Foridden love chapter 02

image

Berkisah tentang Jiwon yg hendak mencari adik kesayangannya Suhyun, dan disanalah cerita itu dimulai..

FF ini penuh dengan kata kasar dan yadongscene. Buat yg gak tahan jangan baca ya. Udah diberitahu lo ini, jangan ntar ketemu coment karna kata kasar. Mnt dihajar..

,,,

Suhyun beranjak dari kasurnya, yeoja ini masih terlihat lemah. Ia mendapati seorang namja sedang tertidur disamping kasurnya

Siapa ini?

Suhyun sama sekali tidak mempunyai ingatan apapun tentang orang ini, bahkan ia merasa tidak mengenalnya. Suhyun terlihat mengoyang goyangkan tubuh namja tsb, sampai akhirnya ia sadar. Namja ini langsung tersenyum ketika mendapati Suhyun telah siuman. Bujan itu saja, ia bahkan hampir memeluknya bila Suhyun tidak merintih kesakitan

“Mian mian.. Aku lupa kamu sedang sakit” ucapnya kemudian

Suhyun kembali memperhatikan namja tsb. Sepertinya ntah dimana ia pernah melihatnya

“AH! AJUSHI!!” Teriaknya kemudian, sampai sampai Hanbin yg tertidur di sofa itu terbangun setelah mendengar lengkingannya

“Ajushi??” Binggung Hanbin juga
“Kenapa dia memanggilmu seperti itu? Setua itukah kamu?” Tanya Hanbin juga

“Aniya.. Salah paham”
“Hei.. Bagaimana dengan tubuhmu, apakah sudah merasa baikan? Ataukah masih ada yg terasa sakit?” Suhyun terlihat mencoba mengerakkan badannya sehinga ia sadar kenapa aku harus menurutinya pikirnya juga

“Apa yg ajushi lakukan disini? Apakah ajushi yg menolongku semalam?” Jiwon mengangguk ya

“Berhentilah memanggilku ajushi, aku tidak setua itu dan-sebenarnya aku” Jiwon menahan ucapannya

Namja ini kemudian mengeluarkan dompetnya dan memperlihat sebuah foto kepada Suhyun. Foto dimana ada seorang suami, istri dan kedua anaknya

“Apakah kamu masih mengingatnya?”
“Mengingatku- oppamu Kim Jiwon??” Suhyun terdiam tidak dapat mempercayai apa yg barusan terjadi

“Kamu- oppaku? Kim Jiwon??”
“Aniya.. Bagaimana mungkin. Oppaku tidak setua itu” bayadah…

Maaf ya dek, abang mu ini cuman lupa cukuran

“Kamu.. Beneran adalah oppaku. Jinjayo? Kamu tidak berbohong bukan? Ani- ini bukan mimpi kan?” Mencoba mencubiti pipinya dan sakit

Jiwon hanya bisa tersenyum manis melihat reaksi dongsaeng nya ini sunguh manis pikirnya dalam hati

“Mulai saat ini oppa akan menjagamu, jadi ikutlah dengan oppa. Hem??” Ajaknya kemudian, Suhyun sempat terdiam lama

Sudah sangat lama Suhyun mendambakan moment tsb dan sunguh tidak disangka hal ini beneran akan terjadi. Suhyun menganggukkan kepalanya sebagai tanda, Jiwon pun memeluknya

“Gamsamida. Gamsamida” ucap Jiwon berkali kali

,,,

Disebuah pagi yg cukup tenang, gadis yg memiliki mata cipit tapi manis ini terlihat cukup terganggu karna suara suara yg dimunculkan oleh oppa nya Kim Jiwon. Yupz setelah keluar dari rumah sakit, Suhyun pun tinggal dengan Jiwon diapartemen baru nya

“Oppa! Apakah kamu tidak merasa terlalu pagi untuk membuat sarapan, ini baru jam-6-pagi” mata Suhyun berkedip berkali kali setelah melihat potongan gaya baru dari oppa nya yg awalnya terlihat sedikit kusam dan berantakan ini
“Oppa waegereu?” Herannya juga, bahkan Suhyun mencoba untuk mengukur keningnya karna sangat terkejut

Jiwon terlihat mengenakan a buah tuxedo dengan dari panjang, namja ini bahkan menaikkan semua rambut kusamnya itu hinga terlihat rapi mengkilap

“Mulai hari ini oppa akan berangkat kerja di hotel kenalan oppa, jadi aku terpaksa menyiapkan sarapan jam segini. Karna masih banyak yg harus kulakukan hari ini”

Kalau sibuk kamu bisa saja tidak membuatnya oppa, aku kan sudah mandiri
Tapi yah sudahlah.. Lagian percuma aku bilangin juga dia gak bakal denger

Kok tiba tiba kerja? Bukankah kamu hanya sementara disini?”

