Soul School Chapter 10A

audi ff

By Sparkdey

Poster made by marsyasara

Soul School Chapter 10A

School Life || Romance || Friendship

PG – 17

Main Cast            :

Jeon Jungkook BTS || Kim Taehyung BTS || Mark Tuan GOT7 || Jung Krystal Fx || Kim Sujin (OC) || Min Ji Eun (OC)

Support Cast      :

 Jeon Wonwoo Seventeen || Kim Namjoon BTS || Park Jimin BTS || Oh Sehun EXO || Kim Seokjin BTS || Kim Seolhyun AOA || Min Yoongi BTS

Chapter 1 || Chapter 2 || Chapter 3 || Chapter 4 || Chapter 5 || Chapter 6 || Chapter 7A || Chapter 7B || Chapter 8 || Chapter 9 || Chapter 10A ||

Desclaimer : FF ini pure ide dari author sparkdey dengan beberapa bantuan dari teman – teman dan terinspirasi dari beberapa K-Drama. Dan hanya di posting di FFIndo dan blog pribadi author. Jika kalian menemukan cerita yang sama, mohon beritahukan kepada author. Terima kasih^^

NB : Jeongmal gomawo buat adik – adikku yang sudah membantuku memberikan inspirasi untuk membuat FF ini. Makasih buat Vicky dan juga Lizna :*{} saranghae~ || Jeongmal kamsahamnida untuk teman – teman ARMY, Luna dan juga Alma :*{} saranghae~ ide kalian dan saran kalian sangat membantu >.< || terdapat beberapa kata kasar, mohon maaf bila kurang berkenan. Lebih baik untuk tidak membaca kalimat itu atau skip FF ini.

Happy Reading!!~

Cerita sebelumnya…

Jarak kami semakin dekat. Taehyung mendekatkan wajahnya ke wajahku.

“Bogoshippo, Ital-ah” katanya.

Taehyung menciumku, tepat di bibirku. Aku merasa terkejut dengan perlakuannya yang tiba – tiba seperti ini. Namun aku juga merindukan masa – masa seperti ini. Ciumannya yang tidak menuntut dan hangat.

Aku memejamkan mataku dan membalas ciuman Taehyung.

“Nado bogoshippo, Taehyung-ah” kataku begitu kami selesai berciuman.

Taehyung langsung memelukku dengan erat. Benar – benar erat.

‘Oh Tuhan, aku merindukannya, aku merindukan sosok hangat Taehyung yang seperti ini’ batinku.

Kepada calon siswa Soul School, test akademik Bahasa Inggris sudah selesai. Kalian dipersilahkan untuk beristirahat selama 2 jam sebelum melanjutkan ke test yang selanjutnya. Pergunakan waktu istirahat kalian dengan sebaik mungkin.

Berita itu disiarkan melalui loudspeaker yang di pasang di koridor manapun. Aku dan calon siswa yang lain mendapatkan waktu istirahat 2 jam. Dan aku mulai merasa lelah saat ini.

“Aku kembali ke dorm ku dulu ne. gomapta Krystal-ah” Taehyung pergi meninggalkanku di kamarku.

Aku langsung merebahkan tubuhku di kasur dan memejamkan mataku. Sungguh lelah untuk hari ini. Aku mengambil ponselku dan memasang alarm di ponselku agar aku bangun tepat waktu.

‘Min Ji Eun… yeoja itu. Sepertinya nama itu tidak asing bagiku’ batinku.

-Krystal POV-

Alarmku berdering dengan kencang di samping telingaku. 4:30 PM, sudah waktunya aku bersiap – siap karena waktu istirahatku berserta peserta yang lain hanya tersisa 30 menit lagi. Aku langsung beranjak dari kasur dan bergegas mandi.

15 menit kemudian aku sudah selesai mandi dan bersiap – siap. Suasana di kamar ini sepi. Ji Eun sedang tidur dan Sujin sedang sibuk dengan ponselnya itu.

‘Ji Eun… Min Ji Eun… dimana aku pernah mendengar nama yeoja ini?’ batinku.

Aku keluar dari kamar kami dan berjalan menuju halaman sekolah sekedar menghirup udara segar di sore hari. Sesaat melewati lobby, aku melirik dorm namja dan seseorang berada di sana. Aku langsung memberikan sebuah kode dengan lirikan mataku pada namja itu untuk ikut bersamaku.

“Huahhh segar sekali” kataku sambil menghirup nafas kasar.

