Caterpillar – Ficlet by Raditri Park

 1451793624781

Caterpillar

Cast : Kim Jongin & Park Nira || Lenght : Ficlet || Genre : lil romance, slight! comedy || Rating : Teenage (warning 17+)
.

“Lihat! Mengagumkan! Ini besar, sedikit lucu, tapi menggelikan-ugh!”
“Ada yang lebih besar, lucu dan menggelikan dari itu.”
Nira menengok cepat dan Jongin menatapnya dengan seringai kecil.

Kai's smirk Cuterpillar stuff
“Mana?”
“Adikku!”
Nira mengerut dalam, kurang mengerti dengan maksud Jongin. Wajah pria ini tampak sedang main-main.
Saat ini Jongin dan Nira sedang menikmati suasana mereka. Nira langsung setuju dengan ide Jongin untuk memintanya datang ke rumahnya. Well, rumah mereka hanya berjarak satu tembok bata ngomong-ngomong. Dan minum susu di pagi hari di teras rumah Jongin yang sejuk bukanlah ide buruk.
“Kau kira aku langsung percaya?! Adik dari mana.” Nira beranjak dari posisi jongkoknya. Menantang Jongin dengan lirikan kesal. Mereka bertetangga dari sejak lahir, jadi Nira tidak sebodoh itu.
“Adikku yang ini.”
Nira tertegun. Mendelik kaget hingga hampir tersedak. Jongin mengatakannya sambil mengarahkan mata ke selangkangannya, ditambah dengan lirikan nakal.

PicsArt_01-02-10
“You shit, Jongin!” Reflek Nira memukul dada Jongin dengan telapaknya. Jongin hanya tersenyum menyeringai tidak berdosa.
Menghela napas, Nira memilih membanting punggung di kursi tepat di samping pria itu. Lalu meraih susu coklatnya dan segera meneguknya.
“Aku benar, kan?! Daripada kau memperhatikannya lebih baik memperhatikanku.” Sejak tiba, Jongin menemukan Nira berjongkok di depan tanaman jeruknya yang masih kecil. Dan Jongin rasa, gadis itu menemukan ulat jeruk di dahannya. Jongin tahu, ulat jeruk itu seperti apa. Tapi lebih dari itu, Jongin memintanya kemari bukan untuk memperhatikan ulat di dahan tanaman jeruknya.
“Ayolah, kau tidak perlu semarah itu. Kau bahkan pernah mengakuinya.”
Oh God! Bagaimana Nira menghentikan mulut kotor Jongin.
“Ulat itu memang besar, kurasa juga lucu, sedikit menggemaskan dan menggelikan… tapi penilaianmu akan berubah jika menemukan milikku.”
“Hentikan, Jongin! Beraninya kau bicara seperti itu denganku. Sialan kau.”
“Karena hanya kau. Pagi ini aku menginginkan kau, Nira.”
Jongin terus saja berbicara. Matanya terus menatap Nira yang mengacuhkannya. Menatap dengan ekspresi aneh. Ekspresi yang saat itu juga akan membuat Nira merelakan tangannya memukul dada bidang Jongin, sekali lagi.
Dan benar saja. Kepalan tangan Nira melayang dan mengenai dada pria itu cukup keras. Tapi sayang, tangan Nira tertahan dan tubuhnya beringsut mendekat ke tubuh Jongin karena tarikkan pria itu. Wajah mereka mendekat dengan seringai kurang ajar Jongin, seringai yang penuh kemenangan.
“Ayolah, sekali saja. Oh Sehun bahkan tidak akan tahu. Aku janji.”
“Serius?”
“Lebih dari serius. Aku menginginkan ini sejak lama asal kau tahu.” Jongin mulai mengembangkan senyum miringnya. “Bagaimana? Kau mulai tertarik ‘kan?”
“Cium aku dulu.”
Jongin semakin tersenyum, tampak senang. Tidak menyangka, Park Nira sahabatnya yang selama ini digodainya akhirnya bertekuk lutut padanya. Sekilas merasa menang di atas Sehun, kekasih gadis ini. Mungkin pria tinggi kulit pucat itu tidak bosa memuaskannya. Sekarang, Jongin akan menunjukkan pada Nira perbedaan antara kekasihnya dan sahabatnya ini.
Perlahan kepala Jongin mendekat, matanya menatap napsu pada bibir tipis Nira. Ohh, bahkan sebelumnya Nira tidak pernah mengijinkan kontak fisik seperti ini dengannya. Ini kesempatan bagus. Sekilas Jongin merasakan Nira mengelus lengannya, lembut dan seperti berjalan lemah di pergelangannya hingga membuatnya merinding. Tunggu, ini berbeda! Kepala Jongjn berhenti bahkan belum sempat menyentuh bibir itu barang se-inchi pun, membuka mata lalu menunduk dan…

“YAAK!! NIRA, SINGKIRKAN!!!”
Gadis yang dipanggilnya itu sudah melarikan diri. Ia sudah merinding membawa ulat itu bersamanya sejak duduk. Untuk berjaga kalau-kalau Jongin macam-macam dengannya. Dan benar saja, ulat itu benar-benar berguna.
Gadis itu sekarang meremas perutnya dengan mulut terbuka lebar penuh tawa puas. Ia tahu betul Jongin geli dengan ulat. Pria itu tampak heboh di sana, mengibas-kibaskan lengannya berusaha menyingkirkan sang ulat. Berteriak panik sambil mengumpat kesal. Meloncat-loncat geli bahkan naik ke kursinya.
“NIRA, SINGKIRKAN! YA TUHAN, ULAT INI BERJALAN DI LENGANKU. AAAARRRGHH…!!! NIRAAAAA…!!!”
Nira menengok untuk terakhir kalinya lalu pergi sambil mengibaskan kedua tangannya dengan senyum kemenangan. Itulah akibat karena mengganggunya. Dan Jongin jelas tidak akan mengulanginya lagi.
Sebenarnya Nira tahu betul siapa Jongin, sahabat mesumnya satu itu. Mendengar celoteh kotor Jongin menjadi hal biasa baginya. Nira tidak merasa terganggu atau apapun karena Jongin pun tidak benar-bemar mengganggu atau apapun juga.
Mereka bersahabat. Meski suka saling mengganggu.

The End!

Well, fanfic ini terinspirasi dari seekor-eh salah, dua ekor ulat yang aku temuin kemarin (01/02/16) pagi di pohon jeruk belakang rumah. Yakin dah bikin geli beneran. Soalnya, gedhe dan warnanya ijo. Abis nemu ulat itu tiba-tiba aku kesliweran wajah Kai, dan… soal Kai yang disini jadi pria mesum, aku emang mikir keak gitu *dasar piktor* /digebukkin/
Hahaha
So, jadilah ff ini. Hhihiiii B-)
Biar ga cuman aku aja yang dipertemukan sama dua ulet jeruk yang gedhe + menggelikan, nih aku share. (Tapi aku yakin, ulat itu ga segedhe, ga semenggelikan dan semengagumkan milik Kai /aissh-DHUAAK!!/) *pliss jan dicontoh ya buat adek2*

ulat pertama_2

20160102_152204

Ulat yang pertama (diambil dgn angle yg berbeda#ciahhh)

ulat kedua_1

Ulat yg kedua

Bahkan aku punya videonya. X”D tapi ga aku upload aja lah… ngebosenin wkwkw x”DD

Bonus:

tumblr_m2shngbFBZ1rn8lhxo1_250

anggep aja pas Jongin syok ada ulet ijo gedhe di lengennya kagetnya keak gini :”D

3 responses to “Caterpillar – Ficlet by Raditri Park

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s