“Oh.. Setelah dipikir pikir. Aku tidak mungkin meninggalkan kamu disini untuk kedua kalinya , jadi oppa bermaksud untuk menunggumu tamat sekolah. Setelah itu- baru kita berangkat bersama ke Amerika”

Walaupun aku tidak pernah berharap, tapi sebenarnya aku senang dia sangat baik padaku

“Oh.. Terserah kamu deh” jawab Suhyun terdengar acuh

“Siap makan jangan lupa dicuci ya. Oppa pergi dulu”

“Iya iya, cerewet banget sih” Jiwon hanya tersenyum menangapi ocehan saenginya ini, ia bahkan sempat menyeraki rambut Suhyun yg bisa dikatan cukup panjang itu
“Aish oppa! Aku sudah bukan anak kecil lagi!” Tapi Jiwon sudah menghilang dari balik pintu

Sebenarnya Suhyun senang diperlakukan seperti itu oleh Jiwon, hanya saja karna sudah terbiasa mandiri yeoja ini jadi tidak tau bagaimana caranya bertindak manis

,,,

Suhyun tetap kesekolah walaupun sebenarnya ia sangat takut akan bertemu dengan abang angkatnya disini, tapi untunglah setelah lewat beberapa hari ini semuanya terlihat aman aman saja. Itulah awal pemikirannya, tapi sungguh tidak disangka tidak untuk hari ini

“Hoiii Kim Suhyun!” Mendengar suara sassy serak serak basah itu membuat bulu keluduk Suhyun berdiri

Tapi yeoja ini tetap menoleh kearahnya

“Tak ada lagi yg perlu kita bicarakan. Aku sudah bukan adikmu lagi” ucapnya

“Beginikah caramu membalas budi kami. Pergi begitu saja ketika oppa mu yg sudah meninggalkanmu begitu saja itu telah kembali. Hati hatilah.. Mungkin saja sebentar lagi dia akan kembali meninggalkanmu”

“Ani!! Oppa ku bukan orang seperti itu, ia bahkan mengatakan akan menungguku”
“Kim Junhoe, aku mohon. Lepaskanlah aku. Oke??” Ketika Suhyun hendak pergi Junhoe kembali menahannya

“Kamu tau aku tidak akan pernah melepaskanmu bukan. Kamu itu yeojaku, kenapa harus kepelukan namja lain”

“Apakah kamu gila. Itu oppaku, oppa kandungku. Tidak seperti kamu yg atas nama doang, dan bahkan-”
“Pokoknya berhentilah mengangguku, jeballl!!!” Junhoe hanya diam tapi ia tidak melepaskan tangan Suhyun
“Apakah kamu tau apa yg Yuhyeong lakukan kepadaku waktu itu?” Ucap Suhyun kemudian

“Arra. Karna itu aku telah menghajarnya untukmu (membakar semua lipbalmnya)”

“Apa? Membakas katamu? Lalu kamu- bukankah perbuatanmu lebih parah darinya. Kalian berdua sama saja, sama sama bajingan”

“Yach Kim Suhyun jaga ucapanmu. Yeohyeong hanya menganggapmu sebagai pelampiasan nafsu, kalau aku tidak. Aku beneran mencintaimu, bagaimana bisa kamu menyamai kami berdua?”

“Mwo??? Cinta? Bulshit dengan cintamu. Itu hanya omong kosong mu belaka”
“Lihat! Lihat ini!!” Suhyun menarik lengan jaketnya sedikit dan memperlihat beberapa sayatan yg ada dipergelangan tangannya
“Apakah kamu tau seberapa sakitnya ini, tapi hal ini bahkan tidak sebanding dengan tusukan yg kamu lakukan ditubuhku. Apakah kamu tau kapan aku melakukan hal ini? Yah.. Yaitu ketika pertama kalinya kamu melakukan hal itu kepadaku. Rasa sakit itu bahkan masih bisa kurasakan sampai sekarang, sungguh sakit hingga aku merasa ingin mati saja. Tapi kamu? Apa yg kamu lakukan? Kamu bahkan tidak pernah ingin berhenti ketika aku mengucapkan kesakitan. Itulah cinta? Itulah cinta dimatamu??!!!” Kesal yeoja ini, setetes dua tetes air mata mulai menguluyur dipipinya

