[Chapter] Wedding Memories (Part 8 – Moment)

ff ini bukan lah milik saya (flamintskle), sebuah ff titipan dari seorang teman.
tolong berikan apresiasi kalian berupa komen.
Thanks🙂

inhan99-wedding-memories2

Author : InHan99 || Main Cast : Oh Sehun – Han Joe In ( Han Lyn ) || Genre : Friendship, Family, Hurt, Marriage life, Romance, lil’Thriller etc. || Rate : G || Lenght : Series || Disclaime : Story of mine and Sehun is owned God

Other Cast : Byun Baekhyun – Kim Jongin – Lu Han, Choi Heejung – Kwon Hanna – Lee Hyena ( OC ) etc …..

Note : This pure my idea… Don’t be plagiat and silent readers…

©2015 InHan99 Present

Great poster by Harururu98 @CafePoster

Preview
Part 1 || Part 2 || Part 3 || Part 4
Part 5 || Part 6 || Part 7 || Part 8

***

Hyena tertegun dalam lamunannya, seolah dirinya terhipnotis oleh sesuatu yang tidak terlihat. Bayang-bayang masa lalu berputar dalam pikirannya memenuhi memori sampai ia pun tidak memperdulikan dinginnya angin malam yang menerpa tubuhnya, dia masih gigih bertahan dalam keterdiamannya. Duduk menyendiri di balkon kamarnya sambil melamun, ada sesuatu yang mengganjal di pikirannya sedari tadi. Sesuatu tentang kejadian tadi siang di mana ia tengah berjalan dengan angkuhnya melewati koridor dan tak tau apakah itu kenyataan atau tidak bagi penglihatannya, namun… seseorang yang mirip dengan yang ada di masa lalunya berlari melewatinya.

” benarkah dia? “, tanyanya sambil menggigiti kuku jarinya dengan rada khawatir. Ia masih berusaha meyakinkan hatinya dan berharap jika saja yang tadi siang dia salah lihat.

” tidak… mungkin itu bukan dia.. ne… pasti bukan “, Hyena menggeleng cepat untuk mengusir hal yang menganggu pikirannya tersebut.

***

Luhan melambaikan tangannya ketika Sehun berjalan menuju ke arahnya bersama dengan dua orang sahabatnya di sampingnya. Dia tersenyum membalas senyuman hangat Sehun dan langsung menepuk pundak Sehun, lalu mengajak Sehun dan kedua temannya untuk segera menuju kafetaria.

Dari arah yang berbeda, terdapat Heejung yang sedang jengah mendengar cerita membosankan Hanna. Dia berpikir jika Hanna bukan saja manis tetapi ada sisi di mana Hanna begitu cerewet dan terdengar menyebalkan di telinga Heejung. ” Hanna- “, panggil Heejung akhirnya sambil melirik sekilas wajah temannya itu.

Hanna menoleh ke arah Heejung, dia memperhatikan wajah temannya itu dan kemudian bergumam. ” hmm… ne? “, Hanna menoleh ke samping kanan dan kiri.

” kau itu- “, Heejung sengaja memotong ucapannya dan kemudian menghela nafas sebelum melanjutkannya, ” -cerewet sekaligus menyebalkan “. Satu jitakan manis mendarat di kepala Heejung secara tiba-tiba, membuat dirinya langsung melongo dengan membelalakkan matanya. Dia menoleh ke arah Hanna dengan tatapan menghakimi.

***

Joe tengah duduk dengan di temani sebuah buku dan ponsel pintarnya yang tersambung dengan sebuah earphone yang kini menempel di telinganya. Tangannya sibuk membalik halaman sebuah buku. Dia kembali membalik halaman yang telah selesai di bacanya untuk kemudian melanjutkannya lagi di halaman berikutnya.

