Love Is Devil | Chapter 5 : Devil or Angel

loveisdevil

Deer Plain’s Present

Poster by :  LittleRabbit@Indo Ff Art

CAST

|| Oh Se Hun | Kim Hye Ra ||

GENRE

|| Romance | School Life | Dark | Au ||

– ChaptereD –

| prolog | | Chapter 1 | | Chapter 2 | | Chapter 3 | | Chapter 4 |

Aku sedang duduk terdiam di kamarku. Semua orang pasti tengah bermain games di pantai, dan aku hanya bisa diam dikamar. Aku merasa tubuhku sedikit tidak enak karena terkena angin malam tadi malam.

Mengenai tadi malam..

AKu masih bingung kenapa jantung berdetak begitu cepat saat Sehun memeluk pinggangku dari belakang. Aku tau ini bukan untuk yang pertama kalinya dia membuat jantungku seperti itu.

Dan lagi Sehun bertanya tentang detak jantungku yang berdetak begitu cepat. Namja itu mendengarnya. Ia mendengar detak jantungku yang cepat itu.

Oh ayolah, ayo kita pikirkan kembali masalah tadi.

Aku memang tidak pernah dipeluk seperti itu oleh orang, termasuk orang tuaku. Ya, orang tuaku, mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing hingga mereka jarang atau bahkan tidak pernah memelukku, hal yang mereka lakukan hanyalah mencium pipiku singkat dan kembali berkerja.

Mungkin, dapat kupastikan penyebab jantungku yang berdetak kencang saat dipeluk Sehun karena aku tidak pernah dipeluk oleh orang sebelumnya.

Dan yang aku butuhkan sekarang adalah pelukan dan kasih sayang dari eomma dan appa.

♡ Love Is Devil ♡

Mata Sehun bergerak-gerak mencari sosok yang dicarinya. Tiba-tiba namja itu menangkap sosok Saeri yang tengah lewat dihadapannya.

” Saeri ! Kau tau dimana Hyera ?” tanya Sehun.

” Dia bilang tadi merasa tidak enak badan, jadi dia meminta istirahat sebentar dikamar ” kata Seri lalu pergi. Sehun hanya mengerutkan keningnya.

‘ Apa itu karena kejadian tadi malam ? Tadi malam ia terkena air pantai dan angin malam bukan ? ‘ batin Sehun

Namja itu langsung pergi kekamar Hyera dan ia mendapati yeoja itu tengah terbaring lemas dikasur.

” Kim Hyera ? Kau sakit ?” tanya Sehun.

” Aku hanya merasa tidak enak badan. Mungkin istirahat sebentar akan membuatku lebih baik ” kata Hyera.

Entah sejak kapan raut wajah Sehun berubah menjadi khawatir tentang yeoja itu. Namja itu meletakkan telapak tangannya didahi Hyera.

” Astaga, kau demam tinggi bodoh ! Ayo kita pulang ” kata Sehun.

” Tidak usah, sudah kubilang mungkin jika istirahat sebentar akan lebih baik, lagipula kau harus mengurus acara ini sampai selesai ”

” Ya ! Kim Hyera, kau itu demam tinggi dan ka- ” perkataan Sehun terpotong begitu melihat Hyera pingsan ditempat.

” Hyera ! Kim Hyera !” panggil Sehun berkali-kali.

Namja itu mengeluarkan ponselnya dan memanggil Lu Han.

” Lu Han ! Ku harus pulang sekarang, Hyera sakit dan aku perlu membawanya pulang. Kau uruslah acara ini sampai selesai, aku akan menjemputmu nanti disekolah ” kata Sehun lalu mematikan ponselnya.

♡ Love Is Devil ♡

” Demamnya cukup tinggi, suhu tubuhnya mencapai 38°c . Kau hanya perlu memberinya obat yang kuberi setiap sehabis makan, ah ya, dan kau juga perlu mengompresnya dengan air hangat ” kata dokter.

Sehun memanggil Dokter pribadi keluarga Oh kerumahnya untuk memeriksa Hyera. Tidak disangka suhu tubuh yeoja itu mencapai 38°.

” Terima Kasih dokter ” kata Sehun.

” Ya, sama-sama. Kalau begitu saya pergi ” kata dokter itu tersenyum lalu pergi.

” Eungh… ”

Sehun membalikkan tubuhnya dan melihat Hyera sudah terbangun dan mencoba beranjak dari kasur. Dengan cepat Sehun menahan yeoja itu untuk tetap terbaring dikasur.

” Kau sedang sakit, suhu tubuhmu mencapai 38°, itu benar-benar diatas suhu normal. Kau harus makan lalu minum obat Kim Hyera ” jelas Sehun.