Junhoe nampak terkejut melihat luka sayatan ditangan Suhyub, jujur saja ia tidak pernah memikirkan sejauh itu. Dia hanya simple mencintai Suhyun dan ingin memilikinya, tapi karna orangnya kasar dan cinta nya juga kasar, jadi beginilah hasilnya. Junhoe bahkan tidak pernah tau soal sayatan itu

“Tapi bukankah kamu tidak pernah menolakku ketika kita melakukannya, lalu kenapa-”

“Karna aku selalu diancam. Kamu selau mengancam akan mengeluarkanku dari rumah bila tidak mendengarkanmu, bagaimana mungkin anak yg ketika itu hanya berumur 15tahun berani melawanmu. Aku takut- aku”

Tanpa sepengetahuan kedua orang ini, seseorang tiba tiba berjalan kearah Junhoe dan BAM tepat ke pipinya yg lumayan tembem ini

“APA KATAMU!!! COBA UCAPKAN SEKALI LAGI, YACHHH!!!” Namja yg mengila ini adalah Kim Jiwon yg tidak sengaja mendengar percakapan mereka

“Oppa hentikanlah, oppa please…” Suhyun nampak terisak ketika mencoba menahan Jiwon

Yeoja ini hanya tidak ingin hal ini diperbesar dan semua orang akan mengetahui rahasianya

“Lebih baik dengarkan peringatanku ketika aku masih nermurah hati kpadamu. Jangan pernah mndekati Suhyun lagi, awas saja bila aku melihat kamu didekatnya lagi. Aku tidak akan segan segannya untuk membunuhmu” kecam Jiwon lalu namja ini pun segera membawa Suhyun pergi darisana

Junhoe awalnya hendak mengejarnya, tapi namja ini tidak sengaja dilanggar oleh seseorang dan terjatuh cukup parah hinga kakinya keseleo

“Aish sialnya!!” Gerutu namja ini juga

Namja yg dengan sengaja melanggarnya ini nampak tersenyum penuh kemenangan disana, sebut saja namja tsb Kim Jihwan. Dia adalah ketua osis disekolah ini, dan namja ini telah mengetahui rahasia Suhyun. Jinhwan tidak sengaja melewati jalan itu ketika hendak pulang tadi, dan akhirnya mendengarkan percekcokan tsb

Aku mengenalnya, dia adalah suhyun. Gadis yg terlihat kalem dan pintar menyanyi. Ketika pertama kali melihatnya aku sudah tertarik kepadanya, tapi aku sungguh tidak menyangka.. Dalam senyuman manisnya, Ia menyembunyikan hal pahit itu sendirian.

Hi Suhyun, apakah aku bisa menjadi orang yg menangung dukamu bersama? Bila bisa, alangkah baiknya hal itu untukku

Ntah kenapa walaupun telah mengetahui hal tsb, Jinhwan bukannya menghindari Suhyun malah makin menyukainya. Itulah yg disebut cinta, Junhoe!!

,,,

Jiwon dan Suhyun masih dalam perjalanan pulang, Jiwon sama sekali tidak mengucapkan apapun setelah itu. Begitu juga dengan Suhyun

“Suhyun a.. Apakah ada yg ingin kamu makan untuk makan malam?” Tanya Jiwon berusaha bersikap seperti biasanya

“Aniyo oppa, aku capek ingin tidur. Night” Suhyun pun masuk kedalam kamarnya tanpa menatap kearah Jiwon sekalipun

Apa yg harus aku lakukan?? Binggung Jiwon

Tok tik tok tok jam terus berdetak, tapi Jiwon sama sekali tidak bisa tidur. Namja ini akhirnya bangkit juga dari kuburnya eh kasurnya dan berjalan kearah kamar Suhyun berada

Tok tok tok Jiwon mencoba mengedor pintunya tapi tidak ada sahutan dari dalam, sepertinya sudah tidur pikirnya juga

“Miane Suhyun a~ oppa- terlalu emosi hari ini dan sama sekali tidak memikirkan posisimu. Tapi- oppa beneran sangat mengkhawatirkanmu, hanya kamulah satu satunya family yg oppa miliki saat ini, oppa hanya- tidak ingin kehilangan dirimu untuk kedua kalinya. Aku harap kamu mengerti dan tidak menjauh dari oppa.. Kita adalah saudara, harusnya duka dan suka bersama. Bukankah begitu??” Yg didalam tetap tidak merespon juga dan akhirnya Jiwon membuka kamar tsb tanpa izin

