Harry Potter and the Cherry Blossom Part IV

a7811a2a5f39c000

Title: Harry Potter and the Cherry Blossom Part IV

Author: GiaaGio

Genre: Romance

Rating: PG-13

Chapter: Part IPart IIPart III – Part IV – Part V [END]

Cast:

  • SooHee (Original Cast)
  • Baekhyun (EXO)
  • Other Cast

Namja itu, maksudku Baekhyun yang baru saja kuketahui namanya itu tiba-tiba saja menceritakan masalah pribadinya padaku. Dan bahkan ia seperti sudah lama mengenalku. Kupikir pertemuanku dengan namja itu tak akan berlangsung kontinyu hingga sejauh ini.

Beberapa hari lagi musim semi segera berakhir, aroma bunga bunga akan segera berganti dengan hangat dan teriknya matahari musim panas. Aku harus menikmati sisa-sisa musim semi ini sebelum semuanya berakhir. Aku jadi teringat kata kata Baekhyun kemarin, ia sangat menyukai musim semi. Tapi anehnya, ia berkata ibunya meninggal saat musim semi juga. Aneh.

Ponselku berdering. Telepon dari Baekhyun. Kemarin memang kami sempat bertukar nomor ponsel.

Yeoboseyo” sapanya diseberang sana.

“Ya, ada apa Baekhyun?” tanyaku sedikit heran karena ini sudah pukul sebelas malam.

“Kau belum tidur?” tanyanya lagi.

“Belum. Kau sendiri juga belum.” Kataku terkekeh.

“Maukah kau mendengarkanku sebentar saja?” ia terdengar sedikit membutuhkanku. Akhirnya kuputuskan untuk tetap mendengarkannya.

“I think of you in everything that i do

To be with you what ever it takes i’ll do

Cause you my love, you all my heart desires

You’ve lighten up my life forever i’m alive

Since i found you my world seems so brand new

You’ve show me the love i never knew

Your presence is what my whole life through

Since i found you my life begin so new

Now who needs a dream when there is you

For all of my dreams came true

Since i found you

Your love shines bright

Through all the corners of my heart

Maybe you are my dearest heart

I give you all i have my heart, my soul, my life

My destiny is you

Forever true… i’m so in love with you

Since i found you my world seems so brand new

You’ve show me the love i never knew

Your presence is what my whole life through

Since i found you my life begin so new

Now who needs a dream when there is you

For all of my dreams came true

Since i found you

My heart forever true…”

ia melantunkan lagu kesukaanku. Aku sampai tak bisa berkata apa-apa. Entah bagaimana caranya ia tahu bahwa itu lagu kesukaanku. Sangat aneh. Apa maksudnya tiba-tiba menyanyikan lagu itu?

“Suaramu bagus, mengapa tak menjadi penyanyi saja?” tanyaku sungguh-sungguh.

“Hahaha. Terima kasih kau sudah mau mendengarkanku. Sampai jumpa, SooHee.” Ia lalu memutuskan sambungan teleponnya.

***

            Esoknya Baekhyun meneleponku lagi dan mengajakku bertemu di Yeouido. Aku sangat senang, entahlah. Ini pertama kalinya bagi kami bertemu dengan sengaja. Maksudku, biasanya kami bertemu tanpa membuat janji. Rasanya, seperti First Date. Mungkinkah?

Waktu menunjukkan pukul 5 sore, selesai menutup toko kue, aku segera menuju ke Yeouido. Sebelumnya kusempatkan untuk membeli dua cup Hot Cappuccino untuk kami berdua. Aku merasa sangat bersemangat karena akan segera bertemu dengannya.

Kulihat ia sudah menungguku di bangku taman. Mengenakan cardigan berwarna hitam dan snapback terbalik. Ia melihatku dan melambaikan tangannya padaku seraya tersenyum cerah. Senyum favoritku.

“Maaf telah membuatmu menunggu lama.” Kataku sedikit tersengal seraya menyodorkan Hot Cappuccino.

“Aku baru saja datang kok. Wah, Hot Cappuccino? Terima kasih.” Katanya sambil tersenyum.

Kami pun duduk di bangku taman itu. Aku teringat saat pertama kali bertemu dengannya disini. Di bangku ini. Tak kusangka kami akan seakrab ini dengan begitu cepat.

“Ngomong-ngomong, selain membaca buku Harry Potter, apa kesibukanmu yang lain?” ia bertanya.

