Love Is Devil | chapter 3 : job


48

Deer Plain’s Present

Poster by :  LittleRabbit@Indo Ff Art

CAST

|| Oh Se Hun | Kim Hye Ra ||

GENRE

|| Romance | School Life | Dark | Au ||

– ChaptereD –

| Prolog | | Chapter 1 | |Chapter 2 |

 

※※※※※※※※

 

Sehun melepaskan genggaman tangannya dengan Hyera dan membukakan pintu mobil untuk yeoja itu. Hyera hanya menurutinya dan masuk kedalam mobil, sedangkan namja itu langsung pergi ke sisi mobil satunya dan Menyalakan mesinnya lalu menjalankan mobil tersebut.

Kepala Hyera dipenuhi oleh kata-kata Sehun tadi.

 

” Kau tidak perlu takut, tenang saja. Karena aku selalu bersamamu. Aku selalu disini, disampingmu ”

Kejadian dan kata-kata itu terus terekam dikepala Hyera. Hyera sadar jantungnya berdetak dengan cepat saat itu, dan ia tau kenapa jantungnya berdetak lebih cepat.

Itu karena ucapan yang Sehun berikan kepadanya. Selama ini tidak ada orang yang berbicara seperti itu kepadanya. Dan tiba-tiba lamunan Hyera buyar ketika Sehun membuka suaranya.

 

” Kau. . . ”

 

” Apa kau tidak bisa bersikap lembut ? Sekarang semua orang tengah melihat kau sebagai kekasihku, tidak bisakah kau bersikap lembut ? ” Sehun mengacak rambutnya frustasi.

Mendengar perkataan Sehun, Hyera sadar, bahwa perkataan namja itu sebelumnya hanyalah fake. Palsu. Akting.

Sehun tidak benar-benar serius menenangkannya.

” Aku tau. Aku tau ini hanyalah berpura-pura. Justru itu, karena ini hanyalah akting, tidak bisakah kau berperilaku seperti kekasih sungguhan ? Berperilaku lembut dan romantis dihadapanku saat ada banyak orang ? ” lanjut Sehun.

” Ini semua salah kau sendiri, Oh Sehun. Diantara juta-an wanita, kenapa kau harus memilihku sebagai kekasih palsumu ? Kau fikir seluruh wanita didunia ini menyukaimu hingga kau memilihku menjadi keka- ”

” STOP ” Sehun memotong pembicaraan Hyera.

” Jika kau berbicara satu patah katapun, kau akan mengalami hal buruk sekarang juga ” lanjut namja itu.

Perkataan Sehun sukses membuat Hyera terdiam. Menurut yeoja itu, lebih baik menuruti apa yang dikatakan manusia- bukan, iblis disampingnya itu dari pada mendapatkan ending yang seram.

 

♡ Love Is Devil ♡

 

Sehun dan Lu Han tengah duduk diruang tv dengan laptop mereka masing-masing ditambah dengan beberapa lembar kertas.

Kedua namja itu tengah sibuk membicarakan suatu hal. Bahkan Sehun sampai mengenakan kacamata untuk membaca kertas-kertas dan menatap laptopnya.

Hyera yang kebetulan lewat, melihat kedua namja itu yang sedang tampak sangat serius.

‘ mereka serius sekali. Apa aku perlu membuatkan sesuatu untuk mereka ? ‘ fikir Hyera.

Hyera membuat tiga cangkir coffee dan yeoja itu membawa kedua cangkir tersebut ke ruang tv.

” Sehun-ah, Lu Han-ah, aku membuatkan kopi untuk kalian. Mungkin ini sedikit membantu kalian untuk menahan rasa ngantuk ” kata yeoja itu.

” Terima Kasih Hyera-ssi ” kata Lu Han tersenyum. Sedangkan Sehun tetap fokus dengan laptopnya.

” Kalian terlihat serius sekali, apa yang sedang kalian lakukan ? ” tanya Hyera.

” Ah, karena ini musim panas, sekolah kita berencana melakukan wisata selama dua hari satu malam. Dan osis disuruh untuk menyusun kegiatan ini, tapi kami belum menentukan akan pergi kemana ” jelas Lu Han.

