[FREELANCE] : GIRLS, GIRLS, GIRLS

unnamed (1)

Fanfiction : GIRLS, GIRLS, GIRLS
Author : Rika Tresia | Main Cast : SHINee member | Genre : Brothership, Comedy (maybe) | Length : One shot | Rate: General

Disclaimer: This fiction is original by me, if there’s a fiction that have the same title as me, its just a pure coincidence
The original fiction have publish in my personal blog rikatresia5595.wordpress.com

Happy reading guys ;;)

Aku mengamatinya dengan seksama. Wajahnya, rambutnya, matanya, hidungnya, bibirnya, semuanya. Kenapa dia bisa terlihat begitu berbeda? Seperti ada sesuatu yang spesial dari kehadirannya.
Sebagai seorang anggota boyband, menjadi idaman para wanita dan melihat banyak wanita adalah suatu hal yang biasa bagiku. Tapi kali ini berbeda.
Aku bahkan tidak dapat mengalihkan pandanganku setiap kali dia ada disekitarku. Aku sungguh penasaran dengan dirinya, bisakah aku mendapatkan perhatiannya? Sekedar berkenalan? Rasanya itu sulit, harus ku akui aku ini pribadi yang pemalu. Huft.

Bagaimana cara mengajaknya berkenalan? Ah aku tidak tahu!

“Ya Lee Taemin, apa ada sesuatu yang menarik di dalam handphonemu?” Aku menoleh dan mendapati Jinki hyung berada dengan jarak yang sangat dekat denganku, atau lebih tepatnya dengan handphoneku. Dengan posisinya sekarang kemungkinan untuknya melihat ‘dia’ pasti sangat jelas.
“Mwo hyung apa yang kau lakukan?!?”
“Mwo Lee Taemin apa yang kau lakukan?” Tanya Jinki hyung santai. Bukannya menjawab pertanyaanku dia justru mengikuti pertanyaanku
“Ya ya ya hyung andweee, hyung kembalikan hyung. Hyung jebal hyung” entah sejak kapan handphone yang sejak tadi ku genggam erat sudah berpindah tangan pada Jinki hyung
“Siapa gadis ini Taemin-ah? Ah… Kau sudah mulai menyukai lawan jenis rupanya” ejek Jinki hyung dengan seringaian menyebalkan diwajahnya. Memang sejak kapan aku tidak tertarik dengan lawan jenis?
“Tidak tahu”
“Yak, mana mungkin kau menyimpan fotonya tapi tidak mencari tahu orangnya”
“Dia bukan siapa – siapa hyung, hanya adik kelas. Itu saja”
“Eiii… mana mungkin hanya itu saja tanpa ada alasan yang jelas lalu kau menyimpan fotonya. Katakan! Kau suka gadis ini ya?”
Aish berisik sekali hyung yang satu ini, kalau bukan karna aku menghormatinya pasti sudah ku bekap mulutnya sejak tadi.
“Ya Lee Taemin cepat katakan” Paksa Jinki hyung
“Tapi berjanjilah ini hanya menjadi rahasia kita berdua saja, hyung mengerti !?”
“Arra”
“Marganya Son, tapi aku belum tahu namanya. Dia adik kelasku, itu pun aku belum tahu dia berasal dari kelas berapa”
“Aish kau payah sekali Lee Taemin. Bagaimana bisa informasi yang kau punya hanya itu?” Ejek Jinki hyung
“Mau bagaimana lagi hyung? Jadwal kita yang padat membuatku kesulitan bertemu dan mencari tahu tentangnya di sekolah. Aku harus berbuat apa hyung agar bisa dekat dengan gadis itu”
Apa bertanya pada Jinki hyung pilihan yang tepat? Karna sampai saat ini saja dia masih sendiri. Ah tidak tahulah, mungkin saja sarannya bisa sedikit membantu.

