Jajjangmyun and Samgyetang

IMG_20151006_210019

Jajjangmyun and Samgyetang

|| Park Bogum (Actor) • Hyun (OC) || Drabble || Romance ||

|| Vhaerizz ||

***

Malam ini, aku berhutang lagi pada Jisoo. Sudah rela meluangkan waktu untuk datang ke rumah sakit dan menjemputku, aku malah dengan teganya memintanya pulang serta membawa barang-barangku sementara aku malah pergi ke kedai yang menjual samgyetang bersama lelaki ini, Park Bogum.

“Aku kan bilang mau jajjangmyun,” protesku. Hampir seminggu berada di rumah sakit karena usus buntu membuat mulutku terasa pahit karena tidak diijinkan makan apapun yang kumau. Bahkan setelah operasi aku tidak diijinkan makan dan minum apapun. Menyiksa sekali.

“Malam ini dingin. Samgyetang lebih enak,” kata Bogum sambil menuangkan air putih ke gelasnya.

“Tapi aku mau jajjangmyun.”

“Tapi aku mau samgyetang.”

Aku menggerutu tidak jelas. Tahu begini aku ikut pulang Jisoo saja. Bersantai di rumah dan memesan jajjangmyun sebanyak yang aku mau. Ah, tidak. Di rumah sama saja. Para tetua pasti akan mengomel. Harusnya aku ke rumah Jisoo saja tadi.

Pesanan kami datang. Samgyetang dengan kuah yang masih terlihat mendidih. Daging ayam yang terlihat empuk dan lezat. Menggoda, sih. Tapi aku tidak boleh tergiur. Aku mau jajjangmyun.

Dengan sabar, Bogum memotong bagian paha dan sayap dan meletakkannya ke dalam mangkukku kemudian menyiramnya dengan kuah panas nan lezat itu. Bagian tubuh ayam yang menjadi kesukaanku. Bogum tahu sekali itu.

“Tidak makan?” Tanyanya.

“Aku mau jajjangmyun,” kataku ngeyel.

Bogum mendesah, namun tidak ada perubahan apapun pada ekspresi wajahnya. Bogum memang ahli dalam pengendalian ekspresi. Sangat berguna untuk profesinya sebagai seorang psikiater.

“Kita makan samgyetang sekarang.” Bogum tak kalah ngeyelnya dariku. “Besok malam baru kita makan jajjangmyun. Sebanyak yang kau mau.”

“Benarkah?”

“Hm. Tapi siangnya kita harus beli eskrim dan odeng di jalan dekat kampusmu. Paginya… terserah kau mau makan apa. Aku ikut.”

Aku bingung. Jadi besok bukan hanya makan malam saja, tapi makan siang serta sarapan juga?

“Apa artinya besok kita…?”

“Apa?”

“Kencan?”

“Apapun istilahmu. Intinya dari pagi hingga malam besok, kau hanya boleh bersamaku, mengerti?”

Fin!

3 responses to “Jajjangmyun and Samgyetang

  1. Kyaaaaaakkkkk
    Park Bogum in the house yooooo!!!
    Hahahahahahahahahaha

    Ampun Bogum a >.<
    Suit banged kamunya
    Udah maksa, ngajak kencan anak orang dengan cara yang g biasa
    Hahahahahaha

    Mukanya itu mukanya
    Senyum dikit kek apa kek
    Lempeng mulu kek tugu jogja😀

    Aduh ini dibuat drabble series ya???
    Ah mau lagi
    Ditunggu next seriesnya

    Fighting fighting

  2. bogum bogum bogum bogum…
    yeah!! jarang banget ada author yang mau buat ff dengan cast ni orang..
    huaaaaaa…makasi ya udh buat ni cerita. biar singkat tapi bisa lepasin keinginan buat baca ff dengan cast ni makhluk tampan..
    kyakyakyakyakya…

    author,, buat yang cast bogum lagi yah..^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s