[ONESHOOT] I Can’t Lose You

i-cant-lose-u

Tittle : I Can’t Lose You || Maincast : Yoona SNSD, Chanyeol EXO, Baekhyun EXO || Lenght : Oneshoot

“yaa!! apa kau mau mati ?! jauhkan tangan hinamu itu dari tubuhku!!” teriakan seorang gadis yang berseragam sama dengan baekhyun itu pun sukses membuat jantung baekhyun yang duduk di kursi penumpang itu terguncang.
“wah aku suka dengan wanita kasar sepertimu. kau terlihat lebih cantik”


“apa kau tuli ? sudah kubilang jauhkan tangan hinamu itu dari tubuhku!!” setelah mengatakan kata-kata tersebut wanita itupun menendang kaki pria yg menggodanya itu lalu turun dari bus yg dia naiki sedari tadi.
baekhyun yang melihat kejadian itu hanya terdiam dan memandangi kepergian wanita itu dari dalam bus tersebut.

***
“selamat pagi anak-anak” ucap siwon ssam saat memasuki ruang kelas 3A di sma kyungri.
“pagi ssam” jawab semua siswa yang berada di kelas tersebut.
“hari ini kita kedatangan siswa baru dari sma chunyang. yoona silahkan masuk”
setelah yoona masuk ke dalam kelas siwon ssam meminta yoona untuk memperkenalkan dirinya. setelah itu siswa yang bernama yoona itu pun mengambil kapur dari box yang ada di meja siwon lalu menulis di papan tulis ‘ Im yoona. jangan pernah menggangguku atau kalian akan mati’.
setelah menulis kata-kata itu yoona melemparkan kapur yang ia pegang ke belakang badannya. siwon yang melihatnya hanya menggeleng lalu meminta yoona untuk duduk di samping pria yang terlihat canggung.
“kau duduk di samping baekhyun”
yoona pun berjalan menuju bangkunya yang berada paling belakang.
baekhyun yg duduk di sampingnya hanya memandangnya kikuk dan takut.
melihat baekhyun begitu yoona langsung menidurkan kepalanya di atas mejanya.
“sma chunyangkan terkenal dengan anak-anak yang berandal. lihat saja wanita itu, dia sama sekali tidak punya sopan santun” bisik seorang gadis yang duduk di depan yoona. meskipun berbisik yoona bisa dengar dirinya sedang diomongi lalu dia bangun dari tidurnya lalu menendang mejanya ke arah wanita yg duduk di depannya tersebut. wanita itu hanya diam lalu berbalik mengarah ke siwon yang sedang mengajar.
baekhyun yang melihat kejadian itu hanya diam dan terlihat takut.
” apa yang kau lihat ? apa kau juga tidak suka denganku ?” kata yoona yang menyadari pandangan baekyun padanya.
” tidak” jawab baekhyun singkat laalu membuka buku yang sedari tadi di mejanya dengan tergesa-gesa.
yoona hanya diam lalu kembali tidur di atas mejanya.

***
saat pulang sekolah baekhyun hendak menuju halte bis yang biasa ia gunakan, di tengah perjalanan dia bertemu dengan yoona yang sedang tertawa bersama anak geng motor.
baekhyun sesekali melihat ke arah yoona dengan wajah takutnya, tak sengaja baekhyun tersandung batu sehingga ia jatuh tersungkur di atas tanah. yoona yang melihat baekhyun hanya tertawa.
” bahkan untuk jalan saja kau tidak becus. apa kau pria ? pergi sana mengadu dengan ibumu kalau kau baru saja terjatuh atas kebodohanmu”
baekhyun yang melihat lambaian tangan yoona yang menyuruhnya pergi bangun lalu berlari meninggalkan yoona dan geng motor itu.