“Baiklah Taemin-ah aku akan menolongmu. Aku akan mengajarkanmu bagaimana mencuri hati si nona Son itu. Dengarkan aku–“

“Tunggu hyung tunggu!” cegahku. Aku melihat sekeliling kami dan hanya menemukan diri kami tanpa ada orang lain yang akan mendengar percakapan kami. Baiklah aman.

“Ada apa ?”

“Tidak hyung, aku hanya cemas ada yang lain mendengar percakapan kita?”

“Apa akan menjadi masalah kalau mereka mendengarnya juga?” tanya Jinki hyung yang arah matanya melihat kepada ketiga anggota SHINee yang sedang bersembunyi di balik tembok dapur

“Ya hyung apa yang kalian lakukan disana?! Pasti sejak tadi kalian sudah menguping pembicaraan kami?”
Aku begitu panik melihat Jonghyun hyung, Kibum hyung dan Minho hyung berjalan mendekat kearah ku dan Jinki hyung yang sedang duduk di kursi meja makan

“Ya hyung beristirahatlah kita baru saja pulang latihan, apa kalian tidak lelah?”

“Wae? Apa kami tidak boleh ikut berkumpul?” tanya Minho hyung yang kini duduk di sebelah Jinki hyung

“Bagaimana bisa kami beristirahat disaat maknae kami terlihat resah duduk sendirian di ruang makan yang kosong ini?” lanjut Kibum hyung

“Ada apa Taemin-ah apa gadis itu sulit ditaklukan? Apa dia primadona di sekolahmu? Apa seorang maknae SHINee tidak dapat mencuri perhatiannya?” Aish mereka pasti sudah mencuri dengar banyak percakapanku dengan Jinki hyung barusan

“Bukan seperti itu hyung”

“Tidak perlu kuatir Taemin-ah kami pasti akan membantumu untuk mengerti tentang para wanita dan kemudian mendapatkannya” ucap Jinki hyung merangkul pundakku

Ah apakah aku bisa mengandalkan mereka?

“Hyung apa kalian benar – benar bisa membantuku?”

“Apa kau meragukan kami Lee Taemin??!” teriak Jonghyun hyung yang nampaknya tidak senang dengan pertanyaanku yang terdengar meragukan mereka. Jujur saja mereka selalu terlihat bermain – main dalam segala hal dan tidak pernah terlihat serius, bahkan saat rekaman ada saja hal yang mereka jadikan lelucon. Apa kali ini mereka sungguh bisa membantuku?

“Percayalah Taemin-ah, saran kami pasti akan sangat membantu” kini giliran Kibum hyung yang mengeluarkan suara

“Ne, aku akan mendengarkan hyung”

“Baiklah sebagai yang paling tua aku akan memulai terlebih dahulu. Pelajaran pertama yang harus kau ketahui tentang wanita adalah mereka memiliki indra pendengaran yang sangat baik dan peka. Mereka sangat senang dengan nyanyian yang merdu. Mereka akan jatuh hati pada pria yang menyanyikan mereka lagu, karna bagi wanita hal itu adalah sesuatu yang romantis. Kau mengerti Lee Taemin?”

“Ne hyung” rasanya apa yang dikatakan Jinki hyung benar, terihat dari banyaknya adegan di film dan drama sang pria bernyanyi untuk sang wanita dan membuat si wanita sampai menangis terharu.

“Aku rasa kalau kau bernyanyi dengan memainkan lagu yang romantis dia pasti akan jatuh cinta padamu”

“Benarkah hyung? Tapi suaraku tidak semerdu suaramu dan Jonghyun hyung. Ottokhe?” dan para hyung saling berpandangan satu sama lain

“Ah dengar Lee Taemin. Kau tidak perlu harus memiliki suara semerdu mereka. Lihat para wanita, mereka sering pergi shopping bahkan hampir setiap hari, bukan? Jadi yang perlu kau perhatian adalah pakaian yang kau pakai” aku mendengarkan perkataan Kibum hyung dan melihat keadaan pakaian yang sedang kugunakan.

