Suddenly, I Meet You

Suddenly, I Meet You

 

Poster by Jungleelovely at Poster Channel

 

Title          : Suddenly, I Meet You

Author     : Byunkachu

Genre      : Romance

Cast         : Byun Baekhyun, Lee Yoo Bi

You’re everything I’ve been looking for

byunkachu©Suddenly,IMeetYou’copyright2015

 

Seorang gadis merentangkan tangannya sambil menghirup udara segar untuk memenuhi rongga pernafasan nya. Ini kali pertama ia berada di kota ini, kota metropolitan yang digadang-gadang memiliki segala kecanggihan teknologi dan segala sesuatu yang modern di dalamnya. Gadis itu kemudian mengambil kamera dari dalam tas ranselnya dan mengabadikan Sungai Han menjadi bentuk dua dimensi. Ia juga mengabadikan burung-burung camar yang tengah berkerumun di tengah hamparan bulir-bulir makanan. Gadis itu tersenyum senang, tidak sia-sia ia datang ke Seoul. Walaupun sebenarnya ia takut dengan keputusan nya kali ini.

Ia melangkahkan kakinya lebih jauh untuk mengeksplor lebih jauh daerah itu dan mengambil bidikan tiap objek yang dianggap indah yang ditangkap oleh retinanya. Namun tiba-tiba perutnya berdenyut dan mengeluarkan suara rontaan nya, ia perlu diberi makan. Sudah hari ketiga ia berada di Seoul, namun karena kondisi keuangan yang tidak terlalu mendukung, siklus makan nya pun harus berubah. Ia kembali meronggoh ransel dan melihat di dompetnya, 6 lembar uang 1000 won dan beberapa keping 50 won. Ia menepuk dahinya keras hingga rasa sakit menjalari tubuhnya.

“Matilah aku, bagaimana aku bisa bertahan kalau begini caranya? Perut, apakah kau tidak bisa menunggu 1 hari lagi? Aku masih harus membeli beberapa keperluan” gerutunya.

Akhirnya ia menyerah, ia tidak mungkin menahan nya lagi. Ia mencari-cari jajajan untuk mengisi kekosongan perutnya dan toko kue ikan di sudut jembatan menarik perhatian nya. Antrian disana sangat panjang, ia pun menyimpulkan makanan itu pasti lezat. Kakinya melangkah maju menuju tempat itu lalu ia pun mengantri.

“Pak, tolong satu porsi, akhh…”

Erangannya tak digubris oleh pria yang baru saja mengambil tempat antriannya dan dengan lenggang membawa pesanan gadis itu.

“YA! KAU TIDAK TAU SOPAN SANTUN, HUH?! YA!” teriaknya ingin memaki pria itu, namun apa daya, pria itu tak mengindahkannya dan terus berjalan menjauh. Hanya punggung pria itu yang menjadi pemandangan sang gadis.

“Sabar Yoo Bi, sabar, biarkan saja orang tersebut. Pak, tolong satu porsi untuk ku” ujarnya kembali dengan senyuman yang dipaksakan kepada sang penjual. Sebenarnya Yoo Bi juga berhak marah pada sang penjual karena ia memberikan pesanannya pada pria itu, namun mengingat penjual itu sudah lanjut usia, ia mengenyahkan pikiran nya.

“Maaf nona, tapi itu adalah kue ikan terakhir yang kakek jual. Maaf nona, datang lagi lain kali” jawab sang kakek ramah sambil membereskan barang-barang jualannya. Gadis bernama Yoo Bi itu pun tak bisa membendung lagi kejengkelannya. Tanpa aba-aba, ia pun segera berlari mencari tempat pelampiasan. Mata hyena nya menemukan sosok pria yang diindentifikasi sebagai pria tak tau sopan santun itu. Langkah besar diambilnya, dan ketika sudah dalam posisi yang dekat, ia pun menepuk bahu sang pria dengan keras hingga kue ikan yang baru saja akan dilahap sang pria jatuh begitu saja.

“YA! Gadis gila! Apa maksudnya ini?”

“Gadis gila katamu? Kau yang gila, bagaimana bisa seorang pria mengambil tempat antrian, kemudian mengambil pesanan orang lain? Dan tau apa yang paling buruk? Itu adalah stok terakhir yang dimiliki penjual sehingga aku yang hampir mati kelaparan, tidak bisa makan!” ujar Yoo Bi melayangkan pukulan nya ke dada sang pria. Sang pria yang kebingungan mencoba menghentikan pukulan tersebut dan menenangkan nya.

