Be My Valentine

bmv

Be My Valentine

.

ssenxiu

.

Mark (GOT7) as Mark Tuan

OC as Jung Dahyun

.

Romance, school-life || Oneshoot || General

===000===

“KYAA!!! MARK SUNBAE!!!”

“KYAAA!!! ITU MARK!! MARK!!!”

Yahh.. kira kira seperti itu teriakan para siswa dan siswi di SMA ini. Aku cukup populer semenjak kemunculanku dengan GOT7, boygrup rookie yang berada di bawah label JYP Entertainment.

Aku debut belum lama ini, sekitar 1 minggu yang lalu. Sejak itulah aku selalu disoraki setiap masuk sekolah ini. Meski aku sudah debut, aku masih harus melanjutkan sekolahku yang sempat tertunda. Oya, teman temanku juga ikut denganku.

“Ahh.. kau merasakannya kan??” kata Junior, teman 1 grupku.

“Tentu. Rasa itu seperti..”

“Sudahlah. Kalian itu terlalu memuji diri sendiri. Kau tidak lihat bahwa kalian sudah tertinggal jauh??”

Junior dan Yugyeom melihat ke depan. Mereka segera lari karena mereka sudah tertinggal jauh oleh teman teman mereka. Jackson yang melihatku masih santai segera menepuk bahuku.

“Tidak ikut??”

“Sudah. Kau duluan..”

“Aishh.. kau ini. Mark hyung, sampai kapan kau begini??”

“Memangnya aku kenapa??”

“Kau harus keluar dari duniamu sendiri. Sekali kali berbaur dan bermain dengan kami..”

“Iya iya. Lebih baik kau masuk daripada kau terus menceramahiku”

“Arraseo..”

Meski aku populer dan banyak mendapatkan fans wanita, aku belum pernah yang namanya jatuh cinta. Belum pernah…

Di kelas, semua anak masih ribut karena Choi saem belum datang. Dari yang aku dengar, sebagian besar topik mereka adalah membahas tentang valentine besok.

“Mark hyung, kau ada rencana apa waktu valentine??” tanya Junior

“Tidak ada..”

“Kenapa tidak ada?? Ahh… karena kau tidak ada pasangan ya??” tambah Youngjae seraya tertawa.

“YA!! Kau..”

“Santai hyung.. kami hanya bercanda kok”

“Youngjae benar. Tapi, kalau kau terus seperti ini, valentine besok kau akan di dorm sendirian lho” kata Junior sambil tertawa dengan Youngjae.

“Kenapa aku sendirian di dorm?? Kalian mau kemana??”

“Valentine dengan pasangan kami lah..” kata Yugyeom yang ikut nimbrung setelah datang entah dari mana

“Jadi.. kalian..”

“Iya!! Kami sudah punya pasangan!!” kata Jackson, JB. Dan Bambam bebarengan

“Aishh!! Kalian itu datang dari mana sih??!! Yang satu tiba tiba nimbrung, eh yang tiga lagi ikut ikutan”

“Ya!! Calm down, bro!! What happen to you?? Why you be so mad like this??” kata Jackson.

Aku dan Jackson sama sama dari luar Korea. Kami biasanya sering mencampur bahasa Inggris dan Korea jika berbicara. Tapi jika hanya bicara berdua, kami biasanya memakai bahasa Inggris.

“Ahh.. aku tau. Mark hyung pasti stress karena ia masih sendirian” kata Bambam sambil tertawa.

Aku menekuk mukaku karena kesal. Bagus!! Hanya karena aku terlalu enteng dengan masalah cinta, mereka meledekku??!! Mereka bahkan sudah membuat rencana dan meninggalkanku sedirian di dorm!!

Baru saja aku akan memarahi mereka, Choi saem masuk diikiuti seorang murid perempuan yang… sangat cantik.

“Selamat Pagi, anak anak!! Hari ini kelas kita kedatangan murid baru. Dia pindahan dari Inggris. Silahkan perkenalkan dirimu”

Yeoja itu tersenyum ke arah Choi saem dan maju satu langkah kedepan.

