljima, aku berjanji tidak akan bercanda seperti itu lagi, dan maafkan aku ne?” kataku

“Siapa bilang aku menangis, aku tidak menangis” Jawabnya dingin

“Jangan berbohong, lihat matamu bahkan masih merah” Balasku
“Geure aku mengangis, Kau bodoh Kai . Bagaimana jika aku tidak bisa membawamu kepantai tadi.. bisa saja kau mati karna candaan bodohmu” Jawabnya dengan nada serius sambil menatap mataku

Begitu sendu dan dapat kulihat raut kecemasan darinya

“aku bisa berenang Naeun, jika kau tidak dapat menyelamatkanku maka aku yang akan menyelamatkanmu” kataku menjawabnya

“Tapi tetap saja” katanya terputus

“Sudahlah lupakan, lain kali jika kau ingin ke pantai dan seperti itu lagi ajaklah orang lain atau pacarmu” katanya lalu kembali berjalan ke arah mobil

“geure akan kulakukan sesuai permintaanmu nona” jawabku seadanya

Setelah itu kami berganti baju dan kembali ke Seoul
Selama perjalanan aku menatapnya yang masih terdiam sambil sesekali melihat ke arah jendela

“Naeun-ah apa kau masih marah?”

“Ani”

“Tapi sepertinya kau masih marah”

“jangan bicara padaku sebelum kita sampai dirumah”

“Tapi maafkan aku dulu”

“Perhatikan saja jalanmu, aku tidak mau mati konyol sepertimu tadi kai” ucapnya lagi dengan nada dingin

AUTHOR POV

Sekarang kedua anak muda itu sampai dan Naeun pun segera naik ke kamarnya

“Dia masih marah rupanya, haruskah aku buatkan coklat panas?” gumam kai lalu segera ke dapur dan membuatkan coklat panas untuk naeun

Setelah Kai pun langsung berjalan ke kamar Naeun

“Naeun-ah aku masuk” kata Kai
Setibanya di dalam Kai menemukan Naeun sedang mengotak-atik komputernya , dia sedang menulis diary dalam bentuk cerita rupanya

“YA berhenti marah dan jangan acuhkan keberadaanku, aku bukan jin atau setan yang patut diacuhkan” kata kai akhirnya

“kenapa kau datang ke kamarku?” kata Naeun kemudian

“aku ingin memberikan ini” kata kai menyerahkan coklat panas

“Gomawo” kata Naeun kemudian

“Hanya itu?” Tanya Kai

“Lalu apalagi?” jawab naeun bingung

“Sudahlah lupakan” kata Kai lalu berbalik dan berjalan ke arah Pintu

Lalu Naeunpun membalikkan badannya dan menghadap komputernya lagi

BRUK

Suara sesuatu sejatuh, langsung Naeun melihat Kai terjatuh dan segera menghampirinya

“Yak kau kenapa, jangan berakting lagi bodoh aku tidak akan tertipu kali ini” kata Naeun

Tidak ada jawaban

“Dia demam dan masuk angin” Kata Naeun setelah memegang kening Kai

“Dasar bodoh, bercanda hingga sakit seperti ini” Kata Naeun lalu membopong Kai ke kasurnya

Setelah itu Naeun pun merawat Kai hingga terjaga dan tidak tidur semalam

05.00 AM

“Demamnya sudah turun, sepertinya aku bisa tertidur beberapa jam” kata Naeun lagi
Lalu Naeunpun akhirnya terlelap begitu saja karena kelelahan

07.00 AM

Kai terbangun dan mendapati bahwa Naeun tertidur di sampingnya

“Sepertinya dia sudah memaafkanku” kata Kai tersenyum dan segera bangun, tapi tiba2 kepalanya pusing

“ahh kenapa kepalaku pusing “ erangnya

“Ya kau sudah bangun?” kata Naeun terbangun karna erangan Kai

“Kau sakit dimana eoh? Apa kepalamu sakit? Changkaman aku ambilkan obat” kata Naeun beranjak

“Jangan pergi, aku hanya pusing sedikit” kata Kai setelah menarik tangan Naeun
Lalu Kai duduk di pinggiran tempat tidur dan menghadap Naeun

“Ah wae?” tanya Naeun karna kesal dengan tatapan aneh Kai

“Apa kau sudah memaafkanku?” Tanya Kai dengan raut memohon

“Ajik (belum)” Jawab Naeun tegas namun sesungguhnya ia menahan ketawa

“Yaa ayolah Naeunie ku yang cantik bak bidadari tolong maafkan aku, aku berjanji tidak mengulanginnya lagi eoh?” mohon Kai