“Wae? Kenapa memanggilku?” Tanya namja di sebelahku.

“Kau tahu? Di luar sini dingin sekali, Ital-ah” lanjutnya.

“Jungkook-ah, berhentilah bertengkar dengan Taehyung. Ingat, dia sahabatmu, Jungkook-ah” kataku sambil menatapnya.

“Shireo. Aku tidak akan membiarkan namja brengsek itu menyakitimu, Tal” jawab Jungkook.

“Jika kau ingin membahas ini, aku akan kembali ke dalam” kata Jungkook yang bersiap kembali ke lobby.

“Ah mian. Kau tahu, aku menyayangimu sebagai kakak sepupuku. Tapi dengan sikapmu yang seperti itu, membuatku menjadi kesal padamu, Jungkook-ah. Ayolah, berhenti bersikap seperti anak kecil. Kau ini sudah dewasa, kau sudah 20 tahun” kataku menatapnya intens.

“Terserah kau saja” Jungkook pergi meninggalkanku sendirian.

“Dasar kau keras kepala sekali” gerutuku yang melihat Jungkook berjalan memunggungiku semakin jauh.

Aku masih tetap berada di halaman sekolah hingga akhirnya sebuah bel yang pertanda bahwa test selanjutnya akan di mulai. Aku langsung bergegas menuju lobby.

Aku memasuki lobby dan sudah ada Sehun seongsanim dan Seokjin seongsanim. Mereka sudah berdiri tepat di hadapan teman – temanku. Aku langsung berdiri di belakang Sujin.

“Sekarang kita akan melakukan test yang selanjutnya, yaitu test menari. Setiap calon siswa di harapkan untuk membuat gerakan tari sendiri dan tidak boleh meniru gerakan dari calon siswa yang lain. Lagu akan di sediakan oleh kami. Waktu yang disediakan adalah 4 menit. Kalian akan diberikan waktu selama 15 menit untuk membuat gerakan tarinya” jelas Sehun seongsanim.

“Baiklah, sekarang kita ke studio latihan” lanjut Seokjin seongsanim.

Aku dan 4 calon siswa lainnya berjalan mengikuti Sehun seongsanim dan Seokjin seongsanim. Berjalan menaiki tangga dan melewati dorm hingga sampai di penghujung koridor dorm namja. Sehun seongsanim membuka pintu ruangan yang bertuliskan Studio Dance itu.

Kami semua kembali berbaris di dalam studio dan Seokjin seongsanim berdiri di hadapan kami. Sedangkan Sehun seongsanim sedang mempersiapkan sesuatu untuk kebutuhan test menari ini.

“Sekarang kalian akan diperdengarkan lagu yang akan menjadi test kalian. Ada 3 jenis lagu, hip hop, ballad, dan pop. Kalian tidak bisa memilih jenis lagu mana yang akan kalian pakai untuk membuat gerakan tari kalian. Kalian akan di undi dengan mengambil bola berwarna ini” jelas Seokjin seongsanim sambil memberi tahu 3 jenis bola yang berbeda warna namun di dalamnya terdapat kertas kecil.

“Jeon Jungkook silahkan maju ke depan dan ambil bola warna apa yang kau dapat” perintah Seokjin seongsanim.

Aku melihat Jungkook mendapatkan bola berwarna putih. Ah aku berharap aku dapat lagu pop. Setelah Jungkook maju, Seokjin seongsanim  menyuruh Ji Eun maju dan mengambil bola. Ji Eun mendapatkan bola berwarna ungu.

“Kim Taehyung” panggil Seokjin seongsanim.

Aku melirik ke arah Taehyung dan dia pun mengambil bola. Dia mendapatkan bola berwarna kuning. Taehyung tersenyum padaku.

“Jung Krystal” namaku dipanggil dan sekarang saatnya aku mengambil bola itu.

Aku sudah mendapatkan bolanya. Bola berwarna putih. Aku mendapatkan bola yang sama dengan Jungkook, yang artinya sekarang aku dan Jungkook akan menarikan lagu yang sama. Aku kembali ke tempatku, berdiri di belakang Sujin.

“Kim Sujin” Sujin melangkah maju mengambil bola itu dan dia mendapatkan bola berwarna ungu.