Hyera hanya menganggukkan kepalanya dan berkata ‘ Oh ‘ lalu kembali memerhatikan Sehun dan Lu Han.

10 menit berlalu dan Hyera masih menemani Sehun dan Lu Han sambil memainkan ponselnya. Ayolah, kenapa yeoja itu berminat sekali menunggu si ketua osis dan wakilnya yang setia ini.

Tiba-tiba Lu Han menghela nafasnya kasar. ” Ah, ini benar-benar melelahkan ! Sehun, apa kau sudah mendapatkan idenya ? ” tanya Lu Han.

Sehun menggelengkan kepalanya. ” Tidak, aku belum mendapatkannya ” mata namja itu tetap fokus kelaptop miliknya.

Luhan menenggak coffee yang dibuatkan oleh Hyera tadi. Namja itu melirik Hyera yang sibuk memainkan ponselnya sendiri.

” Ah, Hyera-ah, menurutmu saat wisata nanti sebaiknya kita pergi kemana ? ” tanya Lu Han.

Mendengar pertanyaan Lu Han, yeoja itu mengangkat wajahnya dari ponselnya. Hyera berfikir sejenak.

” Karena ini musim panas, kenapa kita tidak ke pantai saja ? ” usul Hyera.

” Pantai ? Ide yang bagus ” kata Sehun. Namja itu menyetujui usul yang Hyera berikan.

” Oke, kita akan ke pantai. Jadi sekarang tentukan pantai mana yang akan kita kunjungi dan tentukan aktivitas apa saja yang akan kita lakukan disana ” lanjut Sehun, Lu Han hanya menganggukkan kepalanya.

” Dan kau, Hyera-ssi. Lebih baik kau tidur sekarang, ini sudah hampir larut malam, nanti kau bisa terlambat bangun besok ” kata Sehun.

” Eh ? ” Hyera melihat Sehun dengan kebingungan.

” Kubilang, kau cepatlah tidur, ini sudah hampir larut malam ”

” B-Baiklah ” kata Hyera gugup lalu pergi ke kamarnya meninggalkan Sehun dan Lu Han.

Didalam kamarnya Hyera berfikir sejenak.

‘ Namja itu . . . Apa dia memperdulikanku tadi ? ‘ batin Hyera.

Perkataan Sehun tadi kembali terngiang di kepala yeoja itu.

” Kubilang, kau cepatlah tidur ini sudah hampir larut malam ”

Tentu saja, Hyera merasa yakin bahwa keperdulian Sehun kepadanya kali ini bukanlah akting. Sehun tidak akan mungkin melakukan akting konyolnya dirumah ini bukan ?

” M-Mungkin. . . dibalik sifatnya yang seperti iblis itu masih ada beberapa persen sisi malaikatnya ” gumam Hyera.

Secara perlahan mata yeoja itu tertutup dan ia mulai masuk kedalam mimpinya.

 

♡ Love Is Devil ♡

Matahari kembali meyambut Hyera dan ingin membangunkan yeoja itu dari alam mimpinya. Tapi yeoja itu pagi ini terbangun bukan karena matahari tersebut.

Melainkan ada suara seseorang yang mengusiknya pagi ini. Suara itu menyebut nama Hyera berulang-ulang kali dan mengguncang tubuhnya pelan.

” Hyera, Kim Hyera. Ini sudah pagi ” kata Sehun.

Namja itu lagi-lagi mengguncang tubuh Hyera, dan yeoja itu tetap masih dalam posisi tidurnya.

” YA ! Kim Hyera ! Cepat bangun, atau kau akan kusiram dengan air dingin ” ancam Sehun.

Hyera hanya mengubah posisi tidurnya dan mengurung dirinya dibalik selimut. ” Oh Ayolah, beri aku waktu 10 menit lagi ”

” Tidak. Bangunlah sekarang ”

” 5 menit lagi ”

” Kim Hyera, kumohon ”

” Ugh, tidak bisa kah kau membiarkanku beristirahat sebentar ” keluh Hyera dibalik selimutnya.

Sehun yang mulai kesal karea Hyera, langsung menarik selimut yeoja itu. Dan namja itu membisikkan sesuatu ditelinga Hyera, hingga yeoja itu dapat merasakan deru nafas Sehun.