Dia menggeleng kemudian, ” ah…. adegan seperti ini, kenapa harus di beri rating ‘R/Remaja’… lebih baik membaca komik Naruto saja ” sungutnya dan kembali membalik halaman yang selanjutnya dan kini ia tertawa. Dia tiba-tiba berpikir, apakah dia bisa membuat Sehun sebal dan kemudian di atas kening Sehun bagian kiri memunculkan tanda perempatan dan di sebelah kanan dengan garis-garis berwarna hitam. Pasti akan sangat lucu. ” ah… dia bisa mendiamiku kalau aku melakukannya “, kesalnya kemudian sambil menghela nafas.

Joe berdiri dari duduknya, melepaskan earphone dan mematikan pemutar musik di ponselnya. Dia menutup komiknya dan meninggalkan semua itu di atas meja dalam kamarnya. Dia berjalan keluar kamar dan menuju ke dapur, Joe juga memeriksa kulkas untuk memastikan adakah bahan-bahan makanan yang perlu di tambah atau tidak. ” ah~ kurasa ini masih cukup untuk beberapa hari ke depan “, dia menghela nafas lega dan tersenyum. Joe mengambil sebuah gelas kaca yang tinggi kemudian menuangkan air es hingga penuh.

” hah~ haus sekali “, ucapnya setelah menghabiskan segelas air es yang tadi ia tuangkan ke dalam gelas. Joe melirik sekilas ke arah ruang tengah, dia mendengar suara pintu yang terbuka. Di sana, dia melihat Sehun baru saja menjatuhkan tubuhnya di sofa ruang tengah.

” Sehun… kau sudah pulang? tidak seperti biasanya? “, tanya Joe sambil melangkah menghampiri tempat di mana Sehun sedang menyandarkan tubuhnya dengan nyaman. Sehunpun meliriknya dan tersenyum.

” hari ini Dosen Kang mengosongkan jadwal kelasnya “, ujar Sehun masih dengan senyum manisnya. Joe mengangguk mengerti dengan penjelasan singkat Sehun.

” kau mau menu apa untuk makan malam? “, tanya Joe kemudian sambil menatap wajah Sehun yang terlihat tenang dengan matanya yang terpejam. Sehun membuka matanya dan melirik Joe.

” apa saja “, jawabnya singkat dan Joe segera berlalu menuju kembali ke arah dapur.

***

Hyena mengambil langkah cepat dan hal tersebut mengakibatkan hentakan di setiap langkahnya, sepatu high heels yang ia kenakan semakin menambah frekuensi suara yang di hasilkan langkah kakinya. Wajahnya terlihat sedikit berseri-seri dengan senyuman manisnya hingga ia tiba tepat di depan sebuah pintu. Ia menekan bell interkom dan menunggu seseorang dengan sabar.

Lain halnya dengan dua orang di dalam ruangan yang sedang menikmati makan malam mereka, keduanya cukup terkejut dengan bell interkom yang tiba-tiba berbunyi. ” apakah, eomma atau eommonim berkunjung? “, tanya seorang wanita muda yang baru saja meneguk air mineralnya.

” hm~ mungkin saja, chankkanman… aku akan membukakan pintu ”

” ne… ”

»«

Pintu terbuka dan membuat wajah Hyena memperlihatkan senyuman manisnya. ” malam oppa “, senyuman manispun tak luput tat kala ia menyapa seorang lelaki jangkung yang menatapnya terkejut sekaligus heran. Lelaki itu diam tanpa membalas sapaannya.

” apakah aku boleh masuk oppa? “, dia bertanya dan membuat lelaki itu langsung panik.

” anniyo… kenapa tiba-tiba kau datang? “, tanya lelaki itu dengan wajahnya yang memperlihatkan sedikit rasa kesal dan tidak suka, acara makan malam romantisnyapun harus terganggu.

