(PROLOG – Chapter 1) Faith of Love

Tittle                                     :               Faith of Love (PROLOG-CHAPTER 1)

Author                                  :               bubblehazel88

Length                                  :               Chapter

Genre                                   :               School Life, Romance, Family, Friendship

Rating                                   :               PG-15

Main Cast                            :               Park Min Mi (OC)

                                                                Oh Sehun

                                                                Kim Jongin

                                                                Xi Luhan

Additional Cast                 :               Park Chanyeol

                                                                Seo Yoon Ha (OC)

                                                                Dan temuin sendiri ya :p

Disclaimer                          :               Aku baru upload di wattpad ku, unamenya bubblehazel88 (di follow dan diramein juga ya wattpadku:p aku gak gigit kok hihi) dan baru upload di sini aja ^^ 

-HAPPY READING!^^-

WARNING!!! Typo bertebaran di mana-mana^^
 

Apakah kamu percaya tentang sebuah kebetulan? 

Atau kamu lebih percaya itulah sebuah takdir? 

Atau kamu lebih percaya itulah rencana Tuhan?

Percayalah apa yang ingin kamu percayai.

Sebab inilah cinta.

Ada karena sebuah kebetulan.
Ada karena sebuah takdir.
Dan ada karena sudah direncakan Tuhan.

**

Minmi POV

“Ya! Park Min Mi. Ireona! Ini sudah pagi. Dan kamu belum siap-siap hah?”

“Hm”

Ya aku tahu pemilik suara itu. Siapa lagi kalau bukan eomma. Sungguh mengganggu mimpi indahku saja.

“Ya!! Minmi yaaa!” Terdengar teriakan yang sangat mengganggu telingaku. Membuat gendang telingaku seakan-akan ingin pecah. Dan gedoran pintu yang seakan-akan ingin rubuh dan hancur.

Arraseo arraseo. Aku sudah bangun. Jangan menggangguku lagi.”

Sungguh mengganggu pagiku yang indah.

————

Annyeong!

Kenalkan. Aku Park Min Mi.

Park adalah marga dari ayahku.

Min yang berarti kecerdasan.

Dan mi yang berarti cantik.

Ya entahlah.
Mungkin kedua orang tuaku menginginkan aku menjadi anak yang cantik dan cerdas.

Aku tidak pernah merasa aku cantik dan cerdas. Tapi orang lainlah yang mengatakan seperti itu.

Author POV

07:15 KST

Minmi menguncir asal rambutnya menjadi ponytail, dan bergegas turun ke bawah. Menuruni anak tangga dan sampai di ruang makan.

Lalu ia mengambil segelas susu, meneguk sampai setengah gelas dan menaruhnya lagi di meja.

Eomma, appa, aku pergi dulu.”

“Minmi-ya, makan dulu rotimu nak.”

“Nanti saja eomma, aku bisa makan di sekolah. Ini hari pertamaku, dan aku tidak ingin telat.”

“Aish, anak ini. Hati-hati sayang.”

Minmi berlari kecil dan sampai di halte dengan nafas yang terengah-engah dan langsung menaiki bus yang kebetulan sudah berada di depan halte.

Akankah hari ini berjalan lancar? Batinnya.

Minmi POV

At SOPA High School

Aku sudah sampai di depan gedung megah ini. School of Performing Art Seoul Hig School. Gedung bernuansa coklat ini adalah sekolah impian setiap remaja yang ingin menggapai cita-citanya dalam industri musik.

Siapa yang tidak tahu Krystal F(X)? Atau Suzy Miss A? Atau siapa juga yang tidak tahu Kai? Ya, model berkulit tan sexy dan sangat terkenal itu. Mereka juga bersekolah di sini. Tapi mungkin akan jarang dilihat karena kesibukan mereka sebagai artist yang selalu mengganggu waktu bersekolah mereka.

BRUKK

“Argh” aku terjatuh dan melukai sedikit lututku.

“Siapa suruh menghalangi jalanku?”

Mwo?! Dia yang salah namun dia yang marah? Hahahaha. Sungguh keterlaluan. Namja tidak tahu diri.

“Ya! Kau yang menabrakku dan sekarang kau yang marah? Namja tidak tahu diri.”

“Tidak tahu diri? Hey. Lihat. Siapa yang menghalangi jalanku di sini? Bukannya kau? Dan harusnya kau yang minta maaf bukan kau yang marah padaku. Menghinaku dengan sebutan tidak tahu diri. Dasar yeoja gila.”

Mwo?! Gila? Ah jinjja.

Apa? Setelah dia menghinaku dengan sebutan yeoja gila, dia meninggalkanku begitu saja? Dasar namja cempreng.

Author POV

Minmi berjalan melewati koridor sekolah, mencari kelas XI-A.

XI? Mengapa kelas 11? Ya, karena Minmi adalah pindahan dari USA. Minmi pindah ke Seoul karena pekerjaan appa-nya yang ditugaskan kembali di Seoul.

