The Struggle of Love : Rivals Cute

PhotoGrid_1439820413109

Raditri Park

About The Struggle of Love : Rivals Cute

Romance, Friendship

Teenage

Ficlet

Kim Jongin, Park Nira, Oh Sehun

 

This plot and story are mine, especially Jongin. He is just my mine.😀

 

Note : Lewatin aja, ceritanya ga seru. Berani buka bakal nyesel. Ini tu ff gagal tau. Haha

 

At Street, 16 P.M KST

 

Eh, kita bertemu lagi. Apa kabar cantik? Kenapa diam saja? Penampilanku hari ini sangat buruk ya, kupikir kemarin kau tertarik padaku.

Minggrilah! Aku sedang terburu-buru.

Hei, kau tinggal disini? Tapi tampaknya aku jarang menemukanmu, apa kau penghuni baru? Kalau benar, berarti kita berjodoh karena kita berada satu komplek.

Pergilah! Kau menghalangi jalanku!

Ups! Maaf, baiklah… kalau begini bagaimana?

Kalau kau macam-macam aku tidak akan ragu untuk berteriak.!

Aku ingin menjagamu. Kau tahu, di komplek ini banyak sekali preman, anak-anak berandalab. Aku takut terjadi apa-apa padamu. Tidak mungkin aku meninggalkan penghuni baru cantik sepertimu sendirian. Kau seharusnya beruntung bertemu pria tampan baik hati sepertiku yang mau mengantarmu dengan selamat sampai tujuan.

Baiklah… kalau begitu terimakasih atas kebaikanmu Kim Jongin, pria tampan dan baik hati. Kita sudah sampai dan kau boleh pulang.

Wah, kupikir kau sudah lupa namaku. Kau tinggal disini rupanya? Tidak kusangka kita akan berjodoh seperti ini, dua blok lagi itu adalah rumahku.

“Kau mau apa?!”

“Rumahmu sangat luas, aku penasaran bunga apa saja yang kau tanam di dalam. Wah, tampaknya sangat sejuk.”

“Tidak ada sama sekali. Kau pulanglah, Ibumu pasti mencarimu.”

“Kau pikir aku anak manja yang masih dibawakan air minum buatan Ibu untuk dibawa ke sekolah? Aku ini ketua klub tari yang paling seksi di sekolah asal kau tahu.”

“Aku tidak mendengar.”

“Kau meremehku?! Hei, tunggu tunggu….”

“Aku sedang tidak ingin menerima tamu, Jongin-sshi.”

“Kita ini kan teman, aku akan menganggap rumah ini seperti rumahku sendiri… hhehe… Hei, jangan meninggalkanku. Ayolah, aku janji tidak akan merusak tanamanmu. Sungguh. Tidak ada yang harus kuperbuat jika aku pulang sekarang. Kali ini saja. Aku janji.”

“Ck! Pria ini sangat mengganggu.”

___

 

“Aku pulang….”

“Selamat sore, Ayah mertua.”

“APA?!!”

“Wah~ kau bersemangat sekali. Nira, kenapa kau tidak memperkenalkannya pada ayah?”

“Ayah!”

“Perkenalkan, saya Kim Jongin, teman sekolah Park Nira. Ayah mertua sedang apa? Wah, pantas saja putrinya sangat cantik pasti ayah mertua merawatnya dengan sangat baik. Saya bisa melihat dari bagaimana ayah mertua merawat kebun cantik ini.”

“Tentu saja. Nira putriku satu-satunya, dia gadis paling berharga di rumah ini.”

“Benarkah? Dia juga sangat berharga bagi saya, Ayah mertua.”

“Apa yang sedang kau bicarakan, Jongin?”

“Kau pria yang menyenangkan rupanya. Aku menyukai (sifat) pria sepertimu.”

“Kalau begitu ayo kita jalan-jalan, sayang.”

“…ayah!”

 

***

 

At Canteen, 15:00 P.M KST.

 

“Jadi kau sedang mendekati gadis itu.”

“Yap!”