” bukankah dia satu sekolah denganmu ? ” seorang pria yang terlihat seperti ketua dari geng motor tersebut membelai puncak kepala yoona.
” ya, dia bahkan duduk di sampingku ”
pria itu hanya mengangguk mengerti.
“apa rencanamu hari ini ? apa kau akan kembali ke rumahmu ? aku akan mengantarmu ”
“tidak. aku pulang juga tidak akan ada yang menyambutku selain bibi sunny dan paman joong ki. pasti 2 orang itu sibuk dengan dunia mereka”
yoona merupakan anak dari konglomerat im jaerim dan im taeyeon, yoona memiliki segalanya yang ia inginkan namun ia tidak pernah merasakan kasih sayang orang tuanya karena kesibukan orang tuanya.
“jadi ?”
“aku akan menginap di apartmentmu lagi chanyeol . kau masih maukan menampungku ?”
” dengan satu ciuman disini mungkin aku bisa pertimbangkan lagi” pria yang bernama chanyeol itu menempelkan jari telunjuknya di bibirnya.
“lebih dari ini aku akan lakukan” yoona tersenyum lalu mencium bibir chanyeol.
“baiklah kau bisa menginap di apartmentku. aku akan katakan pada seohyun agar pergi nanti”
” apa wanita gila itu masih kau simpan di apartmentmu ?” yoona tersenyum mengejek.
“dia yang selalu datang padaku, bukan aku yang menyimpannya”
yoona dan chanyeol bukanlah sepasang kekasih, mereka hanya sepasang manusia yang saling menguntungkan satu dengan yang lainnya. yoona sering menginap di apartment chanyeol karna tidak suka dengan rumah mewahnya. lalu chanyeol ? chanyeol sesekali meminta yoona untuk tidur dengannya jika dia bosan dengan wanita-wanita yang sering dia tiduri seperti seohyun.

***
“yoona bangunlah. apa kau tidak berangkat ke sekolah ?” chanyeol membangunkan yoona yang sedang terlelap di ranjang yang sama dengannya.
perlahan yoona membuka matanya dan mendapati chanyeol yang sedang berada di depannya dengan senyum manisnya.
“kau sendiri ? apa kau tidak ke kampus ?”
“aku tidak ada kelas hari ini”
“hm, baiklah aku mandi dulu” saat yoona hendak bangun dari dari posisi tidurnya chanyeol menarik tangan yoona dan yoona jatuh ke pelukannya. chanyeol mencium bibir yoona dan melumatnya dengan lembut. karena tak ada reaksi dari yoona chanyeol pun menggigit bibir yoona sehingga membuat bibir yoona sedikit terbuka lalu chanyeol pun memasukan lidahnya ke dalam mulut yoona tak lama dari itu yoona pun mendorong badan chanyeol menjauh darinya.
“aku mau ke sekolah dulu, tahan sedikit nafsumu” kata yoona di atas wajah chanyeol lalu dia mencium bibir chanyeol kilat lalu pergi meninggalkan chanyeol.

***
Di gerbang sekolah saat turun dari motor chanyeol yoona bertemu lagi dengan baekhyun.
Baekhyun pun memandang yoona dengan kikuk dan yoona sadar bahwa baekhyun memandangnya.
“apa yang kau lihat?” kepalan tangan yoona pada baekhyun pun melambung kepada baekhyun . baekhyun yang takut hanya berjalan dengan langkah cepat meninggalkan yoona dan chanyeol.
“ya kau terlalu kasar padanya” chanyeol hanya tertawa sambil mengelus puncak kepala yoona.
“nanti aku akan menjemputmu, kau tunggu saja di gerbang ini”
“baiklah, aku masuk dulu. bye”
Dengan santai yoona masuk ke dalam kelasnya lalu menarik kasar mejanya lalu duduk di kursinya. seperti biasa yoona kembali tidur di mejanya.
baekhyun hanya diam tak memandang sedikitpun ke yoona.
Bel sekolah pun berbunyi menandakan bahwa pelajaran dimulai. siwon ssam pun masuk ke dalam kelas 3A.
“yang tidak membawa buku silahkan maju ke depan”
siwon pun berjalan menyusuri gang di kelas itu untuk mencari siapa saja yang tidak membawa buku.
saat hampir mendekati mejanya baekhyun langsung mendorong bukunya ke meja yoona sehingga yoona bangun dari tidurnya.
setelah itu baekhyun maju ke depan kelas. yoona hanya memandang buku baekhyun yang berada di depannya.

