(Chapter 4) Faith of Love

x

Tittle                                   :               Faith of Love (CHAPTER 4)

Scripwriter                         :               bubblehazel88

Main Cast                            :               Park Min Mi (OC)

                                                                Oh Sehun

                                                                Kim Jongin

                                                                Xi Luhan

Support Cast                      :               Park Chanyeol

                                                                Seo Yoon Ha (OC)

Dan temuin sendiri ya :p

Genre                                   :               School Life, Romance, Family, Friendship

Duration                              :               Chaptered

Rating                                   :               PG-15

-HAPPY READING!^^-

WARNING!!! Typo bertebaran di mana-mana^^

 

Ini prevnya agar kalian lebih mudah membacanya!

Prev   :        Chapter 1   Chapter 2    Chapter 3

 

Menurutmu,  apa bedanya menyayangi dan mencintai?

Sebut saja diriku bodoh. Karena tidak tau bedanya.

Tapi yang aku tahu, mencintai pasti mengasihi.

Namun menyayangi belum tentu mencintai.

Benarkah begitu?

 

Sehun POV

 

Mwoya? Baru saja masuk sekolah ini dan yeoja gila itu sudah melakukan kencan rahasia? Dan… omo! Lelaki itu…..

 

Author POV

“Aahh! Kai sunbae! Apa kau mengenal Park Chanyeol?” yeoja berparas cantik ini bertanya dengan semangat. Siapa yang tidak akan semangat jika ternyata idolanya adalah teman dari kakaknya sendiri.

“Chanyeolie?”
“HAHAHAHAHA.” Terdengar tawa yang cukup keras dan mengejutkan Kai yang mendengarnya secara langsung.

 

“Chanyeolie? HAHAHAHA. Nama yang sangat tidak cocok dengan mukanya. Mengapa sunbae memberikan nama yang sangat tidak pantas padanya? Hahahahaha.”

Tanpa Kai sadari, bibirnya sudah membentuk bulan sabit. Ya! Dia tersenyum melihat tawa gadis ini. Seperti menemukan alasan untuk tertawa setelah sekian lama. Seperti menemukan pelangi di tengah musim hujan.

 

“Apa ada yang salah dengan nama Chanyeolie hm?”

 

Anniya. Tapi sangat tidak cocok saja dengan tampang Chan oppa yang sangat tidak imut itu. Hahaha.”

 

“Jadi, Chanyeol adalah oppa-mu eo?

 

“Yap! That’s true!”

 

Hari ini hari pertama Kai kembali bersekolah setelah sekian lama ‘meliburkan’ dirinya beberapa bulan, akibat sibuk dengan pekerjaannya yang sungguh membuatnya lelah. Dan di hari ini juga, ia menemukan sesuatu yang selama ini ia cari. Yaitu, tawa yang selama ini ia cari. Tawa yang dapat membuat hatinya menjadi hangat. Sungguh. Kai merindukan hati hangatnya kembali. Dan ia sudah menemukan cara untuk membuat hatinya hangat kembali.

 

Flashback on

 

Seorang yeoja yang memiliki tubuh mungil terlihat sedang gelisah mencari sesuatu. Entahlah apa yang yeoja itu cari, tapi yang pasti, itu sangat berharga. Terlihat dari air wajahnya, yang terlihat sangat panic saat mencari benda tersebut.

Eomma, mianhae, arghh di mana kalungku eo?”

Yeoja itu tengah berjongkok sambil memeluk lututnya, matanya memerah karena ingin menangis. Kepalanya menunduk ke bawah sambil mencari kalungnya tersebut, berharap bisa menemukan kalung itu. Namun, yang ia lihat sekarang hanya sepasang kaki yang berada di hadapannya. Ia pun mendongakkan kepalanya ke atas dan melihat siapa yang berdiri di hadapannya.

“Apa yang sedang kau cari?”

“Kalungku…” yeoja ini mulai menjatuhkan air matanya dan tangisannya tidak dapat dibendung lagi.

“Inikah kalungmu?” namja itu menunjukkan kalung emas putih yang berliontinkan beruang kecil.

“YAA!BENAR! Ini milikku. Bagaimana bisa kau menemukannya eo?” yeoja ini langsung mengambil liontin dari tangan namja itu dengan mata berbinar karena bahagia.

“Bukankah seharusnya kau mengucapkan terimakasih dulu padaku?”

“Ahh mianhae hehehe. Gomawo telah menemukan kalungku. Ini sangat berharga untukku. Gomawo.” Berkali-kali yeoja ini mem-bow-kan badannya dan mengucapkan terimakasih. Yeoja ini terlalu bahagia.

Cheonmayo.Namja itu berniat meninggalkan yeoja ini namun..

Chakkamanyo. Siapa namamu?”

Namja itu membalikkan badannya dan yeoja itu melihat name tag yang tertera di seragamnya. ‘Oh Se Hoon’. Itulah nama namja tersebut. Sejak saat itulah, yeoja itu memperhatikan diam-diam namja bernama Oh Sehun tersebut. Dan memutuskan tahun ajaran berikutnya, ia akan masuk sekolah yang sama dengan Oh Sehun.