” Nona Ice Princess, aku harap kau bisa bangun sekarang juga di detik ini juga. Jika tidak . . . ”

Deru nafas Sehun membuat bulu kuduk Hyera berdiri, begitu juga dengan apa yang Sehun katakan tadi. Yeoja itu langsung beranjak dari tempat tidurnya dan memasuki kamar mandi.

Sehun hanya berdecak kesal melihat Hyera. Mata namja itu mengamati ruangan disekelilingnya. Tiba-tiba mata namja itu berhenti di sebuah rak yang dipenuhi oleh novel-novel dan beberapa buku lain milik Hyera.

Tiba-tiba mata Sehun tertuju pada satu novel yang terletak di meja kecil disamping tempat tidur Hyera. Tulisan Demon of Love terlihat jelas di sampul buku tersebut.

Sehun mengambil buku itu dan melihat angka ‘ 3 ‘ kecil diatas judul buku itu. Namja itu kembali melirik rak buku Hyera dan melihat seri ke- satu dan dua buku tersebut.

‘ Demon of Love ? Aku tidak menyangka yeoja itu menyukai buku seperti ini ‘ batin Sehun.

Sehun baru saja ingin melihat isi buku itu dan membacanya secara sekilas, tetapi, suara pintu kamar mandi terbuka dan Hyera keluar dari sana dengan tubuhnya yang masih berbalut handuk.

” YA ! OH SEHUN ! K-Kenapa kau masih berada disini ?! Keluar kau ! ” teriak Hyera.

Sehun yang terkejut karena teriakan Hyera, langsung meoleh melihat yeoja itu. Ia mendapati Hyera tengah hanya berbalutkan handuk.

Wajah Hyera memerah.” YA ! Jangan melihat kearahku ! Keluar kau Oh Sehun ! ”

Sehun mencibir Hyera ” Tidak usah berteriak seperti itu, aku bisa keluar sendiri. Lagipula siapa yang mau melihat tubuh jelekmu itu ” kata Sehun lalu meletakkan novel Hyera lalu keluar dari kamar yeoja itu.

Perkataan Sehun tadi membuat Hyera shock ditempat.

” A-Apa katanya ?! Jelek ? Berani sekali dia berkata seperti itu ” Hyera mendengus kesal.

 

♡ Love Is Devil ♡

 

-At School-

 

” Harap perhatiannya. Aku akan mengumumkan suatu kegiatan yang akan kita lakukan besok lusa ” kata Park Sae Ri yang juga merupakan salah satu anggota osis.

” Lusa nanti, sekolah kita akan mengadakan wisata ke pantai selama dua hari satu malam. Dan besok sekolah akan diliburkan, kalian bisa menyiapkan barang-barang yang akan kalian bawa untuk besok lusa ” jelas Sae Ri.

Mendengar kata ‘ Besok Libur ‘ murid-murid lainnya bersorak-sorak terkecuali Hyera, karena yeoja itu sudah mendengar hal ini dari Sehun dan Lu Han tadi malam.

” Baiklah, kalian boleh keluar kelas jika sudah mengambil kertas pemberitahuan ” Sae Ri meletakkan tumpukan lembaran pemberitahuan didepannya.

Murid-murid maju kedepan kelas dan mengambil kertas pemberitahuan kegiatan yang akan mereka adakan besok lusa.

Setelah mendapatkan kertasnya, Hyera pergi ke perpustakaan untuk menemui Sehun. Seperti biasa, namja itu kembali menyuruh Hyera berakting sebagai kekasihnya.

Ketika Hyera sudah tiba di perpustakaan, disana sudah ada Sehun yang duduk dengan melipat kedua lengannya didepan dada.

‘ Ugh, apa aku terlambat ? ‘   batin Hyera. Yeoja itu menghampiri Sehun.

” Uhm, Hai ” kata Hyera.

” Kau terlambat sekitar… 3 menit 39 detik ” kata Sehun sambil memeriksa jam tangannya.

” A-Apa ? 3 menit… 39 detik ? ” Sehun menganggukkan kepalanya.