Dilihatnya Suhyun sudah terlelap dibungkusi selimut. Yeoja ini terlihat cukup manis ketika tidur. Jiwon berjalan kearahnya dan hendak menghidupkan lampu tidur yg berada disamping tempat tidurnya, dan saat itulah ia sadar. Suhyun terlihat cantik sekali mendapatkan penerangan dari lampu tidur ini. Sangking cakepnya Jiwon bahkan tanpa sengaja meninggalkan sebuah ciuman pas tepat ke bibir merahnya, setelah melakukan hal tsb Jiwon malah terkejut

Gawat! Apa yg aku lakukan?? Bukankah bertindak seperti jni membuatku terlihat seperti abang angkatnya (baca junhoe)

Jiwon pun dengan segera keluar dari kamar tsb dan nampak memukul mukuli dadanya yg sesak

Kampret! Ada ada saja dengan jantung ini. Bagaimana bisa ia berdetak begitu kencang dijam segini, bagaimana aku bisa tidur?!

Dan hal yg sama ternyata terjadi juga kepada Suhyun. Sebenarnya yeoja ini belum tidur, tidak bisa tidur tepatnya. Suhyun sangat terkejut ketika Jiwon memasuki kamarnya, bahkan namja ini telah menciumnya. Tapi ntah kenapa yg ada ia malah merasa deg deg an bukannya marah seperti yg dilakukan oleh Junhoe

Ada apa dengan diriku?! Teriak Suhyun juga pada dirinya sendiri

,,,

Kkkrrriiinnng krrriinnggg Hp Jiwon berbunyi, karna Jiwon sedang berada dikamar mandi Suhyun pun hendak mengangkatnya. Belum juga Suhyun sempat menyapanya, namja yg bernama lengkap Kim Jiwon ini sudah mengambil alih Hp tsb

Siapa sih?! Misterius banget?! Penasaran Suhyun, yeoja ini hanya tau sang pemanggil adalah owner dan berstatus perempuan

Soalnya tadi ketika mengangkat telepon tsb, Suhyun dapat mendengar suara perempuan disana

Ting nong ting nong

“Ah.. Pasti Hanbin telah datang” ucap Jiwon

“Hanbin? Kenapa oppa Hanbin kesini jam segini?” Tanyanya juga

“Oh.. Kita akan melakukan bbq malam ini. Sekalian untuk merayakan pertemuan kita, hehe. Sebenarnya sudah sangat lama aku ingin melakukanya, tapi karna baru masuk kerja dan sedikit sibuk jadi aku mengundurnya” jelas Jiwon, Suhyun pun hanya ohh
“Ajaklah temanmu bila ada yg ingin kamu undang. Lebih rame lebih seru bukan?? Hehe” Suhyun hanya bisa mengangguk ya, padahal dia kebinggungan harus mengajak siapa. Karna sebenarnya dia anti social disekolah

Haih.. Alasan apa yg harus kuberikan bila aku tidak mengajak siapapun kerumah

Belum apa apa Suhyun sudah binggung mencari alasan

“Hi.. Hanbin oppa, lama tidak bertemu” sapa Suhyun

“Oohh.. Baru sebulan tidak bertemu Suhyun kita sudah makin dewasa aza” ketika hendak memeluknya, Ji on langsung menangkis pelukan tsb

Jangan cari masalah denganku,bin?! ancam juwon dengan tatapannya

Alhasil Hanbin tidak jadi memeluk gadis cantik ini, sungguh disayangkan
“Saengi.. Ajaklah teman wanitamu yg cantik cantik, mana tau ya kan.. Haha” pinta Hanbin, Suhyun hanya bisa tertawa melihat tingkahnya itu

“Diam lah bin, kamu tidak bicara tidak ada yg mengangapmu bisu” cetus Jiwon, kedua namja ini pun nampak beradu mulut. Suhyun kembali tertawa melihatnya

Sebenarnya Hanbin orangnya tampan, baik dan humoris. Tapi satu hal kekurangannya, terlalu banyak wanita. Didalam kontak Hpnya hanya berisi nomor telepon wanita saja

“Klo begitu restuilah aku dengan adikmu” sungut Hanbin

“Enak saja! No no no..” Itulah yg dapat Suhyun dengarkan sebelum meninggalkan ruangan tsb untuk pergi kesejolah

Aish.. Masih binggung siapa yg harus kuajak, apakah aku perlu mengundang wanita cantik dikelasku seperti permohonan Hanbin oppa. Bila mereka tau ada cowok seganteng itu disana, mereka pasti mau. Tapi.. Mau ngajak siapa ya? Dan siapa yg aku kenal?? WTH!