“Ani, Aku akan memaafkanmu setelah kau sembuh. Jadi cepatlah sembuh dan aku akan memaafkanmu” kata Naeun kemudian pergi sama seperti dulu tapi bedanya dia tidak lagi menangis, naeunku sudah besar rupanya

“Yaa kau mau kemana?”
“Ke dapur! Apa kau tidak lapar?” kata Naeun kemudian
Setelah hari itu persahabatan mereka terus berlangsung, begitu banyak kenangan yang sangat indah dan menyenangkan diantara mereka berdua hingga suatu hari di sekolah mereka

“Anak2 hari ini kita kedatangan murid baru dari hokaido” kata lee saem

“YESSS” kata namja2 dikelas karna murid baru tersebut seorang yeoja berparaskan dewi

“Hei kenapa kau tidak berteriak senang seperti namja lain?” kata Naeun menyenggol Kai yang duduk disebelahnya

“Kau tahu sendiri aku tidak tertarik Naeun-shi” kata Kai

“Baiklah kau boleh duduk disebelah Kai karna Kai ketua kelas dan dia akan menjelaskan tetang sekolah kepadamu “ kata lee saem

“mwo?” lontar Kai dan Naeun bersamaan

“Apanya yang Mwo?” kata Lee saem

“Kalian keberatan kalau jinnie duduk di samping kai” kata saem lagi
Merekapun terdiam dan saling menatap

“Hanya sampai aku selesai mengenalkan sekolah kan saem?” kata Kai

“Kalau itu terserah kalian saja” kata Saem

Lalu anak baru bernama jinnie itupun duduk di sebelah Kai dan Naeun duduk disebelah Minhyuk yang notabene seseorang yang menyukai Naeun
Ia menyukai Naeun semenjak smp tetapi tidak pernah mengungkapkannya karna malu

“Annyeong minhyuk-shi” sapa Naeun kemudian

“Ahh an-annyeong” kata minhyuk gugup

“Kau tidak keberatan aku duduk disini bukan Minhyuk-shi?” kata Naeun lagi

“Malahan aku senang, eh maksudnya aku senang bisa duduk denganmu heheh oh iya jangan panggil aku dengan embel2 itu “ kata Minhyuk

“Hmm .. baiklah aku akan memanggilmu Minhyuk saja “ Kata Naeun

“Geure”
Lalu merekapun fokus pada pelajaran

Ting teng *jam istirahat

“Naeun-ah mianhae aku harus mengatarkan dia mengenalkan sekolah sebentar” kata Kai

“Arraso, fighting!!!” kata Naeun dengan muka senang walaupun aslinya dia merasa sedikit ehm sedih … bayangkan saja setiap hari kau sudah terbiasa dengan seseorang tapi orang tersebut tiba tiba tidak ada

“Sudahlah Naeun-ah ini hanya beberapa hari” batin naeun
Setelah itu sudah sebulan tetapi Jinnie tetap duduk bersama Kai

“Heh pesek, apa aku tidak bisa duduk denganmu lagi?” tanya Naeun saat jam istirahat

“tidak untuk saat ini” Kata Kai

“Wae?” Kata Naeun

“Bahasnya Nanti saja aku sedang sibuk” kata Kai

Semenjak saat itu Naeun sudah jarang bersama Kai bahkan Kai sekarang sangat sibuk dengan kegiatannya sendiri dan jarang menemani naeun, setiap kali Naeun mengiriminya pesan dari Line.
Kai akan lama membalasnya atau hanya membacanya saja

Tepat setelah 2 bulan hal itu terjadi saat Naeun ulang tahun

Son Naeun: Kai kau tidak lupa ini hari apa bukan? Aku mengundangmu untuk datang ke rumahku malam ini

10 menit kemudian
Kai: hah? Emang ini hari apa, aku tidak berjanji bisa datang .. aku benar2 sibuk mianhae
Ya waktu tercepat selama beberapa bulan ini adalah 5 mnt dan sekarang 10 menit
Son Naeun: Arraso .. aku akan menunggumu

Tidak ada balasan

“Sepertinya aku harus mengundang minhyuk mengingat dia sudah baik padaku selama ini” gumam naeun sambil memainkan Handphonenya
Son Naeun: Minhyuk-a bisakah Kau datang kerumahku ?

