When Loves Come Silently

Halo semuanya! Aku author baru disini dan ini adalah post pertamaku. Aku Lee Ri Ahn. Salam kenal. Senang bertemu kalian lewat tulisan dan stories ini. Semoga di post pertamaku ini kalian menyukai stories yang aku buat. Dan maaf author ini tidak pandai edit-edit foto, jadi author enggak memposting poster. Maaf ya~🙂

Tolong untuk tidak mengcopy, merepost, ataupun memplagiat tanpa ijin dari author~

Tolong juga berikan banyak dukungan, likes, dan comment disetiap stories author, supaya author bisa lebih bersemangat dan bisa memperbaiki diri untuk membuat stories berikut-berikutnya! Okay, Happy reading!🙂

Part 1

*Tae Hyung POV*

Hari ini aku dan member BTS lainnya disuruh PD-nim untuk memberikan pengarahan pada para trainee. Jadi, disinilah kami. Kami memberikan beberapa pengarahan, dan juga semangat pada mereka.

“Fighting ya kalian semua! Aku yakin kalian pasti bisa!” Kataku pada mereka semua.

Aku mulai bosan ketika Rapmon mulai mengambil alih. Dia memang leader sih. Tapi aku bosan kalau dia terus yang bicara. Hanya sesekali aku mencairkan suasana yang terlalu tegang.

“Baiklah semuanya kita istirahat dulu.” Kata PD-nim masuk keruangan. Aku langsung keluar ruangan. Aku butuh ketoilet. Aku berlari ketoilet terdekat.

/BRUK/

Aku menabrak seorang wanita. Dia langsung terjatuh. Aku segera menolongnya.

“Kau tidak pa-pa?” Tanyaku langsung.

“Tidak. Aku tidak pa-pa.” Jawabnya langsung ketika menatap wajahku. Wanita ini. Entah kenapa dia membuatku tertarik. Dia sangat manis.

“Maafkan aku aku terburu-buru tadi.” Katanya lalu membungkuk padaku.

“Tidak, aku juga buru-buru tadi.” Jawabku langsung ikut meminta maaf.

“Baiklah kalau begitu. Aku pergi dulu.” Jawabnya lalu pergi begitu saja. Wanita tadi menjatuhkan notes nya.. Pikirku ketika melihat notes hitam yang ada dilantai. Aku mengambilnya dan segera menyelesaikan urusanku ditoilet. Aku berjalan keluar sambil membuka notes itu,

“Namanya.. Han Goo Seung.. Namanya bagus sekali..” gumamku sambil melihat biodata yang tertera dinotes itu.

“Ah, ada nomor teleponnya.” Kataku ketika menemukan bagian no telepon dibagian bawah. Aku langsung mengeluarkan hpku dan mencatat nomornya dihpku.

*Goo Seung POV*

“Dimana notesku?” gumamku sambil menggeledah tas yang aku bawa. Notes hitam itu sangat penting. Kalau itu hilang, matilah aku. Semua hal tentang pekerjaanku ada disana.

“Goo Seung, kau sudah menyiapkan tema untuk acara minggu ini?” Tanya Lee Seun sunbae. Aku bekerja sebagai penulis skenario acara variety. Dan notes itu berisi semua persiapan acara.

“Lee Seun.. Notesku hilang. Semuanya aku tulis disana. Bahkan secara rinci.” Jawabku memelas pada Lee Seun.

“Bagaimana bisa kau menghilangkannya? Huh.. Kau ini.. Lain kali kau harus lebih hati-hati.. Salin lagi dikertas baru, kita perlu mendiskusikannya dengan yang lain dirapat nanti. 1 jam.” Katanya tegas. Lee Seun memang teman seumuran denganku, tapi dikantor ini diatasanku. Dia sunbae, aku benar-benar harus menurut padanya, dia sangat tegas tentang pekerjaan. Huh! Menyebalkan sekali, sekarang aku harus menyalin semuanya!! Kemana sih sebenarnya notes itu?

Tunggu dulu.. Jangan-jangan.. Itu terjatuh sewaktu aku menambrak V Oppa dikantor Bighit tadi? Aku memang mengantarkan beberapa file untuk meminta BTS tampil diacara kami tadi. Dasar! Kenapa V oppa harus menabrakku segala? Menyebalkan sekali orang itu! Sudahlah.. Aku akan mencarinya nanti.