“Annyeonghaseo. Jung Dahyun imnida. Kalian cukup memanggilku Dahyun dan aku pindahan dari London, Inggris. Senang bertemu dengan kalian semua”

Semua murid bertepuk tangan kecuali aku. Aku masih bengong memandangi Dahyun. Sungguh!! Aku belum pernah bertemu wanita sesempurna Dahyun. Parasnya cantik, permbawaannya tenang, dan dia sepertinya pintar

“Baiklah. Dahyun, silahkan kau duduk di sebelah Mark”

Aku tersentak. Di sebelahku??!!

“Gomawo, saem”

Dahyun berjalan ke mejaku dan tersenyum ke arahku

“Hai”

“Oh.. hai”

“Aku Dahyun, kau??”

“Mark, Mark Tuan”

“Ahh… kau blasteran juga ya?? Kita sama, senang berkenalan denganmu dan selamat atas debutmu” kata Dahyun sambil mengedipkan sebelah matanya

Aku sempat terkejut namun akhirnya tersenyum ke arah Dahyun. Kami pun melanjutkan pelajaran sampai bel istirahat berbunyi.

Di kantin, aku masih memperhatikan Dahyun. Entah kenapa, mataku tidak bisa lepas dari sosoknya.

“Hyung!! Makan nih!! Aku bawakan nasi sama buah..”

“Oh.. gomawo!!” kataku pada Jackson

“Ngeliatin apa sih??”

Jackson mengikuti arah mataku. Ketika dia tau apa yang kulihat, ia langsung tertawa.

“Skakmat!! Haha!! Aku tau apa yang kau lihat!!!”

“Jackson!! Tenanglah sedikit!!”

“Sudahlah!! Biar semuanya tau!! Kau ngeliatin…mmph!!”

Aku membungkam mulut Jackson sambil tersenyum ke semua orang yang sedari tadi terus menatap kita.

“BODOH!! KAU MAU DIA DIHABISI FANS KITA??!!”

“Arraseo. Mian..”

Aku melanjutkan makanku. Tapi, Jackson tak henti henti mengoceh

“Kenapa hyung ngeliatin Dahyun terus??”

“Ngga papa”

“Bo’ong!!”

“Bener!!”

“Kenapa cuman Dahyun yang hyung liat?? Padahal di sini banyak tau!!”

“Suka suka gue dong!! Kok jadi lu yang ngatur hidup gue??!!”

“Ya bukan gitu, abis hyung tingkahnya mencurigakan”

“Mencurigakan apanya??”

“Hyung udah ngeliatin Dahyun dari pelajaran tadi lho!!! Hyung ngga nyadar??”

Aku terbelalak.

“Masa sih?? Kenapa gue ngga nyadar??”

“Nah.. tu tau. Ngga salah lagi, hyung udah bener bener suka sama Dahyun”

Aku memegang dadaku. Di sini, lebih tepatnya di tempat yang aku pegang sekarang, aku merasakan debaran yang amat sangat keras. Tapi, masa iya aku suka sama Dahyun??

Sorenya, aku melangkah keluar dari dorm. Para member sedang membeli keperluan valentine sedangkan aku tidak ikut karena… aku memang tidak ada pasangan.

Saat aku sedang berjalan jalan, aku menemukan sosok yang menyerupai Dahyun di sebuah supermarket. Aku yang penasaran menghampiri sosok tersebut

“Dahyun!! Jung Dahyun!! Apa itu kau??”

Sosok itu menoleh dan terkejut

“M-mark??”

“Sst!! Jangan keras keras!! Nanti ketauhan oleh fansku”

“Kenapa kau disini??”

“Dorm-ku memang disini”

“Yang mana??”

“Itu!!”

Aku menunjuk padanya yang mana bangunan yang merupakan dormku.

“Ahh.. arraseo. Aku mengerti”

“Oh ya, kau sendiri??”

“Rumahku memang di sini”

“Dimana??”

“Masuk di gang yang ada di sebelah dormmu”

“Jinjja?? Ah.. jadi kita dekat”

“Ya begitulah”

“Kau sedang belanja apa??”