Minhyuk :Hm sepertinya bisa, ada acara apa?
“Wah cepat sekali ” gumam naeun

Son Naeun: ulang tahunku, kau lupa atau tidak tahu? Datang jam 7 ya
Minhyuk: Naeun-ah mianhae aku tidak janji akan datang karna aku sedang part-time
Son Naeun: arraso

NAEUN POV

Menyebalkan ..
tidak ada kepastian, tidak ada kado, tidak ada yang memberiku selamat … kenapa harus terjadi pada hari ini, tapi beruntung masih ada orangtuaku malam ini haha meraka baru pulang

PRANGG

“Suara apa itu sepertinya dari dapur”
Setelah itu aku datang ke dapur dan melihat apa yang terjadi ..
piring pecah ..

“bibi kim tolong bantu aku membereskan ini” panggilku

“Ne aggashi” setelah bibi datang
Lalu aku pun melangkahkan diriku ke kamar dan bersiap

Setelah selesai berdandan dan menggunakan baju yang terkesan sederhana tapi cantik aku pun turun tapi tiba2 aku mendengar suara teriakkan dari kamar ayah dan ibu

“ada apa ini?” kataku lalu menghampiri kamar ayah dan ibu

Aku pun membuka pintu sedikit dan aku lihat mereka sedang bertengkar tentang masalah berselingkuh. Rasanya aku ingin menangis dan segera aku lari dan keluar dari rumah dengan tas kecil yang sudah aku siapkan dengan berisi kan handphone dan uang. Jangan bertanya kenapa aku mempersiapkannya, aku berpikir setelah ini aku akan berpergian sebentar dan tentu saja aku harus membawa dompet dan handphone

Aku berlari dan terus berlari seperti dikejar sesuatu … aku takut sekarang, aku merasa sendiri …

“Son Naeun kau gadis kuat, kau bisa hadapi ini semua kau masih mempunyai Kai” kataku menguatkan diri sendiri

Tiba- tiba handphone Naeun berbunyi, naeunpun berhenti berlari dan membuka handphonenya

Kai: Mian Naeun aku tidak bisa datang, aku punya acara yang lebih penting
Ini sudah jam 8 dan dia baru membalas pesanku, oh kai apa kau sungguh melupakan hari ulang tahunku? Aku kecewa padamu
Tak terasa aku sampai disebuah taman dan aku menemukan bangku kosong, lalu akupun duduk kulihat dikiri kananku terdapat pasangan sedangkan aku sendiri

“seandainya kai ada disini” aku berbicara pada diri sendiri

“ahh geure? Itu hal yang menyenangkan ahahha” terdengar suara yang sangatku kenal, saat aku menoleh ke samping aku melihat kai dan seorang yeoja

“Jinnie? Kai? Untuk apa mereka kemari ? apa ini yang ia bilang penting? “ kata ku tak terasa mataku kini berkaca2 segera aku kirimkan pesan singkat pada kai

Son Naeun: Kai kau dimana?
setelah itu aku melihat ke arah mereka, terlihat Kai hanya melihat ke layar hpnya tanpa membuka pesan dariku

Son Naeun: Kai aku membutuhkanmu sekarang?
kirimku lagi dan kemabli melihat pada mereka, ia melakukan hal yang sama

Aku kecewa dan sedih, disaat aku dalam keadaan yang sangat sulit sekarang tidak ada satu orang pun yang bersama dengan ku, pada akhirnya aku hanyalah sampah. Aku pun memberanikan diriku dan mengirim pesan lagi dan menghampiri mereka, tepat ketika pesanku masuk aku ada di depan kai

Aku menatapnya dengan wajah tidak percaya lalu pergi
Son Naeun: Apa ini hal pentingmu? Apa datang ke acara ulang tahunku tidak penting, bahkan kau bisa datang 10 mnt saja tidak bahkan kau bisa datang mengetuk pintu dan mengucapkan salam setelah itu pergi lagi, itu tidak masalah, tapi kenapa kau membohongiku? Apa aku terlalu manja padamu hingga kau muak? Geure mulai sekarang kau bebas, anggap saja kita tidak saling mengenal dan juga terimakasih karna sudah mengacukan pesanku
Aku berlari dan pulang kerumah seperti tidak terjadi sesuatu, aku bahkan menahan tangis ku, ntah kapan air itu mengalir akupun tidak tahu …
Di rumah aku disambut oleh ibu dan ayah ang juga berpura2 tidak terjadi sesuatu.
Kalian tahu aku mulai muak sekarang

Seminggu kemudian disekolah
“ ikut aku” setelah aku bertemu dengan kai tepat di gerbang sekolah
Ia menarikku ke arah gudang, tanganku sangat perih, setelah sampai ia menghempas tanganku