Park Min Mi. Seorang yeoja yang belum genap berusia 17 tahun.
Memiliki tinggi 168, berpostur cukup ideal dengan berat 52kg. Mungkin kurang cukup menjadi model. Maka dari itu, harapannya menjadi model dibuang jauh-jauh. Karena ia tidak terlalu suka berada di depan blitz kamera.

Park Min Mi memiliki rambut hitam bergelombang yang menjuntai indah sampai pinggangnya, berponi tipis kedepan yang membuat dahi yang (agak) sedikit lebar tertutupi. Berwajah chubby, bermata bulat dan memiliki bulu mata yang cukup lentik. Berhidung minimalis dan tidak terlalu mancung.
Juga memiliki bibir kecil yang berwarna pink alami tanpa menggunakan produk bibir apapun.

Mungkin itu sekilas dari fisik Minmi.

Untuk sifat?

Hmm. Cukup sulit mendeskripsikan yeoja yang satu ini.
Untuk kepribadian, hm.
Tomboy? Bisa jadi.
Girly? Bisa jadi.
Entahlah. Dia melakukan apapun sesuka hatinya.

Untuk sikapnya.
Bisa dibilang sangat manja? Ya. Sangat.
Tapi dewasa? Ya.
Namun kadang kekanak-kanakan? Ya. Tentu.

Park Min Mi adalah anak kedua dari Park Joon Ho dan Song(yang berubah menjadi Park setelah menikah dengan appa) Eun Hye.

Minmi memiliki seorang kakak bernama Park Chanyeol. Tidak asing bukan? Ya tentu. Kakaknya adalah seorang musisi band naungan SM Entertaiment. Dia mengambil posisi guitarist.

Park Chanyeol.
Dia hanya beda 1 tahun dengan Minmi. Sekarang dia berada di kelas XII. Menjadi sunbae adiknya sendiri di SOPA High School.

Selama orang tua dan adiknya berada di USA, Chanyeol yang sering dipanggil Chan oppa oleh adiknya, tinggal di apartement bersama dengan Luhan –sahabat terbaiknya, seorang artist di bawah naungan SM Entertaiment– dan bersama seorang namja yang juga artist di bawah naungan SM Entertaiment.

Minmi POV

Sangat sulit hanya mencari kelas ini.
Aku masuk kelas XI-A. Kelas yang berisi anak-anak yang berbakat lebih tinggi dibanding anak-anak di kelas lain.

Betapa luasnya sekolah ini. Hanya mencari satu kelas saja sangat sulit.

BRUKK

Aku jatuh kedua kalinya hari ini. Namun yang menabrakku kali ini berbeda.

Mianhae, aku tidak sengaja.”

Gwenchanayo.” aku merapihkan rokku dan bajuku.

Chonun Seo Yoon Ha imnida.”

Gadis ini menjulurkan tangan kanannya. Mengajakku bersalaman.

Chonun Park Min Mi imnida.” Aku tersenyum pada gadis berparas manis ini.

“Minmi-ya, kamu berada di kelas mana?”

“Ah, aku di kelas XI-A. How ’bout you?

Jinjja?! Aku juga di kelas XI-A! Apakah ini takdir? Jangan-jangan kita akan menjadi sahabat di sini.”

Gadis ini tersenyum sangat manis.

“Mungkin? Hahaha”

“Ngomong-ngomong, bahasa inggrismu terdengar fasih.”

“Hmm, mungkin 10 tahun tinggal di USA yang membuat bahasa inggrisku fasih.”

“Woah daebbak. Kamu tinggal di USA 10 tahun?”

“Begitulah. Kamu tau kelas kita dimana?”

“Ikut aku!”

Yoonha menarik tanganku dan membawaku ke kelas kami. Ya kelas kami. Karena secara kebetulan kami sekelas. Entahlah. Entah itu kebetulan atau takdir. Aku belum mempunyai teman di sini. Dan sepertinya Yoonha juga belum mempunyai teman di sini.

“Minmi-ya. Mau bercerita tentang diri kita masing-masingkah?”

“Boleh.”

Arra. Aku duluan. Aku pindahan dari Busan High School. Aku pindah karena appa sekarang bekerja di Seoul. Kalau kamu?”

“Sama sepertimu. Appa pindah ke Seoul karena dia dipindah tugaskan lagi di sini.”

“Mengapa kamu memilih SOPA High School?”

“Karena oppa-ku juga bersekolah di sini.”

“Ah jinjja? Kalau aku, karena aku suka dengan satu namja di sini.”

“Woah, benarkah? Kamu memilih sekolah di sini karena kamu menyukai seorang namja yang bersekolah di sini juga?”

“Ya! Aku menyukainya sejak lama. Sangat menyukainya.”

“Nuguuu?! Tell me about him! Siapa dia?”