” oppa, aku ingin berkunjung ” dan Hyena memaksa masuk dengan mendorong tubuh lelaki itu. Pemandangan pertama yang ia lihat adalah ruang tengah yang luas dengan televisi slim layar datar berukuran  49 inch’. Kemudian, dia juga menemukan sebuah dekorasi bergaya modern yang sangat memanjakan mata. Di sebuah bagian kosong, terdapat miniatur taman tanaman bunga.

Dan ada suatu hal yang membuatnya cukup terkejut, sebuah figura pernikahan yang terpajang indah. ” itu Joe In bukan? istrimu? “, tanyanya dengan nada kurang bersemangat.

” ne… Sehun dia? “, orang yang sedang di bicarakan tiba-tiba muncul dan menghampiri keduanya.

Hyena membeku di tempatnya, kakinya tiba-tiba terasa lemas dan tubuhnya sedikit bergetar. Ia tercengang dan teringat akan kejadian beberapa waktu lalu. Hyena terlihat linglung dalam waktu singkat. Tidak mungkin baginya merasa biasa-biasa saja dalam situasi yang terasa seperti menjepitnya.

” Hyena-ssi, lama tidak bertemu? ” Joe melambaikan tangannya, senyum manis dengan mata menyipit terarah untuk Hyena. Hyena merasa panas dalam dirinya, ia merasakan ada sesuatu yang tiba-tiba muncul. Sebuah senyuman seperti itu pernah membuatnya merasa muak.

” kau mengingatnya? “, tanya Sehun dengan nada yang cukup terkejut. Sehun menatap keduanya, istrinya yang tengah tersenyum dan Hyena yang tengah menunduk.

” oppa… aku pulang dulu- ”

” -kenapa terburu-buru? “, Joe memotong ucapan Hyena dan membuat gadis dengan mini dress itu menatapnya terkejut.

Hyena pov…

” -kenapa terburu-buru? ”

Sial! Kenapa dia harus bertanya seperti itu? Apakah Joe sengaja ingin mengatakan pada Sehun tepat di hadapanku, jika akulah penyebab dirinya mengalami keguguran dan hampir kehilangan nyawanya. Tapi, tunggu dulu? Apakah dia baru mengalami amnesia?

Sehun berkata apakah Joe mengingatku?

Sepertinya tragedi itu membuat Joe kehilangan memori tentang apa yang telah aku lakukan padanya.

” sebaiknya kau makan malam bersama dengan kami “, huh! dia seperti itu? dia terlihat baik dan menawariku makan malam bersama? apa dia lupa jika aku dan dia sudah lama bermusuhan semenjak dia merahasiakan pertunangannya dengan Sehun oppa. Keterlaluan, sahabat seperti apa gadis ini. Tunggu? Dia bukanlah sahabatku, dia hanya teman yang sekedar menjadi teman.

Aku mengangkat wajahku dan menatapnya, tapi tatapan matanya tidak berubah sama sekali, tatapan tajam itu terlihat seperti mengintimidasi diriku dari bayanganku yang tergambar di dalam matanya. ” anniyo- aku akan pergi saja. terima kasih, sampai jumpa “, aku segera melangkahkan kakiku meninggalkan tempat tinggal Sehun.

Mendapati sosok Joe di tempat itu membuatku merinding, entah kenapa ada rasa takut ketika aku berhadapan langsung dengannya untuk saat ini. Secercah rasa bersalah menyelimuti hatiku. Tapi, aku menggubris perasaan itu. Aku sudah sangat membenci sosoknya, dia membuatku menjadi sangat membencinya.

»«

Author pov….

Setelah selesai dengan makan malamnya, Joe dan Sehunpun memilih untuk segera pergi tidur, namun ketika mereka melewati ruang tengah Joe menghentikan langkahnya. Tatapan matanya mengarah ke pintu utama, dia terdiam sebentar dan kemudian menyusul Sehun ketika suaminya itu memanggil namanya.