“Ooh.. ini. Hanya keperluan sehari hari. Aku kan tinggal sendiri, jadi aku beli lebih banyak makanan”

“Tinggal sendiri?? Orangtuamu kemana??”

“Eomma dan appa masih di London. Aku yang memutuskan ingin ke Korea sendiri”

Aku mengangguk. Aku akhirnya memutuskan untuk menemani Dahyun belanja sampai member GOT7 yang lainnya pulang

Tak berapa lama kemudian..

“Mark hyung!!” seru Jackson

“Ooh.. ternyata ini kerjaanmu selama kami pergi” kata Junior sambil menunjuk Dahyun

“Yishh!! Apaan sih??”

“Cieilahh.. Mark hyung!! Ngga usah nutup nutupin deh”

“Apaan??!!”

“Kau Dahyun kan?? Si murid baru itu??” kata JB

“Iya. Kalian pasti temen temennya Mark… senang bertemu dengan kalian”

“Ngomong ngomong, kamu kok disini??” tanya Youngjae

“Iya.. lagi belanja. Kebetulan rumahku juga dekat”

“Dimana??”

“Masuk di gang sebelah dorm kalian. Nomor 34”

“Jinjja??!! Kalau begitu..”

Para member langsung melirik ke arahku dan Dahyun secara bergantian

“Apa sih??”

Para member tertawa.

“Ya sudah. Kami masuk dulu ya?? Maaf mengganggu kalian”

Sebelum masuk, mereka semoat mengerubungiku

“Hyung.. tembah gih!! Lumayan!!”

“YA!! KAU…”

Mereka langsung masuk karena takut kena amukanku

“Ah.. maafkan mereka ya?? Mereka memang menggangu”

“Sudah tidak apa. Oh ya, besok… mau berangkat bareng??”

“Boleh sih..”

“Oke! Besok ya??”

Aku mengangguk. Setelah Dahyun pergi dari situ, aku langsung loncat loncat kegirangan

Jadi, ini yang namanya jatuh cinta…

Keesokan pagi, sesuai janji.. aku dan Dahyun berangkat sekolah bersama. Sesampainya kami di sekolah, satu sekolah melihatku dan Dahyun dengan aneh

“Kapan jadiannya??”

“Mereka beneran jadian??”

“Dahyun beruntung banget..”

AISHH!! Aku kesal sendiri mendengar itu. Berkat seringnya kami berangkat dan pulang, Dahyun dan aku menjadi dekat. Aku sudah beberapa kali memberi kode kepada Dahyun, tapi dia kelewat polos. Dia mengira bahwa aku menyukainya sebagai teman.

Siang itu, aku sedang bermain basket.

“MARK!!”

Aku segera menghentikan permainanku dan menoleh. Ternyata, Yoongi yang berteriak padaku

“Apa lagi??”

“Jauhi Dahyun!!”

“Kenapa?? Aku kan punya hak menyukainya?? Kenapa jadi kau yang mengatur hidupku??”

“Kuperingatkan sekali lagi!! Jauhi Dahyun atau kau akan menyesal!!”

“Tidak akan pernah!! Aku menyukainya dan itu tidak bisa ditarik lagi!! Harusnya kau yang menjauhinya!! Kau terlalu menganggu hidupnya!!”

“Justru kau yang lebih pantas menjauh dari Dahyun!! Kau tau, seorang idol seperti-mu pasti hanya memanfaatkan Dahyun untuk sementara. Lalu setelah kau lebih populer, kau akan mencampakkan Dahyun dan kau akan beralih ke idol wanita yang lebih cantik dari Dahyun”

Aku sudah mengepalkan tanganku.

“Heh, anak berandal!!”

Teman temanku datang menghampiriku. Ia tertawa melihat aku dikelilingi teman temanku

“Wah wah.. coba lihat. Sepertinya kau punya banyak tameng ya Mark?? Berapa gaji mereka per bulan?? Kau bayar dengan apa mereka??”

“Jaga mulutmu!! Kami teman setianya Mark dan kami tidak dibayar!! Kenapa?? Kaget kalau Mark punya banyak teman tapi kau tidak??!!”