Bel berbunyi yang menandakan pelajaran berakhir lalu istirahat. baekhyun yang sedari tadi di hukum di depan kelas kembali duduk di bangkunya. baekhyun meregangkan tangannya karna sedari tadi siwon menghukumnya menaikan tangannya ke atas sampai jam pelajaran selesai.
“apa maksudmu memberikan bukumu padaku ?”
“tidak ada” jawab baekhyun dan menarik bukunya dari meja yoona ke mejanya.
“apa kau berpikir aku akan berterima kasih padamu?”
“tidak”
yoona mendengus kesal lalu pergi meninggalkan kelas.
merasa kesal yoona pun pergi ke belakang sekolah yang jarang dilewati oleh siswa-siswa di sekolah itu.
yoona mengeluarkan bungkus rokoknya lalu mengambil sebatang rokok dari bungkus itu dan menyelipkannya di sudut bibirnya.
saat hendak menyalakan rokok dengan pematiknya tiba-tiba baekhyun datang dan mengambil rokok dari bibir yoona dan membuangnya.
“rokok tidak baik untuk kesehatanmu”
yoona menarik napas kasar dan mendorong baekhyun ke dinding dan menaruh sikunya di leher baekhyun.
“ya! bukankah sudah kukatakan dari awal jangan pernah menggangguku ? apa kau mau mati ?!!”
baekhyun hanya menunduk takut.
“kuperingatkan sekali lagi padamu jangan pernah mencampuri urusanku. urusi saja hidupmu bodoh!” yoona memukul kepala baekhyun lalu pergi meninggalkan baekhyun di tempat itu.

***
Tiba-tiba yoona keluar dari dalam toilet pria dan membuang puntung rokok yang berada di bibirnya di depan baekhyun dan pria lainnya yang sedang berada di toilet tersebut.
yoona pun keluar dari dalam toilet dan memandang baekhyun tajam.

Sudah sebulan lamanya yoona berada di sma kyungri dan sebulan juga lamanya baekhyun selalu memberikan bukunya pada yoona.
jika baekhyun mendapati yoona yang hendak merokok baekhyun selalu menarik rokok tersebut dari bibir yoona dan membuangnya. baekhyun selalu mendapat pukulan dari yoona namun baekhyun tidak pernah marah ataupun menjauhi yoona seperti anak-anak lainnya di sekolah itu.

Saat pulang sekolah yoona berjalan di belakang baekhyun lalu merangkul baekhyun dan menarik baekhyun bersamanya.
baekhyun pun berontak dan melepaskan tangan yoona di lehernya.
yoona hanya tertawa melihat wajah baekhyun yang takut.
“apa kau mau menemaniku membeli buku pelajaran ?”
“denganku ?”
“ya denganmu”
“baiklah”
yoona pun berjalan beriringan dengan baekhyun, awalnya suasana terasa canggung karna sikap baekhyun yang pendiam namun yoona selalu mendekatkan diri pada baekhyun hingga perlahan-lahan baekhyun merasa nyaman berbicara dengan yoona.

