Forbidden love chapter 01

image

Berkisah tentang Jiwon yg hendak mencari adik kesayangannya Suhyun, dan disanalah cerita itu dimulai..

FF ini penuh dengan kata kasar dan yadongscene. Buat yg gak tahan jangan baca ya. Udah diberitahu lo ini, jangan ntar ketemu coment karna kata kasar. Mnt dihajar..


,,,

@USA

Namja itu beranjak dari kasurnya dan berjalan menuju ke balkon kamarnya. Dikeluarkannya sebatang rokok dan mulai menghisapnya. Sambil menikmati secangkir kopi yg barusan ia buat, namja ini terlihat membiarkan rambutnya yg sedikit kusam itu bertebaran ditiupi angin sepoi sepoi

Seseorang tiba tiba berjalan kearahnya dan memeluknya dari belakang

“Wae? Kamu nampak berbeda hari ini?” Tanya yeoja tsb- mari kita sebut Jisoo

“Jisoo a.. Sepertinya- pertunangan kita mesti diundur” ucap namja yg bernama Kim Jiwon atau biasa disapa dengan Bobby ini

Jisoo menatap Jiwon dengan maksud kenapa harus diundur, ada masalah apa??

“Aku ingin balik ke korea. Aku- harus bertemu dengannya terlebih dahulu”
“Tidak apa apa kan pertunangan kita diundur terlebih dahulu?”

Awalnya Jisoo terlihat tidak senang, tapi setelah beberapa saat yeoja inipun akhirnya mengiyakannya. Apa boleh buat, dia juga sadar tidak dapat menahan namja yg bernama asli Kim Jiwoon ini

“Jadi kapan kamu akan berangkat ke Korea?”

“Besok , Jisoo a..” berbalik kearah Jisoo yg terlihat terkejut akan pernyataannya

“WTF kok cepat banget!!” Teriaknya juga
“Aku kan mesti-”

“Aku akan pergi dengan oppa mu- Hanbin.dengan begitu kamu akan merasa aman bukan?? Hehe” Jiwon memotong ucapan Jisoo, lalu namja inipun terlihat mengecup bibirnya yg manis
“Beri aku sedikit waktu, aku pasti kembali. Percayalah~” Jisoo pun mengangukkan kepalanya, baiklah…

Lalu kedua orang inipun mulai melanjutkan ciuman mereka yg akhirnya jatuh diatas kasur. Jiwon terlihat mulai membuka satu persatu kancing baju Jisoo, dengan mulut yg masih sibuk berinteraksi dengan mulut Jisoo, namja ini terlihat dengan mudahnya menyentuh setiap bagian sensitif Jisoo, yeoja itu terlihat mengerang kecil, tapi kita tau itu bukanlah erangan kesakitan tapi kenikmatan. Walaupun belum resmi menikah tapi Jisoo dan Jiwon sudah sering melakukan hal tsb. Awalnya keduanya hanya ini mencobanya saja, tapi tak disangka akhirnya mereka akan bertunangan seperti ini.

Ayah Jisoo adalah orang yg telah mengadopsi Jiwon ketika kedua orangtua Jiwon meninggal dunia karena suatu kecelakaan. Karna dari kecil telah melihatnya hinga dewasa, ayah Jisoo pun sangat tidak keberatan jika putri semata wayangnya itu akan menikah dengan Jiwon. Lagian setelah mereka menikah, mereka tetaplah satu keluarga

Sebenarnya pertunangan ini juga adalah ide dari ayahnya Jisoo, ia tau Jisoo beneran sangat menyukai Jiwon. Sebagai ayah sudah seharusnya ia membantu putrinya untuk mempertahankan namja yg dia sukai

,,,

@korea

Seorang gadis terlihat berlari keluar dari rumahnya. Walaupun rumah ini disebut sebut sebagai rumah tempat tinggalnya, tapi sebenarnya ia sangat tidak betah untuk tinggal ditempat ini. Tempat dimana ia selalu dinodai oleh oppa nya sendiri, mari kita sebut bajingan tsb sebagai Kim Junhoe atau biasa disebut juga sebagai June