Kini, ganti Yoongi yang mengepalkan tangannya

“Baik. Aku tantang kau untuk lomba lari mengelilingi lapangan sekolah. Jika aku menang, kau harus jauh jauh dari Dahyun untuk selamanya. Tapi, jika kau menang, aku akan mundur dan tidak akan menganggumu lagi”

Aku terdiam. Aku tau jika fisikku tidak akan sanggup melawan Yoongi yang notabene adalah seorang atlet nasional lari. Tapi demi Dahyun, aku akan lakukan

“Baik!! Aku terima!!”

“MWO??!!”

“Bagus. Keputusan yang bijak, Mark. Sampai ketemu besok dan siap siap untuk menangis” kata Yoongi sambil pergi meninggalkanku.

“Hyung!! Apa kau gila??!! Kau tidak akan sanggup melawan Yoongi!!”

“Sudah biarkan saja. Aku harus bersaing secara gentle untuk mendapatkan Dahyun”

“Tapi hyung…”

“Sudahlah. Masalah kakiku nanti bisa aku atasi. Yang penting sekarang, bagaimana cara membuat Dahyun tidak di ganggu lagi oleh Yoongi”

“Tidak ada jalan lain. Kau harus memenangkan pertandingan ini”

“Benar hyung”

Aku tersenyum ke arah member GOT7 yang lain. Mereka benar, aku harus memenangkan pertandingan ini!!

Dahyun POV:

Sudah 3 hari ini Mark rajin lari. Setiap sepulang sekolah sampai malam hari, dia selalu berlari memutari lapangan di komplek ini

“Kenapa dengan Mark?? Tumben dia rajin sekali lari”

“Kau belum tau ya??” kata Jackson

“Tau apa??”

“Yoongi menantang Mark untuk lomba lari dengannya”

“MWO??!! YOONGI??!! Kau tau kan itu sulit buat Mark??!!”

“Aku tau. Tapi Mark bilang, semua ini dia lakukan untukmu”

“Untukku??”

“Ya. Yoongi bilang, jika Mark menang, Yoongi tidak akan menganggumu lagi”

Aku jadi merasa bersalah pada Mark. Aku berlari untuk menghampiri Mark.

“Mark!!”

Langkah Mark terhenti. Ia tersenyum menatapku meski aku tau dia sangat kelelahan.

“Oh.. kau Dahyun. Ada apa??”

Aku menghampiri Mark dan mengusap keringatnya

“Dasar babo!! Kenapa kau terima tantangan Yoongi??!! Kau tau kan kau bisa habis dengannya!! Kenapa kau selalu lebih memikirkan aku daripada dirimu??!! Kenapa kau..”

“Karena aku menyukaimu, Jung Dahyun”

Aku terkesiap. Jadi, dia serius menyukaiku?? Jadi karena itu??

“Aku mencintaimu sebagai orang yang spesial bagiku. Aku tidak ingin kau selalu diganggu oleh Yoongi. Aku menyayangimu”

Aku terdiam. Setelah sekian lama, aku memeluknya

“Da-dahyun?? Apa yang kau..”

CHU~

Aku mencium puncak kepalanya dan berbisik di telinganya

“Kuharap kau bisa memenangkan pertandingan besok”

Aku langsung lari meninggalkannya sambil tersenyum. Aku punya keyakinan dia akan menang besok.

Author POV:

Yoongi dan Mark sudah bersiap siap. Pertandingan itu disaksikan oleh GOT7, Dahyun, dan juga teman teman Yoongi. Dahyun meminta kakak sepupunya, Jung Chanwoo untuk menjadi juri di pertandingan mereka

“Kau yakin tetap akan melanjutkan??”

“Apapun itu kuterima”

Dahyun memeluk Mark dan menepuk nepuk punggungnya

“Aku yakin kau bisa”

Mark tersenyum pada Dahyun.

“Semua sudah siap??”

Yoongi dan Mark mengangguk.

DOR!!