Sibuk dengan pikirannya sendiri membuat Suhyun tidak sadar sedaritadi ada yg telah memperhatikannya, bahkan dari ketika ia menuju kesekolah sampai duduk didalam kelas

“Hei! Hei Kim Suhyun, Hei!” Teriak seseorang dan akhirnya yeoja ini tersadar dari lamunannya

“Oh hei.. Nugu..?” Balasnya kebinggungan, ia mendapati wajah asing yg sama sekali tidak pernah ia perhatikan itu sedang duduk disampingnya

Orang tsb terlihat cantik dengan potongan rambut pendek dengan tai lalat berbentuk hati dipipinya

“Apakah kamu bisa kerumahku hari ini?” Ajaknya kemudian bahkan sebelum ia mengenal betul orang tsb

Orang yg berada didepannya ini nampak kebinggungan

“Ne. Rumahku melakukan acara bbq malam ini, dan.. Aku tidak tau siapa yg harus aku ajak” ceritanya kemudian
“Lihatlah! cowok ganteng ini juga akan disana, dia adalah teman oppaku. Jadi- apakah kamu bisa ikut?” Mohonnya kemudian, orang yg berada didepannya ini makin kebinggungan

Hah! Cowok ganteng? Ngapain aku kesana cuman liat cowok ganteng aja, emank aku kurang ganteng apa?! Beh?!

Ketika namja tsb hendak membalasnya, seseorang tiba tiba memotongnya

“Mana mana coba aku liat?” Ucap gadis yg bernama Lee Hayi ini, gadis ini sudah terkenal galak tapi paling manis dikelas ini

Hayi memperhatikan foto yg tadinya diperlihatkan Suhyun kepada teman sebangkunya

Omona.. Manisnya kedua cowok tampan ini . Ngiler Hayi dalam hati

“Klo perlu angota ajak aku aja, aku rela kok! Bahkan sebenarnya sudah sangat rela setelah melihat foto doubleb tsb”
Lagian ngapain kamu mengajaknya, pake pake cowok ganteng lagi. Kamu kira kembaranku gay ya??” Sambung Hayi kemudian yg membuat Suhyun binggung seketika

“Maksudnya?” Memperhatikan teman sebangkunya ini

Mukanya cantik kayak bidadari, apa aku salah ya??

Klo pandangannya keatas mulu tentu tidak ketahuan, kebawah dunk. Setelah melihat celana panjang yg dikenakan orang tsb, barulah Suhyun sadar dia telah salah paham

“Miane miane” ucapnya dengan cepat

“Aniya gwencana” setelah mendengarkan suara namja ini barulah Suhyun sadar dia bener bener telah salah paham

Klo mau disalahkan, salahkan lah kenapa aku punya muka imut seperti ini. Ditambah lagi size ny juga imut karna pendek, wkwk

“Nanti jadi kan kerumahmu? Jangan lupa kenalkan oppamu ya.. Hihi” ucap Hayi ganjen sebelum meninggalkan mereka berdua
“Oiya aku lupa. Perkenalkan aku Hayi dan ini kembaranku Jinhwan, klo gitu aku tunggu ya. Dha” Hayi pun kembali ketempat duduknya yg berada dibelakang

“Kalian- kembaran?” Seru Suhyun sempat tidak percaya

“Ne. Tidak miripkan? Hehe”

Oo oh tidak mirip. Satunya terlihat garang, sedangkan satunya lagi begitu lembut. Tapi hatinya kita tidak tau ya, wkwk

“Sebenarnya sedaritadi aku sudah memperhatikanmu. Kamu sering melamun ya? Bahkan ada perpindahan tempat duduk saja kamu tidak tau” Suhyun yg tidak sadar akan hal itu langsung memperhatikan orang orang dikelasnya, sepertinya memang banyak posisi yg telah berganti

“Ne. Ada yg sedang kupikirkan tadi, tapi sekarang gak lagi kok”
“Oiya.. Terimakasih sudah mau ikut acara bbq ku. Aku sempat binggung harus ajak siapa, soalnya.. Aku- tidak mempunyai banyak teman” jelas gadis ini

