Kiss

Poster MyungEun Kiss

Author : IsabellaDj

Rating : PG-13

Gendre : Romance, Fluffy

Type : Ficlet

Summary :

Myungsoo itu idiot, Naeun tahu benar akan hal itu. Tapi…..kenapa dia juga tidak peka?!

Annyeong!! Perkenalkan, namaku Isabella, author baru di sini. Aku bakalan mencoba ikut ngeksis di FFI bersama fanfiction-fanfiction buatanku yang…….yah bisa dikatakan amburadul huhuhu mohon maaf kalau penggunaan katanya tidak berkenan. Anyway, aku Moonlight / Myungsoo-Naeun shipper garis keras, jadi mungkin aku bakalan lebih sering post FF MyungEun hihihi. Buat kalian sesama Moonlight, would you mind to visit my blog : MYUNGEUN KINGDOM ?

OKAY, HAPPY READING! DONT FORGET TO COMMENT OR LIKE!!! SILENT READER NOT ALLOWED!

-oOo-

 

Naeun naik ke dalam bus lebih dahulu dan segera mengambil tempat di belakang saat Myungsoo sibuk menempelkan T-Moneynya untuk membayar tarif bus mereka. Wajah Naeun ditekuk sedemikian rupa, aura gelap meliputi dirinya. Kala Myungsoo duduk di sampingnya, tetik itu juga, nona Son membuang muka dan memilih melemparkan pandangan keluar jendela.

Tuan Kim mencolek pundaknya. ” Naeun, kau tahu? Aku akan tampil di acara pentas seni sebagai gitaris pengiring murid-murid paduan suara!”

Tidak ada jawaban, Naeun malas memberikan komentar. Dalam hati ia menggerutu, apa Myungsoo tidak sadar kalau ia bertingkah aneh saat ini? Dan…..jawabannya tidak, sebab pemuda tersebut masih melanjutkan ocehannya. 

” Kau harus datang ke acara itu! Di taman kota, aku akan menjemputmu nanti!”
Masih diam. Naeun membuang nafasnya dongkol. Kenapa ia memilih lelaki tidak peka seperti Myungsoo untuk jadi kekasihnya?

Naeun melirik sosok di sampingnya yang kini malah berkutat dengan ponselnya. Sial, umpat nona muda itu dalam hati.

” Geser sedikit,” suruh Naeun dingin.

” Apa kau kesempitan?” tanya Myungsoo tanpa mengalihkan pandangan dari layar smartphonenya.

” Sangat! Cepat geser!”

Lelaki itu menurut dan berpindah sedikit. Bah! Apa Kim Myungsoo tidak menangkap nada bicaranya?

Nona Son menggigit bibirnya emosi. ” Pindah saja sana!”

Myungsoo menatapnya bingung. Akhirnya ia melihatku juga. ” Kau sedang badmood ya?”

” Iya!”

” PMS?”

Naeun bersumpah ingin meninju wajah idiot Myungsoo kalau saja pemuda itu bukan pacar tersayangnya.

” Apa PMS adalah satu-satunya penyebab badmood?!”

” Lantas?”

Gadis itu menarik nafasnya pelan-pelan dan meloloskannya kembali. Ia harus tenang menghadapi Myungsoo si otak udang.

” Kita sudah berkencan berapa lama, Myungsoo?” tanya Naeun pelan. Pandangan Myungsoo mengosong (Naeun hampir berteriak KAU LUPA HAH?! Jika saja dia tak cepat menjawabnya).

” Enam bulan,” jawabnya. ” Kenapa memangnya?”

” Selama enam bulan lamanya, apa saja yang sudah kita lakukan?”

” Saling mencintai satu sama lain.”

Naeun menepuk keningnya stress. Jawaban absurd macam apa itu? Tidak salah, tapi bukan itu yang ingin dia dengar.

” Maksudku, apa saja yang sudah kau lakukan untukku, hm?”

” Memberi cintaku yang paling dalam hanya untukmu.”

Mungkin Naeun akan terharu jika kalimat itu terucap tidak dalam situasi ini. Nona Son memutar otaknya cepat, harus pakai cara lain untuk menyampaikan maksud hatinya pada Myungsoo sang-kekasih-tercinta.

” Kau tahu, Seulgi dan Jinhwan baru berkencan dua bulan tapi mereka sudah—” Naeun memajukan bibirnya sedikit, berharap Myungsoo memahami kode itu. Mata lelaki itu membulat. Hah! Kenapa daya tangkapnya cuma hebat dalam urusan begini?

” Benarkah? Mereka hebat sekali, padahal baru dua bulan.”

” Mereka punya progress yang cepat.”

” Ya, kita kalah.”

” Lalu?”