“TAXI!!!” Teriak yeoja yg memiliki suara emas ini dengan nada tinggi, namanya adalah Lee Suhyun

Ketika taxi tsb berhenti tepat didepannya dan hendak naik, seseorang tiba tiba melanggarnya

“Yach ajushi!! Aku yg duluan manggil oke??” Cetus gadis yg masih berusia 18tahun ini juga

Namja yg menabraknya hanya menatapnya dari atas sampai bawah

“Aku gak salah lihat kan? Anak sekolahan jam segini tidak kesekolah malah berkeliaran diluar, kamu membolos ya??” Mendengar ocehan namja tsb membuat Suhyun malas untuk mendengarkannya

Yeoja ini pun langsung masuk kedalam taxi tanpa banyak basa basi, dan dengan cepat menyuruh supir taxi tsb untuk segera berangkat. Melihat hal tsb, namja yg memiliki gigi tongos inipun segera melompat duduk kedalam taxi- tepat nya disamping Suhyun dibelakang tempat duduk penumpang

“Yach ajushi!!!” Teriak Suhyun lagi dengan suara lengkingan khas nya

Eits ini anak kecil kok ribut banget sih?! Kesal Jiwon dalam hati. Yupz namja yg sedaritadi dipanggil ajushi oleh Suhyun ini adalah Kim Jiwon yg lupa cukuran, alhasil jengot dan kumisnya bertebaran dimana mana menutupi wajah tamfannya hehe

“Hendak kemana tuan?” Tanya si supir

Jiwon pun menatap kearah Suhyun, yg membuat gadis ini dengan segera menutupi tubuhnya dengan tas nya

Dia kira aku mau ngapaen kali ya..

Tenanglah.. Aku gak suka dengan anak kecil yg masih dalam masa pertumbuhan” tegas Jiwon, Suhyun hanya mencibirkan bibirnya
“Yah anak kecil, kamu mau kemana?”

Suhyun terlihat ingin menjawabnya tapi ntah kenapa malah tidak ada sepatah katapun yg terucap dari mulutnya

“Heiii!!!” Teriak Jiwon kemudian

Dengan mata yg sedikit memerah, Suhyun menatap Jiwon

“Hei ajushi. Apakah- kamu bisa membawaku ke amerika. Aku harus menemukan oppaku. Aku-” setetes air mata jatuh dr mata kiri Suhyun, yeoja ini nampak terisak kecil. Jiwon terkejut melihatnya

Wth!! Apa maksudnya? Op- oppa?? Kenapa sekarang ia terlihat familiar??
Haish.. Ada apa denganku hari ini??

“Rumahmu dimana? Aku akan mengantarmu pulang” ucap Jiwon kemudian

“Aku kabur dari rumah, aku sudah tidak mempunyai rumah lagi” jawab gadis itu

Ketika Suhyun hendak meninggalkan taxi tsb, Jiwon pun mengapai tangannya

“Heii hendak kemana kamu?” Tanyanya khawatir dicampur kebinggungan

Suhyun hanya melihatnya, tepatnya melihat dimana Jiwon sedang mengengam erat pergelangan tangannya. Saat itulah Jiwon sadar, ada beberapa sayatan dipergelangan tangan gadis tsb

“K-kamu..” Jiwon sangat terkejut akan hal itu

Bagaimana bisa ia tidak terkejut. Yeoja ini terlihat normal dan berpenampilan rapi, tapi bagaimana bisa dia- menyimpan rasa suka yg begitu mendalam dari dirinya

Suhyun melepas tangan Jiwon dan keluar dari taxi tsb, Jiwon pun memilih untuk tidak mengejarnya. Mungkin lebih baik ia tidak ikut canpur, pikirnya juga. Lantaran ia tidak akan tinggal lama disini. Masih ada hal penting yg harus ia kerjakan, yaitu…