” Apa kau gil- ”

” Baiklah, ayo kita belajar bersama ” Kata Sehun lalu mengeluarkan satu buku matematika yang cukup tebal untuk ia pelajari dengan Hyera.

Oh ya, para fans Sehun tentu saja sedang berkumpul diperpustakaam untuk melihat Sehun dan Hyera yang sedang belajar bersama. Menit demi menit tetap berlalu, Sehun dan Hyera masih membahas soal matematika yang ada dihadapannya.

Hyera terlalu serius mengerjakan soal-soal itu hingga ia lupa bahwa dirinya tengah dikelilingi atau lebih tepatnya diperhatikan oleh fans Sehun.

” Jadi, ada yang tidak kau mengerti ? ” tanya Sehun.

Hyera menganggukkan kepalanya. ” Yang ini ” Jari telunjuk yeoja itu bergerak menunjuk soal yang tidak dimengertinya.

” Ah, yang ini. Ini cukup mudah, biar kujelaskan ” Sehun mendekatkan dirinya ke Hyera dan mulai menjelaskan soal tadi.

Tangan namja itu bergerak menulis angka-angka dan rumus.Hyera hanya bisa mengangguk-anggukkan kepalanya. Dan pada akhirnya ia menyadari bahwa jarak wajah Sehun dengan jarak wajahnya begitu dekat.

Sangat dekat.

Tanpa yeoja itu sadari, ia tengah menahan nafasnya. Wajah yeoja itu memerah.

Kaki Sehun bahkan sampai menyentuh kakinya, karena posisi mereka benar-benar sangat dekat. Hal itu membuat Hyera menjadi sangat gugup, dan spontan ia menggelengkan kepalanya sambil menutup matanya untuk memghilangkan ketidak fokusannya.

” Ada apa ? Kenapa kau menggelengkan kepalamu ? Apa kau tidak mengerti ? ” tanya Sehun.

” Ehm, tidak. Eh, maksudku . . . ” Hyera menggantungkan kalimatnya karena kebingungan harus menjawab apa.

Tiba-tiba Sehun meletakkan kedua telapak tangannya di kedua pipi Hyera. Namja itu menangkup wajah Hyera dan mengunci tatapan yeoja itu.

Namja itu mendekatkan wajahnya ke wajah Hyera. ” Kurasa kau tidak fokus ” kata Sehun.

” Kenapa kau tidak bisa fokus Kim Hyera ? ” tanya Sehun.

” Uhm, itu. . . Karena kau terlalu dekat denganku, jadi… kumohon menjauhlah sedikit ” kata Hyera jujur dengan pelan. Wajah yeoja itu kembali memerah.

Mendengar apa yang Hyera katakan, Sehun langsung menjauhkan telapak tangannya dari wajah Hyera dan menjauhkan sedikit tubuhnya. Namja itu terdiam sejenak.

Tanpa sengaja mata mereka berdua bertemu ketika Sehun mencoba melihat ke arah Hyera. Dan beberapa detik kemudian namja itu tersenyum kecil sejenak.

Hyera bingung kenapa namja disebelahnya itu tersenyum disaat tidak ada hal yang menarik disekitarnya.

Tiba-tiba senyum itu perlahan berubah menjadi smirk yang kecil yang cukup mengerikan bagi Hyera. Dan tentu saja, Hyera cukup terkejut kepada Sehun.

Sehun merangkul bahu Hyera, dan membisikkan sesuatu ditelinga yeoja itu.

” Maaf, mulai sekarang jika kau menyuruhku menjauh darimu maka aku akan mendekatimu. Dan lagi, jika aku menjauihimu apa arti dari tugasmu sebagai FAKE GIRL.FRIEND. ? ” Bisik Sehun sambil menekan nada bicaranya.

” Oh Sehun. Menjauhlah ” kata Hyera melepaskan tangan Sehun dari bahunya. Sehun hanya membiarkam Hyera melepaskan tangannya, ia hanya menatap mata Hyera.

” Ikut aku ” kata Sehun lalu menarik pergelangan tangan Hyera dan membawa yeoja itu kesebuah tempat.

” Apa mau mu membawaku ketempat seperti ini, Oh Sehun ” Hyera melepaskan tangannya, ketika mereka sampai disebuah bukit belakang sekolah.

