[I Love You pt.5] Heaven

I Love You - Heaven

I Love You pt.5 — Heaven

Wherever you are, I’ll stay by your side.

by Shinyoung

Main Cast: Yook Sungjae & Kim Sohyun || Genre: Sad & Romance || Length: Ficlet || Rating: T (PG-15) || Disclaimer: Casts belong to God. No copy-paste. Copyright © 2016 by Shinyoung.

Pt.1 Idol | Pt.2 Classmate | Pt.3 Together | Pt.4 Secret

*

Tak pernah terlintas di pikirannya bahwa hari ini hujan akan turun deras. Payung yang baru saja ia kenakan, ia lipat dan ia gantungkan pada sebuah tonggak yang berdiri di dekat pintu utama.

Laki-laki itu melangkah pelan dengan jas hitam yang ia kenakan. Setibanya di sebuah rak kaca yang dipenuhi oleh puluhan guci, ia menatap ke sebuah rak dimana sebuah guci dengan nama ‘Kim So-Hee’ dalam tulisan Hangeul tercetak rapi, berikut dengan tanggal lahir dan tanggal wafatnya.

Hatinya terasa sesak. “Sohee-ya,” panggilnya dengan lirih.

Ia menempelkan bunga kecil dengan plastik di baliknya pada kaca rak tersebut. Ia menatapi foto Kim Sohee dengan dirinya saat mereka masih duduk di bangku kelas 1 SMA. Dua tahun telah berlalu, namun tak ada perasaan yang hilang darinya untuk sosok Sohee yang selalu ia cintai.

But, Miss, you can’t go.

Why not? I wanted to visit my twin! I haven’t seen her since I was 5 years old! And now, because all of you. . . I couldn’t see her for the last time when she died two years ago. It was because all of you!

Pembicaraan itu menelusuri masuk ke dalam telinga lelaki itu. Ia ingin menolehkan kepalanya karena penasaran, namun dia mengurungkan niatnya. Ia kembali menatap guci tersebut, sambil tersenyum getir.

“Sudah dua tahun,” ujar lelaki itu. “Aku akan mengunjungimu lagi, Sohee.”

“Tunggu, kau siapa?

Pelafalan Bahasa Korea yang tidak terlalu bagus itu membuat lelaki itu langsung menolehkan kepalanya ke samping dan menemukan seorang gadis dengan wajah keturunan Korea asli.

Ia langsung membulatkan matanya begitu menemukan seorang gadis yang berwajah sama persis dengan gadis yang baru saja ia ajak bicara. Ia menggeleng-gelengkan kepalanya selagi menolak kenyataan bahwa Kim Sohee kembali dari kematiannya.

“Kim Sohee?” tanya lelaki itu untuk memastikan.

“Aku bukan Kim Sohee,” jawab gadis itu. “She’s my sister—actually we’re twins.

“Saudara kembar?”

Gadis itu mengangguk dengan mantap. “Aku Kim So Hyun.”

 

*

 

“Tenang, murid-murid. Dia pindahan dari Kanada, dia bukan Kim Sohee.”

Gadis itu mengangguk setuju. Namun, tetap saja anggukannya tidak akan membuat orang-orang percaya begitu saja. Bagaimana bisa murid-murd bisa percaya jika mereka menemukan sosok gadis berwajah sama dengan teman sekolah mereka yang meninggal dua tahun yang lalu.

“Aku bukan Kim Sohee,” ujarnya dalam Bahasa Korea yang fasih, namun ia masih menggunakan logat Amerika-nya, membuat murid-murid membulatkan matanya. “Namaku Kim Sohyun.”

“Baiklah, cukup dengan perkenalannya dan jangan ungkit-ungkit Kim Sohee lagi,” ujar Guru Doojoon yang berperan sebagai wali kelas 3-1. Murid-murid pun hanya bisa mengangguk setuju. “Nah, Kim Sohyun, kau bisa duduk di samping Yook Sungjae.”

“Yook Sungjae?” tanyanya sambil mengerutkan keningnya.

Guru Doojoon mengangguk, sambil menunjuk ke arah seorang laki-laki yang tengah tertidur lelap dengan headphone yang menempel di telinganya. Laki-laki itu menelungkupkan kepalanya ke atas mejanya dengan kedua tangan sebagi tumpuannya. Dia duduk di barisan paling belakang, tepatnya di samping jendela.

Lantas, Sohyun pun menundukkan kepalanya ke arah Guru Doojoon. Kemudian, ia mulai melangkah mendekati meja itu, dan duduk di sana. Beberapa murid langsung menghampirinya ketika Guru Doojoon telah keluar kelas. Mereka mengajukan beberapa pertanyaan yang membuat Sohyun sedikit kebingungan.

Kegaduhan itu rupanya berhasil membangunkan sosok Sungjae yang tetidur lelap. Ia pun terbangun, kemudian menoleh ke samping dengan tatapan kesal.

“Kenapa berisik sekali, hah?”

Murid-murid pun langsung bergegas kembali ke kursi mereka dan pura-pura mengerjakan sesuatu. Lantas, Sohyun pun menoleh ke arah Sungjae dan menyadari bahwa lelaki itu adalah lelaki yang ia temui di pemakaman Sohee beberapa minggu yang lalu.

“Kau?” ujar Sungjae sambil membulatkan matanya.