“Sebagai teman seperjuanganmu mencari gadis untuk dijadikan pacar, kusarankan kau untuk tidak mendekatinya lagi.”

“Oh Sehun, aku sangat tahu kau juga berusaha mendekatinya, tapi kau tidak bisa dengan mudah melarangku seperti itu. Bersikaplah sportif sedikit.”

“Jongin! Kau tidak tahu seperti apa Ayahnya. Aku sudah bisa membayangkan bagaimana kau akan diusir ketika hanya ujung kakimu yang baru muncul di balik gerbang. Dan aku juga sudah bisa membayangkan kau akan ditolak mentah-mentah ketika Ayahnya tahu seperti apa wajah playboy-mu.”

“Kupikir itu adalah pengalamanmu dan tidak denganku. Karena, kemarin aku baru saja berhasil membawa pergi putri satu-satunya itu bahkan dengan seijin ayahnya. Kenapa? Kau tidak percaya? Tanyakan saja sendiri pada Nira, atau kalau perlu tanya langsung pada ayahnya. Sudahlah, aku ingin bersiap-siap menemuinya di depan sekolahnya. See you, boy.”

 

***

 

21.00 P.M KST

 

“Ssst! Nira… Park Nira! Disini~!”

DOK DOK DOK..!!

“Jongin! Apa yang kau lakukan malam-malam seperti ini?!”

“Aku tidak bisa mendengarmu! Buka dulu kaca jendelamu~! Ini. Dibuka. Aku. Tidak bisa. Mendengarmu.”

“CK!! Ada apa?!!”

“Boleh aku masuk dulu?”

“Haruskah aku membiarkan pria yang diam-diam masuk ke rumahku masuk lebih dalam ke kamarku?!”

“Aku ada perlu denganmu. Bukankah aku sudah bilang untuk menungguku di depan sekolahmu, tapi kenapa kau menghilang. Ayolah~ Kau lihat, kakiku pegal memanjat pagar balkon ini. Disini dingin sekali~ kau tega melihatku mati kedinginan?!”

“Itu salahmu sendiri.”

“Ayolah~ sebentar saja.”

“Tidak bisa, Jongin. Tidak untuk sekarang. Besok masih ada waktu.”

“Ayolah… kumohon~ biarkan aku masuk sebentar. Aku tidak akan macam-macam, aku janji.”

“Bisa-bisanya kau bicara seperti itu.”

“T-tunggu! Yaishhh~! Buka jendelanya, kumohon. Di luar dingin sekali. Aku tidak akan macam-macam maksudku… aku tidak akan mengambil apapun dari kamarmu. Bodoh sekali! Dia pasti tidak bisa mendengar. Sial!”

 

***

 

At Class, 07.30 A.M KST

 

“Bagaimana? Kau berhasil memacarinya, tidak?”

“Masih proses. Dan yang akan kau lihat dia akan bertekuk lutut padaku. Pesonaku tidak ada duanya. Semua mengenalku sebagai penari yang memiliki aura seksi. Dia tidak akan bisa beralih dariku.”

“Aura seksi darimana… bilang saja kau semalam diusir dari kamar Nira. Dasar penguntit. Apa? Sudah kuduga kau akan terkejut.”

“Aku terkejut karena kau menguntitku!”

“Enak saja! Aku tidak memiliki selera denganmu, Jongin. Tadi malam aku sudah merancang rencana akan mengajak Nira berkencan, tapi kau mengacaukan semuanya. Kau yang seharusnya lebih sportif. Berikan aku kesempatan mendekatinya, sialan kau.”

“Dia meninggalkanku, aku belum bertemu dengannya jadi aku memilih malam itu untuk menemuinya.”

“Tapi aku akan menyebarkan foto-foto berbonus video seorang Kim Jongin yang memanjat kamar seorang gadis malam-malam.”

“Oh Sehun! Sialan kau!!”

 

END!

130415

 

Note: Maksud hati dari pembuatan ff ini tuh buat menguji diri dengan cuma pake dialog aja ya, cuma uji diri aja ya hhhehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s