 

Aku memarkirkan mobilku didepan kantor Bighit setelah selesai rapat yang menyusahkan itu. Tentunya jika aku punya notes itu aku tidak akan kena marah dirapat itu oleh orang-orang lain selain Lee Seun. Aku langsung masuk dan mencari notes hitam itu. Aku mencari disekitar tempat aku jatuh tadi. Kenapa tidak ada?! Oh Tuhan! Tidak, aku harus menemukannya. Aku membungkuk mencari dibawah kursi. Mungkin tidak ya dibawah sini?

/KLEK/

Aku mendengar suara pintu dibuka dan aku langsung menatap kearah pintu itu. Aku melihat member BTS keluar dari sebuah ruangan. Tunggu, kalau benar.. Suga Oppa juga akan keluar? Aku fans beratnya!! Oh, itu dia.. Suga Oppa.. Dia berjalan.. Dia benar-benar tampan.. Aku sesaat memperhatikan member BTS keluar hingga aku teringat aku tidak bisa berlama-lama banyak pekerjaan yang harus aku lakukan. Setelah melihat Suga Oppa sekilas aku langsung kembali sibuk mencari notesku.

“Huft.. Apa yang harus aku lakukan..? Aku tidak menemukannya..” Kataku berjalan lunglai keluar dari kantor Bighit. Aku rasa aku harus membuat semua salinannya. Huft.. Pekerjaanku jadi 2x lipat.

 

Aku baru saja kembali ke kantor setelah  berdiskusi dengan Lee Seun dan beberapa teman yang lain.

“Tidak ketemu?” Tanya Lee Seun heran.

“Nae.. Aku harus menyalinnya lagi..” Jawabku memelas. Akhirnya aku harus menerma kenyataan dan pasrah dengan mulai menyalin semuanya. Lagi. Dari awal. Huh! Sungguh menyebalkan.

“Fighting~ Maaf aku tidak bisa membantu. Kau sendiri tau kepala penulis kali ini meminta murni hasil kerjamu.” Katanya memberikanku semangat.

“Araseo..” Jawabku. Aku melirik jam tanganku. Jam 11 malam. Aku akan lembur hari ini.

“Tenang saja, aku akan menemanimu lembur aku harus menyiapkan spesial episode kita. Yang ada BTS itu. Aku sudah tidak sabar syuting dengan mereka. Aku akan bertemu dengan Jungkook Oppa~” Kata Lee Seun bahagia akan bertemu dengan BTS sebagai tamu di episode spesial 2 minggu lagi yang berarti mereka akan syuting dalam waktu dekat ini.

Tiba-tiba hpku berbunyi. Mm? SMS?

V : “Aku menemukan notes hitam ini Nona Goo Seung.”

Ah! Ada yang menemukannya. Terimakasih Tuhan..

G : “Benarkah? Bisakah kau segera mengembalikannya padaku? Aku sangat membutuhkan notes itu. Jika boleh bisakah kita bertemu?”

V : “Tentu akan aku kembalikan. Bisakah kita bertemu sekarang? Tidak apa kan semalam ini? Kalau menunggu besok aku mungkin tidak bisa bertemu.”

Semalam ini mengajak bertemu.. Jangan-jangan dia berniat buruk?

G : “Boleh. Dimana dan kapan kita bertemu, juga siapa namamu?”

V : “Di Cafe Daum. Namaku Kim Tae Hyung.”

Aku tertegun membaca SMS itu. Kim Tae Hyung? V? V BTS? Kenapa dia tidak segera memberitauku? Dia pasti tau tadi aku kesana untuk mencari notes itu! Ya ampun! Orang ini!!

 

Aku masuk ke Cafe Daum, dan melihat SMS dari V Oppa ‘aku mengenakan topi hitam dan jaket hitam. Dimeja no 8.’ Aku langsung mencari meja no 8 dan menemukan Tae Hyung Oppa disana dengan kopi. Aku langsung duduk didepannya.

“Anneyeong Tae Hyung-ssi.” Sapaku.

“Anneyeong Goo Seung.” Jawabnya membalas sapaanku.