Joe masih memikirkan tentang kedatangan Hyena, Sehun bahkan memilih untuk tidak membahas topik itu saat mereka kembali melanjutkan makan malam. Sebenarnya tidak perlu di beritahupun, Joe sudah tahu tentang siapa Hyena, dia mengingat semuanya tanpa perlu di beritahu. Namun, dia sengaja bersikap seolah-olah mengenal Hyena dengan baik dan telah lupa dengan kejadian naas yang menimpanya.

Joe bohong jika dia berkata pada dirinya, jika dia telah lupa akan hal itu, sebenarnya dalam hatinya yang paling dalam dia merasakan sakit saat menatap Hyena. Entah perasaan apa itu, dia bahkan tidak akan pernah dapat melupakan ingatan tentang tragedi naas yang harus merenggut calon buah cinta pertamanya itu.

Tanpa sadar, tangan Joe turun ke perutnya. Dia mengelusnya perlahan dan menatap pantulan dirinya di cermin dalam kamar mandi. Setetes air mata meluncur begitu saja. Dia menangis sambil mengelus perutnya. ” mianhae “, gumamnya tertahan dengan nafas memburu dan tangisan yang mulai membanjiri wajahnya.

Tangisnya semakin menjadi-jadi saat ia menyebutkan kata ‘anakku’ dalam hatinya. Tubuhnya bersandar pada dinding berlapiskan keramik dan kemudian tubuhnya merosot ke lantai, ia menekuk kakinya dan menangis sejadi-jadinya hingga membuat suaminya mengetuk pintu kamar mandi dengan panik. Sehun bahkan mendobrak pintu kamar mandi dan langsung menghambur ke arah Joe kemudian memeluk tubuh Joe.

” ada apa? uljima “, tanya Sehun sembari mencoba untuk menenangkan Joe yang tengah terisak dalam pelukannya.

” bayiku hks.. “, Joe kembali memegangi perutnya dan menggigit bibir bawahnya agar tangisannya tidak semakin menjadi. Sehunpun mengeratkan pelukannya pada tubuh Joe sembari mengelus surai sepanjang bahu itu.

***

Joe sekarang tengah duduk sambil menunggu dengan tenang, sesekali matanya melirik ke sekitar cafe mencoba untuk menemukan seseorang yang ia tunggu. Di tangannya terdapat sebuah note yang cukup besar. Dia menemukan note miliknya itu berada di dalam laci lemari Sehun. Ia merasa beruntung Sehun menyimpan note itu agar bisa ia gunakan lagi. ” Joe! “, seru seseorang mengalihkan perhatiannya dan melihat ke arah di mana suara itu berasal menyapanya.

” Kris gege, Chanyeol oppa… long time no see “, Joe membalas keduanya dengan senyuman manis sambil mempersilahkan keduanya duduk dengan isyarat tangan.

” amnesiamu sudah sembuh? “, tanya Chanyeol tanpa basa-basi. Belum lagi bagian tubuhnya sempat menyentuh kursi, namun pertanyaan sudah terlontar terlebih dahulu kepada Joe. Joe sendiri hanya tersenyum menatap teman seangkatannya itu. ” dia selalu seperti biasanya, apa kau perlu bantuan kami? “, Kris melontarkan pertanyaan lain yang sukses membuat Chanyeol menatap datar ke arahnya. Kris tidak peduli dan terus fokus untuk mendengar kalimat yang nantinya akan keluar dari mulut Joe.

” kupikir, kali ini aku akan membahas Hyena Kris ge… walaupun amnesia, aku terus mengingat segala keburukan yang dia berikan sebagai kenangan sebelum kecelakaan dan sesudahnya “, Joe menatap lirih dengan arah pandang lurus ke arah Kris dan Chanyeol.

” sudah ku duga itu ulahnya, dia selalu melakukan sesuatu tanpa berpikir dan kelihatannya dia sangat senang mengetahui kau menghilang waktu itu “, Kris menghela nafas dan menyandarkan tubuhnya pada kepala kursi yang ia duduki. Chanyeol juga ikut menghela nafas.

