When Love Comes Silently : Part 4

(New poster but still same story ^^)

when-love-comes-silently2

Poster Credit Belong To @atatakai-chan from posterfanfictiondesign.wordpress.com.

Tolong untuk tidak mengcopy, merepost, ataupun memplagiat story ini tanpa ijin dari author~

Tolong juga berikan banyak dukungan, likes, dan comment disetiap stories author, supaya author bisa lebih bersemangat dan bisa memperbaiki diri untuk membuat stories berikut-berikutnya! Okay, Happy reading!

Part 4

Malamnya aku merebahkan tubuhku. Selama makan tadi Tae Hyung Oppa mengambilkan semua-semuanya. Aku hanya tinggal duduk dan dia menyiapkan semua peralatan makan, bahkan mengambilkan minum untukku. Dia benar-benar baik. Tiba-tiba hpku bunyi. SMS?

V : “Kau sudah tidur?”

G : “Akan tidur.. Ada apa?”

V : “Aku sudah merindukanmu..”

G : “Aku tidur saja ya. See you.”

V : “Ah, jangan-jangan.. Tumben kau membalas SMSku? Aku sangat senang akhirnya kau mau membalas SMSku..”

G : “Aku pikir ini penting jadi aku membalasnya”

Balasku menyangkalnya. Beberapa menit dia tidak membalas. Aku mendapat SMS dan foto dari no tidak dikenal.

‘lihatlah dia bahkan tidak segera tidur padahal matanya sudah tidak tahan untuk tidur, dia akan kecapekan.. lihat saja besok penulis Goo Seung. Ini Jungkook.’

Oh, Jungkook Oppa.. Tae Hyung Oppa terlihat lelah, kenapa dia tidak segera tidur? Aku membalas SMS Jungkook Oppa dan berterimakasih karena memberitauku.

V : “Aku sangat senang kau membalas SMSku.. Apa kau akan selalu membalas SMSku mulai sekarang?”

G : “Kau harus tidur. Atau kau kecapekan besok.”

V : “Berjanjilah dulu.”

G : “Araseo. Cepat tidur.”

V : “Jaljja~ I miss you~”

Aku hendak tidur tapi tiba-tiba ada SMS masuk lagi.

‘Miane. Tadi aku menciummu tiba-tiba, lain kali aku tidak akan melakukannya, para member memukulku dengan keras T.T Saranghae.”

Aku tersenyum. Ternyata dia masih punya manner.

Jam 4 pagi PD dan penulis sudah bangun. Termasuk aku. PD Jung meminta kami membangunkan member BTS dan mengambil gambar mereka saat mereka baru bangun tidur. Jadi sekarang aku sudah didepan tenda BTS. Para PD sudah mulai masuk, dan membangunkan member BTS. Aku juga mulai membangunkan Tae Hyung Oppa sekarang.

“Tae Hyung Oppa. Bangun. Syuting.”

“Chakkaman..” Katanya lalu menutupinya dengan selimutnya untuk tidur lagi. Kali ini aku mengambil semprotan air dan membuka selimutnya lalu menyemprotkannya sedikit diwajahnya.

“Hah? Mboya!” Katanya bangun dengan terkejut.

“Aish.. Aku masih mengantuk..” Katanya dengan senyum tapi matanya tertutup Akhirnya kami memulai opening hari itu. Mereka semua didudukkan disofa yang sudah disiapkan. Aku melihat Tae Hyung Oppa dengan bare facenya. Dia sangat tampan. Aku melihat dia masih saja tidur padahal kamera merekam dan mereka akan memulai opening. Dasar.

Hari kedua kami diisi full dengan game mulai dari pagi hingga siang. Setelah itu kami akan berkemas untuk kembali ke Seoul. Ya, syuting sudah selesai. Kami memperkirakan semua dengan tepat. Sore hari kami akan sampai di Seoul.

“Baik semuanya istirahat makan siang..” Kata Jung PD pada semua orang.

Semua staff langsung istirahat. Ada yang mengambil makan, dllnya. Aku mengambil jus botol dan duduk disalah satu bangku. Aku tidak terlalu ingin makan. Aku melihat Lee Seun dan Jungkook Oppa sedang mengobrol berdua. Mereka benar-benar jadi dekat ya? Wah.. Daebak! Itu jackpot untuk Lee Seun. Lee Seun benar-benar mengidolakan Jungkook Oppa.

“Kau tidak makan?” Tae Hyung Oppa tiba-tiba menghampiriku dan duduk disebelahku.

“Anya. Aku tidak terlalu ingin makan.” Jawabku memberi senyum.

“Kau tidak sakit kan?” Katanya menyentuh dahiku.

“Anya.” Jawabku singkat langsung mengalihkan pandanganku darinya.

“Setelah syuting ini. Apa kau sibuk?” Tanyanya.

“Tentu saja, kan masih ada proses editing.” Jawabku.

“Oh.. Kalau begitu, kau harus menyediakan waktu untuk bertemu denganku tengah malam lagi ya?” Katanya santai.

“Untuk apa aku bertemu denganmu..” Jawabku meminta alasan logis.

“Karena aku pasti merindukanmu.. Dan aku ingin bertemu denganmu.. Okay? Jadi harus!” Jawabnya.