” Kita perlu bicara ” kata Sehun menatap Hyera tajam.

” Apa yang kau maksud tadi ? Apa yang kau maksud dari ‘ menjauh ‘ ?! Kau menyuruhku untuk menjauhimu ? Konyol. ” kata Sehun tertawa remeh.

” I-Itu karena kau terlalu dekat denganku ! ” kata Hyera

”  Hei, aku tau kau tidak pernah tau apa itu cinta. Tapi ini sudah keterlaluan ”

” Apa ada orang yang menjalin hubungan tetapi saling menjauh satu sama lain ? Apakah itu ada ? Tentu tidak ! Tentu saja mereka saling berdekatan ” Lanjut Sehun.

” Tapi, kita kan tidak menjalin hubungan ” kata Hyera dengan wajah lugunya.

Sehun yang mendengar perkataan Hyera membelalakkan matanya dan mengacak rambutnya frustasi.

 

” Kau ! ”

 

Sehun mendorong Hyera hingga punggung yeoja itu mengenai batang pohon besar dibelakangnya, namja itu meletakkan tangannya disamping kepala Hyera.

” Apa menurutmu kita sedang tidak menjalin hubungan dihadapan semua orang ? ” tanya Sehun.

” Tidak ” jawab Hyera singkat.

Sehun memejamkan matanya sejenak, lalu bertanya lagi ” Apa kau lupa tugasmu sebagai fake girlfriend untukku ? ”

” OH ! Ya, aku tau itu, aku hampir melupakannya ” kata Hyera.

” Dasar bodoh. ” kata Sehun. Namja itu mendekatkan wajahnya kepada Hyera dan mengunci mata yeoja itu untuk yang kesekian kalinya.

” Jadi. . . tolong, jangan mencoba menjauh dariku ”

Hyera hanya menganggukkan kepalanya dengan gugup, ketika matanya dengan Sehun kembali bertemu. Jantung yeoja itu berdetak dengan kencang.

Tiba-tiba waktu menjadi sangat lambat bagi Hyera, ia dan Sehun masih tetap dalam posisinya dan mereka juga masih saling menatap satu sama lain. Deru nafas Sehun mengenai wajah yeoja itu, dan tanpa Hyera sadari wajahnya kembali memerah.

” Uhm, Sehun. . . Menjauhlah sediki- ” Hyera mengangkat tangannya dan mencoba untuk mendorong Sehun.

 

Tapi dengan cepat namja itu menahan tangan Hyera.

 

” Kau mencoba untuk menjauh dariku lagi ” kata Sehun menahan tangan Hyera.

” Kau harus membiasakan diri untuk tetap selalu berada dijarak yang dekat denganku untuk tugasmu sebagai fake girlfriend ” kata Sehun.

 

♡ Love Is Devil ♡

 

– NIGHT –

 

Seseorang membunyikan bel pintu rumah Sehun, dan Hyera yang kebetulan sedang berada di ruang tv, membuka pintu tersebut dan melihat siapa yang datang.

 

Park Sae Ri.

 

” S-Sae Ri ?! ” kata Hyera terkejut.

” Siapa yang datang Hyera ? ” tanya Sehun yang tiba-tiba muncul dibelakang Hyera.

” Hai, Sehun ” kata Sae Ri tersenyum.

” Oh, Hai Sae Ri ” jawab Sehun.

” Uhm, Saeri ini tidak seperti yang kau bayangkan, aku dan Sehun tinggal bersama karena ahjumma-ku harus pergi keluar negeri dan- ”

” Aku mengerti, aku tidak akan memberitahu kepada siapapun ” potong Sae Ri sambil tersenyum.

” Uhm, aku harap begitu ” kata Hyera.

” Oh ya, apa Sehun sudah memberitahumu ? Aku akan tinggal disini sampai kita akan pergi bersama saat wisata nanti ”

” Benarkah itu Sehun ? ” tanya Hyera.

Sehun menganggukkan kepalanya ” Ya, itu benar. Aku lupa memberitahumu ” kata Sehun acuh lalu pergi meninggalkan Hyera dan Sae Ri.

