[Series] Yoanne’s Story : Unfair

yoannes-story

5/5 of Yoanne’s Story

YoannexYunhyeong/Ficlet/Family/Noranitas,2016

Amazing main poster by Rinaohsehun @ Art Fantasy

Side poster cr;tumblr
.
.
.

“Yunhyeong meninggalkan adiknya, secara tidak adil.”

https%3A%2F%2F41.media.tumblr.com%2F46ea256d61216f2f9ded2ebb9b2f1d26%2Ftumblr_nzanyyCowS1uzyr9qo2_r1_1280.png
“Kakak jahat…”

Dahi Yunhyeong refleks mengerut. Kegiatan memasukkan benda berharga kedalam boks pun terhenti seketika. Apa maksud ucapan adik bungsu nya tadi?

“Kak Yunhyeong jahat!” walau mulutnya masih melantur, kedua tangan Yoanne gesit membantu Yunhyeong mengepak barang. Air mata yang sudah susah payah ditampungnya, rasa-rasanya akan meluap sebentar lagi.

“Ada apa, adikku sayang?”

“Tega sekali mau meninggalkan adikmu satu-satunya ini sendirian. Kau jahat, Ka!” kini gadis Song itu tak dapat lagi menahan bulir kristal dari kedua maniknya.

Kontras dengan apa yang terjadi pada saudaranya, Yunhyeong hanya tertawa renyah, sembari mengusap puncak kepala adiknya. Empat-lima kali gerakan tersebut diulang, tangannya beralih turun. Ditangkupnya wajah gadis dua puluh tahun itu, ibu jarinya menelusur naik, menghapus air mata yang jatuh dari mata cantik adik semata wayangnya itu.

“Kau masih bisa mengunjungi ku, Yo. Selain itu, masih ada ayah dan ibu yang menemanimu disini,” ucap Yunhyeong menenangkan adiknya.

“-akulah nanti yang akan merasa kesepian disana.”

“Nah kalau tahu begitu, kenapa kau masih mau pergi sekarang? Umurmu masih muda, Kak!”

“Lebih cepat lebih baik.”

“Apa? Kak Yunhyeong baru 22 tahun! Kenapa mau melaksanakan wajib militer sekarang? Bahkan masih banyak ahjussi tiga puluh tahunan masih berkeliaran diluar sana. Ini semua tidak adil, Kak.”

“Aku sudah mengisi formulir sejak baru lulus sekolah menengah atas, Yo. Dan sekarang mereka memanggilku. Aku harus memenuhi kewajibanku sebagai pria negeri ini.”

Air mata Yoanne semakin mengalir deras. Terbayang dikepalanya kakak tersayangnya melewati malam yang dingin dibarak. Harus diteriaki kasar oleh pemimpin dan juga kegiatan fisik yang menguras tenaga…

“Sudahlah.. jangan menangis lagi.” Yunhyeong menarik pelan adiknya menuju kedalam pelukan hangatnya. Tangisan Yoanne sukses membasahi dada kakak sulungnya itu. Yunhyeong pun tak kuasa lagi. Setetes air mata membuat jalurnya sendiri untuk jatuh membasahi wajah tampannya.

“Tunggu aku dua tahun lagi, Yo,” Yunhyeong berhenti sebentar. Menarik nafas dalam sebelum melanjutkan kalimatnya

“-dan aku akan kembali menjahilimu seperti hari-hari dulu.”

 

End

 

a/n YEAY YOANNE’S STORY TAMAT UYEAH! ((tebar konfetti)) ((kemudian teringat mau diapain projek maret ntar)) ((kemudian otw sumur)) ((mau nyari inspo))

One response to “[Series] Yoanne’s Story : Unfair

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s