[Kyungna’s series] Sleep

IMG_20160426_230900

[Kyungna’s Series] 

By

Hayyziyi

Cast

Yoon Saena | Do Kyungsoo

Rating

PG-15

Genre

Fluff | Romance | Drabble series

“Kyungg.” sebuah suara mengenterupsiku. Kulirik wanita yang kini tengah menatapku dengan mata sayu khas orang bangun tidur. Piyama biru mudanya terlihat kusut. Rambutnya yang agak berantakan membuatnya semakin terlihat menggemaskan. Kulepas kaca mata baca yang bertengger ditulang hidungku.

“Hm? Kenapa bangun?” Kutepuk sofa disebelahku mengisyaratkannya agar mendekat. Diapun melangkah dengan kaki setengah diseret

“Tidak tahu. Aku takut. Kenapa lampunya dimatikan.” dengan manjanya dia bergelayut menyenderkan kepalanya di bahuku. Kalau sudah begini aku tidak bisa apa-apa selain menuruti tingkah manjanya. Dia bisa merajuk seharian jika diacuhkan.

Segera kututup macbookku yang sedari tadi menampilkan microsoft word yang berisi tugas kuliahku. Biarlah, yang penting sekarang adalah menidurkannya kembali, tugasku bisa menyusul. Dia adalah prioritas. Dan itu mutlak.

“Tidur dengan lampu menyala tidak baik untuk kesehatan, Sae.”

“Tapi aku takut. Bagaimana jika tiba-tiba ada hantu.” Saena menggoyangkan pipinya dibahuku. Kembali merajuk hingga membuatku gemas hingga ingin menggigit pipinya

“Yang benar saja. Hantu lebih takut padamu, Sae.”

“Kyungsoo menyebalkan.”

Setelah itu tidak ada percakapan diantara kami. Awalnya aku mengira di tidur jika saja jemari lentiknya tidak dengan piawai memainkan jemariku. Buru-buru kutepis jari-jari mungilnya lalu kusentuh kepalanya hendak memindahkannya pada lengan sofa. Bermaksud memindahkannya agar cepat tidur. Dia yang tidak terima hendak melawan tapi tidak jadi ketika melihat mataku yang melotot.

Dia pernah bilang kalau hal yang paling mengerikan dariku bukan saat aku marah. Tapi saat aku melotot. Dia takut mataku akan meloncat keluar

“Kyungg.” rajuknya

“Tidur, Sae. Aku tidak ingin kau terlambat bangun besok. Ingat kau ada kuliah pagi.”

“Tidak mau.”

“Yoon Saena.” desisku. Dia merengut dengan bibir yang dimajukan

“Peluk aku.”

“Kau sudah besar, Saena.”

“Lalu kenapa? Pokoknya Peluk aku sampai aku tidur.” dia merentangkan tangannya.

Aku mendesis “kita sudah dewasa, Sae. Laki-laki dan perempuan dewasa tidak boleh tidur bersama.”

“Akukan tidak menyuruhmu tidur bersamaku. Aku hanya memintamu memelukku hingga aku tidur. Setelah itu kau boleh pindah.” dikembali menggoyangkan tangannya yang terulur. Minta dipeluk.

Aku kembali mendesis. Kali ini diikuti mataku yang berputar sinis. “Terserah kaulah. Pokoknya kalau setelah ini terjadi apa-apa jangan minta pertanggung jawabanku.”

Aku kemudian beranjak. Menyelipkan tangan kananku ditengkuknya dan tangan kiriku dilipatan lututnya. Membawanya kembali menuju kamar

“Aku sih tidak keberatan terjadi sesuatu. Kalaupun aku harus seumur hidup menjadi istrimu aku bersedia kok.”

“Awas ya kalau dalam 10 menit kau belum tidur. Kuserang kau.”

“Dasar Kyungvert.” dia terkikik pelan kemudia menggosokan hidungnya didadaku. Ahh. Sepertinya malam ini akan menjadi malam yang berat.

End

haiii. aku balik lagi bawa kyungna couple, ada yang nungguin? :’) *engakkk * nggak tau suka aja bikin kyungna series, soalnya mereka lucu. trs kalo bikin ff castnya bang diyo aku nggak tau kenapa nggak bisa bikin konflik berat :’) habis mukanya memes banget sihh minta dicubitt :3 lasttt

mind to review?

hayyziyi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s