“Baiklah, sekarang saya akan menjelaskan makna dibalik ketiga bola yang berbeda warna ini. Bola yang berwarna putih, akan membawakan lagu ballad. Bola yang berwarna ungu akan membawakan lagu pop, dan bola yang berwarna kuning akan membawakan lagu hip hop. Kalian akan diperdengarkan lagu – lagu yang akan buatkan tariannya. Sehun seongsanim” jelas Seokjin seongsanim.

 

-Jungkook POV-

Sehun seongsanim memutarkan ketiga lagu yang akan kami buat gerakannya. Aku mendapatkan bola putih yang artinya aku akan membuat gerakan tari dengan genre ballad. Dengan tantangan membuat gerakan ini, aku harus bisa menyelesaikannya.

‘Kapan test ini akan berakhir’ batinku.

“Semua lagu sudah diperdengarkan oleh kalian. Kalian boleh berpencar dan saya harap pada jam 6 tepat, kalian sudah kembali ke ruangan ini” perintah Sehun seongsanim.

“Ne seongsanim. Kamsahamnida” jawab kami bersamaan.

Aku langsung keluar dari ruangan studio dance itu dan langsung berjalan menuju tempat yang menurutku sepi. Kamar di dorm namja.

Aku membuka pintu kamarku dan masuk ke dalam. Namun di dalam sana sudah ada Taehyung. Dia tersenyum kepadaku.

“Kau boleh memakainya” kata Taehyung yang hendak pergi keluar dari kamar kami.

“Ani. Kau saja” aku langsung keluar dari kamar kami dan berjalan menuju lantai atas.

Ada sebuah ruangan yang tidak terkunci, ruangan itu bertuliskan “KELAS PSIKOLOGI”. Aku masuk ke dalam ruangan itu dan sudah ada seseorang di dalam sana ketika aku membuka pintunya perlahan. Seorang yeoja.

“Ji Eun-ah?” panggilku pada seorang yeoja yang sedang membuat gerakan tari yang bergenre pop itu.

“Ne?” jawabnya singkat.

“Boleh aku bergabung denganmu di sini?” tanyaku.

“Silahkan” jawab Ji Eun lalu melanjutkan kembali aktifitasnya yang sempat tertunda olehku.

Aku memberikan ruang yang cukup untuk Ji Eun mengapresiasikan dirinya membuat gerakan tari. Aku melihat jam di tanganku ini. Aku sudah membuang waktu selama 7 menit, yang artinya aku hanya memiliki waktu 8 menit untuk membuat gerakan tari ballad.

Aku mencoba berbagai gerakan yang pernah aku pelajari dulu sewaktu aku bergabung di group dance hyungku. Semoga saja aku lulus dalam test kali ini. Karena memang menari ini yang merupakan keahlianku yang lain.

“Jungkook-ah, kajja kita kembali ke studio. Sudah waktunya melakukan testnya” ajak Ji Eun.

Aku langsung beranjak mengambil ponselku yang berada di sebuah meja di sana dan berjalan mendekat pada Ji Eun.

“Ji Eun-ah, menurutmu sampai kapan kita akan terus menjalani test ini?” tanyaku.

“Molla” jawab Ji Eun singkat.

Ji Eun berjalan mendahuluiku dan masuk ke studio dance. Di sana sudah lengkap, Kepala Sekolah, guru – guru, dan calon siswa yang lain.

‘Mengapa semuanya berkumpul di sini?’ batinku.

“Semuanya sudah berkumpul. Sekarang test terakhir untuk hari ini akan dimulai. Yang pertama, silahkan Jeon Jungkook, tunjukkan pada kami apa yang kau dapat selama 15 menit kau mencarinya” perintah Sehun seongsanim.

Aku berjalan ke hadapan Sehun seongsanim dan Seokjin seongsanim. Mereka mulai memutarkan musik ballad. Aku mulai menarikan apa yang sudah aku dapatkan selama 8 menit aku mencari gerakannya.

4 menit aku menarikan lagu ballad dan di akhiri dengan tepuk tangan dari semua guru, teman – teman, dan juga Kepala Sekolah. Aku membungkukkan badanku sebagai tanda terima kasihku kepada mereka semua.

“Min Ji Eun” panggil Seokjin seongsanim.

Aku melihat Ji Eun mulai menarikan lagu pop. Ji Eun sangat lincah menarinya, tubuhnya yang lentur seperti itu membuatku tertarik untuk melihatnya terus menari. 4 menit pun berakhir, Ji Eun kembali ke tempatnya.

“Jung Krystal” panggil Sehun seongsanim.