Bahkan aku lupa menganti pakaianku karna sepulang dari latihan aku langsung terduduk diruang makan dan memandangi Son-ssi

“Aigoo kau bahkan belum berganti pakaian Lee taemin tsk tsk. Ingat Taemin-ah kau tidak boleh terlihat ketinggalan zaman, kau tidak boleh ketinggalan informasi mengenai fashion terbaru, kau mengerti? Kalau kau tidak tahu bertanyalah padaku”
Aku rasa ini pun akan sulit untuk ku praktekkan

“Aniya Taemin-ah! Kibum salah! Wanita itu makhluk yang sangaaat emosional” bantah Jonghyun hyung

“Jinjja hyung?”

“Ne. Bisikkan saja kata – kata yang manis pada mereka, lalu beri mereka sedikit eye smile saat kau berbicara dan aku yakin mereka pasti akan percaya dengan kata – katamu” lanjut Jonghyun hyung

“Dan mainkan piano untuk mereka, pasti dia akan jatuh hati padamu”

“Ya berhentilah mempromosikan kemampuanmu bermain piano hyung. Aku tahu kau dapat memainkannya dengan baik” omel Jonghyun hyung pada Jinki hyung

“Ya ya ya kenapa kalian repot – repot sekali hanya untuk menarik perhatian wanita, oeh? Kau tidak perlu kuatir Taemin-ah kau tidak perlu mencoba hal – hal merepotkan seperti yang mereka sebutkan tadi” kini giliran Minho hyung yang akan memberikan nasihat

“Kau tahu Taemin-ah wanita tidak melihat banyak hal pada pria. Satu hal yang menjadi sudut pandang mereka setiap kali mereka melihat seorang pria adalah wajah dan tinggi badan kita. Kurasa wajahmu tidak buruk, ya walaupun tidak setampan diriku HAHAHAHA”

Entah apa yang Minho hyung katakan, dirinya terlalu narsis dan membuat hyung yang lain berkata- “Hoel” –secara bersamaan

“Wae? Apa ada yang salah hahahaha ya Lee Taemin yang perlu kau lakukan adalah latihan fisik agar tubuhmu tinggi dan kalau perlu tubuhmu menjadi berotot” dan kini dia bergaya ala binaragawan

“Ya Choi Minho, uri Taemin masih kecil. Bagaimana bisa kau menyuruhnya berlatih fisik disaat prioritasnya saat ini adalah belajar” sanggah Kibum hyung

“Taemin-ah dengarkan aku saja, mulai sekarang berpakaianlah yang baik. Kalau perlu besok kita pergi ke toko langgananku, arra?

Heol, Kibum hyung bilang prioritasku adalah belajar tapi sekarang dia mengajakku berbelanja. Sejak kapan dia akan membantu tugasku kalau aku sudah mentok dan tidak mengerti?

“Tidak Taemin-ah mereka berdua salah, bicaralah yang lembut pada wanita dan mereka akan menghargaimu bahkan mungkin lebih. Aku akan mulai mengajarimu bagaimana cara merayu wanita mulai sekarang, bagaimana?”

Astaga bagiamana mungkin sekarang aku malah akan diajari untuk menggombal pada wanita? Aku tahu Jonghyun hyung sudah pernah berhasil mendapatkan wanita dari kalangan artis, tapi rasanya aku tidak sama dengan Jonghyun hyung dalam mencuri perhatian wanita

“Bagaimana kalau kau memainkan melodi yang indah saja? Dia pasti akan tersentuh dengan permainanmu. Aku akan mulai melatihmu besok agar kau bisa bermain piano dengan lancar. Kau siap Taemin-ah?”

Tungggu !? aku akan diajari bermain piano oleh Jinki hyung?

Bagaimana kalau aku lambat mengerti? Mengerjakan tugas rumah saja sering dimarahi bila aku tidak juga mengerti, apalagi bermain piano?!