Pada saat selesai membeli buku yoona dan baekhyun makan malam bersama di sebuah restoran. mereka terlihat akrab hingga mereka selesai baekhyun pun menawarkan agar baekhyun mengantarnya pulang dan yoona mengiyakan.
“dimana rumahmu?” tanya baekhyun
yoona diam beberapa saat diam dan dia bingung hendak pulang kemana.
“yoona?” baekhyun menyadarkan yoona dari lamunannya.
” ya.. aku tinggal di daerah daegu”
“oh baiklah, kita tunggu di halte itu” baekhyun menarik tangan yoona menuju halte yang tak jauh dari mereka.
yoona hanya memandang tangannya yang digenggam erat baekhyun.
Tak lama mereka menunggu di halte bus pun akhirnya datang yoona dan baekhyun naik ke dalam bus tersebut.
Setengah jam perjalanan mereka akhirnya mereka sampai di depan sebuah apartment mewah.
“kau tinggal disini ?”
“hanya sesekali saja, ini apartment….”
belum selesai yoona menjawab tiba-tiba suara pintu dibuka dan chanyeol keluar dari dalam apartment tersebut.
“kau sudah pulang ?” kata chanyeol lalu mencium pipi yoona.
“hey bukankah dia orang yang kutemui dulu ? ”
“ya, perkenalkan namaku baekhyun” jawab baekhyun gugup dan mengulurkan tangannya ke depan chanyeol.
“park chanyeol. kau bisa memanggilku chanyeol” chanyeol menyambut uluran tangan baekhyun dengan senyumnya.
“ya sudah aku pulang dulu. sampai bertemu besok.. yoona” kata baekhyun lalu pergi meninggalkan tempat itu.
setelah kepergian baekhyun yoona pun masuk ke dalam apartment chanyeol. dan chanyeol menutup pintu dan berjalan dibelakang yoona.
” sejak kapan kau dekat dengannya?”
“apa urusanmu?” yoona melemparkan tasnya dengan kasar ke atas sofa lalu duduk di atas sofa tersebut.
“tentu saja itu menjadi urusanku” chanyeol berdiri di samping sofa yang diduduki oleh yoona.
“urusi saja peliharaan barumu itu” mata yoona memandang tajam ke seorang wanita yang berada di sofa yang ada di depan sofa yang didudukinya.
“apa kalian baru saja bersenang-senang?” senyum sinis yoona ditujukan ke wanita itu
“jessica pakai bajumu dan pergi dari sini” kata chanyeol dingin pada wanita yang dipanggilnya jessica tersebut.
“apa ? kau mengusirku?!!”
“pergi kataku!!” teriak chanyeol pada wanita itu.
dengan marah jessica pun memakai bajunya lalu pergi meninggalkan apartement tersebut.
yoona hanya tertawa mengejek melihat jessica.
setelah kepergian jessica chanyeol langsung duduk di samping yoona.
“katakan padaku sudah sejauh mana hubunganmu dengan pria itu”
“aku hanya berteman dengannya”
“aku sudah lama mengenalmu yoona, tak akan semudah itu kau menganggap orang lain adalah temanmu”
“kau sudah cukup tau banyak tentangku ternyata. apa aku sudah terlalu banyak menunjukan diriku padamu ?” mata yoona memandang tajam chanyeol.
“aku tidak bisa melihatmu dengan pria lain. kau hanya milikku”
“sepertinya kau salah paham dengan hubungan kita sekarang” senyum yoona sinis.
“tidak ada yang salah, apapun yang kau katakan kau akan selalu menjadi milikku. kau harus ingat itu” chanyeol pun mencium yoona sekilas lalu pergi meninggalkan yoona.
“aku akan menyiapkan makan untukmu. mandilah”
yoona pun bergegas untuk mandi. setengah jam lamanya yoona mandi hidangan makan malam sudah tertata untuk yoona.