Sekarang giliran adik sepupuku, Krystal. Aku tidak meragukannya, karena aku dan dia adalah anggota group dance Wonwoo hyung. Sebenarnya keahlian Krystal adalah dance pop, namun untuk kali ini dia mendapatkan lagu ballad sama sepertiku, dan aku berharap dia bisa menarikannya dengan hatinya. Aku yakin dia bisa dan aku percaya padanya.

“Kim Taehyung” panggil Seokjin seongsanim seusai Krystal melakukan test itu.

Namja brengsek itu akhirnya maju ke hadapan guru – guru dan Kepala Sekolah. Sungguh aku tidak bisa memaafkannya. Ani, belum bisa memaafkannya.

Aku tidak memperhatikan Taehyung selama di depan. 4 menit untuk bagian Taehyung aku gunakan untuk bermain piano tiles.

“Kau sangat suka permainan itu eoh?” Tanya Ji Eun yang duduk di sampingku.

“Eoh” jawabku singkat karena aku sedang fokus pada permainanku ini.

“Aku juga memainkannya. Kau sudah level berapa?” tanyanya sambil memperhatikanku bermain.

“Sembilan belas” jawabku dengan singkat lagi.

“Ahh~ aku jauh berada di bawahmu, Jungkook-ah. Aku level 7” katanya sambil tersenyum dan menampilkan lesung pipinya saat aku menoleh ke arahnya.

‘Yeoja ini… mengapa dia terlihat sangat menarik untukku?’ batinku.

“Kim Sujin” panggil Sehun seongsanim.

Aku melihat Sujin berjalan dan berhenti di hadapan guru – guru dan Kepala Sekolah. Dia menarikan lagu pop dan aku akui sainganku saat ini adalah saingan yang sangat berat, terutama Kim Taehyung.

 

-Taehyung POV-

Hari ini cukup melelahkan karena sudah melewati 3 test untuk hari ini. Sekarang sudah waktunya untuk makan malam bersama. Kami semua berjalan bersama keluar ruangan studio dance menuju ruang makan sekolah ini.

Kami berbaris mengantri untuk mengambil makan malam kami. Aku melihat bahwa menu hari ini adalah japchae, bulgogi, dan juga kimchi. Kami duduk bersama di satu meja yang sama. Sedangkan di sebrang kami adalah meja Kepala Sekolah dan guru – guru Soul School.

Aku duduk tepat di sebelah kiri Ji Eun dan di hadapanku adalah Krystal. Sungguh pemandangan di hadapanku ini sangat indah, Krystal. Dia selalu tampak menawan di mataku.

20 menit kami makan malam bersama, akhirnya para guru menyuruh kami untuk kembali ke dorm dan tidur dengan cepat. Kami pun menuruti perintah para guru.

Aku memasuki kamarku dan juga Jungkook. Aku merebahkan tubuhku di atas kasur dan langsung memejamkan mataku.

“Neo” suara seseorang di sampingku yang aku sudah hafal sekali suara siapa ini.

“Ne?” jawabku malas.

“Sampai kapan kau akan terus menunggu adik sepupuku?” Tanya Jungkook.

“Aku akan tetap menunggunya sampai kapan pun” jawabku yang masih memejamkan mataku.

“Aku peringatkan kau, Taehyung-ah! Jangan berani – beraninya kau menyakiti Krystal lagi, atau kau akan berurusan denganku!” Jungkook mencengkram kerahku dan aku terpaksa membuka mataku.

“Arraseo” jawabku.

Jungkook melepaskan tangannya dari kerahku dan dia berjalan menuju kamar mandi. Aku kembali merebahkan badanku dan memejamkan mataku.

‘Min Ji Eun?’ batinku.

 

TO BE CONTINUE…

 

Hallo kembali lagi bersama author hahaha

Maaf ya untuk update chapter ini lama banget~ seperti biasa, chapter 10 nya di bagi 2 yaa soalnya panjang banget hahaha~

Oh iya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya, bisa berupa komentar atau like nyaaa~ itu sangat berarti loh untuk author~ di tunggu ya hihiw~

See you next chapter reader-nim :* saranghae~

5 responses to “Soul School Chapter 10A

  1. Pingback: Soul School Chapter 10B | FFindo·

  2. Pingback: Soul School Chapter 11 – FFindo·

  3. Pingback: Soul School Chapter 12 – FFindo·

  4. Pingback: Soul School Chapter 13 – FFindo·

  5. Pingback: Soul School Chapter 14 END | FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s