[Ficlet] Temporary Girlfriend

Temporary Girlfriend

TEMPORARY GIRLFRIEND

ficlet by atatakai-chan

starring Gray and OC’s Choi Wonhee

.

.

 

Dituduh melakukan hal yang tidak kau lakukan rasanya tidak pernah enak. Dan aku kini sedang merasakan rasa tidak enak itu namun bukan karena dituduh ㅡaku digosipkan berpacaran dengan seorang gadis.

“Aku mohon bantuanmu!”

Tak tahu harus memohon bantuan pada siapa lagi, aku mendatangi rumah Choi Wonhee, gadis yang aku kenal dari Simon hyung.

“Aku benar-benar memohon bantuanmu, Wonhee!”

Alasanku memutuskan untuk meminta bantuan padanya adalah karena Wonhee bukan seorang idola sehingga tidak akan ada banyak orang yang mengenalnya.

“Maaf, Sunghwa oppa. Kalau melakukan hal itu rasanya aku tidak percaya diri…”

Aku menghela napas.

“Ya ampun! Kau tidak perlu rasa percaya diri ‘kok untuk berakting sebagai kekasih seseorang!”

Aku berlutut di hadapannya. Biar saja tatapan dari kedua orangtuanya tidak akan aku hiraukan. Kedua mata Wonhee melebar ㅡI got you! Ia pasti tidak akan menolak.

Arraseo! Ayo cepat berdiri!” Ia menarik-narik kedua lenganku berusaha membuatku berdiri di atas kedua kakiku.

“Kau akan melakukannya?”

Anggukan dari Wonhee cukup untuk membuatku tersenyum dan aku pun berdiri di atas kedua kakiku. Aku menghadap ke arah kedua orangtua Wonhee yang sedari tadi duduk di sofa ruang tamu sambil memandangi kami dengan heran.

“Selamat sore, calon mertuaku, maaf sudah mengganggu.” Aku membungkuk sebelum berlari ke pintu depan kediaman Choi karena Wonhee sudah memelototiku dan wajahnya merah padam.

 


 

“Gray, apa kau yakin kau akan baik-baik saja?”

Aku menganggukan kepalaku menjawab pertanyaan dari Simon hyung. Aku tahu pria ini mengkhawatirkan diriku karena gossip yang menimpaku beberapa hari lalu. Aku digosipkan berpacaran dengan salah satu anggota girlgroup ternama di Korea, padahal kami tidak saling kenal. Para netizen membabi buta setelah gossip itu menyebar ㅡyang aku takuti adalah para netizen fans maniak dari anggota girlgroup itu.

“Jadi untuk mengecoh para pemburu berita, hari ini kau berencana pergi ke mana?” Kembali Simon hyung bertanya.

Aku mengalihkan tatapanku dari ponsel menuju ke arahnya, “bukan pergi ke mana, tapi dengan siapa.”

Kini pria yang berusia lebih tua dua tahun dariku itu menatapku dengan heran. Dapat kukatakan dari kerutan di keningnya, ia tengah mencoba memahami apa yang baru saja aku katakan.

“Maaf? Makㅡ”

“Ya. Hari ini aku berencana pergi ke amusement park bersama dengan seseorang untuk mengecohㅡ ah, lebih tepatnya memberi apa yang diinginkan para pemburu berita itu.”

Simon hyung masih terdiam, nampaknya ia menunggu aku untuk melanjutkan ocehanku.

“Aku, hari ini, sudah janjian dengan Wonhee untuk bersama-sama ke amusement park.” Aku tersenyum lebar seraya memamerkan ponselku pada Simon hyung. Pada layar ponselku terpampang history chatku dengan Wonhee tentang kencan palsu hari ini ㅡgadis itu menyetujuinya.

Simon hyung mendekatkan wajahnya pada ponsel yang berada dalam genggamanku, “Wonhee maksudmu temannya Hyena itu?”

“Iya, dia yang kumaksud.”

 

oOOo

Angin yang bertiup membuatku terpaksa memasukkan kedua tanganku ke dalam saku celana. Menunggu bukanlah kegemaranku tetapi apa boleh buat. Aku tidak mau semakin merepotkan Wonhee dengan menjemputnya di kediamannya ㅡbisa gawat kalau para wartawan menerjang rumahnya, aku tidak tega.

Aku cukup beruntung karena jalanan tidak begitu padat sehingga aku bisa melihat dari kejauhan Wonhee tengah berjalan ke arahku. Rambut hitamnya ia gerai, panjangnya sudah melewati bahu ㅡpadahal waktu pertama kali bertemu rambutnya hanya sebatas bahuㅡ ia mengenakan terusan berwarna hitam dan itu membuatnya nampak lebih perempuan dari biasanya.

Aku tertegun menyadari apa yang aku pikirkan. Apakah selama ini aku selalu begitu memerhatikannya?

Oppa annyeong

Aku bergegas membukakan pintu taksi, mempersilakannya untuk memasuki kendaraan yang sudah menunggu dari tadi. Aku menoleh sedikit ke arah yang aku yakini sebagai tempat persembunyian para wartawan, sebuah seriangaian muncul di wajahku ㅡpasti ada di dalam artikel pernyataan mereka yang menyatakan bahwa Gray AOMG adalah seorang gentleman sejati.

