[NEW NEVERLAND] – Charming Prince

seokjin ver

BTS MINI SERIES FANFICTION

‘NEW NEVERLAND’

KIMSEOKJIN – CHARMING PRINCE

story : chimcholate

Kim seokjin x Oh Seonmin

AU/Romance

PG-13

DON’T copy paste my story pls, plagiat go away pls :) 

. . .

Angin semilir menghembus helai halus rambut cokelat karamel sepunggung itu dengan lembut. Membuat si-empunya menutup matanya pelan. Suara gemerecik air ditaman kecil rahasianya, ditambah alunan lembut lagu klasik kesukaannya menambah nilai plus mood-nya yang benar-benar sedang bagus.

Ia menutup matanya diselingi gumaman lagu klasik yang keluar dari bibir tipisnya membuatnya kembali tersenyum dan memunculkan semburat merah di kedua pipinya. Kejadian 2 bulan yang lalu terus terputar layaknya radio rusak, namun ia sangat suka kejadian itu. Dimana ia bersama dengan laki-laki tinggi jangkung berdansa di ballroom istana ditemani lagu lembut dan paparan sinar bulan membuat moment itu sangatlah berharga baginya.

Pangeran dari kerajaan Akaibara, Kim Seokjin telah memikat hatinya. Tidak hanya lewat parasnya yang tampan, caranya memperlakukannya bak puteri raja. Meskipun nyatanya ia memang puteri raja, namun ia memiliki caranya tersendiri untuk membuat intan permata kerajaan Shiragiku terbuai dan membuat jantungnya berdebar 2 kali lebih cepat dari detak jantung orang normal.

Cara Seokjin menatap lekat iris mata milik Seonmin, caranya tertawa karena hal sepele tentang Seonmin ataupun caranya menggenggam tangannya dengan erat. Bagaikan ia sedang memegang erat emas yang ia jaga diantara penyamun-penyamun yang mengincar emas berharganya. Semua hal tentang Seokjin, selalu membuat Seonmin terbuai meskipun itu hanya senyum tipis yang ia berikan dan kecupan kening yang hangat sebelum tidur selalu membuat kupu-kupu yang sudah lama tertidur, berterbangan di perutnya yang membuatnya tersenyum lebar dan memeluk seokjin erat.

Suara dehaman pelan membuat Seonmin membuka matanya dan melihat lelaki yang sudah berdiri di depan pintu masuk taman kecil rahasianya yang kini menjadi rahasia bagi Seokjin pula. Seonmin segera saja mengembangkan senyumnya saat melihat lelaki yang ia tunggu sejak 2 bulan yang lalu akhirnya datang.

Seonmin berjalan menghampiri Seokjin yang berdiri di tengah taman kecil itu dengan chrysanthemum merah dan baby breath putih yang disusun rapih ditangannya. Seokjin masih diam ditempatnya dengan senyum dan tatapan dalam yang selalu membuat Seonmin jatuh kedalamnya berkali-kali yang tak pernah membuatnya bosan.

“gaun putih yang cantik, sangat cocok dengan sang empunya…” rayuan receh Seokjin yang selalu ia lontarkan setiap mereka bertemu, selalu sukses membuat semburat merah di kedua pipi Seonmin yang masih diam dihadapan Seokjin dengan kepalanya yang menunduk.

“Jangan menunduk princess, aku tak mau melihat mahkotanya terjatuh.” Ucap Seokjin sembari menyentuh dagu Seonmin memaksanya menatap tepat di kedua mata hitam gelap milik Seokjin yang sangat indah. Entah seberapa merahnya muka Seonmin saat ini, ia benar-benar tidak peduli.

“Chrysanthemum merah dan baby breath…” Gumam Seonmin membuat Seokjin kembali menatap karangan bunga yang ia pegang saat ini.

“Aku mencintaimu tiada akhir…” Ucap seokjin mantap dan mengulurkan tangannya memberikan karangan itu pada Seonmin.

“Sangat sulit memikirkan bagaimana untuk mengatakan hal itu padamu, namun akhirnya aku berhasil…” Ucap Seokjin dengan nada menggantung di akhir sembari mengeluarkan 2 cincin emas putih yang bersilau diterpa sinar matahari pagi yang menyejukkan.

Jantung Seonmin benar-benar berdebar saat ini, ia menatap lekat-lekat 2 benda yang saling terkait dengan pita merah kecil yang saat ini sedang dilepaskan oleh Seokjin.