Hyera cukup bingung, kenapa Sehun tidak mengeluarkan sifat malaikatnya yang PALSU itu ? Ia bahkan terlihat acuh dan dingin kepada Hyera didepan Sae Ri.

” Oh, Sae Ri-a , silahkan masuk ” kata Hyera.

Sae Ri langsung masuk dan menaiki tangga menuju lantai dua. Yeoja itu terkejut ketika pintu kamar yang ia buka adalah kamar Hyera.

” Ah, apa ini kamarmu ? ” tanya Sae Ri kepada Hyera. Hyera menganggukkan kepalanya.

 

 

Tiba-tiba Sehun datang dan menepuk bahu Sae Ri dari belakang, ” Kamarmu yang ada disana ” kata Sehun lalu  menunjuk pintu berwarna pink-putih.

” Oh, terima kasih ” kata Sae Ri lalu membawa tasnya dan memasuki kamar tersebut.

” Oh ya, Kim Hyera. Ikut aku ” kata Sehun. Hyera hanya mengekori Sehun dari belakang.

Namja itu memasuki kamarnya dan duduk dikursi meja belajarnya.

” Nah, ini semu- ” Sehun memberhentikan kalimatnya sendiri ketika ia berbalik dan mendapati Hyera masih berdiri didepan pintu kamarnya.

” Hei, apa yang kau lakukan disana ? Aku menyuruhmu masuk ” kata Sehun sambil mengerutkan keningnya.

” Eh, T-Tapi. . . ”

” Oh ayolah, dasar kura-kura. ini penting ! ” kata Sehun lalu beranjak dari kursinya dan menarik tangan Hyera untuk masuk ke kamarnya.

Jujur saja, Hyera cukup gugup untuk bisa masuk ke kamar Sehun. Ini pertama kalinya yeoja itu memasuki kamar pria selain  kamar ayahnya- uhm maksudnya, ayah dan ibunya.

” Ini peralatan yang harus kita bawa disana, besok aku, kau, Lu Han dan Sae Ri akan pergi bersama membelinya. Kemungkinan kita berempat akan masuk satu tim yang sama ” jelas Sehun.

” Benarkah ? ” Hyera cukup lega mendengarnya, karena ia dapat satu tim dengan orang-orang itu. Karena, hanya merekalah yang lumayan dekat dengannya disekolah ini.

” Ya. Aku sudah menyusun semuanya. Kita adalah kelompok pertama ” kata Sehun.

” Dan nanti kita akan mengadakan beberapa permainan di pantai. Acara api unggun dan lain-lainnya. Lalu– ”

 

♡ Love Is Devil ♡

 

[ 2 Days Later ]

 

 

7.00 AM

 

Hari ini hari dimana mereka akan pergi ke pantai selama dua hari 1 malam.

Lu Han, Hyera, Sehun dan Sae Ri sudah selesai memasukkan barang mereka ke dalam bagasi mobil. Barang yang mereka bawa tidak cukup banyak. Satu orang dapat membawa satu buah tas ransel dan satu tas kecil.

Mereka juga sudah menyiapkan beberapa obat, dan makanan ringan. Didekat pantai terdapat sebuah resort, sehingga mereka semua akan tidur disana.

Sehun mengendarai mobilnya menuju sekolah. Semua murid akan menuju pantai dengan bus. Dari sekolah ke pantai akan memakan waktu sekitar 1 jam, dan perkiraan mereka akan sampai disana sekitar jam 8.

Ketika sudah sampai disana, Hyera dan yang lainnya mendapat nomor urut kelompok pertama. Kepala sekolah lee memberikan sambutannya dan setelah itu giliran Sehun sebagai ketua osis untuk menyampaikan kegiatan nanti.

” Pagi semua ” sapa Sehun didepan semua murid kelas 3 SMA Seoul High School.

Beberapa diantaranya kembali menyapa Sehun, memanggil nama Sehun /fangirling mungkin /

” Mulai hari ini sampai besok, kita kan mengadakan beberapa kegiatan di pantai ini, dan nanti kita akan bermain games. Apa kah kalian senang pergi ke pantai ? ” Tanya Sehun sambil tersenyum.