“Kau membawa notesku?” Tanyaku langsung. Aku sudah terlalu capek hari ini untuk berbasa-basi. Aku ingin segera menyelesaikan urusan ini dan pulang.

“Iya. Notes hitam ini kan?” Katanya mengeluarkan notes hitamku.

“Benar sekali. Bisakah kau mengembalikannya padaku?” Tanyaku ketika Tae Hyung Oppa tidak segera menyerahkannya padaku.

“Tentu saja akan aku kembalikan. Tapi, bisakah kau menemaniku makan dulu? Kau baru saja datang.. Apa kau tidak mau memesan apa dulu?” Katanya menyerahkan daftar menu padaku.

“Tae Hyung-ssi. Maafkan aku, aku sangat capek hari ini. Aku tidak bisa sekarang. Aku ingin segera pulang dan tidur. Maafkan aku” Jawabku langsung menolak sehalus mungkin yang aku bisa. Aku sudah capek dan aku ingin tidur.

“Sayang sekali.. Kalu begitu aku tidak bisa mengembalikannya padamu” Kata Tae Hyung Oppa.

“Hah? Kenapa?” Jawabku langsung. Gila apa?!

“Makanlah dulu denganku.. Kau belum makan kan?” Katanya dengan senyuman lebar yang selalu ia tunjukkan.

“Tae Hyung-ssi!” Kataku setengah berteriak. Aku sudah emosi. Aku capek secara fisik. Bagaimana bisa dia bermain-main denganku?!

“Nae?” Tanyanya santai.

“Kau membuat seorang wanita kebingungan mencari notesnya seharian ditambah dia harus mengerjakan kerjaannya 2x lipat karena kau memegang notes itu sejak pagi, kau juga mengajak wanita itu bertemu dengan alasan mengembalikan notes. Dan sekarang kau menyuruhku makan sebelum kau mengembalikannya?” protesku langsung. Dia malah tersenyum.

“Bagaimana bisa kau sangat cantik? Bahkan saat kau marah seperti itu.” Katanya.

“Ya! Kim Tae Hyung! Kau menggodaku?” Aku berteriak padanya menggunakan bahasa informal.

“Jangan berteriak.. Nanti ada orang yang mengenaliku.” Jawabnya.

“Biar saja semua orang mengenalimu, Kim Tae Hyung, no jinjja nappeun namja!! Bagaimana bisa kau menggodaku? Hanya karena kau penyanyi terkenal kau bisa bertingkah seenakmu sendiri.. Kau pikir semua orang tertarik denganmu?”

“Aku tidak berpikir seperti itu. Kau yang beranggapan aku berpikir seperti itu.” Jawabnya santai.

“Ouh.. No Jinjja!” Aku benar-benar emosi aku tidak tau harus melakukan apa pada orang ini. Benar-benar menyebalkan.

“Kembalikan notesku!” Teriakku padanya.

“Duduklah. Dan makan. Aku akan mengembalikannya setelah itu.” Jawabnya lalu memanggil pelayan untuk memesan makanan.

 

Aku baru menyadari kalau ternyata aku lapar. Aku baru ingat seharian ini aku belum makan. Aku segera makan pesananku tanpa banyak bicara, aku tidak menyukai orang ini. Kim Tae Hyung, V  yang ada di TV benar-benar beda dengan kenyataan. Dia sangat menyebalkan. Dia menggodaku, bahkan memaksaku untuk makan sekarang (meskipun aku kelaparan) benar-benar.. Aku akan segera menyelesaikan urusanku dengannya dan pergi dari sini.

“Aku sudah selesai. Bisa kembalikan notesku sekarang?” Kataku setelah selesai menegak air.

“Okay, dengarkan aku.” Katanya lalu menegak air.

“Pertama, aku tidak bermaksud untuk menyusahkanmu karena membawa notes ini sejak pagi. Karena aku sendiri tidak mungkin mengembalikkannya kau tau aku punya jadwal yang tidak bisa aku tinggalkan. Kedua, aku minta maaf karena menyuruhmu datang tengah malam begini, karena kalau tidak begini kita tidak bisa bertemu.” Ternyata dia tidak sepenuhnya bermaksud buruk batinku. Tapi, dia menggodaku! Tetap saja. Nappeun namja!