“Nanti kamu juga tahu, siapa dia.”

“Yoonha-ya. Kamu buat aku penasaran saja.”

Author POV

Bel sekolah telah berbunyi. Tanda pelajaran akan segera dimulai. Seonsaengnim masuk dan memperkenalkan diri.

“Selamat siang anak-anak. Selamat datang para siswa baru maupun lanjutan dari kelas X. Perkenalkan nama saya Lee Hong Yoon. Saya akan menjadi wali kelas kalian selama satu tahun ke depan, dan menjadi guru matematika kalian.”

“Wajah Lee Seonsaengnim masih muda dan tampan ya.” Bisik Yoonha pada Minmi.

“Iya. Sepertinya dia baik dan ramah. Hahaha.” Jawab Minmi pada Yoonha.

“Ya! 2 yeoja di sana. Kalian tidak menghargai saya dalam hal berbicara?”

“Sepertinya dugaanku salah.” Bisik Minmi pada Yoonha.

Klekk

Terdengar suara pintu terbuka. Dan seorang namja berparas tampan, berambut hitam dan berkulit sangat putih. Tinggi dan mempunyai garis rahang yang tegas.

Joesonghamniida. Saya terlambat.”

Gwenchanayo Sehun-ah. Perkenalkan dirimu di sini.” Jawab Lee Seonsaengnim lembut.

“Aneh. Kenapa dia baik sekali pada namja itu? Cih, kita hanya berbicara sebentar saja dia malah menegur kita. Namja itu terlambat dan tidak menetuk pintu saja, diperlakukan sangat lembut.” Minmi terus menggerutu.

“Kamu tidak tahu? Aku yang murid baru juga saja tahu. Dia Oh Sehun! Namja terpopuler di sini. Dia anak dari pemilik SOPA High School.”

“Ahh, jadi begitu. Mentang-mentang dia anak pemilik sekolah ini, dia bisa berbuat seenaknya dan tetap dihormati? Cih tidak berguna.”

Chonun Oh Sehun imnida.”

Lalu Sehun langsung berjalan tanpa basa-basi atau mengucapkan terimakasih terlebih dahulu kepada Lee Seonsaengnim.

Sepertinya aku mengenal dia.
AH! YA! Aku ingat. Dia yang menabrakku dan memanggilku dengan sebutan yeoja gila.
Kali ini aku akan balas dendam. Batin Minmi.

Sehun berjalan menuju tempat duduknya tepat di sebelah Minmi.
Dan Minmi mencari akal dan….

BRUKKK

Sehun jatuh karena kaki Minmi yang sengaja menyelengkat Sehun.

Sehun berdiri dan berteriak.

“YAAA! APA YANG KAU LAKUKAN HAH?”

“Aahh! Aku tau kau. Yeoja gila yang menghalangiku jalan tadi kan? Maumu apa hah? Kenapa kau di sini?”

“Berhenti memanggilku yeoja gila! Dasar namja cempreng tidak tahu diri!”

“YAA! Berhenti!” Teriak Lee Seonsaengnim.

Sam, dia menyelengkatku hingga aku terjatuh.”

“Anni, Sam! Dia menabrakku hingga aku terjatuh tadi pagi. Ini lukaku.” Lalu Minmi menunjukkan luka pada lututnya.

“Berhenti dan duduk di tempat masing-masing. Atau kalian akan saya bawa ke ruang konseling!”

Lalu Sehun dan Minmi duduk, dan saling menggerutu satu sama lain.

Sehun sungguh tidak terima dibuat malu di hadapan anak kelasnya.

Sehun bertekad membuat yeoja gila ini menderita dan pindah sekolah. Ya. Sungguh bertekad.

Minmi POV

At Canteen

Mwoya?! Dasar namja tidak tahu diri. Kenapa aku harus sekelas dengannya? Ah aku bisa gila.”

“Sekelas dengan namja tampan seperti Sehun, kurasa suatu keberuntungan.”

“Yoonha-ya! Jangan-jangan kau sudah gila hah?”

“Katanya kau penasaran siapa namja yang membuatku ingin masuk sini?

“Siapa?”
“Ah! Jangan bilang….”

“Yap! Tepat sekali pikiranmu Minmi.”

Jinjja……

Tiba-tiba aku merasakan ada yang menumpahiku segelas minuman dari atas rambutku.

Aku menoleh ke belakang dan…..

NEO?!!!!”

TO BE CONTINUE

Author’s note                    :               Ini ff aku yang pertama baru berani di upload dan baru belajar nulis, jadi bantu aku juga ya dengan kritikan juga saran dari kalian^^

8 responses to “(PROLOG – Chapter 1) Faith of Love

  1. minmi fighting, balas dendam adalah hal yg plng menyenangkan di dunia ini……hahaha #jadiserem ._.”
    gk keliatan ada typo kok.
    d tunggu next chapternya thor!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s