“Jadi- anda mau kemana tuan?” Pertanyaan supir taxi tsb membuyarkan lamunan Jiwon
“Anak sekolah jaman sekarang memang telah banyak berubah, bukannya kesekolah malah membolos. Bolosnya juga tidak tanggung tanggung, malah kabur ke airport. Apa kata dunia?!”
“Mungkin karna masih berpakaian sekolah jadi para penjaga melarangnya untuk masuk” sambungnya kemudian, Jiwon hanya bisa mengangguk anggukkan kepalanya

Sebenarnya ada satu hal yg menganggu dipikiran Jiwon, yaitu bagaimana kalau gadis tsb adalah org yg ingin dia cari?? Yupz tujuan Mr Bobby kesini yaitu untuk mencari seorang gadis, gadis yg selama ini ia impikan

Aniya bob, bagaimana bisa gadis impianmu menjadi seperti itu. Aniya~ aniya~
Aku pasti telah berpikiran terlalu banyak. Mari kita lupakan.

“Tolong antarkan aku ke alamat ini pak. Terima kasih” Jiwon memperlihatkan secarik kertas berisi alamat barunya kepada bang supir hehe

Rrrrrrrriiinnngggg Hp Jiwon berbunyi

“Hoii. Whats up? Apakah sudah ada kabar dari-”

“Ne” balas yg disana bahkan sebelum Jiwon menyelesaikan ucapannya

Jiwon nampak girang

“Aku telah mengirimkan foto nya. Apakah kamu sudah melihatnya?”
“Dia terlihat manis, bla bla bla..” yg disana (g enak banget sebutannya) jadi kita ganti az ya, sebut aja Hanbin mulai bercicicaca tidak jelas, tapi Jiwon tidak meresponnya karna sibuk melihat foto yg barusan dikirim oleh Hanbin

Setelah melihat foto tsb

“OH SHIT!!!” Kutuknya dalam detik itu juga, bahkan Hanbin dapat memdengar kutukannya itu dari telepon

“Hey!! Whatsup bro??”
“What happen??” Tapi yg ada malah Jiwon menutup teleponnya (ribut) bayadah..

“Tolong hentikan mobilnya pak!!” Perintah Jiwon kemudian, namja inipun keluar dari dalam taxi setelah memberikan sedikit uang kepada sang supir

Namja ini nampak berlari kearah dimana ia menabrak yeoja yg bernama Suhyun tadi, dan sepertinya ia sedang mencarinya. Eh?? Kenapa Jiwon malah mencari Suhyun, itu karna

“SHIT!! Kemana perginya dia?!” Kutuknya kembali sambil menyeraki rambutnya yg memang sudah model berantakan itu

Kkrrriinnnggg Hp Jiwon kembali berbunyi, setelah melihat nama dilayar Jiwonpun langsung mengangkatnya. Tanpa menunggu jawaban dari yg sana, Jiwon sudah bergumam duluan

“Yach Kim Hanbin, apakah kami yakin itu dongsaengku?? Dongsaengku Lee Suhyun??”

“Ne. Waeyo?”
“Aku sangat yakin chingu. Aku tidak mungkin salah dalam hal ini. Apakah kamu tau sudah berapa lama aku mencari informasinya. Apalagi aku tau dia sangat penting bagimu, jadi bagaimana mungkin aku sembarangan” jelas Hanbin

“Hiksss hikssss” Hanbin dapat mendengar beberapa isakan kecil dari dalam teleponnya

“Hei Kim Jiwon ada apa denganmu? Apakah kamu-sedang menangis? Jangan bergurau oke, tidak lucu!” Hanbin terdengar sangat mencemaskannya

“Hanbin a.. Apa yg harus aku lakukan? Aku- aku”
“Sebenarnya aku.. telah bertemu dengannya, tapi aku malah-membiarkannya pergi begitu saja. Hikss hikss”
“Dan- apakah kamu tau? Dia menyuruhku untuk membawanya ke amerika Hanbin, untuk mencariku- mencari oppa nya Kim Jiwon yaitu aku. Iti tandanya ia juga masih ingat denganku, ya kan??” Jiwon kelihatan cukup senang mengucapkan hal tsb, tapi
“Tapi.. Apa yg harus aku perbuat? Dia tidak terlihat baik, gadis kecilku bahkan mempunyai (beberapa sayatan dipergelangan tangannya)” tapi Jiwon tidak bisa mengucapkan hal tsb, tidak sampai hati
“Aku pasti harus menemukannya, harus!!”