“Nona, apa kau sudah tidak waras? Ayo aku antar kau ke rumah sakit jiwa terdekat”

“Apa? Tidak waras? Benar-benar pria kurang ajar! Kau ingin ku laporkan ke kantor polisi?!” Yoo Bi berteriak hingga orang-orang disekitar mereka memperhatikan pertengkaran yang tidak bisa dianggap sepele itu.

“Ok, baiklah, tenangkan dirimu, kita bicarakan baik-baik. Ada apa sebenarnya?”

“Kau masih tidak ingat? Aku, gadis yang kau rebut antrian nya di penjual kue ikan tadi”

Sang pria menggaruk tenguk nya yang tak gatal, berusaha mengingat, namun tak ada bayangan akan kejadian yang muncul seperti yang di jelaskan oleh Yoo Bi.

“Maaf dimana kau tadi membeli kue ikan mu?”

“Aku tidak akan menjawab pertanyaan sebelum ada permintaan maaf mendengung di telinga ku. Kau merusak mood ku yang tadi amat baik”

“Ok, baiklah, aku minta maaf nona…Hmm..siapa namamu?”

“Yoo Bi, Lee Yoo Bi. Ulang permintaan maaf mu tadi” jawab Yoo Bi angkuh sambil menegakan kepalanya. Sang pria mengerang frustasi, namun mau tak mau menurutinya juga. Entah apa yang dimimpikan nya semalam, yang jelas, ini musibah untuknya.

“Aku minta maaf nona Lee Yoo Bi, puas?”

“Ok diterima, jadilah pria yang gentle, jangan pernah merebut hak orang lain, ok?”

“Ehem…ngomong-ngomong kau bilang kau kelaparan? Aku punya ro…”

Yoo Bi langsung mengambil roti yang baru saja dikeluarkan dari tas sang pria, melahapnya dengan ganas tanpa menyisakan sedikitpun remah di sekitar bibirnya, bahkan bila bungkus plastik itu dapat dimakan, mungkin ia akan menjadi santapan Yoo Bi selanjutnya. Pria itu hanya tertegun melihat kedahsyatan cara Yoo Bi menikmati sepotong roti. Ia tidak menyangka ada seorang gadis yang makan dengan begitu kejamnya.

“Woah, terimakasih, terimakasih, kau mengembalikan mood ku” ujar Yoo Bi sambil menepuk bahu sang pria. Sang pria tersenyum secara terpaksa sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Jadi apakah aku pengendali mood mu atau semacamnya?”

“Mungkin, hehe. Karena kau sudah mengembalikan mood ku maka imbalannya kau akan mendengarkan cerita dariku”

Sang pria langsung beranjak dari tempat duduknya, ingin pergi, namun tangan nya di pegang oleh Yoo Bi, kemudian ditarik untuk duduk kembali.

“Pelajaran nomor dua, tidak boleh begitu saja pergi ketika seseorang ingin berkeluh kesah. Bayangkan bila itu terjadi padamu, tidak mau kan? Sekarang dengarkan ceritaku” kata Yoo Bi memaksa, sementara sang pria hanya menghela nafas berat.

“Namaku Lee Yoo Bi, aku kesini ingin bertemu idola ku, SHINee. Kau tau kan? Mereka adalah boyband terkenal seantero Korea Selatan. Bias ku itu namanya Onew, yang amat sangat sangat lucu dan memiliki suara yang indah. Bila dia sudah bernyanyi, dunia seakan berada dalam genggaman tangan ku. Ini hari ketiga ku, dan aku harus bertahan sampai besok karena aku akan menonton mereka langsung di Inkigayo. Mereka tengah comeback sekarang dan tentu sebagai fans yang baik, aku harus mendukung mereka, benar tidak? Aku jauh-jauh datang dari Busan ke Seoul, dan kabar buruknya, aku bisa saja diusir dari rumah karena hal ini, tapi aku tidak takut, kekuatan cinta akan mengalahkan segalanya, menurutmu begitu juga kan?” jelas Yoo Bi berbinar-binar

“Kau memang benar-benar sudah gila, kekuatan cinta apa, hah? Ku lihat dari kelakuan mu pasti kau masih SMA kan?”