Dan kalian tahu siapa nama yeoja tersebut. Seo Yoon Ha.

 

Flashback off

 

Yoon Ha terus memperhatikan sekelilingnya. Mencari seseorang dengan penuh harap dan… ya! Orang yang diharapkannya kini telah masuk ke ruang kelas dengan muka yang sedikit ditekuk. Apakah Sehun sedang badmood? Entahlah. Dia hanya ingin menyapanya dan mengajaknya berbicara. Tapi dia tidak memiliki keberanian seperti itu.

“Seo Yoon Ha.”

Ne?” setelah menjawab ia mencoba melihat siapa yang memanggil namanya. Dan kalian tahu siapa? OH SEHUN! Oh Sehun yang memanggil namanya. Omo! Ada apa ini? Baru saja dipanggil namaku tapi hatinya sudah tidak karuan.

“Mengapa kau dari tadi memperhatikanku sejak aku masuk kelas? Apa ada yang aneh dari penampilanku?”

Anni! Tidak mungkin ada yang aneh dari penampilanmu! Engkau sungguh sempurna di mataku Oh Sehun!’ batinnya.

“Ahh anniya. Aku hanya sedang melamun saja.”

“Ooh.” Jawaban yang sangat singkat dan jelas. Sehun duduk ke tempatnya dan Yoon Ha kembali merutuki dirinya sendiri. Bagaimana bisa ketahuan?! Ahh rasanya seperti ingin menerjunkan diri dari atap gedung, sungguh memalukan.

 

At Library

 

“Kau tidak lelah eo?

“Anni. Gwenchana sunbae.”

“Istirahatlah. Atau kau ingin makan dulu? Ini sudah siang.”

“Nanti saja. Masih ada 2 lemari lagi yang belum aku selesaikan sunbae. Masih banyak buku yang…-“

Kai menarik tangan Minmi lalu mendudukkannya di kursi yang terletak dekat dengan jendela. Kai menatap wajahnya dan berkata, “Istirahatlah. Aku akan belikan susu dan roti sebentar.”

“Tapi…” sebelum Minmi menyelesaikan kalimatnya, Kai sudah lebih dulu meninggalkannya. Tanpa disadari Minmi tersenyum sendiri. Betapa baiknya Kai sunbae.

“Minmi-ya. Wasseo?(kau di sini?)”

Ne Luhan oppa. Wae? Apa yang kau lakukan di sini?”

“Aku sedang mencari buku yang akan ku gunakan untuk karya ilmiah bersama oppa-mu. Neo?

“Aku terlambat dan sekarang sedang di hukum membereskan buku-buku yang ada di perpustakaan ini.”

Mwo?! Kau sendiri yang harus merapihkan buku-buku di sini? Ya!! Ini pasti karena Chanyeol yang meninggalkanmu. Jadi kau harus terlambat dan menerima hukuman ini.”

Anniyo. Ini karenaku saja yang telat bangun.”

“Bagaimanapun juga Chanyeol tidak seharusnya meninggalkanmu Minmi-ya. Mulai besok, biar aku saja yang menjemputmu di rumah.”

Anni oppa, gwenchana. Tidak…”

“Besok aku jemput dan tidak ada alasan menolaknya ne?

“Tapi…”

“Tidak ada tapi-tapian. Igeo, minumanku. Bubble tea rasa choco hazelnut kesukaanmu. Selama kau meninggalkanku, aku selalu meminum ini saat aku merindukanmu.”

“Jinjja? Otteoke….”Minmi tidak menyangka. Luhan masih mengingat apa yang disukai dari gadis ini meskipun sudah 10 tahun tidak bertemu.

Wae? Kau piker aku bisa melupakan semua kebiasaan dan kesukaanmu eo? Bahkan hal-hal yang paling kau benci? Anni. Aku mengingat semuanya. Kau ini sangat suka bubble tea rasa choco hazelnut. Kau juga sangat menyukai oreo ice cream cake dan cheese cake. Kau ini ice cream addict. Kau bisa menangis seharian jika kemauanmu memakan ice cream tidak dituruti. Kau ingat? Kau menangis sampai tidak mau makan, karena kemauanmu memakan ice cream belum dituruti. Aku juga ingat….-“

“Yaa oppa. Sudahlah aku malu.” Lihatlah! Wajah Minmi sudah mulai memerah akibat cerita Luhan. Ia sangat malu, betapa childishnya ia saat kecil.

Geurae, kau memalukan. Tapi aku menyukainya.” Luhan tersenyum sambil menatap manic mata milik Minmi. Mwo? Menyukainya? Ya. Tentu. Sangat menyukainya. Kalian tahu betapa Luhan menyayangi putri kecilnya itu.

“Ah. Luhan-ya, sedang apa kau di sini?” suara yang tidak lain adalah milik Kai.

