Bad Girl

160210-naeun

Warning! ada beberapa adegan yang tidak pantas untuk anak dibawah 16 tahun !

happy reading

Mungkin ini terlalu cepat tapi aku sendiri ga tau apa yang aku lakukan disini, di tempat dance. Yap selama ini aku ngikutin club dance tapi aku sendiri jarang datang, slow selama ketua clubnya Zico, oppa  aku sendiri, kenapa takut ?

“Oppaku mana ?”tanyaku awal saat menapakkan kakiku

“Oppamu hari ini ijin” ucap Jessica, gadis cantik yang amat rajin datang ke rumah hingga aku curiga ia menyukai zico atau satpam dirumahku

“Oh, Jessica eonnie. Hey apa ada gerakan baru ? Bisakah ajarkan aku” diapun menjawabnya dengan angukkan

Setelah beberapa lama menggerakkan badan akupun mulai lelah, banyak gerakkan yang aku pelajari tadi, ya aku bisa menangkap banyak gerakkan, karna badanku masih elastis seperti cacing mungkin

Aku pulang, bukan kerumah ke apartementku mungkin atau aku harus ke tempat lain. Saat aku sedang berjalan melewati jalan tikus kulihat beberapa remaja laki laki seusiaku sedang membully temannya, hei aku tidak suka kejadian ini

Akupun berteriak dan menghampiri mereka, “what the hell are you doing guys?” Tanyaku dengan nada jijik

“Waw ada nona cantik ternyata” aku akan mengira itu suara pangeran jika aku tidak mengenal suara itu dengan baik, Kim Jongin si sialan yang menjebakku hingga terjerumus seperti ini, mantan sialan

Perhatian akupun tertuju pada si nerd yang di bully itu, aku menarikknya ke sampingku lalu ku perhatikan dia dengan seksama seolah tertarik, “dia untukku. Dan jangan pernah ganggu dia lagi” ucapku lalu menarik tangan si nerd dan melangkah pergi hingga suara mantan sialan itu terdengar

“Apa kau turun standarn Son Naeun ? Ayolah jika mau kau bisa bermaim denganku malam ini” sial sial sial, dia menggangapku semurahan pelacur di club apa, lihat dan perhatikan ini

BRAK

“WHAT THE  ..” ucapnya sambil memelototkan matanya

“Akhhh” rintihnya sambil memegang masa depannya

“Lain kali jangan bermain-main denganku kim jong in, lain kali aku akan memberikamu pilihan. Mau ditendang atau dipotong” tegasku dengan mata yang tak memancarkan ketakutan sama sekali

“Dan kalian” ucapku menunjuk 3 pengikut disampingnya “saat itu terjadi, kalian bertiga yang akan memegang badannya” ucapku dengan nada merendahkan

Akupun berbalik dan menarik tangan nerd yang diam menyaksikan drama action tadi.

“Pertunjukan selesai, dimana rumah mu?” Tanyaku sedikit lembut

“Aku bisa pulang sendiri” sinisnya, brengsek padahal tadi aku menyelamatkannya

“Oh” kataku lalu pergi berlalu dan berbalik ke arah tadi dimana masih ada kai dan para pengikutnya, melewatinya seolah tak terjadi apapun

Yang ingin kulakukan sekarang adalah pulang dan mengistirahatkan diriku

***

Pagi ini aku bangun tanpa ada teriakan sama sekali, ya diapartementku ada alarm dengan suara Ibu yang sungguh sangat amat menyebalkan hingga kau akan memilih loncat dari gedung ini

Setelah selesai mandi dan bersiap akupun pergi ke sekolah. Saat sampai sekolah masih sepi dan akupun segera pergi ke atap dan mengeluarkan sebatang rokok, no one know it

Sudah kubilang aku sudah rusak, dan satu satunya yang masih terjaga adalah mahkotaku, hampir saja semuanya direbut oleh bajingan itu, hingga otak psikopatku berkerja dan menyuruhku menyiksanya dan berakhirlah dia sekarat di rumah sakit, apa kalian ingin mendengar ceritaku ? Baiklah aku akan bercerita

Jadi malam itu seperti biasa aku pergi ke club untuk membututi Kai

Flasback on

“Sial dia pasti akan bermain main lagi” umpatku kesal

Setelah meminum habis vodkaku akupun pergi ke luar karna di dalam terasa begitu panas seperti neraka, tapi tiba tiba seseorang membekapku dan membawaku pergi

Aku tidak tahu ini dimana yang pastinya laki laki itu berusaha memperkosaku, sungguh aku sangat takut saat itu

Tapi, aku hanya punya 2 pilihan. Kembali dengan tawa atau kembali dengan tangisan.

