Berbelanja

A Whitearmor Story

.

.

Berbelanja

.

.

BTS’ Kim Taehyung and Jeon Jungkook

Armor’s OC Reyna Park

Drabble-Mix | romance!AU, fluff, and failed comedy | General

Saat itu adalah awal di bulan keenam dan cuaca sedang sangat cerah. Reyna yang tengah menghabiskan waktu libur dari kepadatan penulisan naskah terpaksa mengalami serangan jantung ringan tatkala mendapati isi dalam lemari pendingin kosong. Well, sebenarnya tidak benar-benar kosong karena di sana masih terdapat beberapa botol air mineral. Lagipula ini sudah waktunya untuk berbelanja bulanan.

Segera saja sang dara mengambil ponsel di atas nakas kemudian menghubungi Jeon Jungkook. Tak perlu waktu lama sampai sang pemuda mengangkat telepon dari Reyna.

“Bisa temani aku ke supermarket?” Ucap Reyna, lebih mengarah pada intonasi peritah bukan ajakan. Dan Jungkook tidak bisa mengatakan tidak. Sepuluh menit kemudian, mereka berdua sudah tiba di supermarket.

Noona, kenapa mengajakku?”

Suara pelan Jungkook menginterupsi Reyna ketika mereka tengah berada di bagian alat pembersih. Tangan Reyna nampak sibuk menelusuri setiap cairan pembersih lantai yang terpajang di rak. “Kau tentu tahu apa alasanku, Jeon.”

Jungkook terus mengekori Reyna yang sudah berjalan menjauh. “Jeon, bisa kau ambil detergen?” Titah sang dara.

Sang pemuda pun berbalik, mengambil sekotak detergen dan menaruhnya di dalam kereta belanja. “Noona, aku ini serius. Mengapa memintaku untuk menemani bukan Taehyung Hyung?” Tanya Jungkook penuh penekanan.

Reyna menghentikan langkah tepat di depan lemari pendingin berisi berbagai macam es krim. Ia pun membuka pintu lemari pendingin, mengeluarkan tiga batang es krim rasa coklat dari sana. “Hyung-mu itu bisa membuat belanja bulananku kacau,” jawab Reyna sekenanya.

“Kacau?” Cicit Jungkook tidak mengerti.

“Daripada disebut sebagai kekasih, Taehyung lebih mirip seperti anak kecil jika kuajak ke supermarket. Manusia sejenis Taehyung itu akan mengambil semua makanan ringan jenis apapun yang disukai. Dan kau tahu apa bagian terburuknya? Dia akan memintaku untuk membayar.”

Jungkook tertawa, “Ah benarkah, Noona?”

Reyna mengangguk dan mengikuti tawa Jungkook pelan. “Sebagai balasan karena sudah mau menemaniku, kau bisa pilih tiga makanan atau apapun yang kau inginkan.”

Senyum kelinci khas Jungkook seketika mengembang namun sebelum langkah Jungkook menjauh untuk melaksanakan ucapan Reyna, ia seketika membeku. Segera ditepuknya pundak sang gadis agar ikut berbalik. Reyna pun terperanjat ketika mendapati sosok manusia di hadapannya yang kini tengah tersenyum lebar dengan kedua tangan memeluk beberapa bungkusan keripik dan minuman ringan.

“Hehe … ayo segera ke kasir, Rey.”

Manusia bernama Kim Taehyung pun melewati Reyna yang masih membeku di tempat menuju meja kasir. “Aku akan terkena kanker* sebentar lagi.”

 

 

Jika ada akhir pekan yang tidak menyenangkan bagi Kim Taehyung maka jawaban yang tepat adalah ketika Reyna Park berkunjung ke apartement milik sang pemuda. Seperti hari ini bahkan ketika sinar matahari belum bersinar sepenuhnya dan Taehyung masih bersembunyi di balik selimut tebal, tiba-tiba saja Reyna sudah menampakan wujud tepat di ambang pintu kamar sang pemuda.

“Kim Taehyung!” Panggil Reyna.

Sang pemuda membuka mata malas lalu duduk dengan raut wajah memelas. Reyna pun berjalan masuk, duduk di tepi ranjang Taehyung dan menatap netra kecoklatan sang pemuda. “Kau … beli Play Station baru lagi?” Tanya Reyna dingin.

Taehyung terdiam beberapa saat, memutar otak guna mencari jawaban agar sang gadis tidak berubah menjadi singa yang bisa menerkamnya kapanpun. “Oh … itu … milik … Jungkook!” Sahut Taehyung cepat. “Iya! Itu punya Jeon Jungkook!” Ulangnya lagi penuh penekanan.

“Yakin?”

Sang pemuda mengangguk cepat, “Dia baru membelinya kemarin dan aku menitipkan di sini.”

Kening Reyna mengerut, “Kenapa harus dititipkan di sini?”

Taehyung melamatkan nada monoton sebelum menjawab pertanyaan menyelidik sang gadis. “Dia mau ujian jadi harus fokus,” balas Taehyung singkat.