“Ah, aku memiliki toko kue di dekat sini. Jadi, ya kesibukanku membuat kue dan  menjaga toko. Selain itu, aku juga suka menghabiskan waktu bersama eomma dan appa.” Jawabku.

“Itu berarti kue buatanmu pasti enak.” Katanya.

“Hahaha. Kau bisa datang ke toko kue-ku untuk mencobanya.” Tawarku.

“Benarkah? Aku boleh datang kapan saja? Nanti kirimkan saja alamatnya, ya?” ia tersenyum dan menyandarkan bahunya di bangku taman.

“Kapan saja kau mau. Hmm, lalu bagaimana denganmu? Apa kesibukanmu selain ber-Apparate?” tanyaku seraya menghadap kearahnya.

“Hahaha. Aku adalah seorang penulis webtoon. Kau tahu?” tanyanya balik menatapku.

Webtoon? Benarkah? Keren sekali! Gambarmu pasti keren!”

“Besok akan kutunjukkan salah satu webtoon buatanku. Semoga kau suka.”

“Aku pasti suka.” Sambarku bersemangat.

“Soohee, aku tak pernah bertemu orang sepertimu. Maksudku, kita berdua sama-sama menyukai Harry Potter, tanpa kuberi tahu, kau tahu aku menyukai Hot Cappuccino, bahkan, tanpa membuat janji sebelumnya, kita bisa bertemu. Aku merasa seperti telah lama mengenalmu.” Katanya seraya menatap mataku lurus-lurus.

“Err… aku juga berpikir begitu.” Kataku tiba-tiba merasa gugup.

Ia terdiam. Kami terdiam beberapa saat.

“Dan satu lagi, bagaimana kau tahu kalau “Since I Found You” adalah lagu kesukaanku, Baekhyun?” tanyaku seraya mengguncang bahunya.

“Aku hanya, benarkah? Itu lagu kesukaanmu? Entahlah.” Jawabnya mengangkat kedua bahunya.

Kami tertawa.

“Mungkinkah ini takdir?” ia berkata sambil menatap ke langit biru.

Saat berjalan pulang, kami bergandengan tangan. Aku merasa sangat nyaman berada di dekatnya. Rasanya waktu seperti berhenti. Tak ada kata yang perlu terucap saat kami berjalan beriringan seperti ini. Hanya terkadang tangannya menggenggamku lebih erat dan aku pun membalasnya.

***

Toko roti tidak begitu  ramai hari ini. Sehingga aku dan Jaerin eonni dapat sedikit waktu senggang untuk bersantai di ruang saji. Sambil menikmati es krim vanilla aku dan Jaerin eonni menikmati waktu senggang kami.

“Rasanya waktu senggang seperti ini sangat berharga kan, Soohee?”

“Benar eonni. Hmm, rasanya bahagia.” Kataku sedikit berlebihan.

“Hei, bagamana namja misteriusmu itu Soohee? Kau tak ingin berbagi cerita denganku?” Jaerin eonni mencubit pipiku gemas.

“Ah. Aku tak ingin menceritakan apa apa padamu, eonni.” Kataku bercanda. Sesungguhnya, entah mengapa pula aku tiba tiba tak ingin menceritakannya pada siapapun.

“Awas saja kau.” Jaerin eonni merebut es krim milikku.

“Jangan eonni! Baiklah baiklah aku ceritakan.” Aku memelas karena tak rela es krimku direbut.

“Kemarin kami bertemu lagi di kedai kopi itu eonni, lalu tiba tiba saja tadi malam ia meneleponku.” Tambahku.

“Kalian kemarin bertemu lagi? Apa yang kalian bicarakan?”

“Harry Potter.” entah mengapa aku tak ingin menceritakan semua hal secara detail kepada Jaerin eonni. Aku masih syok tentang apa yang terjadi antara aku dan Baekhyun kemarin.

“Tidak seru.” Kata Jaerin eonni lalu wajahnya terlihat sedikit sedih.

“Ah, sudahlah tidak penting. Hei! Lihat ada pembeli.” Jaerin eonni berlari keluar ruang saji untuk melayani pembeli.