“Kenapa kau membawaku kesini?” tanyaku

“Aku yang harusnya bertanya, kenapa kau membully Jinnie hah?” Tanya Kai dengan nada marah

“ membully? Apa maksudmu?” tanyaku tidak percaya atas tuduhan yang ia lontarkan

“Jangan berpura2 tidak tahu, pasti kau yang membullynya bukan? Aku tahu kau marah padaku karna mengacuhkanmu selama 3 bulan, membohongimu bahkan lupa akan hari ulang tahunmu, tapi apa salah Jinnie kenapa kau membullynya?” Tuduhnya lagi aku benar2 akan menangis sekarang

“neo .. aku aku tidak pernah memperlakukannya dengan buruk, bahkan aku selalu diacuhkannya saat menyapanya” kata ku membela diri

PLAKK

“kau bahkan menuduhnya sekarang, sudahlah jangan mencari alasan, aku kenal dirimu kau pintar mencari alasan, sudahlah aku lelah dengamu” kata kai setelah menampar pelan pipiku

Begitu sakit aku pun terjatuh dan menangis

“ Mulai sekarang jangan pernah hubungi aku dan meminta bantuanku” kata Kai lalu pergi meninggalkan ku

Tanggisku semakin keras dan setelah satu jam menangis aku pun pulang
sesampai di rumah aku membuka laptopku dan menulis cerita tetang apa yang terjadi

AUTHOR POV

“Yeobseo, eomma aku akan menyusulmu, aku akan bersekolah di Amerika “ kata naeun pada eommanya karna 3 hari yang lalu ibunya berangkat ke Amerika sendiri dalam waktu yang cukup panjang mengingat masalah terakhir kali

“Lihat akhirnya kau mau juga bukan” kata eomma

cepat urusi kepindahmu dan berangkat ne nanti eomma jemput” kata eomma lagi

“arraso eomma”

Keesokan harinya aku datang dan menemui minhyuk

“Minhyuk-ah” kata Naeun

“eoh ? Naeun? Kenapa kau tidak sekolah? Apa benar rumor tentang kau yang bertengkar dengan kai karna kau membully jinnie” tanya minhyuk pada naeun

“Apa gosip itu menyebar? Haha apa aku yang disalahkan disini” jawab naeun sembari tersenyum

“apa rumor itu benar naeun-ah/?” tanya minhyuk lagi

“aku tidak bisa menjawabmu, percayalah apa yang kau percayai minhyuk” kata naeun lalu segera pergi ke kantor

Sebenarnya aku ingin menceritakan segalanya tetapi sudah tidak ada yang percaya padaku, tidak ada harapan lagi sepertinya aku memang harus pergi …

“saem aku ingin pindah ke Amerika menyusul eommaku” kata ku kemudian

“wae? Apa karna pembullyan itu naeun?” tanya saem

“aniya, saem sebenarnya rumor itu tidak benar aku punya buktinya, hari itu aku melihat sendiri pembullyan itu dan merekamnya tetapi aku belum menyerahkannya karna aku selalu takut karna diancam, tapi aku malah dituduh sebagai pembullynya” kataku lalu menyerahkan usb berisi video
“ apa benar ini bukan rencanamu naeun?” kata kepala sekolah yang tiba2 muncul

“aku tidak berbohong, aku bahkan berani bersumpah sekarang” kataku lagi

Lalu setelah 3 hari aku pun terbukti tidak bersalah dan aku diberikan surat pindah …

“ geure sekarang aku akan pergi meninggalkan segalanya disini … bahkan cintaku belum aku sampaikan” gumam gadis itu saat dibandara

“Semua orang berhak mencintai dan dicintai. Semua cinta itu sama yang membedakannya adalah apakah cintamu terbalas atau tidak”

THE END

Gimana ceritanya ? RCL yaaa
menurut aku di bagian endingnya terlalu cepat ya, ya ga sih ?
Sekali lagi jangan lupan kasi kritik dan saran ya kalau komentarnya bagus aku berencana jadiin FF Series

13 responses to “Secret Love

  1. Wahhh..berasa ngebut bgt q bacanya
    …..sbnernya bgus lo..tp kecepetan q rasa.endingnya jg gantung.gmn klo dksih sequel thor…kasian naeun…

    • wkwkw emang tujuannya dicepetin kalo ga cepet bukan oneshoot hehe buat sequel aku belom pikirin kayanya ga bisa deh aku uga bingung sama kelanjutannya hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s