“Anya.” Tolakku mentah-mentah. Kenapa sih dia memiliki sifat memaksa ini? Dia selalu mengatakan hal-hal yang manis dengan paksaan. Tiba-tiba dia memegang bahuku membalikkan tubuhku menghadap padanya.

“Han Goo Seung. Jangan membuatku bingung. Perasaanmu padaku.. Sebenarnya seperti apa?” Tanyanya sambil menatap tepat dimataku. (So manly!)

“Baik semuanya kita akan lanjutkan syutingnya!” Teriak Jung PD. Membuyarkan pembicaran kami.

 

Syuting sudah selesai dan kami semua sudah kembali ke Seoul. Masih terngiang dengan jelas pernyataan Tae Hyung Oppa padaku. ‘Perasaanmu padaku.. Sebenarnya seperti apa?’ Aku mencintaimu Oppa. Sungguh. Bagaimana caraku mengatakannya?

‘Aku baru saja sampai di dorm kami.. dan aku sudah sangat merindukanmu.. Haruskah kita bertemu? Aku sangat ingin memelukmu~’

Aku membaca SMS yang baru saja dikirim Tae Hyung Oppa. Nado Oppa. Nado Bogoshipeoyo. Aku membalas menanyakan jam berapa dan dimana kita bertemu. Dia langsung membalas. Dia cafe daum, jam 11 malam. Masih sekitar 5 jam lagi. Ini masih jam 6 sore. Aku langsung mandi dan memilih pakaian apa yang harus aku kenakan? Tunggu.. Aku hanya bertemu dengannya.. Tidak ada yang spesial.. Kenapa aku harus memilih pakaian segala? Ah! Aku rasa aku juga sudah mulai gila!!

Aku menerima foto lagi dari Tae Hyung Oppa.

 

‘Kau lebih suka aku menggunakan baju hitam atau yang lebih cerah?’

Aku tersenyum lebar ketika dia melihat dia juga bingung memilih baju seperti apa, bahkan dia mencoba dan memberikan fotonya padaku. Hihihi.. Kyeopta. Ternyata tidak aku saja ya yang nervous? Aku membalasnya dan mengatakan, aku menyukai keduanya. Dan dia terus SMS mengatakan kalau dia jadi tambah bingung. Dia bilang dia akan minta pendapat Jungkook dan Jimin. Kyeopta.

 

Jam 10 malam. Aku bersiap-siap. Aku mengenakan dress casual dan melapisinya dengan jaket hitam. Aku memberikan make up tipis lalu mengenakan flat shoesku. Aku langsung menuju mobilku dan berangkat kesana.

Aku melihat jam tanganku. Masih 10.30 aku sangat awal. Aku masuk ke cafe dan ada SMS masuk ‘Kau datang sangat awal. Aku ada dimeja no 8’. Tae Hyung Oppa sudah datang? Awal sekali? Aku langsung ke meja no 8 aku segera bisa menemukannya itu meja yang sama dengan meja yang pertama kali kami bertemu. Oh, dia sangat tampan. Dia mengenakan turtle neck, dan jaket hitam. Dia terlihat tampan dan cool.

“Anneyeong Tae Hyung Oppa” Sapaku.

“Oh, anneyeong Goo Seung-ah.. Bagaimana kau bisa sangat cantik? Kau bertambah cantik setiap harinya?” Katanya membuatku tersipu.

“Oh ya, pesanlah makanan dulu.. Tadi siang kau tidak makan kau pasti lapar..” Katanya menyerahkan menu padaku. Setelah aku memesan suasana benar-benar hening. Tidak ada yang berbicara. Tapi, entah kenapa ini hening ini tidak terasa awkward.

“Aku tidak menyangka aku bisa sangat merindukanmu..” Katanya menatapku.

“Aku tidak tau harus apa lagi.. Tidak bisakah kau selalu ada disisiku?” Dia mengenggam tanganku dan menatapku begitu dalam.

 

*Tae Hyung POV*

“Aku tidak menyangka aku bisa sangat merindukanmu..” Kataku memecah keheningan kami.

“Aku tidak tau harus apa lagi.. Tidak bisakah kau selalu ada disisiku?” Aku menggenggam tangannya dan menatapnya. Aku sudah melakukan semuanya, aegyo, bersikap sok cool, bersikap tangguh, memeluknya, menciumnya. Aku berharap dia merasakan cinta ku untuknya. Dan aku berharap dia juga mencintaiku.

“Ya, aku akan ada disisimu.” Jawabnya. Benarkah? Aku tidak percaya dia bilang ini..

“Setiap hari?” Tanyaku sekali lagi.

“Setiap hari. Bahkan sampai kau tidak mencintaiku lagi.” Jawabnya.

“Aku tidak tau sejak kapan, tapi.. Ternyata aku mencintaimu.” Aku sampai menahan nafasku. Aku hampir tidak percaya dengan apa yang aku dengarkan ini.

“Will you be my girl? For real?” Tanyaku.

“Of course..” Aku tersenyum lebar.

“Saranghaeyo Goo Seung-ah.” Kataku.

“Na do saranghaeyo Oppa.” Jawabnya dengan senyuman paling manis yang pernah aku lihat.

 

The End.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s