[Ficlet] Jealous

 photo jealous_zpsur29dyv2.jpg

| Jealous |

| Kim Liah (http://adf.ly/sk092) |

| Ficlet |

| Kim Myungsoo, Park Jiyeon, Bae Sooji |

| Romance, Fluff, Marriage life |

| PG-17 |

| Warning: Kejadian dalam Fanfiksi ini hanya fiktif belaka. Bila terjadi kesamaan, itu hanya kebetulan. No plagiarism. Be carefull of typo(s) |

.

.

.

Jiyeon baru saja menyiapkan baju ganti untuk Myungsoo, suaminya itu kini tengah mandi dengan nyamannya untuk melepas lelahnya dimana dia seharian sudah bergelut dengan berbagai kesibukan kantor. Kegiatannya terhenti begitu iphone 6 milik Myungsoo berkedip menandakan ada sebuah panggilan disana. Sebuah nomor asing tanpa nama, mungkin ini seorang spammer yang mencoba mengganggu suaminya? Tanpa pikir panjang segera ia geser tombol hijau dilayar tipis itu kemudian menempelkannya ditelinga kirinya. “Yeobesseo?” tanyanya.

“Eoh, Jiyeon? Tumben sekali kau yang mengangkat ponsel Myungsoo. Aww apa kami ketahuan” suara menggoda itu sungguh membuat Jiyeon mulai berpikiran yang aneh, mungkinkah wanita ini selingkuhan Myungsoo?

“Nuguseyo?” Jiyeon berusaha bersikap tenang meski hatinya sudah meledak-ledak, ia tak menyangka ternyata Myungsoo tega melakukan hal bejad itu dibelakangnya. Pantas saja ia tak mencurigainya, menilik nomor wanita ini sama sekali tak tersimpan di phonebook.

“Arghh jincha. Kau melupakanku?” wanita itu terdengar menghela nafas “Guerae lupakan. Tak penting juga bagimu”

“Annimida, ini sungguh penting bagiku. Katakan siapa kau sebenarnya?” sungguh wanita itu berani sekali menyulut emosi Jiyeon yang sudah meledak-ledak.

“Arraseo, keundae jika kau sudah tahu siapa aku, apa kau akan memberikan suamimu yang menawan itu untukku?”

Jiyeon menghela nafas panjang, kemeja kotor Myungsoo kini sudah lepek sekali dalam remasan tangannya. Berbagai pemikiran negatif mulai membumbui amarahnya. Mungkinkah selama ini Myungsoo memang berselingkuh dibelakangnya? Berapa lama? Apa hubungan mereka sudah begitu jauh? Mungkinkah mereka sudah…. arghhh ia sama sekali tidak bisa membayangkan jika hal itu benar terjadi.

“Halllooo, apa kau masih hidup Jiyeon-a? Wah sepertinya keberuntungan berpihak padaku jika kau ….”

“Yaaaa, berani sekali kau mendoakanku…..” kesabaran Jiyeon sungguh sudah terkuras habis.

“Jiyeonie, waeyo?” Wajah tampan Myungsoo masih tertempel sabun dan buih busa menggelembung dikepala Myungsoo, dengan mata pedih dan sehelai handuk ia berjalan menghampiri ranjang dimana Jiyeon terduduk dengan wajah emosinya. “Waeyo? Apa ada kecoa dikamar kita?” ia edarkan kedua matanya dengan jeli menjelajah seluruh sudut kamarnya. Tak ada apapun disana, semua masih sama. Kini mata elangnya tertuju pada ponsel hitam yang ada ditangan Jiyeon “Kau sedang berbicara dengan siapa?” selidiknya bingung.

Jiyeon merubah mimik wajahnya bahkan suaranya berubah centil “Chagiya, kenapa kau muncul begitu saja tanpa membilas kepalamu?”

“Argh, jadi Myungsoo sedang mandi?” wanita itu memelankan suaranya “Apa kau tahu kalau tadi kami baru ….”

Myungsoo menggerutkan keningnya, tak biasa Jiyeon memanggilnya chagiya, ini sungguh aneh sekali. Sebenarnya siapa yang ditelponnya? Ia rebut ponsel itu dengan kilat tanpa melihat ID caller nya “Yeobesseo?” tanyanya.