“Ketiga, aku tidak menggodamu. Sungguh. Aku mengatakan kau cantik karena menurutku kau memang cantik.” Lanjutnya menjelaskan. Aku menghembuskan nafas panjang.

“Okay, yang terakhir tidak masuk akal tapi anggap saja itu masuk akal. Sekarang, bisa kau kembalikan notesku?” Jawabku ingin segera mengakhiri ini. Meskipun dia sudah menjelaskan tetap saja. Aku ingin jauh-jauh dari dia.

“Aku belum selesai, yang terakhir.” Katanya.

“Maaf kalau aku memaksamu makan denganku hari ini. Sejak tadi pagi kita bertabrakan, dan aku menemukan notesmu aku sudah sangat ingin untuk bertemu denganmu lagi.” Katanya. Apa? Apa yang ingin dia katakan.

“Aku sangat menyukaimu. Tidak, aku mencintaimu.” Katanya lalu meletakkan notesku dimeja.

“Ya! Kim Tae Hyung!” Dia gila?! Baru bertemu sehari, mengacaukan hidupku, dan dia bilang dia menyukaiku?!! Oh Tuhan!!

“Aku tidak peduli dengan semua omonganmu yang ngelatur ini.. Kau orang yang tidak aku kenal, tiba-tiba datang dan mengacaukan hariku, lalu sekarang kau bilang kau  menyukaiku.. Kau gila?! Menjauhlah dariku!” Jawabku langsung. Aku mengambil notes itu dan segera pergi meninggalkannya disana.

 

Paginya aku bangun dan segera bersiap ke kantor, tiba-tiba hpku berbunyi. Mm? SMS sepagi ini?

V : “Selamat pagi Goo Seung-ah~ Semoga harimu indah~”

Mbo? Orang itu mengirimku SMS ini? Huh, kau pikir aku akan membalasnya? Aku tidak membalasnya dan segera menuju mobilku. Dan hpku berbunyi lagi,

V  : “Kenapa kau tidak membalas SMSku? Kau baik-baik saja kan? Apa kau sakit?”

Aku membacanya dan memasukkan hpku kekantong jaketku.

V  : “Han Goo Seung?”

Aku membacanya dan menaruh hpku didasbor dan menyalakan mesin mobilku. Aku memasuki jalanan sekitar 15 menit hingga hpku tiba-tiba berbunyi lagi. Telpon? Aku memasang earphoneku.

“Yobuseo?” Tanyaku.

“Yobuseo.. Goo Seung-ah, kenapa kau tidak membalas SMSku? Kau benar-benar membuatku khawatir!” Kata Tae Hyung Oppa langsung.

“Untuk apa aku membalas SMSmu? Bukankah aku sudah bilang, menjauhlah dariku! Dan berhentilah memanggilku menggunakan banmal! Kita ini orang asing!” Jawabku lalu mematikan hpku. Aku melihat kearah jalan ternyata lampu merah dan mobil-mobil mulai berhenti. Aku langsung mengerem mendadak. Aku terkejut. Sial! Untung saja aku tidak menabrak, itu semua karna Kim Tae Hyung. Dia benar-benar mengacaukan hidupku!

 

“Untunglah kau sudah datang Goo Seung.. Ikut denganku ada yang perlu aku diskusikan..” Kata Lee Seun mengajakku keruang rapat.

“Ada apa?” Tanyaku.

“Untuk episode spesial BTS itu adalah episode chirstmast spesial kan? Aku merekrutmu untuk ini, tolong bantu aku ya?” Katanya.

“Hah? Aku? Kenapa aku? Lainnya saja~” Aku tidak bisa menerima ini. Meskipun aku bisa bertemu dengan Suga Oppa tapi tetap saja.. Aku tidak mau bertemu dengan pria itu lagi! Tidak untuk jangka waktu dekat!

“Aku sudah melihat jadwalnya, hanya kau yang kosong hari itu, penulis lainnya direkrut diacara lainnya. Kau sendiri tau ini kan christmast.. Okay?” Desak Lee Seun.

“Mau bagaimana lagi..” Huft.. Terpaksa aku harus menerimanya. Aku akan menjaga jarakku sebisa mungkin dengan pria itu.

“Kalau begitu, siapkan waktumu nanti malam kita akan melakukan briefing dengan mereka nanti” Kata Lee Seun.

