Ideal Love

il copy

Ideal Love

by ssenxiu

.

Mingyu (SVT) as Kim Mingyu

OC as Lee Ahyoung

.

Romance, school-life, fluff || Ficlet || Teen

===000===

 

Seorang namja terlihat sedang berjalan menyusuri koridor sekolahnya. Mata elangnya menjelajah ke segala penjuru untuk menemukan apa yang dicarinya. Di kedua tangannya, sebuah kamera telah siap dipegangnya

“Ahyoung!!”

Telinganya menajam manakala ia mendengar nama tersebut. Segera ia mengikuti suara yang memanggil nama Ahyoung tersebut.

Kim Mingyu, nama namja itu. Ketua klub fotografi yang sudah lama menyimpan ketertarikan terhadap Ahyoung

Segera dinyalakannya kamera miliknya lalu ia memotret Ahyoung secara diam diam. Ahyoung yang sepertinya tau dengan kegiatan Mingyu, menolehkan kepalanya ke arah Mingyu.

Mingyu yang sepertinya sadar bahwa Ahyoung memperhatikannya, hanya terdiam memandangi Ahyoung dengan kamera yang masih menyala. Ahyoung hanya tersenyum dan pergi meninggalkan Mingyu.

Ahyoung POV:

Semenjak kejadian itu, aku mulai tertarik pada seorang Kim Mingyu. Aku tidak tau sejak kapan ia mulai memotretku, tapi yang pasti… aku menyukainya

Aku bertemu dia lagi hari ini. Saat kami berpapasan di tangga, kami saling tersenyum.

“Kau mau kemana?” tanyanya

“Ruang auditorium. Ada latihan menari di sana”

“Benarkah?? Kalau begitu, semangat ya??”

Aku tersenyum dan kami pun saling berpisah. Sayangnya, nasib baik tidak berpihak padaku di hari ini.

Saat aku menari, kakiku cidera dan harus diperban. Aku terpaksa memakai tongkat untuk berjalan. Saat pulang, aku baru ingat kalau aku harus turun tangga untuk mencapat pintu utama.

Saat aku mencoba menuruni tangga, Mingyu lewat dan secepat kilat langsung kusembunyikan tongkatku

“Kau kenapa?”

“Ti-tidak.. tidak apa apa” kataku sambil tersenyum. Sialnya, aku kehilangan keseimbangan dan hampir jatuh jika saja Mingyu tidak memegangku.

Ia hanya tersenyum dan memindahkan tasnya ke dadanya. Ia turun satu tangga dan berjongkok di depanku

“Naiklah”

“Tapi..”

“Jangan paksakan dirimu. Aku tau kakimu cidera”

“Nanti aku merepotkanmu”

“Sudahlah. Kalau kau tidak naik, aku akan menggendong dengan cara yang lain”

“Baiklah baiklah..”

Setelah aku naik ke punggung Mingyu, kami berjalan keluar sekolah untuk pulang. Selama perjalanan, aku tak henti hentinya tersenyum. Bagiku Mingyu terlalu baik. Bahkan jika dari penilaianku, para ahjumma di luar sana pasti akan memilih Mingyu untuk dijodohkan dengan anak mereka.

“Omong omong, kau sejak kapan suka menari?”

“Sejak aku kecil. Eomma seorang penari balet. Jadi, aku memutuskan untuk menjadi penari”

“Tapi jika aku lihat, kau lebih ke dance daripada balet”

“Sebenarnya bukan begitu. Aku ingin menjadi penari yang tidak hanya bisa satu genre saja. Bagiku, penari profesional adalah penari yang bisa menguasai semua jenis tarian”

“Begitu…”

“Kau sendiri?? Sejak kapan kau suka fotografi??”

“Sejak aku bertemu seorang wanita yang membuatku jatuh hati”

“Siapa??”

“Rahasia..”

“Bagaimana ciri cirinya??”

“Dia cantik, pintar, manis, pintar menari dan juga pandai dalam bermain biola”

Aku hanya mengangguk tapi di dalam hatiku ada sedikit yang mengganjal. Mingyu sudah tertarik dengan perempuan lain. Apa aku menyerah saja ya??

Hari hari pun berlalu. Hubunganku dengan Mingyu semakin dekat. Namun, aku berusaha membuang jauh jauh perasaanku karena Mingyu sudah menyukai gadis lain.

“Ahyoung!!”

“Oh.. kau Mingyu. Ada apa??”

“Nanti datang ya ke taman di depan Namsan Tower?? Jam 7..”

“Hah?? Untuk apa??”

“Aku ada sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu”

“Apa tidak bisa di sini??”