” pantas saja, ketika aku berkunjung ke universitas setelah kecelakaan itu untuk mencaritahu. aku menemukan Hyena yang tengah berseru bahagia bersama teman-temannya, terlihat begitu bahagia sampai-sampai aku muak melihatnya, tapi saat mereka menyebut namamu aku langsung merasakan hal aneh dan curiga atas kebahagiaannya “, Chanyeol memainkan ponselnya dan memutar gadgetnya itu di tangannya.

” terima kasih karena kalian selalu memperhatikanku selama ini, bahkan kalian mau mengerti tentang penjelasanku di telepon… kalian memang kakak terbaik bagiku “, Joe mengembangkan senyum sambil menyesap kopi yang ia pesan beberapa waktu lalu.

” sudah ku bilang, jika kau adalah adik kami “, Chanyeol tersenyum dan Kris mengangguk untuk membenarkan apa yang di katakan oleh Chanyeol.

” Kris gege, Chanyeol oppa…. jika mungkin nanti aku membutuhkan bantuan kalian, kalian mau membantuku? “, entahlah apa yang Joe rasakan. Sepertinya ia merasakan firasat yang tidak mengenakkan.

” tentu saja, memangnya kau punya masalah apa? “, tanya Kris sambil menyesap kopinya.

” entahlah, aku merasakan hal buruk…. aku tidak mengerti kenapa tapi aku akan meminta bantuan kalian jika firasatku benar ”

Kris dan Chanyeol saling menatap dan spontan langsung mengangguk pasti.

»«

Hyena menahan pergelangan tangan Heejung, ketika gadis itu lewat bersama Hanna. Hyena bahkan menatapnya dengan tatapan seolah-olah Heejung itu adalah orang yang harus ia tindas dan singkirkan secepatnya. ” sudah ku bilang untuk tidak berdekatan dengan Sehun oppa “, Hyena membentak Heejung dan kali ini Heejung menghempaskan cengkraman tangan Hyena dan membuat gadis itu menatapnya marah.

” apa? “, Heejung bertanya tanpa rasa takut dengan balas menatap tajam mata Hyena.

” jalang! beraninya kau terhadapku “, Hyena mulai tidak bisa mengendalikan emosinya. Ia kesal dan marah, namun ia mencoba menahannya dan ini untuk pertama kalinya.

” kau- siapa yang sebenarnya kau maksud jalang? kau melarangku dekat dengan Sehun oppa sedangkan istrinya bahkan tidak memarahiku berteman dengan suaminya “, ini yang Heejung inginkan. Wajah Hyena yang memucat. Wajah Hyena yang sedang merasa ketakutan.

” kau- “, Hyena menggigit bibir bawahnya.

” dengar Hyena-ssi, aku sangat dekat dengan Joe eonnie walau hanya hitungan minggu. dan kau harus ingat hal ini, kebenaran akan terbongkar dan kelak kau hanyalah orang tidak penting di mata Sehun oppa “, Heejung berseru riang dalam hati. Yah, entahlah kenapa dia bisa berkata seperti itu. Tapi membuat Hyena cemas tentu sangat menyenangkan saat ini.

” ugh! kau- “, Hyena langsung pergi dengan perasaan campur aduk yang begitu membebaninya.

***

Heejung berlari, menerobos hujan dan mencoba mencapai halte bus yang mulai di penuhi para pejalan kaki di sekitar. Tiba-tiba, seseorang menarik tangannya dan memayunginya. Sontak saja hal itu membuat Heejung menoleh dan terkejut saat mengetahui siapa orang yang baru saja menarik tangannya. ” Joe eonnie– “, ucapnya sedikit terbata dan juga mengerjapkan matanya berkali-kali dengan ekspresi yang mengundang tawa Joe.