Nanti? Sial!

“Memang kapan syutingnya?” Tanyaku.

“2 hari lagi kita akan syuting. Syutingnya seperti kemah 2 hari 1 malam di healing camp.” Jawab Lee Seun.

Matilah aku!

“Lee Seun.. sebenarnya..” Aku menceritakan semuanya pada Lee Seun tentang kejadian tadi malam.

“Dia benar-benar nappeun namja!” Kataku mengakiri ceritaku.

“Bagaimana kalau memang dia menyukaimu? Mungkin saja kan? Lagipula dia juga sudah menjelaskannya padamu. Dan kau seharusnya menggunakan bahasa yang sopan ketika berbicara dengannya dia kan lebih tua.” Jawab Lee Seun.

“Ya! Kau membela Tae Hyung itu dibanding aku?”

“Bukan begitu. Kau tau sendiri dia publik figure.. tidak mungkin dia melakukan hal seberani itu, apa lagi pada pekerja distasiun TV seperti kita. Kita bisa menghancurkan mereka dalam sekali siaran kan?” Jawab Lee Seun cukup realistis.

“Tapi..” Aku mengigit bibirku. Tidak mungkin..

 

Aku kembali ke mejaku dan menemukan hpku mendapat 2 SMS baru. Mm?

V : “Goo Seung-ah, kau sedang apa?”

V : “Kau pasti dikantor sekarang kan? Apa kau sibuk?”

Apapun yang dikatakan Lee Seun memang realistis. Tapi, aku tidak mau mencoba percaya dengan nappeun namja sepertinya! Lebih baik tidak mengambil resiko. Aku membuka notes hitamku, dan mencari halaman kosong. Mm? Apa ini? Aku melihat dihalaman pertama sendiri sebuah tulisan,

‘Han Goo Seung sugohaseo~ Fighting~ Saranghae~’ dan sebuah hati diikuti dengan stiker yang sangat lucu. Siapa yang menulis ini? Jangan-jangan.. Tae Hyung Oppa? Kenapa sih dengan dia, ya ampun. Aku memijat pelipisku. Orang ini gila! Dia mengatakan menyukaiku padahal sama sekali belum mengenalku.

Aku melihat layar TV dari mejaku. Music Bank. BTS??!

Oh, sudah cukup. Aku sudah cukup memikirkan orang gila yang satu itu. Aku membuka notes hitamku dan mulai mengerjakan pekerjaanku.

 

* Tae Hyung POV*

Aku mengirim beberapa pesan pada Goo Seung sebelum aku naik ke panggung tapi dia tidak juga membalasnya. Mungkin dia sibuk. Ya, aku menyukai wanita itu.  Malah lebih dari itu, mencintainya. Sejak kemarin aku tidak bisa berhenti memikirkannya. Awalnya aku tidak pernah percaya cinta pandangan pertama, tapi ternyata aku mengalaminya.

Aku tidak pernah membayangkan akan ada orang sedingin dan semarah itu padaku. Ketika kemarin malam aku menyatakan perasaanku padanya dia benar-benar marah dan mengira aku kurang ajar. Aku sudah menjelaskan padanya tapi sepertinya dia masih marah ketika pagi tadi aku menelponnya, nadanya sudah sangat jelas kalau dia marah padaku. Tapi, kemarin dia menggunakan bahasa informalnya padaku, meskipun  dia marah padaku artinya kalau dia menggunakan bahasa informal, aku bisa menggunakan bahasa yang informal juga kan? Itu yang selalu dilakukan sepasang kekasih. Berbicara dengan bahasa informal.

 

“Pemenang hari ini adalah… BTS!!” Kata MC Music Bank. Aku tersenyum lebar. Lagu kami menang lagi. Ini kemenangan kami yang ketiga dialbum ini. Setelah mengucapkan terimakasih kami langsung menyelesaikan perform kami dan turun dari panggung. Aku dan memebr BTS lainnya langsung mengganti baju kami dan memberikan wawancara. Aku menyempatkan diri mengambil foto dan mengirimkannya pada Goo Seung.

‘Lagu kami mendapatkan rank 1 minggu ini. Katakan kau mau makan apa akan kutraktir!^^’

Aku memasukkan hpku dan memulai wawancara kami dengan member yang lain. Setelah selesai wawancara kami langsung berkemas dan berangkat ke tempat tujuan kami berikutnya. Kami masuk ke dalam mobil dan mobil sudah jalan.