 

Dan tentu saja semua murid lainnya mengatakan ‘ YA ‘

 

” Pergi ke pantai untuk wisata kali ini di sarankan oleh Kim Hyera, saat itu aku dan Lu Han sangat bingung untuk memutuskannya, dan kami meminta saran pada Hyera ” kata Sehun memperlihatkan wajah senangnya ( walaupun hanya berpura-pura )

Untunglah Hyera sedang berada di toilet sekarang. Jika ia berada disana juga, pasti dia sudah merasakan hal malu karena Sehun yang menyebut namanya didepan umum. Belum lagi tatapan tajam para fans Sehun.

” Untunglah kalian suka ”  lanjut Sehun.

” Baiklah, kalau begitu aku akan memulainya. Disini kita akan membuat beberapa kelompok yang beranggotakan masing-masing dua laki-laki dan dua perempuan, daftar anggota kelompok sudah disusun, dan kalian cukup mencari nama kalian dikertas ini ” jelas Sehun.

” Sehun-ah ! Apa aku satu kelompok denganmu ? ” tanya Seorang yeoja.

” Uhm, kau lihat saja nanti ” jawab Sehun tersenyum.

” Beberapa games nanti akan kita adakan. Sekarang kalian diperbolehkan melakukan apa yang ingin kalian lakukan sampai jam 12 siang, tapi jangan pergi terlalu jauh. Tepat jam 12 siang semuanya sudah harus berkumpul di restoran resort itu untuk makan siang. Sekian ” tutup Sehun.

 

♡ Love Is Devil ♡

 

Sehun dan Hyera sedang berjalan dipinggir pantai dengan tangan mereka yang saling mengenggam satu sama lain.

Hyera memang masih merasa tidak nyaman jika menggenggam satu sama lain, tapi disisi lain yeoja itu juga sudah mulai terbiasa dengan perilaku Sehun.

” Uhm, Sehun ? ” panggil yeoja itu.

” Ya ” jawab Sehun singkat.

” Kenapa… uhm, maksudku kurasa kau tidak mengeluarkan sikap malaikatmu yang palsu itu didepan Sae Ri. Itu tidak seperti kau yang biasanya  ” kata Hyera.

” Kita tidak perlu berakting didepannya ” kata Sehun.

 

 

– To Be Continue –

Hello ╰( ̄▽ ̄)╭

 

I’m back guys. Aku kembali membawa Love Is Devil chapter 3. Aku benar-benar minta maaf kalau chapter sebelumnya pendek ToT , jadi sebagai permohonan maaf aku buat chapter 3 jadi lebih panjang. Hehehe i’m so sorry guys udah hampir 3 bulan aku gk ada ngepost disini T.T

Dan bakal ada banyak kejutan gak terduga di chapter selanjutnya dan  ^^  Jadi thanks banget buat yang udah baca ff ini ya, tetap tunggu chapter selanjutnya ^^ I Luv U !

 

 

– Deer Plain

11 responses to “Love Is Devil | chapter 3 : job

  1. Wihhhhh seru… bngung jga ma sehun sih sbnrnya diamtu gmn sifat asli nya!!! Tpmkeren bgt ff nya hrus dilanjut lama gpp hehe tp jgn lama2 ya seru soalnya

  2. knpa mereka engga hrs berakting didepan sae ri..??? bakalan dijelasin engga..??
    .ohh hyera uda kena virus baper eohh..hahaa,.sama perlakuan sehun..ati” lohh..takutnya ntar dibikin sakit hati ma sehun,.
    semoga aja sehun cepet punya persaan ke hyera..
    aku tunggu kejutan” slnjutnyaaaa…

  3. Pingback: Love Is Devil | Chapter 4 : Beach | FFindo·

  4. Pingback: Love Is Devil | Chapter 5 : Devil or Angel | FFindo·

  5. knp gak perlu akting di dpn saeri?? tp sebenarnya lebih penasaran ke sebab akibat knp sehun bisa bersifat kayak gitu. krn bisa di blg cukup aneh. ditambah lg di prolog ada kalimatbyg menyatakan bahwa sehun bersikap spt malaikat di sekolah krn luhan. bikin tambah kepooo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s