” ahaha, ada apa dengan matamu itu? hey! “, Joe tertawa dan membuat Heejung tersadar dalam kepolosannya yang lucu. Ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal dan memalingkang sisi wajahnya ke arah lain, ia merasa sedikit malu harus berhadapan dalam kondisi seperti ini.

eonnie, sedang apa di sini? “, tanya Heejung baru menyadari. Ia heran, mengapa Joe berada di sana, sedangkan Joe tidak mempunyai kepentingan lain lagi karena dia sudah lulus.

” mengunjungi teman lamaku yang sekarang menjadi asisten dosen Kang, dosennya Sehun “, ujar Joe ramah sambil masih tetap dalam posisi memayungi Heejung yang sekarang mulai merasakan dingin menghampiri tubuhnya yang sedikit basah.

aah… itu, eonnie- eonnie naik apa ke sini? naik bus? atau taksi? ”

” taksi… ah, kau mau pulang… sebaiknya kita menunggu Sehun, kebetulan aku ingin mengunjungi ahjumma

eh… eonnie-

***

Setibanya di kediaman Heejung, Joe langsung saja menarik gadis itu dan melupakan sejenak keberadaan Sehun bersama mereka hingga mendengar suara deheman Sehun yang membuat Joe terdiam kikuk sementara dan setelahnya segera berbalik menghampiri suaminya yang jangkung mempesona. ” ah mianhaeyo “, kemudian Joe menggandeng lengan Sehun dan tertunduk kikuk membuat Sehun tertawa akibat perbuatan Joe. Rupanya, tidak hanya Sehun yang tertawa Choi ahjumma yang melihat kelakuan Joe pun ikut tertawa.

Heejung juga tersenyum tipis melihat kelakuan Joe yang cukup menarik perhatian dan mengundang tawa untuk Sehun dan Ibunya. Selain itu, Heejung senang sekali karena Joe memiliki waktu luang untuk mengunjungi rumahnya, lebih tepatnya dia dan Ibunya. ” eomma.. eomma memasak apa hari ini? “, pertanyaan Heejung cukup menginterupsi suasana penuh tawa yang membuat Joe menjadi malu.

eoh~ eomma memasak bulgogi dan tteokbokki.. kalian pasti suka “, ucap Ny. Choi dengan senyum hangatnya yang sedari dulu tak pernah luntur.

joha! ” seru Heejung dan Joe bersamaan.

Makan bersama telah berlalu, semua saling berbagi canda tawa dan saling melempar senyum hangat satu sama lain. Nampak seperti keluarga kecil yang begitu bahagia. Sangat hangat dan begitu dekat. Kebahagiaan begitu kentara di wajah masing-masing, berkumpul di hari itu benar-benar moment yang cukup membahagiakan. ” aa, Sehun- tadi eommonim mengirim sms dan meminta kita untuk ke rumah “, ucap Joe di tengah-tengah moment tersebut.

” baik.. ”

***

Setibanya Joe dan Sehun di kediaman keluarga Oh, Joe pun langsung di peluk oleh Ny. Han, Ibu kandungnya. Tak tanggung-tanggung Joe bahkan membalas pelukan Ibunya dengan sangat erat membuat sang Ibu mengeluh atas perlakuan putrinya tersebut. Semua hanya bisa mentertawakan tingkah Ibu dan anaknya yang cukup menghibur dan sedikit kekanakkan. ” anak ini ingin di cubit pipinya “, gemas Ny. Han sambil mendekati Joe yang kemudian secepat kilat berlari untuk menghindari Ibunya yang sudah bersiap untuk menghabisi pipinya.