“apa kau tidak makan ?”
“aku tidak lapar. makanlah”
10 tahun lamanya yoona mengenal chanyeol dan itu sudah cukup untuk mengetahui kebiasaan chanyeol.
chanyeol tidak akan pernah makan malam tanpa ada yoona disisinya. lain hal jika dia sedang marah pada yoona.
yoona pun bangkit dari duduknya lalu datang menghampiri chanyeol yang sedang menonton tv dengan tatapan kosong.
yoona duduk di pangkuan chanyeol lalu mengalungkan tangannya di leher chanyeol dan menatap lembut mata chanyeol.
“jangan bertindak seakan-akan aku baru seminggu mengenalmu. aku bahkan jauh lebih mengenalmu dibandingkan orang tuamu” jari telunjuk yoona membelai lembut wajah chanyeol dan hingga akhirnya jari itu berhenti di bibir chanyeol.
“aku benar-benar menbencimu”
setelah mengatakan kata-kata itu chanyeol pun mencium bibir yoona lembut lalu turun ke leher jenjang yoona. yoona hanya menikmati setiap jengkal bibir chanyeol yang menyentuh lehernya.
perlahan-lahan yoona membalas ciuman chanyeol, setelah selesai di bibir chanyeol yoona turun ke leher chanyeol. tangan chanyeol membuka satu per satu kemeja putih yang digunakan yoona. setelah kemeja yoona terbuka bibir chanyeol langsung tertuju pada dada yoona. chanyeol mencium dan sesekali menghisap bagian dada yoona sehingga membuat desahan-desahan dari mulut yoona. chanyeol pun menggendong yoona menuju kamarnya lalu menjatuhkan yoona di atas tempat tidur king sizenya.
chanyeol kembali mencium bibir yoona dan turun ke leher hingga perut yoona. tak hanya diam yoona membalikan tubuhnya hingga chanyeol yang berada di bawah tubuhnya. yoona pun mencium bibir chanyeol dan turun ke leher hingga dada chanyeol. chanyeol kembali membalikan badan yoona lalu membuka celana yoona dan menikmati tubuh yoona.

***
“selamat pagi baekhyun” sapa yoona saat melihat baekhyun yang sedang asik membaca buku yang ada di depannya.
“selamat pagi yoona”
“nanti setelah pulang sekolah apa kau mau menemaniku ?”
“kemana ?” tanya baekhyun bingung.
“jalan-jalan. bagaimana kalau ke taman bermain ?”
“hmm ? baiklah ”
“yayy” karna senangnya yoona pun memeluk baekhyun dan mencium pipi baekhyun kilat.
“ya sudah aku ke toilet sebentar ya. kau tidak perlu mengikutiku. aku tidak akan merokok lagi” yoona mengacak-acak rambut baekhyun lalu pergi.
baekhyun hanya terdiam dan memegang jantungnya yang berdetak dengan sangat cepat.

jam pulang sekolahpun datang yoona langsung menarik tangan baekhyun untuk pergi ke halte bus menuju taman bermain.

setengah jam perjalanan mereka akhirnya yoona dan baekhyun sampai di depan taman bermain.
” huah aku sudah lama tidak kesini” tangan yoona dinaikannya ke atas.
“ayo aku mau naik halilintar” yoona pun menarik tangan baekhyun.
sejam lamanya yoona dan baekhyun bersenang-senang di taman bermain dan langit telah berganti menjadi gelap. akhirnya mereka pun pergi meninggalkan tempat itu.
saat hendak berjalan tangan baekhyun menarik tangan yoona agar berhadapan dengannya.
dengan gerakan cepat baekhyun mencium lembut bibir yoona, yoona tidak membalas atau menolak ciuman itu.

***
sebuah foto yang berada di tangan chanyeol berhasil membuat kemarahannya memuncak. dia meremas foto tersebut dan membuangnya ke sembarang tempat.
“kau akan mati di tanganku. tak seharusnya pria sepertimu menyentuh gadisku”

keesokan harinya saat baekhyun baru masuk ke kelasnya wajah baekhyun penuh dengan luka, yoona yang melihatnya hanya terdiam tanpa berkata apapun.
jam pulang sekolah berlalu dengan langkah cepat yoona mendatangi markas geng motor chanyeol berada.
dengan cepat yoona menghampiri chanyeol yang berada di kursi panjang di ruangan tersebut .
BUG..
sebuah tamparan dilayangkan yoona di pipi chanyeol.
“jangan sesekali kau menyentuhnya. atau kau akan mati!!!”
chanyeol hanya tertawa dengan memegang pipinya yang terasa ngilu.
“apa pria bodoh itu telah berhasil mengambil hatimu ?!” tangan chanyeol menunjuk ke arah pintu yang ternyata baekhyun ada disana. tanpa yoona sadari baekhyun telah mengikutinya sampai ke tempat itu. baekhyun terkejut karna chanyeol menyadari keberadaannya.
dengan cepat yoona melangkah ke arah baekhyun dan menarik tangan baekhyun ke depan chanyeol.
“ya, aku telah jatuh cinta padanya. dan tidak akan ada yang bisa merubahnya termasuk kau!!” yoona langsung menarik wajah baekhyun ke arahnya lalu mencium bibir baekhyun di depan mata chanyeol.
setelah yoona melepas ciuman mereka yoona menarik tangan baekhyun dan pergi meninggalkan chanyeol.