“Ahh kepalaku sakit hyung! Saran kalian sangat berpadanan dengan kepribadian kalian masing – masing. Jinki hyung bersuara merdu dan lihai bermain piano. Kibum hyung sangat up to date dengan segala macam yang berhubungan dengan fashion. Jonghyun hyung memang sudah sangat ahli dalam merayu wanita jelas saja kemarin hyung bisa mendapatkan kekasih yang cantik, dan Minho hyung wajah dan tinggi badanmu memang tidak akan mungkin dapat kumiliki. AHH AKU BINGUNG! Aku benar – benar ingin mengerti wanita, kenapa mereka terlalu sulit sekali untuk dimengerti?! Mereka terlalu sulit untuk ku mengerti. Bahkan lebih sulit dari pelajaran fisika yang Jinki hyung ajari tiap malam padaku”

Rasanya aku jadi ingin menyerah saja. Lagipula aku tidak semenarik para hyungku

Aku memandang para hyung yang sepertinya kaget dengan kata – kataku

“Ah mian hyung, aku tidak bermaksud kurang ajar dengan membentak kalian, hanya saja aku bingung harus mengikuti saran yang mana”

“Ya Taemin-ah aku rasa kami juga terlalu berlebihan. Tenanglah, kau jangan menyerah. Kau itu anggota SHINee jadi kau tidak boleh mudah menyerah, arra?” bujuk Jinki hyung yang mungkin dapat membaca pikiranku, entah kenapa dia selalu saja dapat mengetahui isi pikiran para member sebelum kami mengutarakannya

“Tidak apa Taemin-ah, nanti juga kau akan menemukan caramu sendiri untuk menaklukan hati para wanita. Bersikaplah biasa seperti apa adanya dirimu” ucap Jonghyun hyung

“Ne, tapi jangan takut untuk menghampirinya kalau kau tidak mengambil langkah duluan kalian tidak akan bisa saling mengenal. Tersenyumlah setiap kali bertemu dengannya, tunjukan kalau dirimu adalah pria yang sopan. Tidak masalah kalaupun kau belum tinggi sekarang Taemin-ah” aku tertawa mendengar perkataan terakhir dari Minho hyung

“Taemin-ah, jangan lupa berpakaian yang rapi bila kalian akan bertemu, siapkan percakapan
yang cocok untuk suasana disaat kalian nanti bertemu. Karna kalau kau tidak
mempersiapkannya pasti kalian akan menjadi canggung tengah – tengah percakapan”
sambung Kibum hyung

“Tapi mungkin saja image kikukmu justru akan membuat dia tersenyum? Kau pasti tidak ingin hanya menjadi teman saja bukan Taemin-ah? Tapi jangan terlalu cepat untuk mengumbar cinta atau kalian akan benar – benar kikuk bila nanti bertemu, arra? Yang terpenting, dengarkan kata hatimu, bagaimana seharusnya kau bertindak agar kalian bisa dekat”

“Ne Jinki hyung benar, hatimu sendiri pasti akan berbicara jalan terbaik mana yang harus kau pilih maknae. Dan apapun akan datang padamu termasuk wanita yang ada di layar handphonemu sekarang”

“MWO?!? JADI KALIAN SEMUA DIAM – DIAM SUDAH MELIHAT WALLPAPER HANDPHONEKU?” aku betul – betul terkejut dengan perkataan Kibum hyung, jadi selama ini mereka memata- mataiku

“Tentu saja Taemin-ah, jangan salahkan kami kalau akhir – akhir ini tindakanmu yang kami lihat selalu saja memandangi handphone dan tersenyum – senyum sendiri. Kau sedang tidak berpikir mesum bukan?” ejek Jonghyun hyung

“YA HYUNG KALIAN BENAR – BENAR JAHAT! KALIAN SUDAH MELEWATI BATAS PRIVASIKU”

“HAHAHAHAHAHAHAHAHA MAAFKAN KAMI MAKNAE”

“SARANGHAE URI MAKNAE”

END

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s