Ternyata itu eomma yang sengaja datang untuk membawakan makan siang untuk kami. Sudah lama ia tak melakukan kegemarannya yang satu ini. Aku dan jaerin eonni langsung berhambur menyambut eomma dan bekal makan siang yang sudah pasti sangat enak. Eomma tertawa terbahak melihat tingkah kami yang seperti anak kecil. Aku dan Jaerin eonni langsung memakannya dengan wajah penuh senyum.

Pintu toko tiba-tiba terbuka. Lonceng diatas pintunya berbunyi. Aku hampir saja tersedak nasi kepal yang sedang kukunyah karena terkejut melihat siapa yang datang. Tapi ternyata Jaerin eonni terlihat jauh lebih terkejut dari pada aku. Ia tiba-tiba bangkit dari kursinya dan hampir menumpahkan jus jeruk miliknya dan milikku. Baekhyun. Dia Baekhyun. Tapi mengapa Jaerin eonni terkejut hingga begitu? Saat itu waktu sepertinya berhenti. Otakku sibuk berpikir sebenarnya apa yang sedang terjadi disini? Dan yang lebih mengejutkan adalah, Baekhyun pun terkejut saat melihat Jaerin eonni. Baekhyun langsung keluar dari toko kami. Kulihat ia berlari sangat kencang diluar. Jaerin eonni juga meninggalkan toko dengan tergesa-gesa. Ia mengejar Baekhyun, lalu menarik tangannya. Aku membeku menyaksikan kejadian itu. Aku bahkan lupa jika ada eomma disebelahku.

Ada hubungan apa antara Baekhyun dengan Jaerin eonni? Kulihat Jaerin eonni seperti sedang menjelaskan sesuatu kepada Baekhyun. Baekhyun menepiskan genggaman tangan Jaerin eonni. Namun ekspresi wajah Baekhyun sangat sedih, begitu juga dengan Jaerin eonni. Lalu Jaerin eonni seperti tidak kuasa menahan emosinya, hingga ia menangis. Baekhyun terlihat sedih, kemudian ia memeluk Jaerin eonni dengan erat. Mataku seperti terpaku. Aku tak ingin melihat adegan itu. Entahlah, dadaku rasanya sesak.

Aku tak bisa berpikir jernih. Aku butuh oksigen untuk bernapas, dadaku sesak sekali. Aku malah menangis. Aku menangis dihadapan eommaku yang terlihat kebingungan. Kemudian aku dan eomma segera saja sudah berada dirumah. Eomma sengaja membiarkanku sendirian di kamar. Ia sangat mengerti perasaanku. Namun justru aku yang masih tak mengerti dengan perasaanku sendiri. Apakah aku cemburu? Aku bahkan tak pantas untuk cemburu. Baekhyun bukanlah pacarku. Kami baru saja kenal. Tapi hatiku sakit melihatnya berpelukan dengan wanita lain, maksudku Jaerin eonni.

Ponselku bergetar, ada pesan dari Jaerin eonni.

From : Jaerin eonni

Maafkan aku Soohee, tadi aku ada urusan mendadak. Aku jadi tak sempat membantumu menutup toko.

Aku sama sekali tak ingin membalasnya. Aku tak marah dengannya, tapi aku tak ingin membalas pesannya.

Ponselku bergetar lagi,

From : Baekhyun

Soohee, maaf tadi aku menghilang lagi. Kau tak marah kan?

Entahlah aku marah atau tidak dengan Baekhyun. Lagipula aku punya hak apa untuk marah kepadanya? Tapi aku cemburu. Aku ingin sekali meneleponnya lalu bilang bahwa aku marah padanya dan aku cemburu karena ia telah memeluk Jaerin eonni. Tapi tak mungkin. Aku tak bisa berpikir jika video adegan mereka berpelukan malah terputar terus di benakku.

Ponselku bergetar lagi, Baekhyun meneleponku.

Aku tak mengangkatnya. Kumatikan ponselku. Aku yakin, mereka pasti memiliki hubungan spesial, atau pasti pernah memiliki hubungan spesial. Oh Tuhan, mengapa aku baru menyadari kalau aku mencintai Baekhyun di saat seperti ini? Aku tak ingin kehilangan Baekhyun, ia telah memberi aroma baru di musim semi ini. Tapi, ia bukan milikku. Lalu, mengapa aku takut kehilangannya?