” Sehun!!! “, teriak Joe sambil berlari menjauh dari Ibunya dan bersembunyi di balik tubuh Sehun. Sehunpun tak dapat membendung tawa dan kemudian tertawa terbahak-bahak akibat tingkah laku Joe yang terlalu kekanakkan.

aihhh, eomma akan mencubit pipimu “, Ny. Han dengan gemas dan tersenyum kecil melangkah pelan ke arah sepasang suami istri tersebut. Joe pun semakin berteriak ketakutan seperti anak kecil sembari tertawa. ” andwae eomma! andwae.. “, dan kemudian suasana hening ketika Sehun berbalik dan segera membungkam mulut Joe dengan sebuah kecupan yang mendadak dan membuat Luhan tersedak kue yang barusaja dia masukkan kemulutnya. Ny. dan Tuan Oh hanya bisa berdehem malu melihat tingkah sepasang pasangan muda tersebut.

To Be Continue…

A/N : Hi.. Author comeback with WM.. Sorry jika ceritanya terlalu sedikit… Author hanya ingin memulai kembali setelah sekian lama hiatus gak bilang2 hehe… See you again on next chapter readers.. THANKS A LOT FOR GEA (FLAMINSTKLE)  난 정말 감사합니다😉

10 responses to “[Chapter] Wedding Memories (Part 8 – Moment)

  1. Astajimmm setelah sekian lama sampe” gue lupa sama cerita nya dan tiba” ff ini muncul lagi perasaan gue bisa dikatakan seneng wkwk tapi pas baca part ini gue meraba raba cerita lagi coz ini udahh lama banget gak dilanjut, gue jadi makin kesel sama si hyena dasar jalang !! Udah tau joe udah kembali masih aja nyari” sehun dasar wanita gak tau diri, kira” joe ngomongin apa ya sama chanyeol kris, kira” joe mau minta tolong apa ya ?

  2. Penasaran pas liat judulnya. Udah lama juga ga buka FF.
    Langsung baca dari part 1. Tapi baru comen di sini mian. :’)
    Bagus jalan ceritanya. Awalnya agak bingung tapi pas baca plkaya kenap sehun bisa koma??
    Tapi ceritanya tetep menarik. Karena penasaran jadi langsung deh di baca sampe part ini.
    Ga nyangka sehun bisa seromantis itu sama joe.
    Penasaran banget kira kira apa lagi yaa yang dilakuin hyena ke joe .
    Ditunggu part selanjutnya….
    Fighting😀

  3. apa firasat joe berhubungan dengan niat jahat hyena
    dan sekarang joe harus lebih berhati-hati dengan sikap hyena yang mulai frustasi kalo perbuatannya terbongkar

  4. hampir aja amnesia’y joe pindah ke q, pas buka ni ff ga tau kenapa ragu” baca’y takut salah nyambungin sama part sebelum’y, tapi setelah di pertengahan baru yakin n ga salah nyambungin cerita sebelum’y hee😉

    wah 2 wanita tangguh bakal ngelawan hyena, pasti seru hyena dapet serangan balik dari joe sama heejung🙂

    joe makin peka n waspada sama apa yg bakal hyena lakuin ke joe.. tapi penasaran kira” apa yg joe omongin sama kris juga chanyeol ya??

  5. lucu pasangan ini sehun joe… tapi hyenna jahat banget sampai lakuin itu untuk nyingkirin joe dr sehun… sadis kategorinya… 😒 ditunggu chap lanjutannya.. benernya q silent ride uda lama baca tp baru comment sekarang …

  6. lucu pasangan ini sehun joe… tapi hyenna jahat banget sampai lakuin itu untuk nyingkirin joe dr sehun… sadis kategorinya…ditunggu chap lanjutannya.. benernya q silent reader uda lama baca tp baru comment sekarang…

  7. baca sampe senyum” sendiri lucu pasangan ini sehun joe… tapi hyenna jahat banget sampai lakuin itu untuk nyingkirin joe dr sehun… sadis kategorinya… 😒 ditunggu chap lanjutannya.. benernya q silent ride uda lama baca tp baru comment sekarang …

  8. Aaaaaaaaaa😊😊😊😊😊 senangx liat sehun joe lucu skali. 😊😊😊 smpe senyum” sndri bacax hehehwhe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s