saat perjalanan mereka baekhyun melepas tangan yoona dan menarik bahu yoona agar berhadapan dengannya.
“aku mencintaimu”
yoona yang mendengar pernyataan cinta baekhyun hanya diam dan meneteskan air matanya.
“jangan mengatakannya”
“kenapa ?”
“aku tidak bisa, sebaiknya kau melupakan perasaanmu padaku”
“tapi kenapa? setidaknya kau memberikan aku alasannya”
“maafkan aku baekhyun” yoona kembali mencium bibir baekhyun lalu pergi meninggalkan baekhyun dengan air mata yang membasahi pipinya.

seminggu telah berlalu yoona tidak datang ke sekolah, karena khawatir akhirnya baekhyun memberanikan diri datang ke apartment chanyeol.
sesampainya di apartment chanyeol baekhyun menekan bel dan tak lama kemudian chanyeol membuka pintu itu dengan keadaan telanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek hitam saja.
“kau lagi. ada apa kau kesini ?”
“aku ingin bertemu dengan yoona. apa kau tau dia ada dimana ?”
“untuk apa kau mencarinya ?”
“aku hanya khawatir dengannya. seminggu ini….”
“chanyeol siapa itu ?” suara teriakan yoona sukses memberhentikan perkataan baekhyun.
“hanya pegawai service sayang, tunggu sebentar” jawab chanyeol dengan suara beratnya.
“maafkan aku baekhyun aku harus masuk kembali, aku harus kembali kepada kekasihku. aku takut dia kedinginan karna tidak memakai sehelai pakaianpun di badannya” senyum mengejek chanyeol membuat mata baekhyun merah padam.
“kau cuma pria ingusan yang tidak tau apa-apa tentang yoona. jangan pernah berpikir kau bisa merebutnya dariku. ingat itu” mata chanyeol menatap mata baekhyun tajam lalu menutup pintunya .

saat chanyeol masuk kembali ke dalam kamarnya dilihatnya yoona yang sedang menangis di sisi tempat tidurnya.
“apa kau benar-benar mencintai pria itu ?”
namun yoona tidak menjawab dan hanya menangis. chanyeol yang tidak tahan dengan suara tangisan yoona hanya bisa menghampiri yoona dan memeluk erat badan yoona yang bergetar. air mata chanyeol pun tidak bisa ditahannya lagi. chanyeol mempererat pelukannya dan mencium puncak kepala yoona.
“kau akan sembuh. kau tidak akan mati, aku tidak akan pernah mengizinkan siapapun untuk mengambilmu dariku”

dalam waktu sebulan lamanya penyakit leukimia yoona sukses mengubah hidup yoona.
kini wajah cerah yoona berganti menjadi wajah pucat seperti mayat hidup. rambutnya yang dulu tergerai indah sekarang habis tak tersisa. dan senyum indahnya lenyap entah kemana, senyum itu berubah menjadi tangisan yang memilukan.
selama sebulan yoona menjalani terapi di sebuah rumah sakit besar di korea. setelah tau kondisi anak semata wayang mereka mengidap penyakit mematikam itu orang tua yoona kini menyesal dan berjanji akan selalu ada di samping yoona.
sama dengan orang tua yoona, chanyeol pun selalu ada di samping yoona. chanyeol tak pernah sedetik pun meninggalkan yoona.