Myungsoo memiringkan kepalanya bingung. ” Lalu?”

” Aku juga mau dicium, Myungsoo!”

Oh, persetan dengan harga diri. Toh jika tidak di katakan secara gamblang, kekasih tersayangnya tak akan pernah sadar. Myungsoo mengejap-ejap sebentar, tidak percaya Naeun mengatakan hal semacam itu. Sejurus kemudian, kurva menyeringai terbentuk di bibir Myungsoo.

” Begini?”

Tanpa malu, ia maju, memadukan bibir penuhnya dengan milik Naeun. Tidak lama, hanya tiga detik, namun itu tiga detik paling menggetarkan bagi nona Son.

” Hanya cium, apa susahnya? Kau juga bisa langsung mencuri kesempatan,” ujar Myungsoo ringan sambil kembali bermain dengan ponselnya. Tapi gagal. Sebab Naeun menciumnya lagi. Untuk durasi yang lebih panjang.

END

 

16 responses to “Kiss

  1. Heyya isabel!!!
    My lovely reader akhirnya keliaran juga di ffindo ^^
    Langsung ke review yaak. I found some typos like “tetik” mungkin maksudnya “titik” kali yah… selain itu ada space setelah tanda petik buat dialog. Kurang sreg aja sih liatnya, pen bgt ngehapus spacenya /plak
    Masalah plot, ADUHAY MAS MYUNGSOO YA AKU TAK KUASA MAS /eh pokoknya mereka unyu banget berdua ih sampe bikin kesel bacanya T_T but agak lost sedikit di ending becuz itu…. mereka kan lagi….. ehem…. didalam bus….. ditempat umum….. hem….. dan naeun ngelanjutin……… im lost…….

    Overall, nice fict isabel! Ditunggu ya ficmu yang lain dan maaf reviewnya gak mutu bgt huft T_T

    • Hai mbayu Nitaaaaaaaa~!
      Akhirnya author kesayangan mendarat di FF amatiranku ini 8″”)
      Sebenernya itu ‘tetik’ pengen aku tulis ‘detik’ tapi malah salah ㅠㅠ ohh space setelah tanda petik itu salah to? Aku baru tau ckckck…..
      Endingnya rada ngebanting ya, soalnya kan pada duduk mojok tuh jadi ga begitu keliatan sama yg lain #alibiajaah
      Dannn MAKASIH ATAS REVIEW YANG BERHARGA INI MBAYU, TONS OF HEART FOR YOUU 💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞

      • Eee? Nah kan sotoy abeez diriku ini -_- masa detik dibilang titik zzzzz. Iya sih soalnya penulisan yg aku tau gak pake space diawal hihi
        Ta…ta..ta..ta..pi… kan….. mereka…. masih anak… sekolah… hmmmm…
        Wkwkkw iya sama sama yaaaaa😘😘😘 apasih yang gak buat kamu wkkwkw

        • Tak apa, menduga-duga itu baik 😆😆😆
          Oh yaa, lain kali aku ga bakal pake space di awal lagi deh hohohoho
          N…na…namanya juga………dara muda…..daranya para remaja #halah
          Aduh aku jadi terhura ini serius 😂😂😂😂😂😂

          • But ini menduganya terlalu sotoy teruz salah teruz jadi malu sendiri /duh
            Wah ini….. anak beginian kudu diberantas nih wkwkwk /yang ada malah digorok myungsoo/

            • Ahhh ga usah malu sama aku, malu aja sama kucing meong meong #lah-_-
              Yah jangan dooong, anak kayak gini harus dilestarikan(?) karena menjunjung tinggi emansipasi wanita(???) Wkwkwk

  2. sweet banget🙂 eksekusi endingnya juga tepat sasaran (?) mau kasih saran mengenai penulisan tapi kayaknya udah ada yang ngasih diatas (?). nice writing, tetap berkarya! ditunggu myungeun fanfic yang lain~

  3. Annyeong ^^
    Akhirnyaaaaa ada juga yg post ff myungeun di sini mengingat keterbatasan ff myungeun >.<
    Seneng banget pas nemu o.o

    Well ceritanya oke, gaya bahasanya jugaa cukup amduk untuk ff ber genre fluff… cuma mungkin teknik eksekusinyabyang belum tepat… karena alurnya jdi agak kecepetan… mungkin perlu banyak dialog untuk menambah rasa di ceritanya… ga masalah 1 scene…asal feelnya dapet …

    Ditunggu karya2 lainnyaaa
    Semangat dan salam kenal ^^

  4. baru baca nih😦 bagus kak, sweet gitu tapi sayang cuma 1 scene ga ada shocking scene lainn. good job denggg ah iya kalo diatas ada kata oemma setahu aku eomma deh.
    waiting for next FF, FIGHTING !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s