Peluru sudah ditembakan ke udara. Mark dan Yoongi segera lari. Di menit menit pertama, Mark terlihat bisa mengungguli Yoongi. Namun, di akhir akhir wajahnya pucat dan ia terlihat kelelahan.

“Bagaimana ini?? Mark terlihat kelelahan”

“Mark hyung, kumohon!! Bertahanlah untuh Dahyun noona!!” kata Yugyeom

“Mark hyung!! Bertahan!!”

Dahyun sudah tidak bisa menahan tangisnya. Ia maju dan berteriak dengan kencang

“MARK!! KUMOHON KAU HARUS KUAT!! TIDAKKAH KAU TAU BETAPA BERHARAPNYA AKU PADAMU??!! AKU MENCINTAIMU!!”

Secara perlahan, kekuataan Mark mulai terkumpul. Ia lalu mempercepat larinya menjadi 2x lipat dari lari Yoongi. Ia akhirnya keluar menjadi pemenang mengalahkan Yoongi

“Apa??!! Bagaimana bisa??”

“Terima saja, Yoongi. Kau sudah kalah!! Itu yang harus renungkan!!” kata Jackson

“Tapi..”

“Yoongi!! Sudahlah!! Aku tidak menyukaimu dan aku tidak ingin bersamamu!! Terima kekalahanmu dan menjauh dariku”

Yoongi berteriak kesal dan segera pergi dari situ diikuti teman temannya. Dahyun menghampiri Mark yang kelelahan.

“Aku tau kau berhasil..”

“Semua ini juga berkatmu”

Dahyun tersenyum dan memeluk Mark.

“Terima Kasih..”

Baru saja Mark akan memeluk Dahyun, tubunnya melemah dan ia pun jatuh pingsan

“Mark hyung!!!”

“MARK!!”

Mark POV:

Sudah 2 hari setelah aku memenangkan kompetisi itu. Yoongi menepati janjinya dan menjauh dari Dahyun. Sekarang aku dan Dahyun semakin dekat.

Hari ini, kami ada janji untuk pergi ke sungai Han.

“Mark!!”

“Oh.. sudah datang?? Bagaimana perjalananmu??”

“Baik. Sudah menunggu lama??”

“Tidak juga. Ayo”

Dahyun tersenyum dan menganggeng tanganku. Sepanjang jalan, kami saling mengobrol dan bercanda

“Mark..”

“Hmm??”

Dahyun menarik tanganku dan mencium pipiku secara spontan. Aku yang kaget hanya bisa terdiam atas perlakuannya

“Saranghae..”

Aku tersenyum lebar. Dahyun memelukku dan tertawa bahagia

“Ah.. jakkam”

Dahyun bingung dengan kelakuanku. Aku berlutut dan meraih tangannya

“Dahyun, will you be my valentine??”

“Hmm.. bagaimana ya??”

“Please??”

Dahyun tertawa dan mengangguk. Aku menggendong tubuhnya dan mencium keningnya

“Saranghae..”

“Nado..”

Tanpa ku sadari, member GOT7 yang lain mengintipku dari balik pohon besar di sana

“Ya!! Kalian!!”

Member GOT7 satu satu persatu keluar dan tersenyum.

“Ciee.. Mark hyung!!” sindir Youngjae

“Congrats!! Akhirnya kau tidak berakhir menyedihkan” kata Jackson

“Omong omong, kau so sweet sekali. Aku saja tidak sampai begitu” kata Junior

“Apa sih??!! Ini semua juga berkat kalian” kataku.

Aku memandangi Dahyun sambil tersenyum. Kami ber-8 akhirnya menghabiskan hari dengan merayakan hari jadiku dengan Dahyun dengan bermain di dekat sungai Han sampai malam.

THE END

Hai hai!! Sedikit pemberitauan, sebenernya FF ini buat hari Valentine. Cuman karena akunya yang sibuk *ato males??* jadi ngga bisa post ff ini pas hari valentine. Ya udah deh, toh ff ini juga aman dikonsumsi meskipun sudah lewat valentine *berasa makanan yang udah lewat tanggal basinya..*

Keep RCL and See You!!

BYE!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s