***
“aku tidak bisa datang ke kampus hari ini, aku ingin menemani yoona di rumah sakit. kondisinya semakin buruk sekarang”
perkataan chanyeol melalui telepon itu membuat dunia baekhyun seakan-akan berhenti, jantungnya terasa sesak mendengarnya. setelah menutup telp chanyeol kaget karna mendapati baekhyun yang berada di belakangnya sedari tadi. chanyeol hanya diam melihat baekhyun.
dengan langkah cepat baekhyun menghampiri chanyeol matanya telah penuh dengan air matanya yang bersiap akan jatuh.
“apa maksudmu ? kenapa yoona ?” tangan baekhyun meremas kemeja yang dipakai chanyeol.
“itu bukan urusanmu”
“kenapa yoona?!!” baekhyun berteriak pada chanyeol yang mengabaikannya.
“sudah kubilang itu bukan urusanmu!” chanyeol menghempaskan tangan baekhyun dari kemejanya.
baekhyun pun berjongkok dan memegang kedua kaki chanyeol.
“hyung aku mohon beritahu dimana yoona. aku mohon padamu” air mata baekhyun pun membasahi wajahnya.
chanyeol yang melihat baekhyun memohon padanya menarik napas kasar dan matanya berkaca-kaca.

akhirnya chanyeol memberi tahu keberadaan dan kondisi yoona. dada baekhyun terasa sangat sakit mendengar gadis yang dia cintai terbujur lemah di atas tempat tidur.

suara pintu kamar yoona pun terbuka, dengan langkah gontai baekhyun mendekati yoona, seluruh benda-kesehatan berada di sekitarnya dan selangpun berada di hidung dan mulut yoona. matanya tak henti-henti mengeluarkan air mata.
baekhyun duduk di kursi yang ada di samping ranjang yoona, baekhyun memegang erat tangan yoona. karna sentuhan baekhyun yoona pun tersadar dari tidurnya. yoona kaget melihat baekhyun.
“baekhyun..” ucap yoona lirih dan membuat air matanya terjatuh.
“kenapa kau tidak mengatakannya padaku ?”
“maafkan aku, aku tidak mau membuatmu khawatir”
baekhyun mencium tangan yoona lembut dan menangis pilu di depan yoona.

***
hari demi hari kondisi yoona semakin lemah, kini yoona benar-benar tidak sadarkan diri. elektrokardiograf yang menempel ke tubuh yoona secara tiba-tiba menampilkan garis lurus…

yoona akhirnya meninggal. namun kenangannya bersama dengan orang-orang tidak bisa terhapus oleh orang tersebut.

‘aku akhirnya pergi dengan tenang. aku tidak akan merasakan sakit lagi di kepalaku. ada satu penyesalan yang kualami selama hidupku. orang yang aku cintai tidak tau kalau aku mencintainya… park chanyeol.’

‘aku memang tidak pernah mengatakan padanya bahwa aku mencintainya tapi jauh di lubuk hatiku terdalam aku benar-benar mencintainya. semenjak pria itu ada aku tau yoona mencintainya… byun baekhyun.’

‘akhirnya dia pergi meninggalkanku dan cintaku, aku mencintai gadis kasar itu dan sampai kapanpun aku akan terus mencintaimu… im yoona.’

-ending-
terima kasih udah mau baca ff ini, sebelum close jangan lupa coment dan likenya.
thankyou ^^

mau baca ff buatan aku yang lain ? silahkan kunjungi blog aku di sini babythinkgirl
terima kasih udah mau meluangkan waktunya untuk membaca ff buatan aku🙂
jika ingin berkomentar silahkan berkomentar di kolom komentar🙂
gomawo ^^

Advertisements

5 responses to “[ONESHOOT] I Can’t Lose You

  1. Aku suka main castnya yoonbaekchan.. hahaha.. suka bggt.. jdi author smangat trus bwt oneahoot ttg mereka yah.. fighting…..

  2. Sad ending…sedih thor…
    Sebenarnya yoona eonni pilih siapa? Chanyeol atau baekhyun?
    Aq tunggu ff nya yng lain yach…!!
    Hwaiting……

  3. Wahhh ternyata yoona sakit.. jadi yg yoona cintai itu chanyeol bukan baekhyun atw baekhyun hehhe… kasian yoona pnya segalanya tapi kurang kasih sayg…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s