Segera aku berpikir keras saat bajingan itu mulai membuka kancing kemejanya satu persatu, ah aku punya ide

Akupun berpura-pura mabuk dan bangun dalam posisi duduk, berpura-pura tertarik ku cegah tangannya yang melepaskan kancing. Ku elus dadanya itu, badannya boleh juga kurasa dia seumuran denganku atau dia hanya lebih tua beberapa tahun karna mukanya tidak menunjukan ia tua

Aku menariknya dan mengubah posisi dimana dia di bawahku sekarang, katakan aku jalang tapi aku harus lakukan ini jika ingin kembali tanpa kekurangan ‘apapun’

Kukecup bibirnya hingga ia yang menarikku dan melumat bibirku kasar, tidak ! Sial! Aku merasa rendah sekarang, jengah kutarik rambutnya dan menempelkannya ke dadaku, dengan kasar ku hatamkan kepalanya kesamping, tepat saat itu aku menggambil lampu kamar dan memukulnya ke kepala si brengsek ini

Segera ia tersadar dan menatapku marah, segera juga aku berlari ke arah pintu tapi sial pintu terkunci

Dan saat itu juga aku melihat dia memegang kunci kamar, tai tai aku harus merebutnya

Segeraku aku berlari dan melompat kearahnya dan karna dia tidak siap dia pun tumbang

“Shit my ass” hei aku ingat sekali sakitnya pantatku saat itu untung saja aku menduduki dia

Setelah berhasil mengambil kunci, akupun panik dan berlari. Sialnya membuka pintu itu terasa begitu susah hingga tangan terkutuk itu meraihku dengan wajah kesal dan marahnya ia memelototkan mata kearahku, its scary, really.

Ide lain terlintas dipikiranku, aku menahan tangannya yang mencengkram sebelah tanganku, melepaskannya dan mengaitkan kedua tanganku ke lehernya

Dengan gesit aku menciumnya, sungguh aku tak tahan karna itu aku berhenti dan mukanya terlihat bingung segera kutonjok mukanya dengan keras hingga ia mengaduh, akupun tak menyia nyiakan hal ini. Segera aku putar kuncinya dan terbuka, akupun berlari dan kabur hingga aku selamat.

Itu adalah ceritaku
Aku suka minum
Aku hampir mengikuti sex bebas
Aku hampir memakai narkoba
Aku perokok walaupun hanya saat stress
Aku suka berganti pacar
Dan aku psikopat, aku pernah hampir membunuh ayah dari temanku karna ia memperkosa temanku tapi karna kasian dengan temanku aku hanya menusuknya ditangan, hal ini tak membuatnya mati bukan ? Setelah itu baru aku melaporkannya ke polisi. Dan aku dibebaskan, ayahku kaya dan bisa membayar mereka haha dan malangnya temanku itu malah menjadi gila padahal aku sudah membantunya.

kembali ke tempat tadi aku sedang termenung sambil menghisap dan melepaskan asap itu perlahan-lahan hingga suara itu mengangguku

“apa yang kau lakukan disini ?” aku jelas tidak mengenal suara ini jadi aku hanya menoleh datar

tunggu
sepertinya aku kenal dengan orang ini

ah iya dia si nerd tak tahu diri yang aku bantu kemaren dan jika dilihat lihat dia tidak jelek

“you’re smoker ?” tanyanya seolah tak yakin dengan apa yang dia katakan sendiri

“sure, kau lihat sendiri bukan ?” akuku tanpa melihatnya lagi dan kembali ke aktivitasku tadi

“hey bagaimana kalau kau mengganti barang itu dengan ini” tunjuknya semua lolipop berwarna pink mungkin itu rasa strawberry

