[Ficlet] Lucky To Have Him!

Lucky To Have Him!-Poster

 

short fiction by. bebhmuach

 

[INFINITE] Kim Myungsoo a.k.a L  ||  [OC] You

 

Ficlet | Romance, Fluff | PG-15

 

I OWN THE PLOT!!!

 

.
Namanya, Kim Myungsoo. Tapi kau lebih senang memanggilnya L. Inisial yang mutlak melekat untuknya-mengisaratkan ‘lucky’.

.


 

Namanya, Kim Myungsoo. Tapi kau lebih senang memanggilnya L. Inisial yang mutlak melekat untuknya-mengisaratkan ‘lucky’. Kedengarannya konyol, memang. Tapi si pemuda Kim tak pernah merasa keberatan dengan nama yang disematkan untuknya.

 

Pemuda bermata sipit itu hanya menjungkitkan kedua sudut bibirnya membentuk sebuah kurva saat salah satu huruf-dari deretan 26 abjad-terlontar dari bibir merahmu untuk memanggilnya.

 

Sesekali bila kau sedang kesal karena tingkah kekanakannya, kau senang menyebutnya ‘si manusia satu huruf’.

Seperti saat ini, setelah pertengkaran kemarin kalian masih dalam situasi perang dingin. Kau enggan sekedar mengirim pesan singkat-basa-basi-seperti biasanya.

 

Wajar bukan, bila wanita lebih sensitif dibandingkan pria?

 

Meskipun kau akan memasang wajah masam sepanjang hari. Jarimu terasa gatal ingin bergerak di atas benda pipih berlayar 5inch milikmu-tapi selalu berhasil kau urungkan. Kembali kau letakkan di atas nakas-dengan posisi menelungkup-lalu bergelung dengan gumpalan dakron di atas kasur, menenggelamkan seluruh tubuhmu di dalam selimut tebal.

 

L yang selalu sibuk dengan kerja paruh waktunya, seakan melupakan tugasnya sebagai seorang kekasih. Tak pernah datang tepat waktu acap kali kalian janjian untuk bertemu. Tak jarang kau mati bosan untuk menunggunya dan berakhir dengan pembatalan acara.

 

Apakah L tak menjadikan dirimu sesuatu yang terpenting untuknya?

 

Ting!!

Satu notifikasi pesan singkat masuk.
Perlahan tapi pasti, kau membuka kain tebal yg menutupi seluruh tubuhmu-dari kepala hingga kaki-mulai meraih ponselmu yang tergeletak di atas nakas.

 

Myungsoo♡

Matamu membulat saat melihat si pengirim pesan yang tak asing untukmu.

“Si manusia satu huruf.” desismu lemah sembari memajukan bibir bawah.

 

-Sayang, bisakah kau bukakan pintu? Aku ada di depan rumahmu, ngomong-ngomong.-

 

Sontak saja, kau terperanjat dari kasurmu. Hampir saja gerakan refleks yang tercipta membuatmu jatuh terjungkal dari tempat tidur.

 

Perasaan kesal, senang dan geli bercampur aduk menjadi satu dalam benakmu. Mungkin saja, pemuda Kim itu ingin meminta maaf atas semua kesalahannya padamu. Kau menggerakkan bola kepalamu naik-turun, menyetujui asumsimu.

 

Segera kau bangkit dari tempat tidur dan bergegas turun menuju pintu depan.
Rumah terlihat sepi, tentu saja ini hari libur!

 

Adikmu sudah pasti pergi bermain bersama karibnya. Lalu kedua orangtuamu yang kemarin sudah berpamitan akan pergi kerumah sanak saudara dan berangkat pagi hari.
Dan, kau akan menghabiskan hari libur dengan menikmati rasa kesalmu pada si pemuda pujaan hati yang menyebalkan. Lovely day!

 

Tungkaimu berpijak di akhir rajutan langkah. Meraih knop pintu dan membukanya.

Pemuda Kim itu mematri senyuman manis, menyapamu. Sial! Meski sedang marah, dia masih saja terlihat tampan untukmu!

 

Kau menelan salivamu alih-alih menutupi kegugupan.

“Ada apa?” tanyamu ketus. Masih menampilkan amarah yang enggan hilang dari guratan wajahmu.

 

Pemuda Kim di hadapanmu masih mengenakan seragam dinas-pengantar pizza-lengkap dengan helm yang menutupi kepalanya, tetap memasang senyumnya.
“Aku mau memberikan pizza.”

 

“Ehh?” kedua alismu saling bertautan.

 

“Ambillah.” ucapnya sembari menyodorkan satu buah kardus kotak ukuran sedang padamu.

 

“Aku tidak pesan pizza.”