“Hyung, jadwal kita setelah ini apa?” Tanyaku pada Manager Hyung.

“Setelah ini kalian Akan tampil di Simply K-pop. Lalu untuk nanti malam kalian akan briefing untuk acara real variety show ‘2 days 1 night’ untuk christmast spesial.” Jawab Manager Hyung.

“Nae Hyung..” Jawab anak-anak serentak. Variety show? ‘2 days 1 night’? Goo Seung  ada tidak ya? Semoga saja dia juga ada. Aku mengecek hpku. Dia tidak membalasnya lagi. Kami sampai ditempat dan segera bersiap-siap. Aku mengambil selfie sebelum naik kepanggung.

‘Aku ada di Simply K-pop sekarang. Kau akan menonton kan? Doakan aku ya~’

*Goo Seung POV*

Aku membaca SMS terakhir dari Tae Hyung Oppa. Kenapa dengannya? Kenapa dia tidak berhenti? Aku heran dengan orang ini. Samar-samar, aku mendengar lagu BTS. Aku mencari asal suara itu. Layar TV dikantorku menampil acara Simply K-pop. Huft.. Kenapa aku harus bekerja ditempat dimana layar TV selalu ada dan kenapa juga harus menayangkan BTS?!!

 

To be continued

Okay para readers, how is it? Maaf ya kalo masih belum bagus. Maklum baru posting pertama. Debut posting. Aku berharap para readers banyak yang memberikan feedback!

See you in the next part!

Sending a lot of sarang, Lee Ri Ahn.🙂

5 responses to “When Loves Come Silently

  1. Hi Lee Ri Ahn,
    Namaku Cca Tury, salam kenal ya ^^

    Sebenarnya tadi tertarik buka fanfictnya karena ga ada posternya hehe, dan begitu scroll ke bawah ternyata castnya Taehyung, jadi aku coba baca.

    Aku udh baca sih notenya, kalau kau kurang jago bikin poster makanya ga dikasi poster. Tapi ttp aja, entah kenapa itu mengganggu. Sebnernya akan lebih baik kalau kamu pake foto Taehyung sebagai posternya atau gambar lain yg related to your fict yang bisa dicari di mbah google ^^

    Ohya, setelah membaca ada beberapa loh yang sepertinya harus aku komentari dan mungkin ini cukup panjang, jadi aku harap kamu baca sampe abis ya, hehe.

    Pertama, aku setuju dengan komentar Sparkdey, sebaiknya perhatikan tata bahasanya, karena apa beberapa tulisan kamu yg kurang benar cara penulisannya.

    1. Kata depan di, seperti disini, dilantai, dimeja ditoilet, dikertas, dibagian bawah, dimana, dikantor, seharusnya kata depan di pada kata-kata ini dipisah penulisannya, menjadi: di kantor, di sini, di lantai, dan yg lainnya coba kamu cek lagi.

    2. Kata depan ke juga, ketoilet, kemana, itu juga seharusnya dipisah ya, ke mana, ke toilet.

    3. “Baiklah semuanya kita istirahat dulu.” Kata PD-nim masuk keruangan. Ini seharusnya ditulis, “Baiklah semuanya kita istirahat dulu,” kata PD-nim masuk keruangan.
    Pun ini –> “Tidak. Aku tidak pa-pa.” Jawabnya langsung ketika menatap wajahku. Ini seharusnya: “Tidak. Aku tidak apa-apa,” jawabnya langsung ketika menatap wajahku. 
    Yang ini juga –> “Maafkan aku aku terburu-buru tadi.” Katanya lalu membungkuk padaku.
    Seharusnya:
    “Maafkan aku aku terburu-buru tadi,” katanya lalu membungkuk padaku.
    Dan yang ini –> “Tidak, aku juga buru-buru tadi.” Jawabku langsung ikut meminta maaf.
    Seharusnya,
    “Tidak, aku juga buru-buru tadi,” jawabku langsung ikut meminta maaf.
    Semua dialog yang diikuti kata, ujarnya, ucapku, tanya, katanya, jawab, gumam, dan kalimat penjelas lainnya itu diakhiri tanda koma sebelum tanda petik dan setelahnya harus huruf kecil. Silahkan di cek lagi banyak yang masi keliru penulisannya.