 

*

“Kau tahu. . .  Akhir-akhir ini, Sungjae terlihat selalu bersama dengan Sohyun.”

“Oh, ya? Mungkin karena Sohyun adalah saudara kembar Sohee?”

“Entahlah.”

Sohyun membuka pintu kamar mandinya dan membuat gadis-gadis yang tengah membicarakan dirinya itu langsung terkejut. Mereka cepat-cepat meninggalkan kamar mandi dengan wajah ketakutan.

Sementara Sohyun menatap ke arah cermin yang ada di hadapannya. Ia menatap dirinya yang mengenakan seragam SMA Sekang. Dia hanya bisa tersenyum miring mengingat bahwa dirinya memang mirip dengan Sohee.

Ia melangkah keluar dari sana dan langsung bertemu dengan Sungjae yang entah dari mana. Dia tersenyum ke arah Sungjae, namun Sungjae hanya memalingkan wajahnya tanpa mempedulikan kehadirannya.

“Kenapa? Kau dimarahi lagi?” tebak Sohyun.

“Iya,” jawab Sungjae dengan malas. “Berhentilah ikut campur dengan urusanku.”

“Aku tidak akan berhenti sampai kau menjawab apa hubunganmu dengan Kim Sohee. Aku adalah saudara kembarnya, jadi wajar saja jika aku bertanya soal itu. Lagipula, apa yang salah jika kau menjawab pertanyaanku? Kau tidak akan dosa.”

“Bukan itu,” tolak Sungjae. “Kita hanya teman. Tetangga sejak kecil.”

Sohyun menghentikan langkahnya. Aksinya itu membuat Sungjae ikut berhenti dan membalikkan badannya, menatap gadis itu dengan wajah bingung. Ia mengerutkan keningnya ke arah Sohyun.

“Kenapa?”

Namun, Sohyun hanya menggelengkan kepalanya pelan. Gadis itu tidak tahu bagaimana caranya dia bisa menjawab pertanyaan Sungjae. Yang pasti, dia tidak akan pernah menjawab pertanyaan Sungjae mengenai hal itu.

 

*

 

Kim Sohyun menempelkan sebuah bunga plastik di depan kaca rak makam milik saudara kembarnya itu. Di sampingnya, Sungjae pun ikut menempelkan bunga plastik dan keduanya pun mulai menundukkan kepala mereka untuk berdoa.

Selesainya mereka berdoa, Sohyun yang lebih awal mendongakkan wajahnya. Ia menatap guci yang ada di dalam sana dengan ukiran nama ‘Kim Sohee’. Gadis itu tidak tahu apa yang harus ia katakan pada saudara kembarnya.

Tujuh tahun telah berlalu.

Tidak ada yang berubah di antara mereka. Sohyun mendapat pekerjaan sebagai seorang jaksa di Pengadilan Cabang Gangnam, sementara Sungjae mendapat pekerjaan sebagai seorang pengacara yang cukup handal.

Keduanya melangkah keluar dari gedung itu dan duduk di sebuah bangku yang ada di depan gedung pemakaman. Mereka menatap ke arah pedesaan yang ada di dataran rendah.

“Kau tahu. . . Sohee sebenarnya menyukaimu.”

Sungjae menolehkan wajahnya pada Sohyun dan menatap gadis itu dalam-dalam. Seolah tidak percaya dengan perkataan Sohyun, ia kembali bertanya, “Darimana kau tahu itu? Apa kau punya buktinya?”

“Kau pikir kita sedang sidang?” tanya Sohyun sambil terkekeh pelan. “Dia menuliskannya di buku hariannya. Apa kau tahu kenapa aku baru memberi tahumu sekarang?”

“Entahlah. Meskipun Sohee suka padaku, aku ingin bersyukur karena aku sama sekali tidak pernah menyimpan perasaan padanya,” ujar Sungjae sambil tersenyum miris. Ia meantap rak lagi, lalu melanjutkan, “aku tidak ingin bersyukur karena pada akhirnya Sohee meninggalkan kita lebih awal.”

“Kenapa kau tidak punya perasaan padanya?” tanya Sohyun. “Kau bertahun-tahun bersamanya. Tidak mungkin kau tidak menyukainya. Sedikit pun? Kau tidak menyukainya? Tidak mungkin.”

“Aku serius,” jawab Sungjae dengan kesal.

“Kau tidak bisa dipercaya,” kata Sohyun. “Aku yakin kau menyembunyikan sesuatu.”

“Ya, aku memang menyembunyikan sesuatu,” kata Sungjae.

Sohyun meliriknya. “Kau benar-benar menyembunyikan sesuatu?”

Sungjae tersenyum. “Kau ingin tahu?”

“Tentu saja!”

“Faktanya bahwa aku sebenarnya menyukaimu.”

Tanpa Sohyun sadari, wajahnya sudah merona merah. Namun, Sungjae menarik gadis itu ke dalam rengkuhannya, tanpa meminta jawaban dari Sohyun. Meskipun dia tidak tahu apa jawaban dari Sohyun, dia yakin bahwa Sohyun juga menyukainya.

 

*

fin.

2 responses to “[I Love You pt.5] Heaven

  1. Pingback: [I Love You pt.6] Lovers – FFindo·

  2. Pingback: [I Love You pt.5] Heaven – Junnie! ART·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s