 

“Memang. Aku yang mau memberi.”

 

“Tapi-”

 

“Sudah, ambillah.” selanya. Lengan kekarnya meraih tanganmu untuk menerima pemberiannya.
“Aku lanjutkan pekerjaanku dulu.” Ia menyematkan kerlingan mata di akhir frasanya, menggodamu.

 

Masih dengan wajah bingung, kau melihat sosoknya yang berjalan pergi.
Tapi tunggu, kau menyadari benda persegi didalam genggamanmu terasa amat ringan.
Segera kau membukanya untuk memastikan isi di dalam kotak.

 

Binar matamu terpancar bersamaan penutup kotak itu terbuka sempurna. Tidak ada makanan dari adonan roti yang di bubuhi topping aneka rasa, melainkan kotak kecil beludru merah yang sengaja ditempelkan di sana.

 

Perlahan kau mencabut kotak kecil itu dan membuka penutupnya.
Benda bulat nan cantik dengan satu mata tersimpan apik di dalamnya.
Rasanya bagai ribuan kembang api tengah meletup di dalam tubuhmu. Teramat bahagia!

 

Kau segera menggerakkan tungkaimu mengejar L yang baru saja mendaratkan bokongnya di atas jok motor paket deliverynya.

 

Tanpa basa-basi kau merengkuh tubuh besar itu dalam dekapanmu.
“Gomawo, chagi. Maafkan aku, ya.”

 

L mengusap lembut lenganku. “Aku juga minta maaf karena sedikit mengacuhkanmu. Aku tak bermaksud-”

 

“Aku tahu. Saranghae.”

 

“Nado saranghae.”

 

Kali pertama-setelah dua hari dalam masa perang dingin-kau menyungging senyuman. Kau mengeratkan pelukanmu seakan tak akan pernah melepaskannya.

Tak salah menyematkan inisial L untuk Myungsoo-L untuk lucky.
Lucky to have him!

 

“Chagi, kau tidak mau melepaskan pelukanmu? Aku harus mengantar pesanan yang lain. Kita menjadi pusat perhatian tetangga, ngomong-ngomong.”

 

Kau terhenyak, buru-buru melepaskan pelukan. Terlihat semburat merah di kedua pipimu yang membuat L tersenyum melihatnya.

“Aku berangkat dulu.” pamitnya sembari menstarter motornya.

 

“Tu-tunggu dulu.” cekalmu.

 

Membuat L menggerakkan bola kepalanya menoleh ke arahmu. Tungkaimu bergerak maju selangkah, kini tak ada jarak yang memisahkan kalian.
Sekon kemudian kau mencondongkan tubuhmu, mendekatkan wajahmu.
Benda kenyal berwarna cherry pink milikmu sukses mendarat di atas pipi mulusnya.

 

Cupp!!

 

 

End.

12 responses to “[Ficlet] Lucky To Have Him!

  1. Ehh mas Myung-ku kok so sweet sekali.. Kan nanti Ryunna bisa makin jatuh hati *siapa pula Ryunna kak della juga ga kenal* …

    KAK DEL, KUMAU CULIK BANG MYUNG DULU YA.. 😍😍

    • @springfanfiction eeehhhhh ada tamu, mau minum teh ato kopi? 😂😂
      Nuguseyo?😁 kenalan dulu cini *salamcium untuk Ryunna

      Sanah bawa, butuh karung ga?
      Butuh kopeah? Butuh jas item? Butuh kemeja putih? Butuh celana bahan?
      Langsung bawa ke KUA😂😂

  2. Huiii si myungsoo sweet amat dah :’v perang2 dingin masih aja bisa bikin kejutan :’) gue pengen punya pacar kek myungsoo… Kalo myungsoo gue bawa pulang boleh ye :3 wkwkwk

  3. Waaaaaaaaaayyyyyyyyy
    Senyum gaje g isa ditahan sorada
    Oh atau senyum mupeng lebih tepatnya

    Baper betebaran bacanyaa
    Hahahahahahahahaha

    Ok maaf😀

    Asik bacanya
    Ficlet yang menyenangkan dan mengharukan juga menyebalkan si
    Menyebalkan karena Myungsoonya rese….
    Diparsel aja gimana Myungsoonya?
    Hadoh belajar romantisan dari abang yeol sama Uyon

    Nice Story
    Next story ditunggu ya🙂
    Thank you

  4. aaiiissh jinjja Kim myung-soo L aaaaaa sweet banget namjachingu ku wkwkwkw suka sama ffnya apa lagi main cast my namjachingu hehehe🙂 lain kali bikin ff yang banyakan main castnya myung-soo ne aku menunggu ff kamu hehehe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s