    4. “Fighting ya kalian semua! Aku yakin kalian pasti bisa!” Kataku pada mereka semua. Seharusnya “Fighting ya kalian semua! Aku yakin kalian pasti bisa!” kataku pada mereka semua. Huruf K di Kataku seharusnya huruf kecil. Seperti yg nomor 3 tadi, dialog yg diikuti dengan kalimat penjelas seperti kataku, katamu, ucapku, jawabmu, dsb, itu diawali dengan huruf kecil.
     
    5. “Namanya.. Han Goo Seung.. Namanya bagus sekali..”  gumamku sambil melihat biodata yang tertera dinotes itu.
    Ini seharusnya ditulis: “Namanya … Han Goo Seung … Namanya bagus sekali,” gumamku sambil melihat biodata yang tertera dinotes itu.
    –> Kenapa titiknya harus tiga dan dikasi spasi begitu? Karena titik tiga menandai kalau ada jeda waktu dia ngomong, jadi penulisannya harus begitu. Tapi kalau maksud kamu bukan sebagai jeda, seharusnya titiknya satu saja. Dicoba dicek lagi ya karena banyak juga beberapa dialog yg kamu tulis begitu.

    Cara penulisannya mungkin itu dulu, karena aku baru menemukan kesalahan di bagian itu.
    Kedua, tentang POV. Akan lebih baik kamu tentuin POVnya satu saja dr awal. Sebenernya ada juga sih tulisan yg campur2 POV di keseluruhan cerita seperti novel Fifty Shades of Grey (kalau ga salah), tapi tetap aja penulisnya menentukan hanya satu POV di setiap chapternya. Jadi gpp kalau kamu mau campur POV Taehyung atau POV OC nya di keseluruhan cerita tapi sebaiknya setiap partnya kamu pake satu POV aja, misalnya Part 1 ato Chapter 1 kamu pakai POVnya si Taehyung, nanti Part 2/chapter 2, POVnya bs OCnya dan begitu seterusnya. Dengan begitu tulisan kamu akan lebih enak dibaca.

    Lalu,
    Ttg penulisan bahasa korea.
    Sebenarnya lazim aja kita memasukkan bahasa korea di cerita kita karena toh kita nulis fanfict korea, jadi pasti lah ada bahasa2 koreanya dikit.
    Cuma, kata IYA dalam bahasa korea itu Ne (cara penulisan romanjinya Ne) bukan Nae, kalo Nae artinya milikku.
    Anneyeong, romanjinya–> Annyeong.
    Kamu–> Neo bukan No
    Apa? –> Mwo bukan Mbo
    Yobuseo –> Yeoboseyo
    Sebenarnya aku juga ga pintar sama sekali dalam bahasa korea, tapi agak terganggu aja jika penulisannya salah.
    Meski itu hanya tulisan dalam romanjinya.
    Kalo aku sih lebih prefer ke tulisan yg ga banyak pake bahasa korea karena itu akan lebih mudah di mengerti. ^^

    Yg terakhir, kalimat dan kata2 asing sebaiknya di cetak miring.

    Dan sepertinya itu saja sih yg perlu saja komentari.
    Maaf, bukannya menggurui, hanya saja saya suka dengan org yg gemar menulis, sayang kalau idenya sudah bagus tetapi ada banyak kesalahan dalam penulisannya. Jadi saya harap kamu ambil baiknya saja dari komentar saya. Dan kalau ga berkenan, saya sekali lagi minta maaf.

    Trus menulis dan fighting ya Lee Ri Ahn.
    Ditunggu chapter selanjutnya.
    XOXO

    –Cca Tury

    • Wahh.. terimakasih untuk kritik dan sarannya~♥♥ ini sangat-sangat membantu. Sebenarnya aku juga tau sih tentang peraturan2 eyd itu. Tapi kadang masih lupa, atau masih malas, enggak mau menuruti.. hehehe.. aku akan coba perhatikan semua kritik dan saran kamu untuk chapter berikutnya ya, tolong bantuannya lewat saran dan kritik yaa.. makasihh banyak ini sangat membantu..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s