Oh tidak, namja itu mengatakan kata yang salah didepan Hyera. Obat. Yeoja itu sangat membenci kata obat dihidupnya.

Sekarang Hyera sudah tumbuh besar, dan tentu saja obat yang dia minum tidak manis seperti saat dia masih kecil seperti dulu. Rasa obat yang harusnya dia minum sekarang adalah pahit. Dan dia sangat benci hal itu.

” Obat ? Tidak, aku tidak akan minum obat ” kata Hyera menolak.

” Huh ? Jadi kau takut dengan obat ? Kelemahan macam apa itu ?!” kata Sehun tertawa.

Knock knock.

Seorang maid mengetuk pintu kamar Hyera dan masuk kedalam dengan satu nampan berisi bubur dan satu gelas air putih hangat.

” Permisi, ini bubur pesanan tuan Oh ” kata maid itu lalu meletakkan buburnya di meja.

” Terima kasih, kau bisa keluar sekarang. Biar aku yang menyuapi gadis bodoh ini ” kata Sehun sambil melirik Hyera.

” A-Apa ?! Bodoh ? Katakan itu sekali lagi Oh Sehun !”

” Ya ! Kau ini sebenarnya sakit atau tidak, kenapa kau masih bisa berteriak seperti itu ” kata Sehun.

” Ya, aku tidak sakit. Aku benar-benar tidak sakit, jadi aku tidak perlu meminum obat sialan itu ” Sehun hanya menghela nafas kasar mendengar perkataan yeoja dihadapannya itu.

” Buka mulutmu ” kata Sehun. Hyera hanya menuruti perkataan namja itu dan memakan sesendok bubur yang disuapi oleh Sehun.

” Aku bisa makan sendiri, kau tidak perlu menyuapiku ” kata Hyera.

” Jangan berbicara ketika makan nona Kim ” kata Sehun dingin. Hyera hanya menutup rapat mulutnya dan membukanya kembali ketika Sehun hendak menyuapinya kembali.

” Buka mulutmu skali lagi, ini yang terakhir ” kata Sehun lalu menyuapi Hyera.

” Selesai. Kau harus minum obat setelah makan, dan ini obat tablet ”

” T-Tablet ? Itu pahit kau tahu ?”

” Jangan terlalu banyak berbicara Kim Hyera. Minum air ini ” ata Sehun lalu memberikan segelas air putih ke Hyera. Dan yeoja itu meminum air putih tersebut.

Setelah meletakkan gelas itu, Hyera mencoba beranjak dari kasurnya dan keluar dari ruangan kamarnya. Tapi dengan cepat Sehun menarik tangan yeoja itu dan Hyera kembali terjatuh ditempat tidurnya.

” Sudah kukatakan berapa kali kalau kau harus minum obat ini Hyera !” kata Sehun.

” Aku benci obat ” Hyera menepis tangan Sehun dan kembali mencoba beranjak dari kasurnya.

Oh Ayolah, sekarang yeoja itu terlihat sebagai anak kecil yang tidak ingin meminum obat. Perlu diingatkan sekali lagi umur yeoja itu sudah hampir menginjak 17 tahun.

” Kim Hyera ” kata Sehun lalu menarik tangan Hyera cepat. Namja itu menatap mata Hyera tajam.

” Jangan membuat diriku susah ” kata namja itu.

” Makan obat ini ” lanjutnya.

” Ugh, Baiklah ” Hyera mengambil segelas air putih tadi dan meminumnya setelah memakan obat tersebut.

‘ Ini benar-benar pahit ‘ batin yeoja itu.

♡ Love Is Devil ♡

Sehun baru pulang dari menjemput Lu Han disekolah sekitar beberapa menit yang lalu. Namja itu memasuki kamar Hyera dan mengecek kembali suhu tubuh yeoja itu.

” masih 38°c, obat itu lambat berkerja. Ah, kata dokter tadi aku juga perlu mengompresmu ” kata Sehun.

” Tidak perlu Sehun, mungkin obat ini belum terlalu bereaksi ” kata Hyera. Sehun tidak menghiraukan perkataan yeoja itu dan pergi keluar kamar Hyera.

Tidak lama kemudia Lu Han memasuki kamar yeoja itu dan duduk disamping kasur Hyera. Lu Han meletakkan telapak tangannya di dahi Hyera.

” Suhu tubuh masih panas Hyera-ssi ” kata namja itu.

