Black Reality [MyungEun Fanfiction]

tumblr_nopoioua2d1rb69gro1_1280.jpg

Author

cabbida

Cast :

Naeun

Myungsoo

ect

Genre :

Romance

Hurt

Drama

Note :

Hiiii udah lama banget gak muncul T-T aku lagi sibuk-sibuknya gaes, ah iya mungkin ini bad buat pembukaan tapi aku harap ada yang mau baca. Jangan lupa like and comment ya. Jadilah pembaca yang sopan, kalau Comment jangan sampai melukai orang ya, aku lagi baper huhu~

HAPPY READING!!!

“try to stay but my heart already hurt”

“Akhh …” tanganku diangkat paksa ke atas dan ditahan dengan sebelah tangannya

 

Kegelapan mungkin tahu apa yang aku rasakan tapi mereka tetap menenggelamkanku dan kesakitan ini, aku takut sungguh takut, tapi apa yang dapat aku lakukan ? aku sudah tidak makan dari kemarin malam dan malam ini aku harus menghadapi bajingan yang sedang menyakitiku.

 

Dia menyakitiku

Tidak hanya raga ku, tapi juga hatiku.

 

“mhhppp” sebuah ciuman kasar ia berikan padaku, setiap Ia muak dengan siapapun itu selalu aku yang akan menjadi tumbalnya, dasar bajingan gila.

 

Aku menunggunya berhenti , “ Hey Naeunie, ayo balas ciumanku… siapa yang suruh kau diam begitu saja hah?” tetap aku diam, menundukkan kepalaku

 

“YAA” ujarnya meneriaki aku lagi

 

Kenapa aku bisa sebodoh ini memiliki namjachingu seperti dia, aku tahu dia mabuk tapi tetap saja bisakah ia tidak melakukan hal sekasar ini ?

 

BUKK

Dia jatuh, dasar bodoh!

Jika aku tidak tahu masalah yang ia alami maka aku akan meninggalkannya sekarang juga.

 

Angin malam yang dingin menandakan malam akan segera menyambutku, kuseret dia kekamarnya. Dengan berada di umur 22 tahun harusnya ia sadar dan bisa menghadapi masalahnya bukan membuatku menjadi pelampiasannya.

Kenapa aku masih mencintainya disaat dia menyakitiku, kenapa dia terlihat mencintaiku saat dia memiliki yang lain ? apa dia pikir cinta dapat dibagi ?

 

Setelah aku mengangkatnya ke kasur King Size itu aku segera ke dapur untuk mengambil handuk dan air hangat untuk sekedar membersihkan tubuhnya yang kotor. Tapi tanganya menahan pergerakanku mungkin kalian berpikir ini adalah salah satu adegan favorite di dram drama tapi tidak denganku, tunggu dan lihat apa yang ia katakan. Aku menunggunya mengatakan sesuatu.

 

“Naeun-ah. Son Naeun”

 

“ Kau tahu aku selalu ada di sampingmu”

 

“aku lelah Naeun-ah, dan kemarin aku lihat seorang namja memelukmu”

 

“apakah aku saja tidak cukup hah ? kau pikir dari mana baju-baju yang kau beli selama ini jika Appa tidak membantu perusahaan ayahMu yang sebentar lagi rubuh itu!”

Tersenyum tipis aku menatapnya yang sudah membuka lebar matanya. Dia benar, dia yang membantu keluargaku selama ini. Dan namja itu bukan siapa-siapaku ia hanya paman sepupuku yang kebetulan seumuran denganku, dan kami memliki hubungan darah”

 

“Kau mabuk Myungsoo-ah” berusaha melepaskan tangannya yang semakin lama smakin keras menahanku

 

“AKU TIDAK MABUK. DENGARKAN AKU DENGAN BAIK NAEUN” lagi ia membentakku

Kurasakan darahku berdesir dan mendadak kedinginan begitu mencekam hingga mengambil napaspun begitu sulit. Berinisiatif mendengarkannya aku pun  duduk di kasur disamping tubuhnya.