“YAA!! KAI! SEJAK KAPAN EO KAU DI SINI? MENGAPA KAU TIDAK LANGSUNG MENEMUI KU?!”

“Sssttt! Tidakkah kalian tahu ini perpustakaan? Kalian bisa dimarahi jika terdengan penjaga perpustakaan.”

Arraseo arraseo. Hahaha. Kai, kami semua sungguh merindukanmu. Bagaimana jika kita berkumpul sekarang? Lagi pula tidak biasanya kau datang ke perpustakaan.”

“Aku sedang dihukum.”

Mwo? Kau dihukum? Bersama Minmi kah?”

“Kau mengenal Minmi?”

“Aku mengenalnya bahkan lebih mengenalnya dari pada Chanyeolie mengenal adiknya sendiri.”

Minmi menatap heran percakapan dua lelaki tampan ini. Apakah mereka satu komplotan dengan kakaknya? Minmi menatap heran dan kebingungan.

“Seulma… Kalian…”

Ne Minnie-ya. Kami bertiga seperti sahabat yang tidak terpisahkan. Ya walaupun aku lebih terkenal dari pada kakakmu hahaha.” Kalian sudah pasti tahu siapa yang berbicara dan memanggil Minmi dengan panggilan khususnya. Ya. Kai! Namun ada satu yang mengganjal Luhan, entahlah apa itu. Tapi ia merasakan panas dalam dadanya meskipun hanya mendengar sebuah nama panggilan yang terucap dari mulut sahabatnya sendiri.

Kajja Kai kita berkumpul. Minmi-ya, ayo ikut dengan kami.”

“Tunggu sebentar, hukumanku hampir selesai oppa.” Senyum Minmi pun mengembang.

 

15:00 KST

 

Eo, Minnie-ya, kajja kita pulang bersama.”

Ne? Anni, aku bisa pulang sendiri sunbae.

Kai turun dari motor kesayangannya, bermerek Kawasaki berwarna hitam yang ia beli dengan hasil keringatnya sendiri. Kai memberikan tasnya kepada Minmi dan membalikkan tubuh Minmi. Kai merapihkan rambut Minmi dan menguncir rambutnya agar rambutnya tidak berantakan setelah melepas helm yang akan dipakainya nanti.

“Sunbae…”

“Tunggu sebentar…”

Cha! Sudah rapih rambutmu.” Kai membalikkan tubuh Minmi sehingga menjadi berhadapan dengannya. Kemudian Kai mengambil helm satu lagi yang ada di motornya, dan memakaikannya di kepala Minmi. Mengunci helmnya dan Kai membungkukkan badannya sedikit agar setara tingginya dengan Minmi.

Aigoo, kau sangat lucu saat memakai helm.”

“YA! Sunbae…”

Kai langsung menutup kaca helm yang dikenakan Minmi dan naik ke motornya.

Kajja. Kita pulang.”

“Geurae. Kajja!” Minmi naik di jok penumpang dan memeluk tas milik Kai. Minmi tidak berani memeluk pinggang Kai. Walaupun ia tahu, Kai adalah orang baik dan merupakan sahabat dari kakaknya.

 

 

Sehun POV

Mwoya? Baru masuk sekolah saja yeoja gila itu sudah berhasil mengajak pulang dia bersama. Dan ya. Tidak lain yang diajak pulang bersamanya itu adalah sepupuku sendiri. Kim Jongin.

.

.

.

.

.

Author’s note                    :               aaaaaaaaaa! Otte?! Gimana menurut kalian lanjutannya? Kurang seru ya? Maafkan aku L ayo dong kritik dan sarannya❤ aku butuh comment kalian nih biar bisa lanjutin ke chapter selanjutnya! Inget! Jangan lupa comment dan like ya kalo mau aku lanjutin ff ini<3 saranghaeeee!

5 responses to “(Chapter 4) Faith of Love

  1. Mian baru coment di sini. Aku langsung baca dari chap 1 sampe 4.
    Awalnya agak bingung sama jalan ceritanya. Tapi pas baca next chap akhirnya ngerti juga.😀
    Aku suka pas bagian Sehun salah sangka sama Minmi yang ngira Minmi kenca sama Kai eheheh.
    Aku rasa lama lama Sehun bisa suka sama Minmi. Aaaaaaahhh penasaran ditunggu next chap nya. Author jangan lama lama yaa.
    Fighting😀😀

  2. Mian baru coment di sini. Aku langsung baca dari chap 1 sampe 4.
    Awalnya agak bingung sama jalan ceritanya. Tapi pas baca next chap akhirnya ngerti juga.😀
    Aku suka pas bagian Sehun salah sangka sama Minmi yang ngira Minmi kencan sama Kai eheheh.
    Aku rasa lama lama Sehun bisa suka sama Minmi. Aaaaaaahhh penasaran ditunggu next chap nya. Author jangan lama lama yaa.
    Fighting😀😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s