“Dimana kamu sekarang? Aku akan pergi menemui. Tenanglah.. Aku pasti akan membantumu menemukannya. Jangan berpikir yg tidak tidak terlebih dahulu, setelah menemukannya maka semua akan jelas” Jiwon nampak menganggukan kepalanya ‘ya’

“Baiklah aku menunggumu di xxx” Jiwon mulai menenangkan pikirannya, ia harus tenang sekarang. Karna ia yakin, Suhyun sangat membutuhkannya saat ini

Tidak seberapa lama Hanbin pun datang dan mereka berangkat menuju kealamat dimana menurut informan itu adalah alamat rumah yg sedang Suhyun tinggali bersama dengan kedua orang tua asuh dan abang angkat

Sampailah didepan rumah Suhyun

Tok tok tok

Suhyun membukakan pintunya, ia dapat melihat dengan jelas ada dua orang pria yg sedang berdiri disana. Yeoja inu terlihat gugup dan sebenarnya sangat ketakutan sekali, tapi ia tidak bisa menjerit. Karna ia tau, walaupun ia berteriak diperkosa sekalipun tidak akan ada yg datang menolongnya. Yah itulah hidupnya seorang Lee Suhyun setelah diadopsi oleh kedua orangtua Kim Junhoe- yaitu namja yg sedang berdiri didepannya sekarang

“Mwo?” Suhyun terlihat sangat sangat tidak menyambut kedatangan kedua manusia ini

“Aniya.. Hanya- ingin melihat kondisimu. Apakah- kamu baik baik saja, hihihi” ucapannya sih terdengar memperhatikan, tapi nadanya seperti sedang menyindir
“Aku dengar kamu ingin kabur lagi ya?? Yah Kim Suhyun, apakah kamu tidak capek terus terusan seperti ini. Lagian.. Apakah tidak enak menjadi dongsaeng ku, kenapa kamu selalu ingin kabur mencari oppa mu yg sudah tidak menginginkanmu lagi?!”

“Jangan asal ngomong, aku percaya dia akan menjemputku. Menjemputku dari neraka ini”
“Sekarang keluar dari kamarku!” Teriaknya

Namja yg bernama Kim Junhoe ini nampak kesal dan menarik tangannya
“What? Apa kamu bilang? Neraka? Haha hahaha”
“Yach Kim Suhyun asal kamu ingat saja, neraka ini lah yg telah menjadi tempat tinggal mu selama ini. Bila bukan aku dan kedua orangtuaku, apakah kamu bisa hidup sekarang?? Siapa yg menyekolahkanmu, membiayai semua kebutuhanmu” kesal Junhoe

“Benar. Benar apa katamu. Memang benar ajuhma dan ajushi la yg menghidupiku selama ini, aku sangat berterima kasih. Tapi- hidup seperti ini, aku tidak sudi!” Junhoe nampak ingin memukulnya, tapi Yuhyeong langsung menahannya

Yupz Yuhyeong namanya, sedaritadi kerjaannya ngelipbalm aja disana, jadi tidak owne. Namja ini adalah temannya Junhoe

“Slow man.. Kalo sudah tidak mau kasih aku saja, sayang muka cantiknya dipukuli” ucap cowok yg suka ngelipbalm ini

“Apakah kamu cari mati??” Ucap Junhie juga dengan lantang, Yuhyeong pun terdiam

Kan eke cuman kidding

“Ingatlah Yuhyeong, dia itu gadisku. Jangan pernah punya pikiran yg tidak tidak dengannya, awas saja bila ketahuan olehku” Yuhyeongpun hanya bisa mengangguk ya ya boss