“Annyeong Myungsoo-ya. Na-ya, Sooji-a” Sooji tersenyum menggoda seraya melihat bayangannya dicermin kamarnya.

“Eoh kau. Kenapa kau menelponku? Bukankah tadi….”

Kemeja kusut itu Jiyeon lempar mengenai dada basah Myungsoo. Tadi? Jadi mereka tadi sungguh melakukan itu? Tangannya sungguh gatal ingin melemparkan pukulan taekwondonya kepada suami menyebalkannya ini.

“Arghh majayo, keundae tidak ada salahnya kan kalau aku menelponnya melalui nomormu Myungsoo-ya” Tadi siang Sooji memang sengaja berpura-oura meminta nomor Jiyeon agar ia juga mendapatkan nomor Myungsoo, sudah lama ia tak bertemu rivalnya semasa SMA itu.

“Apa yang sudah kau katakan padanya?” Myungsoo mengamati perubahan ekspresi wajah Jiyeon yang semakin terlihat garang.

Jiyeon tersenyum kecut, kakinya sudah hampir mengenai perut Myungsoo namun suaminya ity berhasil menghindar. Suami macam apa yang berani mengobrol dengan selingkuhannya tepat dihadapannya seperti Myungsoo?

Myungsoo menekan tombol loudspeaker hingga suara Sooji terdengar jelas diseluruh kamarnya. Ia yakin Sooji sudah membuat Jiyeon kalap dengan kata-kata selipan.

Sooji tertawa kencang mendengar gerakan Jiyeon “Kau seharusnya dulu memilihku Myungsoo-ya. Primadona sepertiku, sungguh tak pantas kau sepelekan hanya demi wanita biasa seperti Park Jiyeon”

Jiyeon menggigit ujung bibirnya dan tersenyum masam, dari dulu Bae Sooji tidak pernah berubah sama sekali. Dia selalu angkuh dengan kecantikan dan pamornya. Apa dia lupa dengan pesta sweey seventeen-nya yang berakhir mempermalukannya sendiri karna Myungsoo lebih memilihnya? “Yaa Bae Soo….” serunya yang terpotong oleh kalimat Myungsoo.

“Kau memang primadona Sooji-a, tapi apa ada primadona yang masih melajang disaat teman lainnya sudah berkeluarga? Bukankah ini sama saja kalau kau tak ubahnya barang bermerk yang outdated termakan waktu?”

Damn, Sooji sungguh tertohok dengan kalimat Myungsoo. Kenapa juga tadi siang ia mengaku masih sendiri? Umpan yang sengaja ia buat agar Myungsoo meliriknya kini malah menjeratnya sendiri. “Igeo…” gagapnya bingung.

Myungsoo merangkul Jiyeon “Mungkin dunia mengakui kau adalah seorang primadona dan Jiyeon hanya seorang wanita jago taekwondo yang sangat lucu kalau sedang cemberut. Namun bagiku, dia adalah permata yang mampu menyilaukan semua primadona sepertimu” ia mengakhiri kalimatnya dengan mengecup pelan bibir Jiyeon.

“Yaaa” Jiyeon sungguh terenyuh dengan ucapan Myungsoo, suaminya ini memang tiada duanya dalam merangkai kalimat super manis yang menerbangkan emosinya.

“Aku menyesal bertemu denganmu tadi siang Sooji-a. Kau mengganggu malamku bersama istri tercintaku” Myungsoo memberikan ponselnya ke tangan Jiyeon “Aku harus menyelesaikan mandiku secepat mungkin bukan?” godanya seraya mengecup pipi kanan Jiyeon dan kembali memasuki pintu kaca beruap itu.

Bibir Jiyeon melengkung sempurna dan menggelengkan kepalanya pelan. “Sekali lagi skak mat kau, Sooji-a!” batinnya bangga.

.

.

Follow my amateur poster editing here

9 responses to “[Ficlet] Jealous

  1. Aaah myungsoo so sweet bangeet….ah kalo aku jadi jiyeon juga udh cemburu sih tibatiba ada cewe nelpon hahaha tapi seneng bgt kalo jadi jiyeon hahahaha ditunggu deh ceritaa seru kaya gini lagiii myungyeon lagi^^

  2. Ckck bae sooji msh emng pengganggu ..
    Myungie sweet bnget sih .bikin myungyeon lagii yoo thour

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s