BOYS – Cry

all-about-boys

Quinniechip’s Present

BOYS – Cry

Pria juga memiliki rasa sedih, saat mereka kecewa, mereka pun bisa menangis

Starring by BTS’sJimin & Apink’s Hayoung

A Romance Drabble for Teenanger with Parental Guidance


Perlahan tapi pasti, bulir air mata itu jatuh menetes. Mati-matian Jimin menahannya, tapi pada akhirnya pertahanan terkuatnya pun tak sanggup untuk menampungnya lagi. Emosinya benar-benar meluap.

Ini pertama kalinya dalam tiga tahun hubungan mereka, Hayoung melihat Jimin menangis. Tentu saja Hayoung tak menyangka bahwa Jimin yang selalu hidup penuh dengan tawa itu akan menangis di depannya. Karena Jimin yang ia kenal selama ini selalu tersenyum seberat apapun masalahnya. Bahkan saat ia kembali tak lulus pada mata kuliah Han songsaenim, Jimin masih bisa menunjukkan senyum konyolnya. Tapi mungkin tidak untuk saat ini.

Ayah dan ibunya memutuskan untuk bercerai. Pertengkaran orang tuanya mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari Jimin, tapi kata cerai yang dilontarkan ibunya benar-benar menghancurkan hati lelaki itu. Perceraian orang tua benar-benar menyakiti hati sang anak.

Jimin mengira ia sudah tak peduli dengan ayah dan ibunya. Mengingat ia sama sekali tak pernah menghiraukan setiap pertengkaran yang setiap hari selalu ada. Selama ini Jimin selalu bisa mengatur emosinya agar tidak ikut terpengaruh dalam pertengkaran orang tuanya. Tapi keutuhan sebuah keluarga menjadi satu hal yang sangat berharga baginya. Keutuhan keluarga sangat berarti dalam hidup Jimin.

“Aku.. tak ingin seperti mereka.”

Tak ada yang bisa Hayoung lakukan selain memeluk kekasihnya. Berusaha menenangkan Jimin, mencoba memberikan dukungan dan memberi tahu Jimin, bahwa dia akan selalu ada untuknya. Hayoung akan selalu di samping Jimin apapun yang terjadi.

Pelukan hangat dari Hayoung memang tak sia-sia. Perlahan tangisan Jimin mulai reda. Hanya tersisa sesenggukan di akhir tangisnya. Tapi tampaknya Jimin sama sekali tak berniat melepaskan pelukan Hayoung. Dagunya masih menopang pada pundak Hayong, dan Hayoung pun sama sekali tak merasa risih.

“Menangislah, jangan pernah ditahan, lelaki tak akan tampak lemah hanya karena air mata.”

Satu kalimat yang dilontarkan Hayoung seketika membuat Jimin terhanyut. Kembali mengeratkan pelukannya pada Hayoung, Jimin melampiaskan segala emosi di balik pundak gadisnya.

Dan Hayoung baru menyadari, bahwa senyuman Jimin selama ini hanyalah kedok untuk menutupi seluruh kesedihannya.

-kkeut!-

Comment please! Sarannya juga boleh kok~ Love ya all (づ。◕‿‿◕。)づ (♥͡з♥͡)

7 responses to “BOYS – Cry

  1. Uuuuuuu aduuh hayoung manisnya~ kok jadi ngikut sedih ya ngebayangin jimin sedih begitu, tapi nggakapa jimin ada hayoung kok yg selalu setia menemani ahaha
    Nice story!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s