[FICLET] Eomma, mianhae

11424457_1462309597413277_683320077925396707_n

 

Eomma, mianhae
—— wineonuna (was chaerin jingyo)

Clara Lee
Family | Ficlet | G

========================

“Sungmin-ah, mianhae. Hari ini eomma ada jam lembur. Makan malamnya kita tunda besok saja, eung?”

Tapi hari ini ulang tahunku, bagaimana bisa makan malamnya ditunda? Kalau tidak malam ini, tidak akan ada makan malam esok harinya.

Aku menangis melihat ibuku bersikap seperti itu. Aku merajuk padanya. Aku marah padanya bahkan aku mengumpatinya. Apa aku terlihat kurang ajar? Tidak ketika aku sangat marah karena itu dan sangat kurang ajar ketika aku mengingat kembali kejadian itu.

Ibuku adalah wanita pekerja keras, ia menyokong semua kehidupan keluarga kami. Ayahku juga tapi kurasa ibuku bekerja dua kali lebih banyak dari ayah. Dan aku tak pernah menyukainya, seorang ibu haruslah mengikuti pertumbuhan anaknya, selalu berada di samping anaknya dan menghujani anaknya dengan kasih sayang yang melimpah tapi tidak dengan ibuku. Selain ulang tahun, ibuku mungkin tak ingat apapun tentang kehidupanku.

Eomma sakit? Mau aku pijat kakinya?”

“Terimakasih. Kau mau kemana?”

Eomma… Seorang pria akan mengajakku jalan. Eomma mau bertemu dengannya? Sebentar lagi dia akan menjemputku.”

“Kepala eomma pusing, sungmin-ah.”

“Ahh… Kalau begitu, eomma tidur saja.”

Ibuku yang memiliki stamina yang kuat, berangsur mulai melemah. Ia tak lagi sekuat dulu atau sesibuk dulu tapi keadaan berbalik. Kini aku yang mulai sibuk dengan kehidupanku dan mengesampingkan ibu.

“Sungmin-ah… Pulanglah, besok kau harus kuliah.”

Ibu menyuruhku pulang ke rumah dan meninggalkan dirinya bersama ayah di rumah sakit. Ini tahun kedua ibu kembali ke rumah sakit yang sama untuk di rawat dan seperti tahun lalu, aku selalu yakin ia akan pulang kembali ke rumah, tidur di kamar yang sama, nonton drama bersamaku. Hanya… Sepertinya aku salah kali ini.

Appa… Eomma...”

Appa sudah rela. Kau juga harus merelakan eomma-mu.”

“Tidak… Aku bahkan belum berbuat apa-apa untuk eomma.”

“Jangan seperti itu.”

Kesadaran ibu menurun. Selang oksigen menempel di hidungnya. Ia tertidur dan entah kapan akan bangun. Kupijit lembut lengan eomma, kulitnya tak lagi kencang. Warnanya tak lagi cerah namun wajahnya masih saja cantik.

EOMMA… EOMMA… TIDAK….”

CPR tak ada gunanya, kakinya sudah dingin, otot diafragmanya tak lagi bekerja. Tubuh sudah terpisah dari ruhnya. Ibuku sudah pergi dan aku menyesali semua kemurkaanku padanya.

Mianhae, eomma… Mianhaeyo.
Aku tidak pernah menjadi puteri terbaikmu. Aku tidak pernah membahagiakanmu hingga akhir hidupmu.
Mianhaeyo eomma…
Andai saja aku bisa mengulang sebuah kehidupan. Aku ingin mengulang kehidupanku dan memperbaiki hubungan kita.
Eomma… Saranghae.. Neomu neomu saranghae.

-END

===================

ctt. maaf soal feel ffnya yang nanggung… karena ini based on true story jadi ada lembaran yang sulit dibuka di sini. pengennya buat yang lebih panjang tapi ya gitu, ada aja yang terasa perih kalau coba dibuka.

anyway… makasih ya udah baca. diksi dan standar penulisannya sih bukan standarnya ffindo tapi mau gimana lagi, aku lagi kena writer block dan termasuk author yang males jadi ya maaf ya kalo biasa banget ffnya. dan (pembelaan lagi…alasan lagi) ff ini udah lama jadi mohon dimaklumin ya plak😄

7 responses to “[FICLET] Eomma, mianhae

  1. intinya selagi masih ada orang tua kita harus sayang hormat dan memperlakukan mereka dengan baik jangan sampai menyesal ya..
    ini based on author’s true story? kali iya, sabar ya /pukpuk/

  2. duh ini alasan aku ngehindarin baca ff yang genrenya family karena aku anaknya cengeng banget ini aja belum apa-apa udah berkaca-kaca. aku paham apa yang tokoh ini rasain karena aku juga ngalamin sekarang ini ehem. tapi aku gak mau menyesal di akhir tapi di sisi lain ‘kemurkaan’ itu juga belum bisa aku ilangin, jadinya ya jadinya gitu di sisi lain pengen marah tapi aku sadar tindakan aku juga gak bener sih ((haduh malah curhat)) dan ini based on true story ya? aku gatau apakah ini pengalaman langsung penulis atau enggak, tapi buat siapapun yang jadi tokoh utama dalam cerita ini, tetap semangat ya!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s