Junhoe kembali menatap Suhyun yg sudah enek melihatnya

“Aku hanya ingin memperingatimu. Jaga kelakuanmu, bila ketahuan sekali lagi kamu hendak kabur. Aku akan-”

“MWO??” Balas Suhyun dengan lantang

“Kamu seharusnya tau apa yg akan aku lakukan bukan??” Tangan Junhoe terlihat membelai wajah Suhyun, tapi dengan cepat gadis ini menangkisnya

Yupz Suhyun seharusnya sadar apa yg dimaksud kan oleh Junhoe. Tidak akan ada hal lain yg ia lakukan selain Sex. Itu adalah makanan kesukaannya Mr Junhoe, dan Suhyun selalu menjadi main dish nya

“Ingatlah Suhyun.. Tidak ada yg gratis didunia ini. Karna umma appaku telah menolongmu dari kelaparan dan kedinginan, jadi tidak ada salahnya kamu membalas budi mereka. Yupz.. Kepadaku! You know it right? Give n take, hehe”
“seharusnya kamu berterima kasih padaku, karna setidaknya aku melakukannya karna aku benar benar mencintamu. Jadi pikirkanlah baik2 anak pabo! Dan urungkan niatmu untuk kabur darisini, karna- aku tidak akan pernah melepaskanmu. Tidak-akan-pernah!” Lalu Junhoe dan Yuhyeongpun menghilang dari balik pintu, Suhyun terduduk diatas kasur

Sejujurnya Suhyun sangat takut, tapi ia tetap berusaha untuk terlihat tegar. Sebenarnya yeoja ini sudah sangat rapuh dan setiap saat dapat menitikkan airmata. Tapi- ia percaya setidaknya masih percaya akan oppa nya Kim Jiwon yg akan datang menjemputnya, karna itu ia bertahan sampai sekarang

,,,

Terdengar suara keributan dari ruang tamu membuat Junhoe dan Yuhyeong yg baru keluar dari kamarnya Suhyun itu untuk mendekati area tsb

“Apakah- kalian pernah mengadopsi seorang anak kecil berusia 10 tahunan bernama Lee Suhyun?” Tanya namja yg lumayan tampan ini- sebenarnya bukan lumayan tapi sangat sangat tampan. Sebut saja Kim Hanbin

Kedua orangtua Junhoe hanya saling menatap

Junhoe yg dapat mendengarkan hal tsb langsung menarik Yuhyeong dan kembali masuk kekamarnya Suhyun. Dimana Suhyun sedang tidur dan tidak mengetahui kedatangan mereka

“Jaga dia, jangan biarkan dia keluar selangkahpun dari kamarnya. Mengerti?” perintah Junhoe, Yuhyeong hanya bisa membalas dengan siap siap bos

Kasian banget Yuhyeong disini. Wkwk

Tapi melihat tawa geje Yuhyeong membuat Junhoe merasa sangat tidak aman meninggalkan calon istrinya begitu saja

“Awas saja bila kamu berani menyentuhnya!” Ancamnya kemudian, Yuhyeong mengangguk ketakutan. Junhoe pun pergi

,,,,

“Aku tidak mengerti apa yg kalian ucapkan, disini tidak ada yg namanya Lee Suhyun. Mungkin anda salah alamat” begitu datang, Junhoe sudah memotong pembicaraan orang seenaknya

“Beneran- salah alamat?” Tanya mereka sekali lagi- mereka baca Jiwon dan Hanbin doubleb

Junhoe mengangguk dengan yakinnya

“Kalau begitu kami permisi dulu, maaf telah menganggu”

“Aniyo.. Silahkan..” Junhoe mengantar mereka sampai diluar

,,,

Yuhyeong yg ditingal berdua dengan Suhyun ini tentunya tidak akan melepaskan kesempatan emas ini begitu saja, lagian dia tau Junhoe sedang sibuk perang dengan saingannya sekarang ini