“Ne. Klo begitu, semoga kita bisa menjadi teman yg baik mulai saat ini. Hehe” jujur saja Suhyun sangat terkesima dengan teman sebangkunya ini, bukan cuman cantik dia juga ramah, baik dan senyumannya itu lo. Men dug dag kan hatiku (lebay)

,,,

Suhyun beserta kedua teman yg baru saja ia kenal hari ini telah sampai didepan pintu rumahnya, sejujurnya Suhyun sampai saat ini juga masih binggung bagaimana bisa akhirnya ia mengajak kedua orang populer dikelasnya ini

“Masuklah..” ajaknya kemudian

Dibelakang sana Suhyun mendapati kedua sosok namja yg sangat familiar, mereka tengah melakukan pemanggangan. Ketika Suhyun dkk hendak bergabung, datanglah seseorang yg ntah muncul darimana tiba2 merangkul keduanya dan nampak mesra dengan keduanya

Yeoja ini mengenakan gaun blink blink pendek hingga hampir memperlihatkan CD nya bila dinaikkan sedikit saja. Sungguh sexy

“Oppa apakah belum masuk, aku sudah lapar ini?” Ucapnya manja kepada Hanbin

“Iya sebentar lagi siap tuan putriku yg manis tiada tara ini, hehe” seperti biasa Hanbin dengan gombalannya

Dan yeoja tsb hanya membalasnya dengan cuih.. Dapat dilihat sepertinya dia sudah terbiasa dengan gombalan tsb

Habis bercanda ria dengan Hanbin, yeoja yg masih berdiri ditengah antara keduanya inipun berbalik kearah Jiwon dan itulah yg tidak ingin Suhyun lihat. Yeoja inipun langsung memanggil oppanya bersamaan dengan yeoja tsb

“Oppa”

“Oppa”

Alhasil Jiwon sempat kebinggungan mesti menjawab yg mana dulu. Tapi untunglah Jiwon memilih Suhyun dan langsung mengarahkan pandangannya ke yeoja manis yg kini mulai tersenyum besar penuh kemenangan

“Oh.. Kamu telah pulang Suhyun”

Ketika Jiwon hendak berjalan menghampirinya, dilihatnya yeoja pemilik 9 ekor itu masih setia mengikutinya dari belakang

“Oppa, nugu?” Pertanyaan itupun langsung keluar dari mulutnya

“Inikah saengie yg kamu ceritakan itu? Wuaaa manisnya. Aku juga pengen punya saengi seperti ini. Hehe”
“Perkenalkan aku tunangan oppamu, Jisoo. Aku lebih tua darimu jadi panggil saja aku onni” ucap yeoja ini Jisoo sambil menyalami tangan Suhyun

“Tu- tu tu- tunangan?” Suhyun menatap Jiwon dengan maksud kenapa aku tidak pernah mendengar kamu menceritakannya?

“Kenapa kamu nampak terkejut sekali. Wae oppa? Kamu tidak pernah bercerita soalku ya? Yah.. Oppa jahat. Setelah punya saengi baru, jadi melupakanku”

“Aniya.. Hanya saja- banyak masalah yg perlu diurus, jadi-lupa” jelasnya singkat

“Hehe aku bercanda kok!”
“Klo gitu mari kita berhubungan dengan baik saengi, oiya namamu Suhyun bukan. Aku harap kita dapat menjadi teman yg baik- demi oppamu, hehe”
“Dan- sepertinya sebentar lagi aku juga akan menjadi kakak iparmu, karna oppamu telah berjanji kepadaku.. Setelah menemukanmu kami akan segera menikah. Ya kan oppa??” Jiwon hanya membalasnya dengan senyuman manis yg membuat yeoja ini tidak sampai hati bila tidak mencium bibir manisnya itu

CUP adegan itu lah yg tertangkap diotaknya Suhyun, yeoja ini tidak tau ada apa dengan dirinya. Tapi ia merasa sangat sakit, sulit untuk bernafas

Dan sepertinya Jinhwan yg berada tepat disampingnya itu dapat melihat dengan jelas apa yg sedang terjadi disini. Ia dapat melihat api kecemburuan yg dikeluarkan dari mata Suhyun

Bukankah itu oppamu, kenapa kamu- cara pandanganmu kepadanya terlihat begitu berbeda?? Seperti.. Cinta seseorang yg tidak terbalaskan

TBC

coment lanjut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s