” Yah, seperti yang kau lihat, aku terkena demam ”

” Kulihat Sehun begitu keras mengurusmu ”

Hyera menganggukkan kepalanya, ” Ya, tadi dia menyuapiku dan memaksaku untuk minum obat, dan sekarang dia ingin mengompresku. Aku jadi merasa tidak enak kepadanya ”

Lu Han hanya terdiam sebentar dan perlahan namja itu meraih telapak tangan Hyera dan sesekali ia mengelus tangan lembut itu.

” Biarkan saja dia mengurusmu seperti itu, sejujurnya Sehun bercita-cita menjadi dokter. Namun ayahnya melarang hal itu, ayahnya ingin dia menjadi penerus perusahaan keluarganya karena ia satu-satunya anak tunggal dikeluarganya ” jelas Lu Han sambil memegang tangan Hyera, sedangkan yeoja itu tidak mengubris perbuatan Lu Han.

” Oh… begitukah ? Aku tidak tau dia memiliki cita-cita sebagai dokter ” kata Hyera.

Lu Han hanya memganggukkan kepalanya. ” Ya, begitulah ” ata namja itu.

” Kalau begitu, aku pergi dulu. Cepatlah sembuh dari demammu Kim Hyera ” kata Lu Han tersenyum lalu pergi.

Tidak lama kemudian Sehun masuk kekamar Hyera dengan satu baskom unik berukuran kecil ditangannya. Namja itu secara perlahan mengompres dahi Hyera berulang-ulang kali.

Hyera hanya terdiam dan membiarkan namja itu mengompres dirinya sesuai dengan perkataan Lu Han. Melihat Sehun, Hyera kembali teringat pada kedua orang tuanya.

Saat Hyera kecil, eomma Hyera pernah membuatkan es lemon madu setiap kali ia demam dan Hyera sangat suka es bat. Setidaknya sang ibu selalu ada disisi anaknya ketika anaknya sedang sakit bukan ?

Dan lagi di saat demam seperti ini Hyera menjadi teringat masa kecilnya bersama eomma-nya.

” Hyera, buka mulutmu ” kata Sehun. Ekspresi wajah Hyera berubah menjadi bingung namun yeoja itu tetap membuka mulutnya.

Sehun memasukkan sesuatu kedalam mulut yeoja itu. Benda beku yang dingin. Dan Hyera tentu tidak asing lagi dengan rasa benda tersebut, itu es batu lemon madu persis seperti buatan eomma-nya.

” Terima kasih Sehun-ah ” kata yeoja itu tersenyum. Sehun hanya menunjukkan wajah tanpa ekspresinya dan mengusap lembut puncak kepala Hyera.

” Cepatlah sembuh ” kata namja itu singkat lalu kembali mengompres Hyera.

Deg.

Siapa sebenarnya Oh Sehun ? Diantara iblis dan malaikat, yang mana sebenarnya dia.

Apa kah dia seorang iblis ? Tidak, namja itu terkadang begitu baik kepada Hyera.

Lalu, apakah dia sorang malaikat ? Entahlah, sikapnya yang seperti iblis saat memaksa Hyera untuk menjadi kekasih palsunya membuat Hyera muak.

Dan sekarang, siapa Oh Sehun sebenarnya ?

Pertanyaan diatas berputar-putar dikepala Hyera.

Hyera pov

Matahari pagi menyambutku, aku rasa tubuhku sudah menjadi lebih baik. Aku melirik seorang laki-laki berambut hitam yang sedang tertidur diatas kursi dengan kepalanya dikasurku.

Sehun mengompresku semalaman.

Aku mengambil benda pengukur suhu tubuh tersebut dan melihat hasilnya. Syukurlah suhu tubuhku kembali normal. Ini semua berkat namja itu.

Aku begitu lelah memikirkan banyak hal tadi malam hingga ketiduran. Aku kembali melihat wajah Sehun. Aku tau dibalik sifatnya yang seperti iblis itu pasti ada sisi malaikat lainnya yang tersembunyi.

Aku tersenyum sendiri melihat wajah namja itu yang sedang tertidur. Tidak lama kemudian seseorang mengetuk pintu kamarku dan membukanya.

” Bagaimana keadaanmu ? Sudah mulai membaik ?” tanya Lu Han kepadaku.

Aku menganggukkan kepalaku. ” Sudah, sekarang suhu tubuhku sudah kembali normal ” kataku.

” Syukurlah ” kata namja itu tersenyum.

” Ini semua berkat Sehun yang terus menjagaku semalaman. Lihatlah, bahkan sekarang dia sampai tertidur disini ”

” Kenapa dia tidak tidur dikamarnya saja. Manusia satu ini benar-benar merepotkan. Lebih baik kubangunkan saja da- ”

” Jangan ” kataku memotong perkataan Lu Han.