“Tidak. Ini penting”

“Baiklah. Jam 7 kan??”

Mingyu mengangguk.

“Baiklah. Sampai ketemu nanti”

Setelah Mingyu pergi, aku melanjutkan perjalananku ke arah kelas untuk mengambil tas. Di rumah, aku masih memikirkan ajakan Mingyu

“Ahyoung”

“Ahh.. oppa. Wae?”

“Makan siang sudah siap.  Ayo makan”

“Nanti saja oppa”

“Kau kenapa?? Mukamu kusut begitu”

“Aku bingung..”

Jaewon oppa tersenyum. Aku hanya tinggal berdua dengan oppaku. Kedua orang tua kami berada di luar negeri karena pekerjaan mereka. Jaewon oppa sudah mampu merangkap sebagai kakak, ibu, juga ayah untukku.

“Kau sedang jatuh cinta kan??”

“Mwo?! Darimana oppa tau?!”

“Babo!! Kau pikir oppa tidak pernah mengalami masa remaja sepertimu, eoh??!! Tentu saja oppa tau”

“Baiklah. Aku mengaku”

“Lalu, apa yang membuatku bingung??”

“Aku menyukai seseorang. Dia mengatakan padaku bahwa ia jatuh cinta dengan seorang gadis. Ciri cirinya peris denganku tapi bisa saja itu orang lain. Aku berusaha membuang jauh jauh perasaanku tapi hatiku seperti mendorongku untuk mendekatkan diriku dengan dirinya. Aku bingung.. apakah aku harus mundur atau tetap maju??”

Jaewon oppa hanya tersenyum dan mengelus kepalaku.

“Ikuti kata hatimu”

Setelah mengucapkan itu, Jaewon oppa pergi meninggalkan kamarku. Aku semakin penasaran dengan tingkah laku Jaewon oppa

Tak terasa malam pun tiba, aku segera bersiap siap untuk menemui Mingyu.

“Oppa, aku berangkat!!”

Aku memutuskan naik bis karena aku terlalu malas menggunakan sepedaku. Setelah sampai di taman, aku melihat Mingyu sudah menungguku

“Mingyu!!”

“Ahyoung?? Kau datang??”

“Tentu saja!! Aku tidak mungkin mengingkari perkataanku”

Mingyu tersenyum.

“Ini untukmu” kata Mingyu sambil memberikanku kue berwarna putih dengan lilin yang disusun membentuk hati.

“Apa ini??”

“Kau masih ingat saat aku bilang bahwa aku menyukai fotografi karena ada wanita yang membuatku jatuh cinta??”

Aku mengangguk penasaran.

“Wanita itu.. adalah kau Lee Ahyoung”

Speechless. Itu yang kurasakan sekarang

“Tidak mungkin. Kau bercanda kan??”

“Aku serius. Makanya selain ini, aku juga memberikan ini” kata Mingyu yang kembali menyodorkan sebuah amplop.

Aku menaruh kueku dan membuka amplop tersebut. Aku sungguh terkejut karena di dalamnya, semua berisi foto fotoku saat pertama aku masuk sekolah hingga aku kelas 2 sekarang.

“Mingyu…”

“Aku menyukaimu, Lee Ahyoung. Will you be my ideal love??”

Aku tersenyum haru. Segera kupeluk tubuh Mingyu untuk meluapkan rasa bahagiaku.

“Nado. Nado saranghae..”

Mingyu melepaskan pelukanku dan kembali tersenyum misterius.

“Masih ada satu kejutan yang kusiapkan untukmu”

“Mwo? Apa itu??”

Mingyu menjentikkan jarinya dan seketika itu juga kembang api beraneka warna muncul di angkasa. Tidak hanya itu, rangkaian kembang api itu membuat kata “I LOVE YOU”

Air mataku sudah berjatuhan. Entah aku harus bilang apa kepada Mingyu. Dia terlanjur membuatku speechless

“CHUKKAE!!”

“Jaewon oppa??!! Kau…”

“Ahyoung, mianhae… sebenarnya, oppa dan Mingyu-lah yang merencanakan semua ini”

“Mwo??!!”

“Kakak laki laki Mingyu, Minhyun adalah teman oppa. Dia bilang pada oppa bahwa Mingyu menyukaimu. Jadi, oppa bantu saja dia”

Aku hanya tersenyum lega. Sudahlah, tidak peduli. Yang penting aku bisa bersama Mingyu.

FIN

Pertama kalinya bikin ff pake cast Mingyu. Maaf kalau jadinya absurd.

Makasih bagi yang udah baca sampe akhir..

Love ya!! Don’t forget to give feedback!!

2 responses to “Ideal Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s