[Ficlet] Hurt

Hurt

image

Keheningan tercipta sejenak dalam ruangan itu. Hanya embusan napas yang terdengar. Entah sampai kapan hening ini berakhir.
“Jeon Wonwoo?”
Suara gadis menghancurkan keheningan ini. Menatap sang lelaki-yang dipanggilnya Wonwoo-itu dalam diam.
“Apa semua akan berakhir seperti ini?” tanya sang gadis sekali lagi.

Wonwoo menghela napas, “Maafkan aku Eul. Aku tak bisa memaksakan perasaanku lagi.”
Mata itu berkaca-kaca. Siap untuk pecah. “Tapi kenapa? Aku mencintaimu Wonwoo.” Eul, gadis itu berucap pelan. Nyaris tak terdengar.
“Aku … ada alasan yang tak bisa aku jelaskan padamu. Maafkan aku Eul, aku ingin hubungan kita berakhir.” Tegas Wonwoo kemudian. Membuat bulir kristal jatuh di pipi Eul, mendorong gadis itu untuk meninggalkan ruangan itu secepat mungkin.
Wonwoo menatap kepergian Eul dalam diam. Tanpa Eul sadari, perasaan Wonwoo juga hancur. Hancur bagaikan kaca yang retak.
Gadis itu tak tau, jikalau Wonwoo lebih terlihat menyedihkan dibanding dirinya.
Ia memang laki-laki brengsek. Gadis yang ia cintai harus ia lepas demi kebaikan gadis itu. Lelaki itu tak ingin gadisnya mengetahui betapa menyedihkannya seorang Jeon Wonwoo.
Kenyataan pahit yang ia pendam selama ini.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
“Wonwoo-ya, kau sudah siap?” tanya Dokter Shim padanya.
“Aku selalu siap untuk segalanya Dok. Terima kasih untuk segalanya.” Wonwoo tampak tenang.
Ia sudah bertekad, dan tak bisa diganggu gugat lagi. Ia senang bisa hidup bahagia hingga detik ini.
Sebelum jiwanya terhempas dari raganya.
**Fin**

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s