(Drabble) TO NIGHT

b8bhz3ccmaae9it

Author : hana811
Tittle : TO NIGHT
Cast : Kim Hana, Xi Luhan
Lenght : Drabble
Genre : sad angst
Note :
Cerita ini hanya berdasarkan imajinasi sang author yang gaje bin ajaib jadi mohon bersabar ini ujian karena anda telah memasuki area kegajean sang author kekkeke… happy reading guys…..

Pict hanya pemanis guys wkkwk….

 


Malam ini akan aku ceritakan sebuah kisah pendek tentang apa itu menanti, apa itu bertahan, dan apa itu perjuangan…

Hujan terus mengguyur malam kamis hari pertama bulan kedua di kota Seoul ini. Seorang gadis berambut sebahu dengan kacamata bulatnya merenung di depan jendela etalase sebuah coffee shop. Panggil dia Kim Hana. Entah tidak ada yang tau apa yang dia lamunkan, tapi sesekali dia mengecheck ponsel pintar miliknya yang tergeletak beberapa centi di depannya.
“Tidak dibalas” bisiknya pada titik-titik hujan
Dia mulai membaca pesan-pesan singkat itu.
‘Hai?’
‘Luhan?’
‘Apa kau sibuk’
‘Aku menunggu pesan darimu’
‘Ku harap kau sudah makan’
‘Jangan lupa bawa mantelmu, di sini hujan. Di sana pasti juga hujan’
‘Aku merindukan semua tentangmu’
‘Jika kau masih marah padaku maafkan aku’
‘Aku akan menunggu pesan darimu’
“Last seen hari ini pukul 18.20 dan sekarang pukul 18.20, ah mungkin dia sibuk” sangkalnya lagi. Hana kemudian mulai menyesap kopi hitam miliknya. Menggantikan rasa sesak yang sedikit dia rasakan di dadanya.
Lagi-lagi dia termenung sambil melihat foto-foto mesra bersama orang yang dia tunggu balasannya.
“Hmphh hahahhahahahhahahaaha”
Tes..
Setetes air mata membasahi layar ponselnya tepat dimana salah satu foto mereka berada.
“Hah… kenapa aku menangis ahh bodohnya aku hahaha hiks.. haha”
Tes tes tes
Tetesan itu berubah menjadi aliran air mata, dia tertawa. Tapi dia juga menangis. Dia terluka, dia juga merasa entahlah…gadis itu tidak tau apa yang tengah ia rasakan sekarang. Dan malam ini gadis berkacamata ini hanya bisa menangis. Menangis dan menangis. Entah menangisi dirinya sendiri, atau kah menangisi sebuah cinta yang fana. Dia tak mengerti dan dia tidak akan bisa mengerti. Karena yang dia tahu hanyalah menjaga perasaannya hanya untuk satu orang, bertahan demi satu orang, dan menanti hanya untuk satu orang. Ya seseorang yang jauh di sana. Yang bahkan tidak tahu bagaimana rasanya menjadi seorang Kim Hana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s