“tidak” tertarik saja tidak, hm otakku memikirkan rencana lain. “tidak jika tidak dari bibir mu langsung” senyumku licik, hell lupakan kalau dia nerd dibalik kacamata jelek itu tersimpan wajah tampan yap semoga saja

“WHAT THE HELL” Teriaknya terlihat kaget, haha aku hanya bisa tersenyum membalas pelototan matanya itu

saat itu juga aku rampas lolipop itu lalu membukanya dan menghisapnya tapi sebelum itu aku lemparkan barang hina yang menjadi canduku itu lalu menginjaknya

jangan kaget dengan apa yang aku lakukan, aku turun dari tempat dudukku lalu maju mendekati si nerd yang tidak aku ketahui namanya

“ap apa yang ingin kau lakukan?” tanya gugup

haha si nerd gugup ternyata, aku kira hatinya hanya berisi es

dengan gerakan cepat aku memasukan lolipop yang tadi aku hisap ke dalam mulutnya lalu setelah itu aku berlari karena aku sebelumnya menginjak kakinya dengan kencang

salah sendiri dia mengangguku, mungkin dia bisa menjadi warna dihidupku yang semakin hari semakin berabu

***

“Hai monsta” panggilku pada si nerd, semenjak hari itu aku tidak bisa berhenti memikirkannya dan aku membuat keputusan besar dimana aku akan menganggunya dimanapun aku bertemu dengannya

“hai nona sok manis” jawabnya dengan nada sinis, setelah itu dia berlalu begitu saja tapi aku menarik tangannya sehingga dia berhadapan denganku sekarang

“apalagi yang kau mau” kau dapat melihat wajah banteng yang sedang bersiap menanduk siapapun

ini gila tapi aku memberitahunya

“aku membuat keputusan besar”

“apa?” katanya mulai tertarik

“mulai sekarang kau pacarku” kataku sambil menarik senyuman selebar lebarnya

OMG sejenak dia terlihat kaget tapi secepat kilat si nerd mengganti ekspresinya lagi

“apa kau gila ?” tanyanya lalu pergi begitu saja

apa aku pernah cerita bahwa aku dari keluarga broken home dan aku tak punya teman sedikitpun

ayah dan ibuku adalah workaholic dan mereka tidak berpisah, mereka hanya jarang pulang dan saat pulang mereka akan bertengkar jadi jangan salahkan aku jika aku jadi seperti ini

tentang teman, aku memiliki beberapa orang yang mengangap aku adalah teman tapi aku bingung kenapa mereka berteman denganku sementara mereka membicarakanku dibelakang dan lebih parahnya lagi mereka dengan tidak tahu malunya akan menyindirku saat aku diam atau tidak menjawab pertanyaan yang mereka lontarkan

aku sendiri di dunia ini, dunia yang tak pernah adil

tapi aku tahu bahwa aku adalah gadis yang kuat

setelah pulang sekolah aku melihat si nerd yang sudah menjadi pacarku

“hai boyfriend ” sapaku dengan senyuman

“aku bukan pacarmu bahkan aku yakin kau tidak tahu namaku” ah iya aku tidak tahu namanya

akupun berusaha melihat name tag di bajunya tapi segera ia tutupi dengan tangan, aku mendengus sebal lalu melihatnya dengan melotot

“apa apa ?” tanyanya dengan wajah polos, hei dia malah terlihat seperti namja cakep dan imut hmm apa ya namanya ah Ulzzang! oh yaampun wake up Naeun dia bukan tipemu

“jadi ?”

“jadi apa ?” balasnya

sungguh, seharusnya dia tahu apa maksudku dan bla bla bla sungguh menyebalkan “siapa nama mu ?”

“hahahah kau begitu lucu nona, disaat kau tidak tahu namaku dan kau mengakui aku sebagai pacarmu, sejak kapan ada orang yang tidak mengetahui nama pacarnya sendiri, ya kecuali dia amnesia” katanya panjang “atau kau baru saja amnesia, sayang” menyebalkan! sungguh dia mempermainkanku

KIRA KIRA COWONYA SIAPA YA ? AYO BANTU VOTE DAN COMMENT MAAF BUAT TYPONYA

LOVE YOU,

CABBI

18 responses to “Bad Girl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s