[Ficlet] Change? Please!

PicsArt_1449490565327.jpg

Change? Please!

by Noranitas, 2015

 

[VIXX] Leo (Jung Taekwoon) [OC] Lee Yora | T G | Romance AU | Ficlet

“Percuma kau teriak-teriak. Ya Taekwoon hyung tak mungkin berubah. Tetap saja seorang pendiam.” 

***

 

Oppa! Ingat kan janji kita? Besok temani aku belanja, oppa!” suara Yora menggelegar keseluruh penjuru ruang tengah. Hongbin –kakak Yora- pun sempat terkejut. Menahan langkah kakinya yang hendak menuju kamar tidur.

Pasti Taekwoon hyung lagi, gumam Hongbin dalam hati.

“Percuma kau teriak-teriak. Ya Taekwoon hyung tak mungkin berubah. Tetap saja seorang pendiam. Huh.”

Perkataan Hongbin tadi menyulut api menjadi lebih besar di dalam diri Yora. Pacarnya diolok-olok oleh sang kakak.

“Nah dengar kan? Hongbin pun bilang oppa tidak akan berubah. Aku lelah oppa jika kau sepasif ini di dalam hubungan kita berdua!”

Tidak ada balasan dari seberang. Yora kembali mengumpat tidak karuan.

Taekwoon memutuskan telepon.

 

***

 

“Lee Yora! Handphone mu bergetar melulu dari tadi.” Hongbin sewot. Yora memilih acuh.

“Taekwoon hyung yang nelpon!” Lagi-lagi Hongbin diabaikan oleh adiknya sendiri.

“Yora! Lee Yora! Helloooooo?!!!” Suara asing disertai ketukan kasar dipintu masuk rumah membuat dua bersaudara itu bingung bukan main. Siapa yang bertandang kerumah mereka seheboh itu?

“Biar aku yang buka.” Hongbin mendahului adiknya.

Rasa penasaran Hongbin dibayar oleh eksistensi Taekwoon yang berdiri dibalik pintu. “Hyung?”

Alih-alih menjawab Hongbin, Taekwoon malah masuk langsung kedalam rumah. Sesuka hati.

“Lee Yora? Kau belum siap-siap? Astaga ini sudah jam sepuluh, Yora. Kau kan janji mau ditemani belanja hari ini?” ucap Taekwoon panjang lebar. Yora menganga.

Itu tadi kalimat terpanjang dari Taekwoon yang pernah ia dengar.

Serius.

Demi neptunus, Yora berani bersumpah.

 

***

 

“Menurutku checked shirt bukan itemmu, Yora.” Yora menatap bingung Taekwoon. Tak biasanya lelaki itu mau memberinya saran saat belanja.

“Ah yang ini. Tunic lebih cocok untukmu dibandingkan oversized shirt,”

Taekwoon menandangkan tunic berwarna peach tersebut ketubuh Yora dan,

“Nah benar! Ini lebih cocok untukmu.”

-senyum puas mengembang diwajah Taekwoon. Dan Yora tidak paham sama sekali dengan sikap Taekwoon kali ini.

Setelah membayar dan keluar dari toko. Sel-sel otak milik Yora tidak henti-hentinya berpikir. Apa yang salah dari Taekwoon hari ini? Kenapa? Kenapa ia banyak mengoceh hari ini? Perlu Yora perjelas, sangat banyak mengoceh!

“Mau makan?” tanya Taekwoon.

Yora menggeleng pelan, “Tidak usah. Langsung pulang saja.”

“Kau sakit?”

Lagi, wanita itu menggeleng.

“Kenapa? Apa ada yang salah?”

“Kau.”

“Aku?” tanya Taekwoon polos, sambil menunjuk diri dengan ujung telunjuk jari.

“Kenapa oppa tiba-tiba ah bukan kenapa oppa bisa se talkative ini? Seperti bukan oppa saja!” Yora mendengus kasar.

Taekwoon tertawa renyah setelahnya. Mengundang tanda tanya besar pada gadis bersurai panjang sebahu itu.

“Ini semua demi kau, Yora,”

Yora terdiam. Apa maksud lelaki ini?

“-tempo hari kau bilang aku terlalu pasif bukan? Nah sekarang aku berusaha menjadi apa yang kau mau. Bukankah ini hal yang bagus?”

“Tapi… ini terlalu mendadak, oppa.”

“Haha maafkan aku kalau begitu.” Taekwoon berujar sambil mengacak lembut rambut gadis itu. Wajah Yora tertunduk. Biasanya ia langsung balas memukul badan Taekwoon karena telah merusak tatanan rambutnya. Namun hari ini, gadis itu hanya diam. Tidak menanggapi.

“Kenapa lagi?”

“Taekwoon oppa.. kembali seperti kemarin lagi, ne? Yang tidak banyak omong dan.. da-” kalimat Yora terpotong. Taekwoon sudah mendekapnya erat.

“Baiklah. Taekwoon yang suka ngoceh memang menyebalkan bukan?” Taekwoon bergurau. Keduanya tertawa.

Yora lah yang pertama kali melepas pelukan erat tersebut. Ditatapnya sejenak wajah lelakinya itu. Wajah ngeri kemudian tercermin di paras cantik Lee Yora.

Oppa.. hidungmu.”

Taekwoon segera meraba hidungnya. Likuid merah pekat itu tersampir dijarinya.

Mimisan Taekwoon kambuh disaat yang kurang tepat.

 

 

 

 

End

A/n Teruntuk kak Joonisa : KAKNEEZZZ KUTAK TAU MAU DIAPAIN ENDINGNYA SERIOUSLY AKU BUNTU BGT JINJJA YA! As request, kk minta leyo ooc dan aku kasi bonus leyo mimisan ala ala mas junghwan aka mas ganteng wk. YoraxTaekwoon ini semoga panjang umur yah, selamat debut adeknya mas Lee Hongbin aka mbak LEE YORA eniwei. 

Review ditunggu!

Xoxo

14 responses to “[Ficlet] Change? Please!

  1. aku cuma bakal bisa melongo kalo leo sampe beneran ngomong sepanjang itu. melongo bego maksudnya, haha /nangis/
    bahkan selama baca ini akau juga jadi bengong bayangin leo cerewet begitu demi apa, oh iya demi neptunus. aku ketarik sama covernyaaaa, leo ganteng bangeeeeet /nangis lagi/

    • Heyya riseuki!
      /bahkan sang author pun masi melongo pas baca ulang fic ini/ sumpah ini beyond imagination bgt loh T_T lololol you’re not alone! Bahkan aku pun tersepona sama covernya duh!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s