“Terimakasih memujiku tuan tak tau sopan santun, tapi umurku sudah 21 tahun, apakah aku seimut itu? Aku memang selalu perawatan wajah sih, masker tomat, masker timun, masker apa lagi ya? Ah iya masker madu, itu adalah masker yang paling baik untuk wajah. Woah, kulit mu bagus juga, kau pasti sering perawatan, kan? ”

“Tidak”

“Hayo, mengaku saja, tidak apa. Tidak ada yang perlu disembunyikan, aku ini pintar membaca orang. Tapi sungguh, kulit mu bersinar-sinar di mataku, kau melakukan perawatan dari bahan alami atau yang sudah dicampur bahan kimia?” tanya Yoo Bi sembari memegang wajah pria tersebut. Pria tersebut terkejut pada awalnya, dan setelah sadar, ia pun menghempaskan tangan Yoo Bi.

“Ehm…kenapa kau dengan lancangnya memegang wajah ku, hah? Siapa yang mengizinkan mu melakukan itu?”

“Aku kan sudah terang-terangan bilang mengagumi kecantikan dari kulit wajahmu, kenapa kau jadi marah-marah begitu?”

“Kau….”

“Sudah-sudah, cerita ku yang tadi belum selesai. Sampai dimana tadi cerita ku?”

“Mana ku tahu” gumam sang pria pelan, ia sudah tak sabar menanggapi ocehan dan omong kosong Yoo Bi. Ia sudah sangat berbaik hati beberapa menit ini, dan amarah nya sudah memuncak sampai di ubun-ubun. Ia pun mengambil dompetnya, mengeluarkan beberapa lembar uang 5000 won lalu memberikan nya pada Yoo Bi.

“Ok, aku senang mendengar ceritamu, tapi sungguh aku sangat sibuk hari ini. Ini, ambilah untuk keperluan kegilaan mu, dan sampai jumpa” gagas sang pria terburu-buru. Namun tak berapa lama setelah berjalan meninggalkan sang gadis, ia mendengar suara tangisan yang makin lama makin keras. Ia berbalik dan menemukan Yoo Bi tengah menangis. Bisik-bisik orang disekitar mereka yang memandang sinis ke arah sang pria membuat nya gerah. Ia, pada akhirnya kembali duduk untuk menanyakan keadaan Yoo Bi.

“Hey, kenapa kau menangis? Orang-orang mengira aku yang membuat mu menangis, merepotkan sekali kau ini”

“Memang kau orang yang membuat ku menangis, siapa lagi? Ka.u..huhu..o..rang..yang saangggaattttt jaahhhaat” isak Yoo Bi sambil melempar uang itu ke tubuh sang pria. Lagi-lagi, ini adalah suatu kejutan untuk nya.

“Apa lagi ini?”

“Kau kira aku gadis murahan yang bisa kau beri uang seenaknya?!”

“Lalu aku harus bagaimana? Aku punya banyak uang dan memberi mu karena iba, apa itu tidak boleh?”

“Aku tidak percaya, kau terlihat seperti penggangguran di mataku”

“Apa kata mu?!”

“Kalau begitu katakan, kau benar-benar orang kaya? Kau bekerja dibidang apa?”

“Oh ayolah, apakah aku harus menjawabnya? Kau tidak mengenal ku? Aku pengusaha yang sangat terkenal, kau tau? Pasti gadis seperti mu tidak pernah membaca majalah bisnis atau pun koran.”

“Siapa namamu? Berapa umur mu? Apa nama perusahaan mu?”

Pria bernama Byun Baekhyun itu kebingungan dengan sifat agresif dan keingintahuan Yoo Bi yang terlewat batas mungkin. Untuk ukuran seorang gadis belia yang asing dengan lingkungan sekitar nya, tampak bahwa ia sama sekali tidak takut dan mudah mempercayai orang lain. Baekhyun bangkit dari tempat duduk nya, kemudian menarik lengan Yoo Bi dan berjalan dengan arah yang hanya diketahui oleh Baekhyun.

“Mau kemana kita?” tanya Yoo Bi bingung, tiada rasa resah dalam benak nya hanya saja, ia cukup bingung dengan situasi ini.

“Mengajak mu berkeliling, dan kau ku beri kesempatan untuk mengenal ku lebih dalam, menyenangkan bukan?