” Eum, mungkin akan lebih baik jika kau biarkan saja dia. Aku tau di pasti kelelahan karena tidur larut malam ” kataku.

” Begitukah ? Baiklah, tapi kau juga harus istirahat lagi sampai kau benar-benar sembuh Kim Hyera ” kata Lu Han.

” Yes, Sir !” kataku diiringi dengan tawa kecilku. Lu Han hanya tersenyum dan perlahan punggung namja itu menghilang dibalik pintu.

Aku rasa, dibandingkan dengan Sehun, aku lebih dekat dengan Lu Han. Aku mengubah posisi dudukku dan mengambil novel ‘ Demon Of Love ‘ yang terletak disamping kasurku.

Mungkin memang lebih baik aku beristirahat saja.

♥ Love Is Devil ♥

Yeoja itu membaca setiap halaman buku yang ia pegang sekarang. Sesekali Hyera melirik Sehun yang tengah tertidur pulas disamping kasurnya namja itu masih duduk dikursinya dengan kepala berada disisi kasur Hyera.

Entah kenapa yeoja itu tertawa kecil melihat wajah Sehun saat tertidur. Tidak lama kemudian namja itu terbangun dan merenggangkan tubuhnya sesaat.

” Astaga, Apa aku tertidur disini semalaman ?” tanya namja itu. Hyera menganggukkan kepalanya.

” Ah, maaf “

” Tidak apa, kau pasti lelah. Kurasa kau pasti tidur sampai larut malam tadi malam bukan ?”

” Ya, memang. Kau benar-benar merepotkan ” kata Sehun dingin. Oh, Astaga namja itu kembali seperti semula.

” Bagaimana dengan suhu tubuhmu ?” tanyanya.

” Aku sudah mengukurnya tadi pagi, dan suhu tubuhku sudah kembali normal seperti biasanya “

” Syukurlah, tapi lebih baik kau istirahat lagi sampai kau benar-benar sembuh ” Sehun mengucapkan kata-kata yang tidak senfaja hampir mirip dengan Lu Han.

” Baiklah, Lu Han tadi juga mengatakan hak yang sama denganmu ” kata yeoja itu.

” Kalau begitu aku pergi dulu. Pastikan kau benar-benar beristirahat dengan baik ” Sehun beranjak dari kursinya dan melangkahkan kakinya.

Tapi, tiba-tiba langkah kaki namja itu berhenti ketika Hyera menahan lengan bajunya.

” Ada apa ?” tanya namja itu.

” Uhm, T-Terima kasih sudah megobatiku semalam ” kata Hyera gugup sambil menundukkan kepalanya.

Entah kenapa wajah yeoja itu terasa panas dan memerah seperti tomat.

” Baiklah, aku mengerti. Sekarang lepaskan tanganmu ” kata Sehun dingin. Hyera langsung melepaskan tangannya dari lengan baju Sehun.

Namja itu kembali melangkahkannya dan ketika ingin membuka kenop pintu ia kembali berhenti dan melihat kearah Hyera sejenak.

” Kau tahu ? Wajahmu benar-benar seperti tomat. Sangat merah ” kata Sehun lalu keluar dan menutup pintu kamar yeoja itu.

” W-What the… ?!” Hyera benar-benar malu mendengar perkataan Sehun barusan. Dan wajahnya bertambah merah sekarang.

” Kim Hyera, Perasaan apa ini ?” tanya yeoja itu kepada dirinya sendiri.

♡ Love Is Devil ♡

Seseorang menekan bel rumah Sehun berkali-kali. Dengan segelas jus kombinasi jeruk dan anggur ditangannya, Lu Han membuka pintu dan melihat Saeri dengan satu keranjang berisi beberapa buah.

” Hai mr. Xi ” kata yeoja itu sambil tersenyum.

” Oh, Hai. Ada apa kau kemari Saeri-ah, Sehun sedang per- “

” Maaf, aku sedang tidak mencari Sehun. Aku hanya ingin melihat Hyera, kudengar dia sakit kemarin “

Lu Han menganggukkan kepalanya ” Ya, Suhu tubuhnya cukup tinggi tadi malam “

” Kalau begitu, apa sekarang aku bisa pergi ke kamarnya ?”

” Tentu ” Lu Han tersenyum kecil.

Saeri menaiki tangga dan mengetuk pintu kamar Hyera lalu membukanya.

” Hyera ? Apa kau didalam ?”

Merasa namanya dipanggil yeoja bernama ‘ Hyera ‘ itu memalingkan wajahnya dari bukunya tersebut dan melihat Saeri diambang pintu.