19 responses to “Harry Potter and the Cherry Blossom Part IV

  1. Pingback: Harry Potter and the Cherry Blossom Part I | FFindo·

  2. Pingback: Harry Potter and the Cherry Blossom Part II | FFindo·

  3. Pingback: Harry Potter and the Cherry Blossom Part III | FFindo·

  4. Sampai di part 3 aku masih mikir kalau Baekhyun hanya sebatas bayanga/halusinasi atau malah sejenis makhluk tembus pandang😀
    buahahahahahahahaha

    Tu kan *nunjuk*
    Ceritanya tu sebenernya seru
    tapi baru dapet 1 scene udah nemu aja tulisan ‘share to..’ yang artinya udah mentok alias to be continue TT.TT

    Panjangin lagi lah *aegyo*
    hwahahahaha

    Kau menghancurkan fantasi ku tentang Baekhyun yang lagi asik meluk2 cwe dan mencoba untuk bikin cwe lain bergalau ria dengan tidak melanjutkan critanya
    kakakakakakakakaka

    Saran masih samalah
    panjangin lagi dong ceritanya
    hehe
    dan pemilihan katanya aja si biar g terlalu diulang2 gtu *aduh, semoga ngerti maksudnya*

    Okai dah…
    Seperti biasa saya kembali dengan komen panjang yang membahana
    Mohon pengertian atas kebiasaan yang rese ini menuh2i kolom komen kalau lagi iseng
    hahahaha

    Buat Giaagio Fighting😀

  5. Di part 1 author masih sempet mikir si Baekhyun ini tokoh fiksi atau nyata ya? Hahaha
    Padahal ini author udah berusaha dipanjang-panjangin tapi masih aja pendek yah huhuhu.
    Tapi author terharu walaupun pendek tapi masih ada reader-nim yang setia mau baca dan kasih komentar panjang. Author terharuuu~ ♥♥♥ makasih yaa reader-nim.
    Maaf juga karena author masih newbie dan nulisnya masih super amatir~
    Tapi sekali lagi makasih atas saran2 yang sangat amat membangun dan author akan berusaha sekuat tenaga supaya next part bisa panjang beneran. Aamiin. Hehehe
    Makasih yaa reader-nim!!
    *bow

  6. weee update lg nih author-nim. udh lebih panjang kok dr kemarin meskipun masih terasa kurang. aku suka sama bahasanya. eengggg, itu jaerin sama baekki gaada apa2 kan?? itu cuma kesalahpahaman kan??? ga rela sohee tersakiti. ditunggu update selanjutnya yaa… semoga lebih panjang lagi. amin. Author-nim, hwaiting!!

    • Hehee alhamdulillah yahh~ akhirnya update lagi. Berusaha dipanjang-panjangin walaupun jadinya pendek juga huhu😦 hehehe ada apa ya antara Jaerin & Baekhyun? Kasian Soohee wkwk. Ditunggu next part yah reader-nim ^^v
      Makasiiihh banget udah baca dan komen heehe

  7. Mian baru komen di part ini, bukan maksud jadi silent reader, Masih penasaran ada hubungan apa antara Jaerin dan Baekhyun, lalu bagaimana dengan Sohee yang terlanjur terlalu nyaman di dekat Baekhyun, sungguh penasaran, next lagi author

    • Waahh makasih banyak yaa reader-nim udah mau baca dan komen. Hehehe. Waahh bikin penasaran yaa ini bersambungnya xD ditunggu yaa part selanjutnya~ ^^v
      Makasiihh~ *bow

  8. aahh.. tolongg hatiku sakit author bacanyaa😥 ada apa dengan baekki dan jaerin eonnie? apa dia “mantan” nya baekki dimasa lalu? yang buat baekki sedih dimusin cherry blossom ini bersma dngn kematian eomma nya?😦 huhu soo hee tersakiti walaupun dia emang nggak punya hak buat cemburu, tambah seru dan mendebarkan, kalau boleh minta jangan lama” updatenya yah author^^ walaupun aku tahu berimajinasi itu nggak gampang hhehe.. cp4 juga jjang! sekian😀

  9. Pingback: Harry Potter and the Cherry Blossom Part V [END] | FFindo·

  10. aduh tolooong. . saya sejujurnya masih nggak paham sama baekhyun, nggak paham banget malah. apaan sih tiba2 nyanyi gitu seakan blg ke soohee kalo you are the one you are my everything lalala yeyeye, tapi sama jaerin… oke, mungkin ini konfliknya kali ya…

    well, saya suka ff nya… tapi saya setuju sama komentar di atas. kurang panjang lol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s