***

Halooooo, apakah kalian sudah sarapan? ㅋㅋㅋ Bagaimana dengan cerita singkat alay ku ini? Anehkah? ㅎㅎㅎ Sebenarnya ff ku yang ini bisa dijadikan ficlet ataupun prolog, tergantung dari respon nya ^^ Kalau memang kurang menarik, aku akan lanjut ke project berikunya. Karena itu, aku mohon kritik dan saran nya yaa. Oh iya, ini bukan FF pertama ku, kalian bisa cek FF lain ku disini Falling dan No Matter What Part 1 . Baiklah udah kebanyakan basa-basi kayanya, bagi yg mau ngobrol bisa kontak aku di byunkachu :D Sampai jumpa di project berikutnya ><

19 responses to “Suddenly, I Meet You

    • Hehehe, makasih banyak udah baca ya ^^ Aku pertama kali buat karakter cewe yang kaya gini, di dua FF sebelumnya mah engga. Sekali lagi, makasih banyak yaaaa😀

  1. Haha yoobinya lucu, sama orang yg baru ketemu aja cerewet begitu, tapi kayanya baekhyun juga ngeladenin aja, ya cocoklah ahaha~
    Nice story! Aku suka

    • Hehe, aku baru pertama kali buat tokoh cewe yang karakternya kaya gini, sebenernya awalnya takut, tp syukur kamu suka, hehe. Makasih banyak ya udah mau baca dan komen ^^

  2. inti cerita singkat, padat dan cukup jelas buat aku pribadi mengerti hehe *apasih*
    tapi kalo dilogika mana ada ya cewek kyk yoo bi, begitu mudah percaya sama orang yg ga dikenal, nanya2 soal pribadi dan menurutku ga ada orang kek gitu di dunia kecuali dia orang gila hhaha
    dan pantas saja buat baekhyun mengatai gadis itu tidak waras dan anehnya juga baekhyun malah nanggepin…

    Jadi, komentarku… ini di luar dari kata logika kerealitasan tapi cukup unik dalam sebuah cerita fanfic *hhehe*
    duh bahasanya nyepetin ati.. maap maap xD
    fighting~!

  3. yoo bi cewek yg cerewet tp unik😀 *haaahhaahaa gua suka dgn karakter yoo bi di sini ,,,
    cerita nya bagus,simpel n g ribet,,,
    d tunggu sequel nha dong thor😀 !!!!

    • Hehe, sesuatu emang ya? Aku baru pertama kali buat karakter begini, untung kamu suka, hehehe. Makasihhh banyaakkkk ya udah mau baca dan komen, semangaaaatt juga buat kamu nya😀

  4. ya ampun aku sempet ngakak pas baca dibagian yo bi hahaha😄
    sumfaaahhh yo bi cerewet abis, gak nyangka ada cewe kayak gitu. yah, biasanya kan kalo cewe ktemu sama cowo yang baru dikenal bakal malu-malu canggung gitu hahaha😄
    well, cerita yang cukup menghibur di siang bolong. Suka deh sama pemaparannya, comedy nya dapet banget. Ceritanya gak neko-neko, jelas banget dan alurnya pas. Sebenernya aku penasaran sama kelanjutan ceritanya sih wkwk, tapi kayaknya ini cuman oneshoot ya? hehe

    • Sesuatu ya, untung kamu ga bilang menghibur bersama sundel bolong *loh? hehehe. Hmm..krn respon nya sedikit juga sih, dan emang kayanya visitors FF indo sedikit jadi yaaa aku bingung jg mau buat series nya atau engga. Takutnya emang ceritanya kurang menarik gitu ris, huhu. Tapi kalo aku mood, bakal aku buat lanjutan nya. Aduh aku makasih banyak loh ini kamu beneran baca yg aku promosiiin, hehehe

      • menarik kok, gregetan deh sama yo bi nya hahaha😄 penasaran sih, bagaimana mereka saling jatuh cinta /eaaa/ wkwk
        sama sama🙂

  5. Waw.. ini seru author-nim. Serius deh awalnya ikutan kaget sama Yoo Bi pas tbtb Baekhyun nyerobot tapi gainget gitu..

    Tapi baca makin kebawah ternyata ini seru!! Lanjutkan terus thooorr..

    FIGHTING!❤

    • Aduh jangan dipanggil author-nim, berasa gimana gitu, hehehe. Maaakkkaassiihh banyak yaaa udh mau baca sama komen. Aku br pertama kali buat tipe cerita gini, syukur deh kalo kamu suka, hehehe. Sekali lg makasih banyaakkk yaaa😀 semangat buat kamu juga yaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s