“Entah apa yang kupikirkan saat memilih cincin ini. cincin sederhana dengan pita merah kecil yang mengaitkan keduanya, kupikir ini cukup untuk menjaga hubungan kita. Karena, sejauh apaun kita berpisah… benang merah ini akan selalu terkait di cincin ini meskipun tidak terlihat.” Kata-kata yang dilontarkan Seokjin pada Seonmin yang benar-benar terdengar sangat mantap dan tanpa putus membuat jantung Seonmin rasanya akan meledak saat itu juga.

Seokjin segera saja berjongkok dengan satu kaki yang ia tekuk dan meraih jari-jari kanan milik Seonmin yang terasa dingin karena perlakuan Seokjin yang terlampau sangat manis ini. ia gugup tentunya.

“Would you marry me? Would you be my wife and mom from my children? Would you stay with me until I have grey hair and until I can’t stand anymore? You don’t know how much I really care and love you so much than you. We’ve know each other for 2 months and separated for two months and you still wait for me until now.” Kali ini Seokjin benar-benar membuat jiwa Seonmin melayang dengan beribu kupu-kupu yang bertebangan didalam perutnya. Ia benar-benar sangat bahagia dengan pengakuan ini, oh ini adalah sebuah pelamaran lebih tepatnya. Rasanya, jika ini mimpi, ia tak pernah mau bangun dari mimpi ini.

“Ss-seokjin… Aku tak dapat mendeskripsikan bagaimana perasaanku saat ini. tolong katakana ini bukan mimpi Ya Tuhan…” Gumam Seonmin sembari memeluk erat buket bunga yang berada di tangannya dan menutup matanya.

Seokjin berdiri dari tempatnya menatap Seonmin yang menutup matanya membuat senyuman tipis terukir diwajah tampannya. Segera saja Seokjin menyentuh dan mengelus pipi Seonmin, membuat si-empunya membuka matanya. Bagaikan kilat, bibir Seokjin segera menempel di bibirnya yang tipis. Untuk beberapa detik ciuman itu berlangsung hangat, terasa banyak cinta mengalir diciuman itu dan membuat Seonmin mengerjapkan matanya beberapa kali bahwa dia tidak sedang bermimpi.

Seokjin menarik kembali wajahnya dan menatap Seonmin lekat yang jaraknya masih beberapa senti, bahkan ia dapat merasakan hidungnya dan hidung milik Seonmin hampir bersentuhan.

“Ini nyata, sangat-sangat nyata. Cintaku padamu juga sangat nyata, jangan pernah meragukan itu pegang janjiku Seonmin” Ujar Seokjin mantap dan membuat mata Seonmin berkaca-kaca dan segera saja ia melepas buket bunga itu dan diraihnya leher Seokjin dan memeluknya dengan erat.

“Aku tahu itu, terimakasih sudah mau mencintaiku seokjin aku sungguh bahagia saat ini” Ujar Seonmin dengan nada bergetar. Membuat Seokjin mengeratkan pelukannya dan mengelus puncak kepala Seonmin pelan dan senyuman terukir diwajahnya kembali.

“Terimakasih telah mempercayakanku untuk membukakan pintu hatimu  untukku, aku sangat bersyukur Tuhan mempertemukan kita seperti ini. ini terlalu sempurna, namun aku sangat menyukainya. Aku mencintaimu Kim Seonmin” Ujar Seokjin membuat Seonmin menghirup dalam-dalam aroma tubuh khas seokjin dan bergumam pelan yang masih dapat Seokjin dengar.

“Aku mencintaimu juga Kim Seokjin” Seokjin melepaskan pelukan itu dan menatap mata Seonmin lekat sebelum mendaratkan bibirnya kembali dengan bibir milik Seonmin yang membuat afeksi mencekat yang membuat kedua jantung insan itu berdebar dengan hebat.

Suasana pagi yang cerah, matahari yang menyinari mereka dan angin yang melewati dua insan itu dengan lembut sangat menambah situasi manis itu menjadi sangat sempurna bagi mereka.

 

‘aku sangat menyukai perasaan dan cara  yang Tuhan berikan pada kedua insan yang telah dipertemukan, aku sangat menyayanginya.’ – Kim Seokjin & Oh Seonmin

. . .

stay tune for the 2nd story. 

Coba comment tebak yang bakalan di post 3 hari lagi??? ofc dari ke-6 member bangtan lainnya😄

jangan lupa like dan comment😄

luv-chimcholate

yang mau dapet notif buat 2nd story yangpunya wattpad silahkan add to library ceritanya XD disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s