“Kau tahukan jika biaya gedung untuk pernikahan sangat mahal?”

“Tentu saja, Rey! Maka dari itu aku tidak pernah belanja hal-hal yang tidak berguna. Aku juga sedang melakukan penghematan. Buktinya di dalam kulkasku tidak ada banyak makanan seperti biasanya!” Ucap Taehyung panjang lebar. “Aku … mau mandi dulu!” Sahutnya kemudian lantas berlari menuju kamar mandi.

Selepas kepergian Taehyung, sang gadis hanya tertawa kecil. Bahkan setelah dua tahun berlalu atau sampai kapanpun, Reyna yakin jika kekasihnya itu tidak bisa membohongi sang gadis dengan mudah. Sebenarnya Reyna juga tidak marah jika Taehyung mau jujur namun lebih mengasyikan rasanya jika membuat tingkah sang pemuda ketakutan seperti tadi.

“Dasar, Kim Taehyung.” Gumam Reyna sambil melihat secarik kertas berisi nota pengiriman paket Play Station di dalam genggamannya dengan nama penerima “Kim Taehyung”.

 

 

Petang itu ketika Jungkook tengah bersiap untuk pergi ke toko buku, tiba-tiba saja kesialan menimpanya. Belum ada satu tahun alas kaki kesayangan sang pemuda digunakan, kini sepatu itu sudah rusak. Jungkook membeku beberapa saat, meratapi nasib sepatu yang baru saja dibelinya itu.

“Tidak jadi pergi?” Taehyung bertanya.

Jungkook menggelengkan kepala lemas, “Sepatuku rusak, Hyung.”

Dengan cepat Taehyung menepuk pundak Jungkook, “Kita beli saja yang baru!”

Pemuda bermarga Kim itu segera mengambil jaket dan mengeluarkan ponsel, menekan beberapa nomor lantas mengubungi sang pemilik nomor. “Rey! Bisa jemput aku di apartement? Ada keadaan genting!” Pekik Taehyung.

“Tunggu di sana, lima belas menit lagi aku tiba.”

Tepat lima belas menit berlalu dan Reyna setidaknya harus memberikan Taehyung pukulan di sekujur tubuh sang pemuda karena sang dara telah berhasil dibohongi. Selama di mobil pun Taehyung tidak membuka konversasi dengan Reyna, ia bahkan membiarkan sang gadis menyetir layaknya seorang supir pribadi sedangkan Jungkook yang duduk di kursi belakang hanya melayangkan pandangan penuh maaf pada Reyna.

Mobil Reyna berhenti tepat di depan lobby sebuah pusat perbelanjaan. Taehyung pun segera turun diikuti Jungkook. “Kau sebaiknya cari tempat parkir, Rey. Aku dan Jungkook akan ke dalam duluan,” sahut Taehyung, membuat Reyna mendengus kesal.

Kedua pemuda itu segera masuk dan melangkah menuju toko sepatu. “Hyung, apa Reyna Noona tidak akan marah?” Tanya Jungkook takut.

Taehyung hanya tertawa sambil melingkarkan lengan pada pemuda di sampingnya. “Reyna itu tampangnya saja galak tetapi aslinya jelas bukan seperti itu. Aku berani bertaruh!”

“Memang Reyna Noona seperti apa?”

“Dia?” Ulang Taehyung. Jungkook pun mengangguk. “Reyna itu mudah sekali dibohongi. Kau ingat beberapa waktu lalu paketku baru saja tiba? Dengan mudah Reyna kubohongi kalau itu milikmu.”

“Paket? Play Station?”

Taehyung mengangguk, “Reyna tidak marah, setelah aku menjelaskan ia bahkan tidak mengungkit masalah itu lagi. Benar-benar gadis yang lugu.”

Taehyung tertawa cukup keras, “Tunggu, kenapa aku tiba-tiba merasa ada hawa aneh, ya?” Tanya sang pemuda seraya memegangi tengkuk. Mereka pun berbalik dan seketika ekspresi terkejut nampak jelas di wajah keduanya, terutama Kim Taehyung.

Tanpa diduga, Reyna sudah berada di hadapan mereka lengkap dengan kedua lengan menyilang di depan dada serta tatapan tajam pada kedua netra Taehyung.

Hyung, kau tamat,” bisik Jungkook.

“Rey … soal perkataanku tadi itu—”

“Sebaiknya kau ucapkan selamat tinggal pada paketmu,” potong Reyna lantas segera berbalik meninggalkan Taehyung yang masih shock.

“Jeon … apa maksud ucapan Reyna?”

“Kurasa Play Station-mu dalam bahaya.”

 

 

*kanker : kantong kering

 

a/n: yeap ini sejenis lanjutan drabble-mix sebelumnya. Mungkin kalau responnya baik bisa jadi dibuat series tetapi tetap aku tidak bisa memegang janji hehehe. Semoga kali ini bisa timbul efek-efek menggelikan di perut yha.

 

One response to “Berbelanja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s