Inilah kesempatanku pikir Yuhyeong
Mau tunggu sampai kapan lagi baru ada kesempatan seperti ini, jangan disia dia kan tambahnya lagi

Namja ini pun terlihat mendatangi Suhyun yg telah terlelap dibungkusi selimut. Namja ini pelan2 membuka selimutnya lalu bajunya dan celananya, ketika tangan ini hendak merambai2 area sensitif yeoja tsb. mata Suhyun tiba tiba terbuka besar

“APA YG SEDANG KAMU LAKUKAN?” Itulah yg hendak Suhyun ucapkan tapi tangan Yuhyeong sudah menempel kemulutnya duluan
Lepaskan aku!” Ucapnya kemudian

Kalau kami berjanji untuk tidak bersuara aku akan melepaskanmu. Gimana?” Suhyun terlihat menganggukkan kepalanya

Tapi begitu Yuhyeong melepaskan tangannya dari mulut Suhyun, yeoja inipun langsung menedang tepat ke area perutnya hinga ia merintih kesakitan. Lalu setelah itu dia berteriak

“HELP ME PLEASE… JIWON OPPA!!!”

Mendengarkan teriakan itu membuat Hanbin dan jiwon menghentikan langkah kaki mereka

Keduanya pun saling menatap kearah kamar yg lampunya telah padam itu. Tak seketika tiba tiba priiiaannkk seorang gadis dengan pakaian yg mencolok melompat dari sana dan untunglah Jiwon berhasil menangkapnya, bila tidak..

“Su- suhyun a.. Suhyun.. Ini aku, Jiwon oppa. Bangunlah! Ada apa denganmu? Hiks hiks” Jiwon nampak mendekap erat yeoja yg telah pingsan itu

Hanbin dengan sigap segera melepas mantelnya untuk menutupi area tubuh Suhyun. Yeoja ini terjatuh dengan kancing baju yg hampir terbuka semuanya dan tidak memakai celana. Bagaimana bisa?? Wtf tapi celana dalam ada ya..

Merekapun langsung membawanya kerumah sakit bahkan tanpa lapor dulu sama yg punya

Junhoe beneran sangat sedih melihat Suhyun berada didekapan oppanya, tapi saat ini itu bukanlah hal yg terpenting. Namja ini terlihat berlari masuk kedalam rumahnya dan mencari seseorang, yupz siapa lagi klo bukan Yuhyeong

“APA YG KAMU LAKUKAN, HAH!” Yuhyeong hanya bisa bersujud didepan Junhoe

“Junhoe a. Maafkanlah aku. Tapi kali ini beneran bukan aku yg memulainya tapi Suhyun. Suhyun- katanya ia memerlukan uang untuk pergi ke Amerika mencari oppanya, karna dia tau aku baru saja dikontrak sama lipbalm nivea. Dia ingin minta uang samaki, karna itu. Miane Junhoe a.. Aku khilaf” ucap Yuhyeong macam benerr aja

“Apakah kamu gila? Apakah kamu pikir aku akan mempercayai semua kebohonganmu. Kamu-” Junhoe hendak nemukulinya, tapi pukulan itu tidak jadi ia daratkan lantaran mengingat namja ini cari uang dari mukanya yg tamfan itu. Dan Junhoe juga mempunyai uang jajan yg lebih dari sana
“Baiklah.. Aku tidak akan memukuli wajahmu”

“Baguslah bila kamu mengerti Junhoe, wajahku ini sangat berharga sekarang” balasnya pula

“Tapi- aku akan membakar semua lipbalm mu. Jangan harap kamu dapat ber lipbalm lagi mulai sekarang!!”

“ANDWEE JUNHOE YA!!! ANDWEEE!!! BUNUHLAH AKU, BUNUH SAJA AKUUUuuuuu”

TBC

Bila ada coment baru nyambung deh…

4 responses to “Forbidden love chapter 01

  1. Hemm
    suka sih sama castnya
    tapi masih samar-samar konflik nya jgn” suhyun ama bobby sodara ya? hehehe

    Lanjut thor biar konflik nya jelas😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s