 


 

Pintu taksi dibanting cukup keras dari luar oleh Wonhee yang sudah berjalan jauh di depanku. Setelah membayar biaya taksi aku langsung menyusulnya, menyeimbangkan langkahku dengan gadis yang sedang marah itu.

 

“Wonhee, aku masih takut mereka menganggap aku benar-benar pacaran dengan perempuan itu.”

Wonhee menatap ke arahku, helaan napas ia loloskan dari mulutnya, “lebih baik oppa jujur saja pada mereka. Katakan yang sesungguhnya. Mereka pasti percayaㅡ daripada harus berpura-pura seperti ini.”

Aku menggelengkan kepalaku. Gadis seperti Wonhee memang tidak cocok menjadi seorang idola ㅡterlalu polos dan beranggapan bahwa semua orang pengertian sama seperti dirinya.

“Meyakinkan mereka tidak semudah meyakinkanmu untuk membantuku, Wonhee.”

Ia terdiam.

“Aku ada ide. Bagaimana…”

Jeda cukup panjang. Aku memberanikan diriku untuk mengucapkannya.

“… Kalau nanti di bianglala kita berciuman?”

Kedua mata Wonhee yang melotot menandakan ia tidak setuju dengan hal itu. Dan ketika taksi tiba di amusement park gadis itu langsung keluar dari taksi, menandakan ia sangat sangat marah.

 

“Wonhee-ya!” Aku memanggilnya namun ia tidak menoleh sama sekali, malah langkahnya menjadi lebih cepat dari sebelumnya.

“Aku ‘kan tidak memaksamu untuk melakukannya. Tadi aku hanya minta pendapatmu. Kenapa kau begitu marah?” Langkahku ikut kupercepat sehingga akhirnya langkah kami sejajar.

“Wonhee-ya.” Aku memegangi tangannya, membuatnya mau tak mau berhenti melangkah.

“Maafkan aku. Aku tidak akan mengatakan hal aneh-aneh lagi. Aku benar-benar berterima kasih kau sudah bersedia membantuku. Jangan marah, oke?”

Untuk beberapa saat ia terdiam, kemudian ia menghadap ke arahku, menatapku seraya menganggukan kepalanya. Aku tersenyum dan kuarahkan tanganku ke atas kepalanya untuk memberikan tepukan-tepukan ringan.

“Tadi kau bilang ingin naik merry-go-roundkan? Ayo kita naik itu.” Kutarik perlahan lengannya berjalan ke arah merry-go-round.

Aku tidak ingat kapan terakhir kali aku benar-benar berkencan dan kencan palsu ini entah mengapa terasa menyenangkan mungkin karena aku bisa memperdaya para pemburu berita.

 


 

Langit sudah gelap namun aku masih dapat melihat jelas wajah Wonhee yang berseri-seri. Aku tidak begitu ingat apa yang terjadi beberapa saat lalu ㅡyang aku ingat hanyalah suara tawa dan wajah ceria Wonhee setiap kali kami menaiki wahana permainan.

Amusement park selalu ramai dan aku tak lagi melihat para pemburu berita yang mengikutiku pagi tadi ㅡmereka pasti kehilangan jejak kami. Mengecoh dan memperdaya para pemburu berita dalam satu hari merupakan rekor baru untukku.

Oppa, terima kasih ya untuk hari ini!”

Aku tidak mempercayai indera pendengaranku sendiri. Harusnya aku yang berterima kasih padanya karena bersedia menjadi kekasih bohonganku.

“Apa kau merasa senang?”

Wonhee mengangguk.

“Kalau begitu bagaimana jika lain kali kita bermain ke amusement park bersama lagi. Tapi sebagai sepasang kekasih sungguhan?”

Fin.

2 responses to “[Ficlet] Temporary Girlfriend

  1. HOLAHOLAHOLAHOLA authornim. aku reader baru disini. ah alig yaa pas aku baca ini rasanya kok ngerasain apa yg wonhee rasakan yak? wkwk. sungguh aku masih kepikiran yg rumor dating aa’ gray beberapa bulan yg lalu. dan ya, ini ff masih ada lanjutannya kan thor? soale penasaran sama hubungan mereka. hokelah kutunggu saja. mangat!!!! 💪😁😁😁😁

    Salam kenal

    edes 92l

    • Halo reader-nim😀 hahaha makasih banyak ya udah meluangkan waktunya untuk membaca ff ini sekaligus memberikan komentar❤

      syukurlah kalau ikut merasakan apa yang Wonhee rasakan.. pasti rasanya deg-degan kesel gimanaaa gitu *eh

      hahaha iya ff ini dibuat terkait rumor waktu itu, pihak AOMG udah jelasin sih kalau itu rumor bukan fakta jadi ya entah kenapa aku merasa lega :")

      sebenarnya ini cuma ficlet sih cuma bisa deh dibuat sequelnya untuk Edes-nim tercinta *lah xD

      sekali lagi terima kasih banyak ya!❤❤❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s