 

“Baiklah aku akan mendengarkanmu” aku merasakan ia akan memintaku putus dengannya dan juga bebarapa fitnah yang akan ia lontarkan, jadi aku mengeluarkan handphoneku dan segera merekam apa yang akan ia katakan

 

“Dulu, aku sangat menyukaimu Naeun-ah. Tapi, kau sangat cerewet dan selalu mengaturku menanyaiku tentang makanan yang akan aku makan, menanyakan apa yang aku kerjakan dan semua harl yang aku lakukan” jedanya

 

“ awalnya aku merasa tersanjung, aku merasakan perhatian dari pacarku. Namun lama kelamaan aku bosan Naeun-ah. Saat kau menolak dibelikan baju atau sepatu saat kita sedang berada di pusat perbelanjaan aku pikir kau menolak karena kau bukan tipe pacar yang hanya menginginkan uang, ya aku dapat menerima itu tapi lama kelamaan itu menjadi menyebalkan Naeun-ah”

 

“aku selalu berpikir aku mencintaimu Naeun-ah. Tapi tidak, aku bosan dan lelah bahkan kemarin aku melihatmu dengan Namja lain berpelukan di depan rumahmu. Apa maksudmu Naeun-ah ? jika kau memang tidak mencintaiku kenapa kau tak putuskan saja aku ? aku juga sudah lelah denganmu” lanjutnya lagi

 

Hatiku wanita lain mungkin akan sakit hingga rasanya mereka aakn mati saat itu juga tapi tidak denganku aku bukan wanita seperti itu, aku adalah wanita yang kuat. Dan aku tidak suka orang melihat kelemahanku.

 

“Sudah ?” tanyaku

 

“Pertama, namja itu adalah Key-paman sepupuku yang kebetulan seumuran dengaku. Dan dikeluargaku hanya dia yang selalu memperhatikanku dan ia akan berangkat ke Jepang hari ini Myungsoo-ah.” Jelasku sambil menatapnya

 

“BOHONG!” bentaknya dengan tatapan tajam itu, aku selalu benci tatapan itu serasa ia akan segera mendorongku ke jurang tak berdasar saat itu juga.

“ kau sudah lelah denganku Myungsoo-ah ? dan kau ingin memutuskanku ? Geure, ayo kita putus” kataku lalu  bangkit

 

 

Setelah 8 menit aku kembali dengan sebuah tempat berisikan air hangat dan handuk, aku juga membawakan obat pusingnya.

“Kau bisa membersikan dirimu sendiri bukan ? apa kau mau aku bantu ? aku pikir tidak. Dan ini obatmu, minumlah agar pusingmu hilang. Ini terakhir kalinya aku mencerewetimu Myungsoo-ah. Setelah ini aku pastikan kau tidak akan pernah melihatku” mataku mulai berair, ayolah Naeun-ah tahan.

 

“Gereum, aku pergi sekarang” akupun membalikkan badanku tapi aku kembali, aku lupa dengan satu hal lagi, “ ini, aku pikir kita tidak akan membutuhkan ini lagi” ucapku melepaskan cincin perak yang melekat di jari tengahku lalu meletakkannya diatas meja

 

Melihat wajahnya untuk terakhir kalinya, aku tahu ia sangat marah sekarang ini, tapi apa yang bisa aku lakukan ? egoku begitu tinggi untuk sekedar menarik segala yang telah aku ucapkan tadi. Akupun berbalik dan segera keluar dari apartementnya dan berjalan pulang dan tak lupa aku menyimpan rekaman tadi, aku mungkin akan membutuhkan ini jika sesuatu terjadi.

 

Tik tik

Hujan turun, membuat suasana menjadi lebih melow sehingga air mataku metes terpancng dengan suasana ini, “ don’t cry baby, you will be fine later” kuatku pada diriku sendiri

 

Disaat yang bersamaan Handphoneku berbunyi dan nama seseorang yang sangat berarti muncul dan tak dapat aku tahan senyumku.

 

-To Be Continued-

7 responses to “Black Reality [MyungEun Fanfiction]

  1. Huaaaa akhirnya nemu ff myungeun >< . Keren keren ceritanyaaa. Tp, sakit hati juga. Kenapa myungsoonya nyakitin naeun T_T. Ditunggu part 2 nya author hehe. Hwaiting!!

  2. ini ff chapter ya? aku kira cuma oneshoot.. jadi penasaran eon, siapa yg nelpon naeun dan siapa aja yg terlibat sma naeun,
    next next chap selanjutnya eon fighting

    • Hai Zahra, thanks udah mau comment. iya ini chapter hehe part 2 ketahuan kok siapa yang nelpon. ditunggu yaa. kalo ada kesalahan mohon bantuannya buat kritik

  3. Pingback: BLACK REALITY #2 – FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s