” Ah, Saeri-ah. Silahkan masuk ” kata yeoja itu.

” Kudengar kau sakit. Kata Lu Han suhu tubuhmu lumayan tinggi tadi malam. Apa itu benar ?” tanya yeoja itu.

Hyera menganggukkan kepalanya ” Ya, itu benar. Tapi sekarang suhu tubuhku sudah kembali normal seperti biasanya “

” Tapi bukankah kau baru sakit kemarin ? Dan pagi ini kau sudah sembuh. Bukankah ini terlalu cepat ?” Yeoja itu duduk ditepi kasur Hyera.

” Mungkin karena Sehun yang terus mengompresku semalaman. Ia bahkan sampai tertidur dikamarku tadi malam saat megompresku ” kata Hyera.

” Aku rasa aku akan berhutang budi padanya ” lanjutnya.

Saeri hanya diam mendengar perkataan Hyera. Yeoja itu menatap Hyera sesaat dengan wajah datarnya. Dan tidak lama kemudian yeoja itu kembali menyunggingkan senyumnya.

” Oh iya, aku membawakanmu beberapa buah. Akan aku letakkan disini ” Saeri meletakkan keranjang buah itu dimeja kecil kamar Hyera.

” Terima kasih ” Hyera tersenyum.

Kedua yeoja itu berbincang-bincang cukup lama. Entah apa yang mereka berdua bicarakan.

” Hei, apa yang sedang kalian bicarakan ?” tanya seseorang diambang pintu. Entah sejaka kapan namja bernama Oh Sehun itu berdiri disana.

” Astaga, kau mengagetkanku Oh Sehun ” kata Saeri.

” Kami hanya mengobrol biasa ” jawab Hyera.

” Oh benarkah ? Bagaimana suhu tubuhmu ? Tetap normal bukan ?” tanya Sehun lalu berjalan mendekati Hyera.

Namja itu mengecek suhu tubuh Hyera dengan telapak tangannya. ” Baguslah, tetap normal “

” Oh, kurasa. Aku harus pergi pulang sekarang ” kata Saeri melihat jam tangannya.

” Baiklah, hati-hatilah dijalan Saeri-ah ” senyum Hyera.

Yeoja itu membalas senyum Hyera. Sesaat mata Saeri dan Segun bertemu, yeoja itu menatap Sehun dengan tatapan datarnya. Tapi itu semua tidak berlangsung lama.

Yeoja itu melangkahkan kakinya, namun entah kenapa ia memberhentikan langkahnya. Saeri kembali melihat Sehun dan Hyera dibelakangnya.

” Oh iya, aku rasa kalian benar-benar pasangan yang sangat cocok ” kata yeoja itu tersenyum lalu pergi.

Mendengar perkataan Saeri, pipi Hyera memerah. Tentu saja, Saeri tidak tahu bahwa mereka berdua adalah pasangan palsu.

♡ Love Is Devil ♡

Saeri membuka pintu mobilnya dan duduk dikursi mobilnya. Yeoja itu menaruh tasnya dikursi sampingnya. Yeoja itu terdiam sejenak. Entah apa yang difikirkannya sekarang.

Yeoja itu tetap belum menyalakan mesinnya. Ia masih menatap lurus melihat kebawah. Tidak lama kemudian Saeri mengusap wajahnya, yeoja itu terlihat tampak sedang err, kebingungan ? Frustasi ? Atau… entahlah.

Itu sebuah ekspresi yang benar-benar sulit dijelaskan. Tidak lama kemudia yeoja itu membuka mulutnya.

” Entah kenapa. Sejak yeoja itu datang. . . “

” Semuanya menjadi tidak menarik ” lanjutnya.

To Be Continue

♥ Love Is Devil ♥

hallo semuanya mulai hari ini author akan aktif kembali sebagai author di FFIndo ^^ bagi kalian yang ingin share ff kalian di FFIndo, author bisa bantu kalian ngepost di blog ini ^^ Jangan ragu untuk menampilkan karya kalian didepan publik ><

kalian bisa hubungi author dengan cara membuka link ini Intro_DeerPlain  < FAST RESPON >

BYE BYE ^^

-Deer Plain

2 responses to “Love Is Devil | Chapter 5 : Devil or Angel

  1. wah wah wah… si saeri spt apa sebenernya itu cewek ya… agak sedikit waspada liatnya. haduh… ini ff rasanya byk fakta yg disembunyikan oleh author ya… ckckck. ditunggu kelanjutannya secepatnya yaa… hwaiting!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s